Learn to Love You

Learn to Love You
Seorang Pemain Yang Handal


__ADS_3

Freya mengancam suaminya dengan menatapnya tajam, dimana suaminya malah terkekeh lucu saat melihat istrinya memarahinya bagaikan seorang anak yang ngambek kepada orang tuanya.


Kemudian, Freya berbalik berjalan beberapa langkah mendekati pintu. Akan tetapi, suaminya malah berlari memeluknya dari belakang membuat Freya sedikit terkejut dan kembali memarahinya.


Pada akhirnya, Ace yang tidak kuat melihat semua itu langsung menunjukkan dirinya di hadapan mereka sambil berjalan memasuki kamar, lalu bertepuk tangan.


Prok, prok, prok ...


Ace mengukir senyuman manis ketika dia sedang memergoki kekasihnya berselingkuh.


Padahal tanpa disadari, Ace yang sebenarnya menjadi selingkuhan Freya atau bisa dibilang orang ketiga di dalam kehidupan mereka.


Freya dan suaminya pun segera menatap ke depan sambil melepaskan pelukan. Wajah Freya benar-benar tidak bisa di jelaskan lagi, betapa terkejutnya dia saat ini. Baru saja tadi dia di kejutkan oleh kedatangan pihak kampus, dan sekarang malah kembali kedatangan pria yang dia cintai.


"Jadi, seperti ini sifatmu yang sebenarnya dibelakangku. Hem? Sungguh cantik permainanmu, Sayang. Aku benar-benar terkejut, ketika wajah yang terlihat polos ternyata adalah seorang pemain yang handal."


"Baru beberapa bulan kita kembali berbaikan, bahkan beberapa kali pula aku mencoba untuk percaya. Tapi, apa yang aku dapatkan sekarang? Kepengkhianatan!"


"Kali ini kamu telah menghancurkan semuanya, Raa. Aku tidak menyangka, jika selama ini aku seperti di jebak oleh takdirku sendiri dengan sebuah pilihan yang bo*doh!"


"Terus ini apa, Raa? Apakah ini Paman yang sering kali kamu sebut selama ini? Pada nyatanya, dia merupakan suami sirihmu yang selama ini kamu sembunyikan dariku! Lucu bukan? Haha!


"Kamu tahu, Raa. Aku ini seperti sedang di permainkan oleh karmaku sendiri, karena aku telah menyia-nyiakan wanita yang baik, wanita yang selalu berjuang untukku dan wanita yang sangat menyayangiku dengan setulus hatinya. Semua itu, karena siapa? Karena kamu!"

__ADS_1


"Aku tertipu oleh wajah polosmu yang ternyata adalah seekor ular berbisa, yang diam-diam menghanyutkan!"


"Berkat kejadian ini, aku sadar. Ternyata aku salah dalam mengambil keputusan. Dimana aku malah lebih memilih batu kali yang tidak ada harganya, ketimbang batu intan yang kecil, tetapi memiliki harga yang tinggi!"


"Sungguh kejadian ini mengingatkanku ketika mantan istriku memergokiku selingkuh bersamamu, dan sekarang? Semua itu berbalik padaku, bahkan lebih menyakitkan! Kenapa aku merasa kisah cintaku ini, seperti sebuah novel ataupun sinetron ya? Banyak drama yang tidak diduga!"


Perkataan Ace berhasil memancing emosi di dalam hati pria paruh baya itu, dia tidak terima ketika istrinya dipanggil sayang oleh pria lain.


Di tambah Ace mengungkapkan semua kejadian yang terjadi tepat di belakang pria paruh baya tersebut. Akan tetapi, perkataan Ace itu seakan-akan telah memberikan sebuah tamparan keras yang langsung mengenai hatinya.


"Hai anak muda, lancang sekali kau memasuki kamarku! Dan apa yang kau katakan barusan, tentang istriku?" pekiknya.


Pria paruh baya itu menatap Ace dan Freya secara tajam penuh arti. Sorotan matanya seperti sedang memancarkan sebuah emosi yang sangat besar di dalam hatinya.


"Apa benar yang dikatakan pria itu, Freya? Jika kalian berdua memiliki hubungan di belakangku?" tanyanya.


Tatapan tajam dari pria itu membuat Freya bingung, harus menjawab apa lagi. Karena baru beberapa menit yang lalu mereka kembali berbaikan, dan sekarang malah ada saja masalah yang kembali hadir.


"Percuma nanya sama dia, toh dia juga tidak akan mungkin berani mengungkapkan semuanya padamu, Tuan!"


"Lihat saja, wajahnya yang polos dan lugu itu akan kembali menipu kita supaya kita bisa kembali mempercayainya. Tapi, sorry. Saya sudah mati rasa untuk kembali mempercayai wanita murahan seperti dia!"


"Andaikan waktu bisa di putar kembali. Jika aku menjadi dirimu, mak aku akan mempertahankan rumah tanggaku sebelum semuanya terlambat. Dan aku juga tidak akan pernah mau mengenal dia, spek wanita murahan tapi belaga sok polos. Cihh, menjijikkan!"

__ADS_1


"Cuman aku sangat berterima kasih pada waktu yang telah menyadariku lebih awal. Untung aku tidak sampai menjadikan seekor ular ini bagian dari hidupku, mungkin jika sampai itu terjadi nasibku akan sama sepertimu Tuan!"


"Ingat, Tuan! Wanita seperti dia hanya menginginkan hartamu bukan dirimu. Atau bisa jadi dia cuman menganggapmu bagaikan Daddynya sendiri, karena selama ini sebenarnya dia itu wanita yang kurang akn kasih sayang dari kedua orang tuanya."


"Sehingga, ketika dia bertemu denganmu lalu mendapatkan kasih sayang yang tidak pernah dia dapatkan. Membuat dia memanfaatkan semua ketulusan dan kebaikanmu itu sebagai kebutuhannya. Maka dari itu, ketika Tuan mengajaknya serius, dia tidak akan menolaknya. Baginya kasih sayang yang Tuan berikan itu seperti mewakilkan kasih sayang kedua orang tuanya!"


"Jika Tuan tidak percaya ya itu hak, Tuan. Buktinya saja dia tidak mengakui Tuan bukan? Dia malah berusaha keras untuk merahasiakan semuanya, itu karena apa? Karena dia sebenarnya malu mempunyai suami yang umurnya 20 tahun diatasnya, suami yang sudah bau tanah, dan suami yang seharusnya menjadi Daddynya sendiri."


"Jadi saran saya sebelum Tuan terlambat, baliklah kepada keluarga Tuan yang sebenarnya. Jangan sampai Tuan menyesali apa yang akan terjadi kedepannya, seperti saya. Rumah tangga saya hancur berkat kelicikan dari wanita yang ada di hadapanmu saat ini!"


Perkataan Ace yang menurut pria paruh baya itu sangatlah menyakitkan hatinya, tetapi ada benarnya juga. Meski keluarganya sudah mencampakkannya karena sebuah harta, cuman jika masih bisa untuk rembukkan kembali, kenapa haru takut mencobanya.


Apa lagi pria itu sebentar lagi akan memiliki cucu dari anak pertamanya yang saat ini sedang hamil dalam usia kandungan 7 bulan.


Percaya atau tidak, segala keraguan yang ada padanya membuat dia ragu untuk mengambil keputusan. Pada akhirnya perkataan Ace sedikit demi sedikit membuat mata dan telinganya terbuka, bahwasanya apa yang dikatakan Ace memang ada benarnya, terlepas dari apa yang mereka lakukan dibelakangnya.


Ace melipat kedua tangannya di dada menatap pria itu sekaligus melihat reaksi Freya yang semakin terlihat gugup dan juga gelisah. Dia seakan-akan tidak bisa berkutik ketika semua yang dia tutupi hari ini benar-benar telah terbongkar.


Apa yang di takutkan telah terjadi, terlihat dari wajah mereka yang menatap Freya dengan tatapan penuh kebencian dan juga amarah yang sangat meradang.


Sampai akhirnya pria yang berstatus suami sirih Freya pun melayangkan satu tamparan yang cukup keras, hingga Freya yang tidak bisa menahan tubuhnya pun malah terjatuh di lantai dalam keadaan menyedihkan.


Sudut bibir Freya yang terlihat manis, kini berubah menjadi sebuah luka yang begitu cantik. Ace memang tidak ingin mengotori tangannya untuk memberikan pembalasan pada Freya, karena dia menggunakan taktik Freya agar dia mendapatkan semua balasan itu melalui suaminya sendiri.

__ADS_1


Melihat keadaan Freya yang sudah menangis memegangi pipinya, lalu berlutut di hadapan 2 pria sambil memegang salah satu kaki mereka kemudian meminta maaf secara bersamaan. Berhasil membuat Freya benar-benar kehilangan akal salah dan terlihat harga dirinya begitu rendah sebagai seorang wanita.


Sampai tiba waktunya, Ace sudah benar-benar geram atas perlakuan kekasihnya ini segera menendang untuk melepaskan kakinya. Setelah itu, Ace berjongkok lalu menatapnya Freya begitu mendalam serta salah satu tangannya mencekram kuat rahang mulutnya, sambil melontarkan kata-kata yang berhasil membuat Freya terdiam.


__ADS_2