Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat

Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat
Ujian Akhir


__ADS_3

Setelah makan malam Asyia dan Andhra kembali melanjutkan belajar nya.


Untuk menghilangkan kejenuhan mereka, keduanya pun mengubah metode belajar mereka menjadi quiz. Mereka saling tanya jawab tentang materi yang akan keluar pada soal pada ujian esok, yang berkaitan dengan sains.


Baik Andhra maupun Asyia bisa menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh masing-masing, Keduanya pun masih di awasi oleh mentor.


Waktu menunjukan pukul delapan malam Asyia sudah beberapa kali menguap karna ngantuk.Melihat itu bu Riska berniat menyudahi pertemuan mereka.


"Ya sudah! Berhubung waktu sudah malam. Kalian istirahat saja. Agar besok bisa fit kembali. Ibu permisi dulu."


"Iya Bu."


Keduanya pun tinggal berdua. Sebenarnya mereka masih betah untuk berada di tempat tersebut.


Sang mentor menoleh ke arah mereka.


"Asyia !Andhra! sudah malam. Ayo kembali ke kamar masing-masing!."


"Iya Bu!" sahut mereka serempak dan berdiri secara serempak.


Tiba-tiba Asyia teringat teka-teki yang viral yang pernah ia lihat di sebuah aplikasi, ia pun ingin mengetes seberapa update Andhra di medsos.Meski pun dirinya sangat jarang aktif di media sosial.


"Eh Ndra aku punya teka-teki nih." Binatang apa yang cuma memiliki satu hurup?"tanya Asyia.


"Ehm apa ya?" Andhra berpikir sejenak.


"Ah I kan?" cetus Andhra dengan jawabannya.


"Ih kok kamu tahu sih Ndra." Asyia.


Ehm, Andhra tersenyum.


"Gantian sekarang aku yang tanya sama kamu. "Kucing, kucing apa yang bucin?"


"Ehm kucing apa ya yang bucin. Kucing bunting kali ya? soalnya biasanya kalau wanita hamil itu katanya suka manja gitu." Asyia.


"Salah!"


"Salah?! Terus yang benar apa?"Asyia.


"Kucingta kau apa adanya!" cetus Andhra seraya tertawa kecil.


"Ih kamu bisa aja," cetus Asyia seraya memukul mukul pelan bahu Andhra


Asyia pun membuka pintu kamarnya.


"Dah Ndra sampai jumpa besok."


Andhra pun membuka pintu kamarnya.


"Aku masuk dulu Syia."


"Ok sampai jumpa besok."Asyia.


Andhra pun mengacungkan jempolnya.


***


Keesokan harinya,


Andhra dan Asyia sedang bersiap untuk kembali bertanding hari ini.


Seperti biasa, sebelum memasuki ruang ujian, ketiganya melakukan prepare.

__ADS_1


Sang guru tak bosan-bosannya ia mengingatkan muridnya tersebut.


"Andhra dan Asyia, ini perang terakhir kita. Meski score kalian unggul di beberapa ujian sebelumnya, tapi kalian tak boleh berpuas diri. Tetap fokus dan konsentrasi penuh. Ujian kali secara berpasangan."


"Jadi tetap fokus. Jangan pacaran selama tes berlangsung Ya!" ancam guru tersebut dengan tegas dan mata yang melotot.


Andhra dan Asyia pun saling melempar senyum.


"Kita ngak pacaran kok Bu!" Asyia.


"Iya ngak pacaran cuma temanan. Teman tapi mesra aja.Alasan saja," dengus bu Riska.


Keduanya tak bisa lagi berkata-kata. Yang di katakan guru mereka memang benar. Mereka berdua selalu nempel bak prangko kemana-mana selalu berdua.


"Baiklah seperti biasa sebelum memasuki ruangan kita berdoa terlebih dahulu."


"Berdoa di mulai."


Mereka pun menundukan kepala berdoa dengan keyakinan penuh.


Beberapa saat kemudian.


"Berdoa selesai."


Mereka pun kembali berdiri tegak.


"Ayo sekarang kalian masuk. Semoga kalian bisa memenangkan kompetensi kali ini dan meraih gelar juara pertama."


"Aamiin."


"Ingat selalu jaga ke kompakan kalian karna ini tes beregu dan tes yang paling sulit."


"Siap Bu!" ucap Andhra dan Asyia secara kompak dan tegas.


Pada tes kali ini mereka harus menjawab soalan subjective. Dengan menggunakan rumus dan penguraian yang paling tepat dan akurat. Soal terdiri dari pelajaran matematika fisika dan kimia.


Selain harus menguasai ketiga ilmu tersebut ,mereka juga harus menguasai bahasa inggris fasih. Karna setiap soal akan di bacakan dengan berbahasa inggris begitupun jawabannya yang harus mereka tulis juga harus dalam berbahasa Inggris.


Andhra dan Asyia berada di suatu bilik yang berukuran sekitar 2X2 Meter persegi dengan dinding kaca.


Di sana sudah di sediakan beberapa alat peraga dan beberapa cairan kimia untuk di praktekkan.


Dua puluh soal pertama adalah soal matematika dan beberapa sisanya ialah soal fisikika dan kimia yang kebanyakan akan di praktekkan.


Andhra dan Asyia berada di dalam ruangan yang sama. Ketika menjawab pertanyaan mereka terlihat begitu serius.


Soal matematika telah usai di bacakan dan telah pun di jawab dengan uraian yang singkat, padat dan jelas. Kini mereka memasuki soal kimia dan fisika.


Mereka harus mengikuti instruksi untuk melakukan beberapa praktek uji coba bahan kimia. Setelah itu mereka di suruh mengamati dan membuat laporan tertulis, hasil dari percobaan mereka.


Baik Andhra dan Asyia tetap fokus berkonsentrasi. Mereka mendengar dengan seksama setiap perintah yang di bacakan melalui eraphonenya dan segera mempraktekkannya.


Hampir tiga jam berada di ruangan yang menegangkan


Treettt.


Alaram berbunyi, tandanya perlombaan sudah berakhir. Dan sebentar lagi kompetensi akan segera berakhir dan pemenang akan bisa segera di umumkan.


Setelah mengantar laporannya kepada pengawas, Andhra , Asyia dan peserta lainya keluar dari ruangan tersebut.


Andhra dan Asyia pun berjalan beriringan.


"Ya ampun rasanya tegang banget. Ujian kali ini aku bener-bener deg-degan loh." Asyia.

__ADS_1


"Hm, Aku biasa saja tuh." Andhra.


"Justru yang bikin aku deg-deg bukan ujiannya tapi kamunya." Andhra pun mencolet dagu Asyia.


Asyia pun menepis tangan Andhra.


"Apa sih kamu Ndra!" dengus Asyia seraya tersenyum malu.


"Ih ngak percaya ya sudah!"


Asyia kembali tersipu.Wajahnya pun tertunduk, sesekali ia melirik.pria tampan yang berjalan beriringan dengannya tersebut.


'Apa seperti ini rasanya yang mereka katakan, jika masa remaja itu adalah masa yang paling indah dan tak akan terlupakan, dimana kebanyakan anak manusia mengalami masa puber dan mulai timbul perasaan menyukai lawan jenisnya. Apa aku salah jika menyukainya.' Batin Asyia ia pun tersenyum melirik ke arah Andhra.


Andhra melirik ke arah Asyia yang tersenyum meliriknya. "Kenapa lihat-lihat naksir ya?" tanya Andhra seraya menaik turunkan alisnya.


Asyia hanya membalas senyuman


'Iya sih Ndra. Siapa juga ngak naksir lihat kamu, tapi aku sadar diri kok,' batin Asyia.


Andhra merentangkan tangannya ke pundak Asyia.Mereka pun berjalan beriringan.


Di depan pintu ruangan kehadiran mereka sudah di tunggu oleh pembimbing mereka.


"Bagaimana ujian kali ini?" tanya mentor mereka.


"Lumayan meneggangkan Bu. Karna kita harus mengikuti instruksi dan berpacu dengan waktu." Asyia.


"Ehm, yah memang begitu lah.Tapi puji syukur tes kali ini sudah berakhir. Alhamdullilah tak ada halangan dan rintangan. Asyia juga selalu sehat."


"Apa mungkin karna ada Andhra ya Asyia?" tanya guru tersebut menggoda Asyia.


Asyia dan Andhra saling melempar senyum.


"Ngak kok Bu!" Sahut Asyia jengah.


"Bagus! Saya mengerti Usia seperti kalian memang biasanya sudah mengalami masa pubertas. Karna itu sebainya kalian tidak terlalu sering berduaan karna yang ketiganya adalah setan.Takutnya akan berpengaruh terhadap prestasi kalian. Mengerti kan?"


"Iya bu mengerti! " serempak.


" Jadi besok akan di umumkan hasilnya. Jadi malam ini kalian berdua libur belajarnya. Nikmati waktu yang tersisa di sini. Setelah acara pengumuman pemenang kita kita di beri waktu untuk berwisata berkeliling kota dan kalian juga bisa belanja untuk oleh-oleh dan di bawa pulang."


"Asek!" ucap keduanya tersenyum seraya toss.


"Ehm,ibu masuk kamar, ingat loh kalian ngak boleh mojok ya!" ucap Bu Riska seraya berlalu dari mereka.


Keduanya pun tersenyum melihat bu Riska yang berlalu.


"Asyia aku punya tempat yang menurut aku paling menarik di sini, Mau lihat ngak?"


Tanya Andhra.


"Ehm dimana?" tanya Asyia.


"Ehm yuk ikut aku?" Andhra.


Asyia pun ikut mengikuti Andhra.


"Ehm Andhra mau bawa Asyia kemana ya?"


Dan siapa pemenangnya dari perlombaan tersebut. Besok lagi ya reader


Bersambung guys. Maaf ya author suka telat up rivewnya lama jadi ada beberapa dialog yang di potong 🙏. Terima kasih masih setia menunggu cerita mereka. Maaf jika ada yang ngak suka sama alurnya.🙏 kalian bisa kasi saran dan komentar kok author tunggu ya.

__ADS_1


Assalammualaikum wr wb.


__ADS_2