
Bel berbunyi Andhra pun keluar dari ruang kelasnya.
Kembali putra mahkota tersebut jadi pusat perhatian para siswa dan siswi.
Aroma mas kulin yang lembut menyeruak mengiringi di setiap langkah Andhra. Wajah yang begitu tampan, bentuk tubuh yang profesional dan kaya raya.
Membuat Andhra banyak yang mendambakannya dari siswa Sd sampai seniornya pun banyak yang menjadi pemuja rahasianya.
Tapi tak ada yang berani menyatakan cintanya terhadap pria dingin sepertinya.
Lirikan matanya yang tajam dengan bentuk bibir yang sempurna menjadi kan Andhra salah satu pahatan yang nyaris sempurna yang di ciptakan oleh yang Maha kuasa dalam bentuk manusia.
Andhra berjalan dengan langkah yang teratur dan wajahnya selalu fokus kedepan.
Semua menetipi ketika dan memberi jalan ketika Andhra melawati koridor.
Semua mata seakan tertuju padanya.
Andhra menuruni lift. ia kembali berjalan melewati koridor menuju sebuah ruangan.
Termasuk si kembar centil Naya dan Nayla.
Naya dan Nayla kebetulan satu kelas, ketika mereka hendak keluar dari ruang kelas, saat itu ia melihat Andhra.
Hem, aroma farfum Andhra langsung, tercium lembut di hidung mereka.
"Es Nay! bukanya itu pangeran Andhra yang di bicarakan sama semua pelajar di sini.?" Naya.
"Ehm, beruntung sekali sekarang sekolah kita berada satu gedung dengan sekolahnya, jadi setiap hari kita bisa melihat pangeran tampan itu," ucap Naya dengan mata yang berbinar.
"Ehm, jangan harap Nay. Itu misi dan visi yang Mami emban untuk aku he he, aku kan kakak." Naya.
"Ehm, kita lihat saja, Dia pilih siapa diantara kita," ucap Nayla dengan yakin.
Keduanya pun saling mentap dan tersenyum, mencari trik untuk mendapatkan hati tuan muda Andhra.
__ADS_1
Andhra masih melanjutkan langahnya, beberapa orang yang berpapasan dengannya terkagum-kagum melihat ke tampanannya.
"Wow, kok gue seperti melihat malaikat lewat ya. Ya ampun guanteng banget! " cetus cewek-cewek yang berpapasan dengannya dan seorang cewek kembali membelalakan matanya. Ketika Andhra lewat di hadapan mereka.
"Lyona berhenti dan menoleh ke belakang. Ya ampun Oh my god. Itukan tuan muda Andhra. Ya mami suruh agar aku dekat-dekat dengannya. Hm meleleh hati ku, ternyata lebih ganteng dari yang aku bayangkan."
Hm.
Lyona terus berjalan dengan menoleh ke belakang melihat Andhra yang perlahan semakin jauh, ketika menoleh, tanpa sengaja kepalanya kejedot tiang.
"Aw! esh, ih sialan nih tiang! main kecup aja di jidat gue! aduh pasti jadi benjol nih. " Ringisnya ia pun memukul tiang tersebut.
Buk, tanganya meninju tiang.
"Akh aw sakit!" Lyona meringis.
"Iya ya, tapi kok gue tiba-tiba jadi goblok gini. Tiang gue tinju ya sakitlah tangan gue sendiri. Ehm coba aja yang kecup kening gue tuan muda. Pasti sweet baget tuh! "
Lyona pun kembali ke kelasnya.
" Hai Kak!" sapa Alesha ketika melihat Andhra.
"Alesha kamu sudah pulang? " tanya Andhra.
"Sudah Kak. Oh iya ini teman ku Nabila yang aku ceritain kemaren, yang aku mau jodohin dengan kakak,"ucap Alesha polos gadis yang berusia sembilan tahun tersebut ingin menjodohkan Nabila dan Andhra alasannya agar mereka bisa terus bersahabat selamanya.
Nabila pun tersenyum malu, mendengar ucapan Alesha.
Andhra tersenyum ke arah Alesha seraya mengacak-ngacak rambut adiknya. "Masih kecil udah mau jodohin orang. Emang kamu tahu artinya perjodohan ? " tanya Andhra.
"Tahu. Nanti kalau sudah besar kakak menikah. Tapi aku ngak mau orang lain yang menikahi kakak. Aku maunya Nabila saja yang jadi istri kakak. Jadi aku dan Nabila bisa jadi saudara.Katanya ia juga mau jodohin aku dengan kak Raffa. jadi kita seperti tukeran gitu Kak,"ucap Alesha sambil tersenyum.
"Hm. Kalian berdua ini, suka ngegosip ya. Belajar dulu yang rajin. Kak Andhra ngak kepikiran hal yang seperti itu. Sudah ayo kakak antar ke mobil, "ucap Andhra sambil memimpin dua gadis kecil tersebut.
"Nabila kamu ada yang jemputkan? " tanya Andhra.
__ADS_1
"Ada Kak. Bunda yang jemput. " Nabila.
"Aku juga di jemput sama Mommy. biasanya kita langsung ke kantor Daddy, trus makan siang bersama." Alesha.
"Hm, Alesha apa ayah ku satu kantor dengan Daddy mu? " tanya Nabila.
"Ngak sekantor, mereka berada di gedung yang berbeda, tapi setiap harinya paman Arief dan Daddy bertemu kok. " Andhra.
"Hm, aku juga minta bunda ku untuk ke kantor ayah, nanti kita ketemu lagi di sana Alesha." Nabila.
Andhra pun mengantar Alesha menuju mobil jemputan.
***
Asyia menatap Raffa seraya menarik telapak tangan dari dada Raffa. Raffa tersenyum.
"Maksud kamu apa Raffa? "tanya Asyia.
"Hey! kalian sedang apa berduaan di dalam kelas?! pacaran ya?! " tanya seorang teman selelas Asyia yang tiba-tiba masuk.
"Pacaran?! kita itu saudara. Dia itu adik aku. Jadi ngak mungkin kita pacaran! " cetus Asyia.
Raffa menatap ke arah Asyia.
'Apa iya kita saudara! dan mbak Asyia hanya mengganggap aku sebagai adiknya? ' batin Raffa.
" Ehm mbak aku permisi dulu," ucap Raffa yang langsung pergi begitu saja.
Bersambung dulu. plis like komen dan vote 😍😍😍😍😍🙏
Author punya rekomendasi novel keren untuk kalian siapa tahu suka. judulnya my culun CEO karya pinkanmiliar.
__ADS_1