
Aliza hanya tersenyum menanggapi ucapan Yasmin yang cukup pedas itu
" Yang mantan masih gak bisa move on" ucap Meli menanggapi
" Udah lah, buktinya gue udah hamil sekarang" Jawab Yasmin santai
" Ya kalau udah move on, jangan di bahas lagi dong buk, jaga juga ucapannya kasian anak bayinya dalam perut jaga ucapan juga" ucap Annisa menegur Yasmin
" Ya bener kan Beb, gue juga gak ngarang cerita, itu fakta, buktinya dia cari yang lebih dari gue, si Zula itu bukannya cantik, kaya, berpendidikan" ucap Yasmin langsung membagas Zula
" Makanya Al mau" tambah Yasmin lagi
" Tapi menurut cerita yang gue tangkap, pak Al dulu memang dekat dengan Bu Zula, dan menjadi istrinya sekarang, tapi kan bu Zula dulu di kenal sebagai ratu cuek dan sadis, banyak kok yang gak suka sama dia, dan dia juga gak punya keluarga, intinya keluarganya gak jelas nasabnya," saut Meli yang lumayan tau tentang itu
" Tapi habis itu Bu Zula menghilNg dan tau tau di bawa pak Al kesini, katamu sudah punya 2 anak, iya kan, tapi itu entah bener entah enggak tentang status mereka, saya kurang yakin, soalnya kabar menikah pak Al gak ada kabar sama sekali, kalau memang status pernikahan, di KTP beliau juga udah menikah dong, soalnya di status pernikahan it gak ada, makanya kamipun heran, bener engaknya dan gak berani tanya" tambah Meli yang mungkin cukup tahu karena Meli paling lama di antara mereka
" Ada benernya juga sih, mungkin loe salah asumsi kali Min" saut Annisa
" Salah asumsi gimana? Orang dia sendiri yang memperkenalkan pada gue dan keluarga gue kok kalau itu istrinya" bantah Yasmin gak terima
" Ya tapi kan pak Al baik kak Yasmin, dia gak pernah pilih pilih juga, setahu gue dia justru gak mempermasalahkan hal duniawi dan masalah fisik seseorang" ucap Aliza membela Al
Orang sebaik Al dan sebijaksana Al, dan siap menerima semua kekurangan karyawannya tanpa memarahinya aja masih terlihat salah di depan karyawan yang gak suka padanya
" Iya buk, coba di ingat lagi, dulu yang mutusin siapa?" tanya Annisa santai
" Gue, karena gue merasa dia terlalu sibuk, gue merasa ada orang ke 3 di antara kita, dia sibuk banget bahkan sepertinya gak ada waktu untuk gue, dulu kami LDR, ya tau kalau LDR butuh perhatian penuh" jawab Yasmin terus terang
" Ya jangan samakan pak Al dengan Pak Ilyas saat ini buk, kalau maksud ibuk seperti itu," ucap Meli menyidir
__ADS_1
" Pak Al kan kerjanya bukan main ponsel terus buk, ibuk tau sendiri, kerja deoan laptop ngajar sana sini, masih ngajar di pesantren lagi, tausyiah lagi, kalau mau meladeni dan memerhatikan ibuk terus ya gak jadi kerja, " saut Meli tak kalah pedas
Karena memang dari kemaren Yasmin selalu memojokkan Al, apa lagi kabar Aliza dan Al yang di buat oleh Queen dia yang paling terpancing sehingga sempat mengatakan hal pedas pada Aliza tadi
" Menjadi bagian keluarga dari keluarga besar BNT, atau Al Musthofa itu memang gak mudah kak Yasmin, harus kuat mental dan berbagi waktu dengan aktifitas beliau beliau, seperti Umi Jihan contohnya, baliau menikah dengan Abah Zain masih sangat belia, dan menjadi istri Abah Zain di usia 16 tahun, tapi beliau sangat konsisten dan rela berkorban demi kegiatan dan rutinitas Abah Zain, " ucap Aliza yang membuka sedikit tentang keluarga Al Musthofa
" Nah... Betul tuh Buk, Coba ibuk teliti dulu gimana dan ada apa sebenarnya kenapa pak Al berkata pada Ibuk seperti itu sedangkan Sesuai identitas yang ada di kantor jauh dari itu" ucap Annisa pada Yasmin
" Jadi gimana? Dia berdrama?" ucap Yasmin cepat
" Untuk apa berdrama?" sambungnya lagi
" Ya mana tau, karena dia gak mau balik dari loe, terus bikin sekenario seperti itu karena gak mau lagi sama Elo" jawab Meli santai tapi cukup pedas
Yasmin terdiam kaku dan tidak menjawab, dia memang gak bisa kalau di cueki, dan dia cukup tres dan deptresi setelah putus dari Al kemaren
" Terus gimana ceritamu beb loe kamren kemana?" tanya Annisa yang melihat gelagat Aliza yang cukup banyak diam, padahal dia selama ini berkumpul dengan mereka cukup cerewet dan gembira
Annisa mengelus pundak Aliza dari belakamg dan menggenggam tangannya
" Gue intinya bahagia, dan sangat happy, " jawab Aliza membalas genggaman tangan Annisa
" Harus terus bahagia ya, jangan sedih lagi, " ucap Annisa menyemangati Aliza
" Jadi gimana kabarnya apa?" tanya Yasmin kepo
" Mau tau sekarang apa tunggu kenyataannya?" jawab Aliza mencoba tetap santai
" Sekarang dong" jawab Semuanya kompak
__ADS_1
Aliza tersenyum antara ragu dan bagai mana, secara dia istri Al, dan sebegitu parahnya tanggapan Yasmin tentang Al, padahal Al baik baik saja bahkan dirinya sebagai istrinya juga inhin selalu husnudhon dan baik baik saja
Dan sekarang terbukti gimana ucapan dan penilaian Al tentang Yasmin, dan Al sudah menyadari sebelumnya
Aliza tersenyum dan menggenggam tangan Yasmin yang ada di sebelahnya, sambil menatapnya sendu
Kemudian menggenggam tangan ketiga sahabatnya dan di jadikan satu di atas mejanya
" Sahabatku..... Kalian bahagia kan kalau lihat gue bahagia" ucap Aliza lembut
" Bahagia dong" jawab semuanya membalas genggaman tangan Aliza
" Terimakasih" ucap Aliza sambil menitikkan air matanya
Aliza menarik nafanya terlebih dahulu sebelum menjawab kekepoan sahabat sahabatnya
" Maaf banger ya sahabat sahabatqu, karena gue gak memberi kabar sebelumya, karena cukup prevesi dan tertutup, selain itu cukup dadakan juga, bahkan gue sendiri gak menyangka, dan gak ada persiapan sama sekali" ucap Aliza sebelum mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi
" Apaan sih beb, kenapa? Ada apq jangan bikin gue deg degan dong" ucap Annisa penasaran
" Iya nih loe gak kenapa napa kan? Gak ada apa apa kan, dadakan sampe loe gak berangkat ke sini sampe 3 minggu, ada apa?" sambung Meli
Yasmin seolah gak peduli, dan Aliza bisa merasakan itu, karena mungkin Yasmin masih terbawa hasutan dari Queen
" 3 minggu yang lalu, ada salah seorang cowok, yang naksir sama gue, bahkan langsung menyatakan cintanya sama gue, gue bingung mau jawab apa, gue juga mengidolakan dia beb, say, tapi gue rasa gue gak pantas untuk beliau, gue ini siapa sih, dan bener katan kak Yasmin, gue orang pas pasan, bahkan muka juga pas pasan, siapa yang mau sama gue, gue sadar akan itu say beb, tapi beliau meminta dan memohon serta berharap, sehingga saya yang selama ini cuman bermimpi, mengiyakan, sampai akhirnya baliau mengantar gue pulang, dan langsung melamar gue di hadapan kakak kakak gue, " ucap Aliza bercerita dan Annisa serta Meli mengelusnya ikut bahagia
" 3 hari berikutnya kami manjalankan ijab qobul, dan setelah itu, gue ikut beliau pergi, kemanapun beliau bawa saya" jawab Aliza lagi sambil menundukkan kepala
Aliza sebenarnya gak sanggup menjawab itu, tapi ini dia harus bisa harus kuat untuk semuanya apa yang terjadi padanya
__ADS_1
" Tapi tuh cowok bukan Al kan Za, Gue gak terima kalau memang itu Al" ucap Yasmin sambil nyolot