Istri Seksi Milik Pengacara Tampan

Istri Seksi Milik Pengacara Tampan
Pulau White


__ADS_3

Diperjalanan menuju pulau White mereka Alfy tidak hanya berdua dengan Jee ada Jacobi, Delon, dan Bi Ria yang menemani mereka karena Alfy pasti membutuhkan tenaga mereka. Setelah menempuh perjalanan darat kurang lebih 3 jam mereka tiba di sebuah dermaga untuk melanjutkan perjalanan dengan spead besar. Setelah menaiki spead Jee melihat di sekitar dermaga dengan sangat takjub keindahannya benar-benar sangatlah memanjakan mata siapa pun yang melihatnya.


"Suamiku ini sangat indah," ucap Jee dengan senyuman kebahagiaan yang terpancar di wajah cantiknya itu.


"Kau suka istriku?" tanya Alfy sambil membalas senyuman senyuman istrinya.


"Tentu saja aku suka," jawab Jee sambil merentangkan kedua tangannya karena merasakan keindahan pesona laut di sekitarnya.


Alfy yang melihat istrinya dengan segera melingkarkan tangannya di pinggang langsing milik istrinya sambil menyandarkan dagunya di leher Jee. Sementara dari sudut lain Jac, Delon dan Bi Ria hanya memandangi mereka berdua dengan tatapan bahagia meskipun Jacobie tetap bersih keras dengan wajah tegang dan dinginnya itu. Sepertinya jika ia menghilangkan wajah tegangnya bumi akan kiamat maka itulah pantang sekali jika ia menampakkan wajahnya dengan ekspresi berbeda dari biasanya.


Saat ketiga orang itu memandangi Tuan dan Nona mudanya tiba-tiba terkejut saat melihat tatapan Alfy yang mulai mengarah ke mereka dengan tajam sepertinya Alfy mulai salah paham lagi pasti mengira kedua pria itu memandangi tubuh istrinya astaga Tuan Alfy Syein tolonglah berfikir positif kali ini saja apakah kau tenang hidup dengan fikiran seperti itu terus. Mau sampai kapan kah kau menjaga setiap mata yang di miliki orang untuk tidak melihat makhluk ciptaan Tuhan sesempurna istrimu itu.

__ADS_1


Saat Delon dan Jacobie menyadari tatapan Alfy dengan segera mereka menundukkan kepala begitu juga dengan Bi Ria yang melihat tatapan Tuan mudanya. Jee yang melihat tingkah suaminya mulai menghela nafas dengan kasar.


"Suamiku bisakah kau tidak merusak hari bahagia kita dengan sifat mu itu?" tanya Jee menawar.


"Apa maksudmu aku hanya melindungimu," jawab Alfy dengan wajah menekuk menahan kesal.


"Apa kau masih cemburu dengan kedua pria itu?" tanya Jee meledek dengan melempar tatapan pada dua orang pria di dalam spead sana.


"Lalu mengapa?" tanya Jee memancing suaminya lagi agar berkata yang sebenarnya.


"Aku hanya tidak suka jika mereka menikmati tubuhmu," ucap Alfy dengan tanpa dosanya ia fikir tubuh Jee makanan apa.

__ADS_1


"Menikmati kau bilang?" tanya Jee yang sedikit kesal mendengar ucapan suaminya yang bicara tanpa menyaring kata-kata yang lebih lembut lagi.


"Iya lalu apa namanya jika bukan menikmati mereka melihatmu dari tadi tanpa berkedip," ucap Alfy yang tidak ingin kalah dari istrinya.


"Ah sudahlah," ucap Jee sambil melangkah cepat meninggalkan suaminya karena merasa kesal mendengar ucapan Alfy yang seakan merendahkan istrinya tanpa ia fikir panjang.


"Kau mau ke mana istriku?" Dengan berteriak menatap ke arah Jee yang sudah meninggalkannya menjauh.


Alfy yang berdiri mematung di depan spead masih berfikir mengapa istrinya marah padanya fikirannya benar-benar tidak mengalir jika menyangkut tentang Jee rasanya ia harus mengambil les privat untuk mempelajari sikap pada wanita. Saat ia mengingat Jee yang akan masuk ke dalam spead dengan segera ia ikut melangkah masuk lagi-lagi fikirannya takut jika Jee menjadi santapan kedua pria itu di dalam astaga Alfy apa yang ada di dalam fikiran mu itu.


Setelah ia sampai di samping istrinya benar saja lagi-lagi Jee sedang asyik berbincang dengan Jacobie, Delon dan Bi Ria sambil tertawa melihat itu Alfy segera menggeser tubuh Jee yang tidak begitu jauh duduk di samping Delon yang sedang berdiri. Ia berdiri di tengah-tengah Jee dan Delon padahal jika di hitung masih cukup empat orang berada di tengah itu namun entah apa yang Alfy fikirkan hanya dia sendirilah yang bisa memahami itu. Sementara Jee yang melihat keberadaan suaminya dengan cepat membuang wajah ke arah jendela ia lebih memilih melihat pemandangan air laut yang begitu biru dan jernih dari pada melihat wajah tampan suaminya yang begitu menyebalkan jika di bayangkan lagi.

__ADS_1


Wah perjalanan ke Pulau White sepertinya akan menyenangkan bukan terlebih lagi jika mereka sudah sampai di pulau itu bagaimana keseruan Tuan Alfy dan Nona Jee yah saat bulan madu. Yang pastinya akan banyak cerita lucu author berikan saat bulan madu nanti, ikuti terus keseruan ceritanya yah jangan lupa untuk like dan coment. Dukungan pembaca sangat menginspirasi untuk author tetap berkarya dan yang belum tekan tombol love silahkan di tekan yah biar dapat notifikasi jika episode selanjutnya sudah update. Terimakasih pembaca setiaku.


__ADS_2