Learn to Love You

Learn to Love You
Menyesal Menolong Freya


__ADS_3

Saking marahnya, Freya berjalan lalu menarik Ozzie untuk menjauhi Tita dan tangan Freya melambung tinggi untuk menampar Tita.


Plak!


Satu tamparan keras mendarat di pipi dengan sangat kencang, hingga membuatnya terjatuh dan sudut bibirnya pun terluka cukup parah.


Namun, kali ini bukan Tita yang terjatuh. Melainkan Freya sendirilah yang terjatuh, akibat tamparan keras yang diberikan oleh seorang pria tampan berstatus duda dengan usia kurang lebih 35 tahun. Dia merupakan kekasih Freya yang baru saja 1 bulan ini menjalani hubungan.


"Ternyata ini ya, kelakuan kamu di belakang saya. Hahh!"


"Bisa-bisanya kamu memperebutkan dia, sementara kamu sudah punya saya. Sungguh, tak percaya!"


"Wajah wanita yang selama ini saya anggap begitu polos, merupakan seorang pemain yang sangat handal. Kau begitu lihai untuk membo*dohi korbanmu dengan memasang topeng polos diwajahmu itu, hanya sekedar ingin merebut hak orang lain?"


"Haha, dasar wanita menjijikkan. Cihh!"


Pria itu tertawa penuh kekecewaan, matanya memerah menatap Freya yang saat ini benar-benar terkejut ketika tingkahnya kembali di pergoki oleh kekasihnya.


Bahkan Pria itu sampai membuang air liurnya sendiri yang hampir mengenai wajah Freya. Tak cukup di situ saja, pria itu melihat seorang pelayan membawa sebuah soup panas ke meja salah satu pengunjung.


Walaupun keadaan Restoran sudah tidak terkendali, tetapi semua pegawai melakukan tugasnya masing-masing. Hingga akhirnya, soup itu di siram tepat mengenai wajah serta tubuh Freya.


Tak lupa, pria itu juga menyiram Freya menggunakan beberapa gelas minuman alkohol serta soda yang ada di atas meja di dekatnya.


Semua itu karena itu di lakukan sebagai bentuk kekecewaan pria itu, tanpa Freya sadari bahwa kekasihnya merupakan seorang pria yang sedikit memiliki sifat tempramental.


"Arrrghhhh, pa-panas!"


"Bi-bia*dap, bi-bisa bisanya kau menyiramku, dasar pria psikopat!"


Freya berteriak sambil mengibas-ngibaskan wajahnya yang terasa terbakar.

__ADS_1


Namun, kekasihnya yang masih kurang puas hampir saja ingin menginjak tubuh Freya jika tidak di halangi oleh Tita.


"Kakak! Sudah cukup, Kak. Cukup!"


"Ingat, dia itu seorang wanita! Tidak baik jika Kakak berprilaku kasar seperti ini pada wanita. Apa Kakak lupa, dulu istri Kakak meninggal dunia itu karena sikap Kakak yang seperti ini, jadi aku mohon. Cukup mantan istri Kakak saja yang korbannya, tidak dengan yang lain. Dia ini masih tetap sahabatku, Kak!"


Degh!


Freya dan Ozzie begitu terkejut ketika melihat Tita memeluk pria itu dari belakang mencoba untuk menahannya, supaya pria itu tidak sampai kembali melakukan penyesalan yang ke dua kalinya.


Seorang duda yang di panggil Kakak oleh Tita, merupakan saudara dari Daddynya yang baru 2 bulan lalu datang ke Amerika untuk merubah nasibnya dan mencoba melupaka semua yang berkaitan dengan penyesalannya.


Semenjak dia kehilangan istri dan juga anak yang ada di dalam kandungannya, dia merasa penyesalan yang sangat mendalam. Untungnya dia tidak sampai di laporkan ke pihak berwajib.


Sebenarnya pria tersebut sudah beberapa kali di nasihati oleh Tita, akan tetapi dia masih tetap pada pendiriannya untuk percaya jika Freya merupakan wanita yang baik.


Namun, pada akhirnya dia telah menyesal lantan sudah sepercaya itu pada Freya yang statusnya masih orang lain, ketimbang saudaranya sendiri.


Freya yang melihat itu benar-benae terkejut, dia tidak menyangka jika pria itu merupakan salah satu anggota dari keluarga Tita.


Tanpa berlama-lama, Ozzie yang mulai panas langsung menarik Tita ke dalam pelukannya membuat pria itu sedikit terkejut. Cuman, dia paham jika saat ini Ozzie sedang merasa cemburu padanya.


"Stop, memeluk pria lain!" tegas Ozzie menatap tajam kearah mata Tita.


"Kalian jahat, gua benci sama kalian!" pekik Freya, dengan air mata dan juga sorotan mata penuh dendam.


Tita yang merasa kasian pada Freya, segera melepaskan dirinya dari Ozzie, lalu menjulukan tangannya berniat untuk menolongnya.


"Fre, ma-maafkan Kakak gua ya. Di-dia memang sedikit tempramental, cuman gua tahu kalau dia sebenarnya adalah orang baik. Hanya saja dia lagi berusaha untuk berubah, gua harap lu jangan sampai menyimpan dendam sama dia. Lebih baik---"


Bugh!

__ADS_1


"Tita!!"


Pria itu dan juga Ozzie berteriak secara bersamaan, ketika melihat tangan Freya ditarik oleh Tita sekeras mungkin, hingga dia terjatuh dimana kepalanya membentur kursi dan juga meja.


Segera mungkin Ozzie sama pria itu membantu Tita, meski keadaan Tita mulai terlihat tidak begitu baik, cuman dia masih tetap tersenyum dan mengatakan bahwa dia baik-baik saja.


"Haha, ma*pus! Berani lu macem-macem sama gua, habis lu di tangan gua!"


"Jangan bilang gua enggak tahu ya, kalau lu itu selalu merasa iri 'kan sama apa yang gua punya. Jadi lu merebut Ozzie dari gua, terus lu juga merusak hubungan gua sama dia. Sumpah lu, benar-benar jahat Tita, jahat. Haha ...."


Freya yang sudah berdiri hanya bisa tertawa puas saat melihat Tita. Ozzie yang mulai terpancing langsung memberikan satu tamparan keras di wajah Freya yang membuat tawanya menghilang.


Plak!


"Aku enggak nyangka, Fre. Kamu bisa serendah ini menjadi seorang wanita, awalnya aku salut karena setelah beberapa kali aku menolongmu. Aku melihat bahwa kamu sudah mulai berubah, akan tetapi aku salah!"


"Ya, memang kamu berubah. Cuman bukan berubah lebih baik, melainkan berubah menjadi wanita yang tidak tahu malu melebihi Freya yang aku kenal selama ini!"


"Sumpah, baru kali ini aku menyesal telah menolong seseorang yang pada akhirnya, orang yang aku tolong malah bersikap seperti ini!"


"Sudah cukup aku mengenalmu, sudah cukup aku memberikan kesempatan untukmu memperbaiki diri. Dan sudah cukup pula aku menolongmu, mulai sekarang hingga detik ini. Aku sudah tidak mau lagi mengenalmu, ataupun mengingkat semua tentang pertemanan kita, titik!"


Degh!


Freya yang mendengar perkataan Ozzie membuat hatinya teriris, dia langsung bersimpuh di hadapan Ozzie dengan meminta maaf jika dia melakukan kesalahan.


"Hiks, ma-maaf Zie, maaf. Maaf kalau aku salah, aku tidak bermaksud seperti ini. Aku sayang sama kamu, makannya aku melakukan semua ini. Dan asalkan kamu tahu, aku menjalani hubungan dengan dia karena aku merasa kesepian akhir-akhir bulan ini kamu selalu sibuk dengan urusanmu. Sehingga aku mencari pelampiasan untuk menghilangkan rasa jenuhku, dan aku bertemu dengan dia!"


"Cuman jujur, aku cuman sayang sama kmu. Please jangan berkata seperti itu, itu sangat menyakiti hatiku Zie. Aku mohon, jangan memilih Tita. Pilihlah aku, Zie. Aku janji aku akan berubah demi kamu, please!"


Ozzie yang sudang tidak tahu harus bagaimana lagi, dia mencoba untuk mendirikan Freya. Sampai membuat Freya tersenyum bahagia, dia seperti merasa bahwa Ozzie sudah mulai melemah dengannya.

__ADS_1


__ADS_2