
Plakk!
Tamparan keras berhasil terceplak di pipi sebelah kanan milik Freya dari istri sah mantan suaminya, yang dari tadi sudah sangat emosi.
"Harusnya kamu bersyukur suamiku tidak menuntut apapun darimu, bahkan dia hanya sekedar mengancammu. Asal kamu tahu aja, suamiku ini seorang Mafia yang memiliki usah dibawah tanah!"
"Jadi, dia bisa dengan mudahnya memenggal kepalamu hanya sekali tebas! Tapi, sayangnya dia masih mempertahankanmu untuk tetap hidup."
"Itu semua karena, kamu adalah orang yang pernah hadir di dalam hidupnya dan memberikan dia cinta, walaupun hanya sesaat. Setidaknya dia tidak seegois dirimu, yang masih mengemis cinta!"
Degh!
Mendengar kata Mafia membuat bulu kuduk semua orang seketika terbangun, bahkan yang awalnya beberapa orang merekam kejadian itu, ada yang langsung menyudahinya. Mereka takut jika namanya akan terseret atas khasus ini.
"Ma-mafia? Ja-jadi Daddy selama ini ...."
Freya membolakan matanya ketika mendengar perkataan dari istri sah mantan suaminya. Selama 1 tahun dia menjalani hubungan, tetapi dia tidak tahu jika suaminya itu bekerja sebagai seorang mafia.
"Ya, aku memang seorang Mafia. Tapi aku tidak sekejam Mafia lainnya, aku masih memiliki hati untuk mengasihani orang. Karena aku bekerja sebagai Mafia yang membantu rakyat kecil, untuk kembali merampas harta mereka yang telah di ambil!"
Penjelasan dari mantan suaminya berhasil membuat Freya terkejut. Jadi, selama ini dia telah berada di dalam kandang singa yang sama sekali tidak dia ketahui.
"Bagaimana, Cantik? Apakah masih mau menganggu suami saya?" ucapnya remeh, dengan tatapan penuh kemenangan.
"Dan kamu, Papah! Apakah kamu masih mau memilih dia atau aku?" sambungnya menatap suaminya dengan instens.
"Jika kamu memilih dia maka bersiaplah kamu akan merasakan sakit hati lagi atas kebohongannya, tetapi jika kamu memilih dirimu. Akan aku pastikan kamu hanya akan kesal dengan sifatku, bukan dengan kesetiaanku!" imbuhnya dengan suata lantang.
Ya memang benar sih, apa yang dibilang istri sahnya itu. Karena kandasnya hubungan mereka kemarin hanya karena sifat istrinya yang terlalu boros, berbeda sama Freya yang hanya mementingkan dirinya sendiri.
"Aku akan tetap memilihmu, Sayang. Aku tidak lagi mau terjebak dengan keegoisan, karena aku sadar setiap orang itu memiliki kesalahan tersendiri. Jika kesalahanmu masih bisa di perbaiki, ya aku akan perbaiki. Berbeda dengan dia!"
__ADS_1
"Kesalahan dia sudah sangat fatal, aku rela menjauhi keluargaku hanya demi dia. Nyatanya, dia malah mengkhianatiku!"
"Ingat, selama orang itu berhasil mengkhianati cintanya sampai kapanpun dia akan tetap seperti itu. Seorang pria yang bener-benar mencintaimu akan rela melakukan segala cara untuk mempertahankan sebuah hubungan."
"Namun, disaat dia sudah di kecewakan akan cinta. Maka dia tidak mau lagi kembali dengan orang tersebut. Mau dia membali dalam wujud bidadari yang kecantikannya maksimal pun, dia tidak akan kembali tergoda."
Tatapan suaminya benar-benar tidak bisa diragukan lagi, dia menatap Freya bagaikan seorang musuh yang tidak bisa kembali bersatu bagikan teman. Sementara istri sahnya full tersenyum melihat suaminya memilih dirinya, walaupun ada keraguan di dalam hatinya akan kesetiaan suaminya.
Cuman, bagi dia suaminya sudah mulai berubah dan menempati janjinya sendiri. Ya, meski dari tatapan suaminya masih terdapat sisa cinta di hatinya untuk Freya, cuman tak masalah. Karena semua itu memiliki proses tersendiri. Setidaknya suaminya sudah balik ke dalam pelukannya itu sudah lebih dari cukup baginya.
Akan tetapi, siapa sangka. Freya malah memeluk suaminya begitu erat membuat istri sahnya terkejut bukan main, rasanya dia ingin sekali membu*nuh hama di hadapannya ini.
Namun, dia urungkan niat itu akibat dia masih sedikit memiliki hati nurani. Bagitu juga sama suaminya, yang terdiam mematung, mereka tidak menyangka Freya akan melakukan ini di depan umum.
"Lepaskan aku atau--"
"Tidak, Dad! Aku tidak mau melepaskan Daddy sampai kapanpun itu, aku akan tetap bersama Daddy. Tak masalah aku jadi yang ke-2 asalkan aku bisa bersama Daddy, please!"
"Daddy jangan pergi, aku enggak mau kehilangan Daddy. Sudah cukup aku kehilangan Ace, tetapi aku tidak mau lagi kehilangan orang baik kaya Daddy hiks ...."
Isak tangis Freya kali ini memang terdengar pilu dan sedikit membuat simpati banyak orang, cuman apa yang dia lakukan tetap salah dimata semuanya.
Jika memang dia menginginkan kasih sayang dari kedua orang tuanya, bukan berarti dia harus merebut suami orang. Yang mana suaminya itu sudah sangat berumur, bahkan sudah bisa di katakan usianya hampir memasuki kepala 6. Sedangkan Freya masih berusia kepala 2, jadi perbandingan sangatlah jauh.
Apa lagi Freya menikah dengan suaminya itu hanya karena kasih sayang yang lebih, yang seharusnya itu bisa dijadiakan hubungan mereka bagaikan seorang Ayah dan anak. Tidak perlu sampai melakukan hal yang lebih jauh, tapi mau bagaimana lagi kelakuakn Freya memang terlalu gila kali ini.
Bahkan di tidak memiliki malu untuk memeluk suami orang, sampai pada akhirnya dia mencium bibir mantan suaminya sampai membuat semua orang terkejut.
Sama seperti istrinya yang sudah berusaha menahan emosi sambil mengepalkan kedua tangannya dengan tatapan memerah penuh amarah.
Suaminya yang melihat respon Freya sudah kelewat batas, langsung mendorongnya begitu keras hingga tersungkur di lantai dalam keadaan tulang badannya semua terasa sakit.
__ADS_1
"Awwshh, hiks ... Daddy jahat, kenapa aku di dorong sih. Aku cuman mau Daddy kembali denganku itu saja tidak lebih!" pekik Freya.
Dia berusaha bangkir sendiri dengan susah payah, sampai ketika dia lagi-lagi mau mendekati suaminya tiba-tiba suatu kejadian terjadi begitu saja tanpa terduga.
Istri sahnya menarik tangan Freya dengan keras untuk menjauhi suaminya, lalu dia memberikan beberapa cap 5 jari di kedua pipi Freya.
Plak!
Plak!
Plak!
Hampir kurang lebih 6 kali dia menampar pipi mulus Freya secara cepat dan bergantian, sehingga kedua sudut bibirnya mengalami luka akibat tamparan keras mendarat sangat tepat.
Dan siapa sangka, saat Freya ingin menamparnya dia menyengkal tangan Freya begitu keras sambil tatapan mendelik penuh amarah dendam.
"Sekali lagi anda mengganggu suami saya, maka saya yang akan membu*nuh anda secara terang-terangan dan akan saya cabik dagingmu itu menggunakan gigi!" tegasnya.
"Bodo amat, gua enggak peduli! Yang penting gua mau Daddy, Daddy dan Daddy!" pekik Freya, dia tidak terima dengan ancaman dari istri sahnya itu.
"Ohh, rupanya anda menantang saya Nona cantik? Baiklah, jangan salahkan saya kalau---"
Kreaakk!
Terdengar suara sobekan sesuatu yang begitu panjang, membuat semua orang menatap sesuatu pemandangan yang sangat bagus. Bahkan tak banyak yang memvideokan sambil melakukan live streaming.
"Wahh, gila sih! Ini pemandangan langka, nj*ir. Mana bentuknya bagus banget lagi si*al, punya gua kalah!"
"Sama bang*ke! Punya gua juga kalah, mana indah banget lagi!"
"Sumpah, lu lihat aja mata pria yang ada di sini mereja sampai enggak ngedip cuman karena melihat pemandangan indah itu!"
__ADS_1
Semua Ibu-ibu dan anak muda lainnya berbisik sambil melirik satu sama lain, dimana orang yang sudah di sobek pakaiannya langsung mengamuk tidak terima dengan perlakuan orang tersebut.
...Nahloh, siapa tuh? Lalu, pemandangan apa ya? Entahlah, lanjut episode berikutnya sekarang apa besok ya? Haha 🤣...