Learn to Love You

Learn to Love You
Membagi 2 Perasaan


__ADS_3

Sehingga semua itu Daddy Gerry tahan didalam hatinya sendiri, sampai dia menemukan waktu yang pas untuk mengatakan semuanya.


Namun, sayangnya. Semua sudah terlambat saat mengetahui jika Fayra diam-diam pergi menemui suaminya untuk memberikan suprise dihari pernikahannya. Dan kartu As yang Ace punya telah terbongkar dengan sendirinya didepan istrinya.


Semua yang mendengar cerita dari Daddy Gerry membuat mereka hanya bisa terdiam, sudah tidak bisa lagi harus berkata apa. Karena ya apa yang dilakukannya adalah kesalahan besar.


Andaikan Daddy Gerry mengatakan semua itu lebih dulu, mungkin rasanya tidak akan sesakit saat Fayra mengetahui semuanya dengan sendirinya.


Perlahan Appa Daniel kembali mencari jalan keluar dari masalah ini, disitu Daddy Gerry diminta untuk memanggil Ace lalu mempertemukannya dengan Fayra, supaya mereka bisa menyelesaikan masalahnya.


Entah akan berpisah atau kembali bersama, semua itu tergantung dengan Fayra dan juga Ace. Keputusan hanya merekalah yang bisa megang kendali.


...*...


...*...


Satu Minggu berlalu. Dimana Ace sudah kembali ke rumahnya dan mengambil libur, untuk beberapa hari kedepan sampai menemukan titik terang didalam permasalahan ini.

__ADS_1


Ace dan kedua orang tuanya pun pergi ke rumah Fayra untuk menjelaskan semuanya. Dimana Mommy Rosa enggan untuk berbicara bahkan menatap anaknya sendiri. Begitu juga sama suaminya, Mommy Rosa masih enggak mau disentuh akibat rasa kekecewaannya yang sudah berhasil membuat luka didalam hatinya.


Sepanjang perjalanan suasana mobil sangatlah sunyi, tiga orang yang bisa terlihat bahagia kini menjadi saling diam satu sama lain.


Daddy Gerry melirik kearah kaca atas untuk melihat kondisi anaknya yang hanya terduduk diam sambil menatap kearah jendela dan menyandar, bagaikan seseorang yang banyak pikiran.


Sementara istrinya terus membuang muka menatap kearah jendela, sambil melipat kedua tangannya. Wajah datar tanpa ekspresi baru kali ini terlihat jelas diwajah istrinya. Karena selama ini jika Mommy Rosa marah pasti dia akan terlihat gemas. Tidak menakutkan seperti saat ini.


Kurang lebih 40 menit, mereka sampai dirumah kediaman keluarga Fayra. Tanpa basa-basi lagi mereka memasuki rumah utama dan di arahkan oleh sang Bibi kearah ruang keluarga.


Disana terdapat Appa Daniel dan Amma Trysta yang sudah duduk tanpa ekspresi apapun. Melihat itu membuat Ace hanya bisa menundukkan kepalanya, sesekali dia mengecek dimana keberadaan istrinya.


"Maaf, Kak. Kami terlambat, soalnya jalanan sedikit macet." ucap Daddy Gerry membuka pembicarakan.


"Bagaimana? Apakah kamu sudah menjelaskan semua keinginan anakku, pada anakmu itu?" tanya Appa Daniel, datar.


"Sudah, Kak. Kami sudah menjelaskan semuanya pada Ace, jika Kakak mau silakan tanya langsung sama yang bersangkutan sendiri. Supaya dia bisa belajar menyelesaikan masalahnya dan tidak selalu menjadi seorang peng*ecut!"

__ADS_1


Penjelasan Daddy Gerry benar-benar menjebak anaknya sendiri, sampai akhirnya mulut Ace terasa kelu. Dia tidak bisa menjelaskan apa-apa pada mereka lantaran dia juga bingung harus memulai dari mana.


Ace memang mengakui jika dirinya bersalah sudah menyakiti istrinya sendiri. Cuman disisi lain Ace juga baru saja berbaikan dengan wanita yang sempat dia jadikan pelarian.


"Ma-maafkan Ace, Appa, Amma. Ace sadar Ace sudah bersalah karena keegoisan didalam diri Ace berhasil menanamkan beberapa luka yang cukup mendalam bagi istri sah Ace sendiri."


"Namun, semua itu terjadi begitu saja. Awalnya Ace tidak tertarik, cuman lama kelamaan sikap wanita itu mirip sekali dengan Fayra. Sehingga semua rasa itu tumbuh tanpaa diminta."


"Maaf kalau Ace sudah mengecewakan kalian semua. Cobalah mengerti, jika semua itu terjadi dengan kalian, pasti kalian juga bisa merasakan. Bagaimana dilemanya perasaan kalian ketika dipertemukan oleh 2 orang yang sangat kalian cintai."


Ace berusaha menjelaskan posisinya dengan sebaik mungkin, satu sisi dia masih ragu apakah dia harus mempertahankan pernikahannya ataukah dia harus merelakan semua itu terjadi.


Apa lagi saat ini Ace seperti merasakan sesuatu yang berbeda dengan Freya, wanita yang sudah bisa menerima semua kesalahannya karena telah menyakiti hatinya.


Tanpa can, cing, cong lagi. Appa Daniel memberikan sesuatu yang membuat mereka terkejut, begitu juga dengan Ace.


Mendengar ucapan Ace sama saja seperti mendenger sesuatu yang berhasil membuat mereka seperti meyia-nyiakan waktu yang ada. Karena terlihat jelas diwajah Ace ketika dia berbicara sorotan matanya seperti sedang menyembunyikan sesuatu.

__ADS_1


Yang mana Appa Daniel dan juga Amma Trysta mulai menyadari jika Ace memang sudah membagi perasaannya kepada 2 wanita sekaligus.


Ya memang sih mereka memaklumkan sifat Ace karena dia masih sangat muda untuk bisa memilih. Bahkan dia juga seperti tidak bisa menilai kalau apa yang dia lakukan itu sama saja, seperti dia menjebakkan dirinya sendiri di jurang yang sangat dalam.


__ADS_2