
Waktu terus berganti kini putra dan putri pasangan barley sudah beranjak dewasa.
Sang putra mahlota berusia Lima belas tahun dan duduk di bangku Sekolah menengah atas di yayasan milik perusahaan Hasta Raja Prawira.
Yayasan tersebut di beri nama Yayasan Hasta Raja Prawira.
Sekolah tersebut di dedikasi kan untuk mengenangang Alm Hasta Radja Prawira.
Sekolah gratis untuk siswa yang berprestasi dengan fasilitas terlengkap dan modern.
Hari ini tepat peresmian gedung sekolah baru mereka bersamaan dengan ajaran baru yang baru saja di mulai.
***
Andhra dan Alesha sedang bersiap di meja makan.
Mereka berdua menunggu Santi dan Barley turun dari kamar.
Santi membantu mengancing kemeja Barley.
"Sayang kau terlihat cantik sekali hari ini," bisik Barley di tepi telinga Santi.
Santi tersenyum simpul." Bukannya aku sudah terlihat tua."Santi.
"Aku juga sudah terlihat tua. " Barley.
Santi melingkar tangannya di leher Barley.
"Kau memang sudah terlihat tua, tapi kau tetap lelaki paling tampan di mata ku," ucap Santi seraya mengukir senyum simpul.
"Hm, kau juga tetap jadi wanita yang paling cantik di mataku, " ucap Barley seraya membenarkan jepit rambut Santi.
__ADS_1
Keduanya pun saling mengecup mesra. Meski usia mereka bertampah, waktu pun terus berlalu tapi tak memudarkan sedikit pun cinta dan kesetian keduanya.
"Ayo pak tua, putra putri mu sudah menunggu kita, " ucap Santi seraya menggandeng mesra tangan suaminya.
"Aku tak setua itu Sayang."Barley.
"Hm, masih tak mau mengaku kau rupanya."
"Tapi memang aku masih perkasa, apalagi di atas ranjang. " Barley.
"Hm, kau bicara hal itu sepagi ini! " Santi mencubit mesra perut Barley.
"Sakit sayang!" cetus Barley, padahal ia tak merasa sakit sedikit pun. Ia pun mencium pipi Santi.
Mereka berdua berjalan bergandengan mesra menuruni anak tangga dengan wajah yang ceria.
***
Begitupun Andini. Ia juga baru keluar dari kamarnya dan menuju meja makan. Di tuntun oleh seorang perawat yang mendorong kursi rodanya.
Andhini tersenyum atas perlakuan manis dari cucunya yang tampan dan cantik tersebut.
"Selamat pagi, cucu Oma sayang."
Mereka pun masing-masing duduk di meja makan.
Santi dan Barley menuju meja makan dan melihat anak dan mertuanya sedang menanti kehadirannya.
"Selamat pagi semua, " sapa Barley.
"Selamat pagi Daddy! Selamat pagi Mommy, " sapa Andhra dan Alesha.
__ADS_1
"Selamat pagi Sayang," Barley dan santi.
Barley mendekat ke arah Andini kemudian mengecup keningnya.
Mereka pun duduk bersama menikmati sarapan.
"Mommy, apa mommy mau ikut pada acara peresmian gedung sekolah baru kita? " tanya Barley.
"Tidak usah Barley, mommy di sini saja. "
"Baiklah kalau begitu kami pergi dulu. " Barley.
"Ia Hati-hati."
Mereka semuanya mengantri untuk bersalaman pada Andini. Kemudian mereka berlalu darinya
Andini menatap kepergian anak cucunya dengan perasaan bahagia. Kini tiada lagi kecemburuan, dendam dan kelicikan di hati dan pikirannya. Ia pun tenang menjalani masa tuanya meski dirinya tak lagi sempurna.
Andini bersyukur ia masih di beri kesehatan untuk bertobat dan merasakan masa tuanya yang bahagia bersama keluarga kecil dari putrinya.
Andini menutup pintu rumahnya, ia pun menangis sedih. Hari ini adalah tepat dua tahun kepergian tuan Hasta.
"Hiks hiks hiks, Daddy. Maafkan semua kesalahan ku, semoga kau bahagia di sana. Aku Yakin kau akan mendapat tempat terbaik di sisinya. Karna kau adalah orang yang sangat baik. Aku menyesal tak mengindahkan nasehat mu selama kita menjalani rumah tangga.Aku pun berharap suatu saat kita di pertemujan lagi di kehidupan Abadi hiks hiks hiks," tutur Andini sedih seraya menatap foto tuan Hasta yang selalu ia bawa kemana saja.
Kini sosok yang berwibawa tersebut telah pergi untuk selama-lamanya menyisakan kenangan indah bagi siapa saja yang mengenangnya. Karna orang yang baik akan selalu di kenang karna kebaikannya.
Bersambung, Hey reader yang baik author punya karya terbaru nih, intip Yuk dengan judul: Aku hanya butuh pengakuan.
Nih covernya
'Ternyata setelah sekian satu dari putriku harus bisa bersanding dengan putra mu,' menjalankan ibadah puasa.
__ADS_1
Bersambung. Hai otor punya karya terbaru nih. Siapa tahu ada yang sudi untuk mampir, judulnya : Aku hanya butuh pengakuan. intip yuk karya terbaru author