
Apa lagi ketika dia mengetahui bahwa Fayra sudah mulai dekat dengan seorang pria, begitu juga dengan pria itu yang sudah masuk ke dalam keluarga Fayra. Kejadian itu membuat Ace semakin frustasi dengan bayangan-bayangan ketika Fayra berciuman dengan Kharel.
Ace menyangka jika pria itu hanya sekedar ingin memanfaatkan Fayra, tanpa tahu kalau pria itu sebenarnya adalah teman masa kecil Fayra yang akan menjadi masa depannya.
Beberapa menit berlalu, Ace mulai sedikit tenang. Dia menyandar di kursi pengemudi sambil memejamkan kedua matanya dan tangannya mengepal lalu memukul kecil dahinya sendiri.
Tanpa disadari bayangan akan kisah yang Freya ciptakan seketika kembali teringat didalam ingatannya, saat Freya menceritakan betapa hancurnya dia ketika kedua orang tuanya mencampakkannya.
...*...
...*...
...Flashback Kejadian...
Di rumah sakit, ketika Freya baru saja tersadar tiba-tiba dia kembali menangis secara tiba-tiba. Membuat Ace yang melihatnya pun menjadi bingung, karena dia tidak menyentuh atau pun mendekatinya.
Ace hanya terdiam duduk di sofa panjang sambil menunggunya, cuman setelah dia terbangun malah dikejutkan dengan trauma Freya yang kembali kambuh.
__ADS_1
"Hiks, ja-jangan Dad. Ja-jangan! Freya tidak mau hiks, Freya ini anak Daddy. Freya bukan Mommy, Dad. Freya tidak mau argghhh ...."
"Hiks, Daddy ja-jahat! Daddy sudah menyentuh Freya seperti Daddy menyentuh Mommy. Freya benci Daddy, Freya benci arrghhh!"
Freya berteriak sambil menekuk-nekuk kakinya sambil menjambak rambutnya begitu keras, bagaikan orang yang sedang mengalami depresi berat.
Melihat Freya ingin menyakiti dirinya sendiri, membuat Ace tidak tega dan langsung memeluknya begitu erat meskipun Freya menolak keras itu semua.
"Hei, tenanglah. Aku akan selalu ada disampingmu, jadi aku mohon jangan sakiti dirimu sendiri seperti ini. Aku tidak kuat melihatnya, ayo bangkit Fre, bangkit. Kamu pasti bisa melewati semua ini, aku tahu kamu itu wanita yang kuat. Kalau kamu butuh teman curhat, aku siap mendengar semuanya supaya kamu tenang dan bisa membagi beban itu bersamaku."
"Sebentar lagi, Ace. Sebentar lagi kamu jatuh ke dalam pelukanku! Hanya menunggu waktu yang tepat saja, walaupun aku tahu kamu sudah memiliki istri maka dari itu hanya ini cara satu-satunya untuk menarik semua perhatianmu."
"Maafkan aku Mom, Dad. Karena aku menggunakan kalian untuk mendapatkan apa yang harus aku dapatkan. Semua ini karena kalian tidak akan bisa memberikan aku kasih sayang, jadi aku akan mencarinya dengan caraku sendiri!"
Batin Freya berbicara tanpa adanya rasa bersalah karena dia merasa apa yang dia lakukan ini adalah awal dari kebahagiaannya. Jika Ace berada di dalam genggamannya, maka istrinya pun tidak akan bisa melakukan apapun selain berpisah.
Ya, sebenarnya Freya sudah tahu dengan sendirinya kalau Ace ternyata sudah memiliki seorang istri. Hanya saja Freya tidak peduli itu semua, karena dia mencintai Ace bukan statusnya.
__ADS_1
Pada saat itu Freya tidak sengaja melihat Ace beberapa kali teleponan dengan istrinya dengan sangat mesra. Dari situ Freya tahu bahwa Ace bukan pria lajang seperti yang lainnya.
Namun, setelah mengetahui semua itu Freya bukannya mundur ini malah semakin tertantang untuk bisa menarik ulur hati dan juga perhatian Ace. Sama seperti saat ini, dia merencanakan semua kisah ini dengan sebaik mungkin.
Freya mulai merasa tenang, lalu perlahan dia mencoba untuk membagi kisah fiksinya kepada Ace. Layaknya sebuah cerpen yang dia buat dengan kerangkanya sendiri.
Semua halunya dia tumpahkan di kisah tersebut dengan berbagai drama air mata, ketakutan, jeritan dan juga rasa trauma yang berkelanjutan. Benar-benar terlihat seperti nyata, tetapi semua itu hanyalah karangan belaka.
Freya membuat kisah seolah-olah dia adalah anak yang tidak diinginkan oleh kedua orang tuanya. Dimana Mommynya mengabaikannya dan lebih mementingkan pekerjaannya. Sampai akhirnya kedua orang tua Freya bercerai dan Freya memilih untuk ikut bersama Daddynya yang masih menyayanginya.
Namun, tanpa disangka Daddynya malah menyalah gunakan kasih sayangnya sehingga dia mele*cehkan anaknya sendiri. Dan menganggap Freya sebagai istrinya, lalu menggunakannya berkali-kali.
Pada akhirnya Pamannyalah yang menyelamatkannya dari sentuhan pria be*cat itu, dan membiayai semua kehidupannya sampai dia tidak lagi bertemu dengan kedua orang tuanya. Semua karena rasa trauma yang Freya alami ketika usianya masih dibawah umur.
Sampai saat ini Freya masih berada dibawah perlindungan seorang pria yang dikatakan sebagai Paman yang berasal dari keluarga salah satu dari orang tuanya.
...Flashback Off ...
__ADS_1