
" Kenapa?" tanya Al pada Aliza yang memandangnya aneh
" Turun dulu ya Mas, ngomong baik baik sama mbaknya" jawab Aliza pada Al,
" Sayang... Tapi" bantah al terpotong
" Selesaikan dulu masalah mas, Adek temani sampai tuntas" jawab Aliza lembut
Al melihat Zula yang begitu lembut gak tega kalau membantahnya lagi,
Al menggenggam tangan Aliza lembut dan terus menatapnya, Al takut nanti kalau Aliza sakit hati karena kedatangan Helend saat ini
Aliza mengangguk dan Al makin kuat menatap Aliza dan juga memper erat genggamanya
Aliza membuka pintu mobilnya dan terus menatap lembut Al
" Ayo sayang... Adek temani" Ucap Aliza dan Al justru memeluknya
Aliza melepasnya dan kemudian membuka pintu mobilnya, Aliza sudah peka akan hal itu, walaupun dia tidak tau siapa yang ada di luar sana
Hati Al terasa teriris, dan dia gak mau kalau Aliza sampai tersekiti gara gara ulahnya gara gara kedatangan Helend
Helend masoh terus mengetuk pintu mobil Al, bahkan dia sudah transparan dan tidak memakai hijab lagi
Pintu mobil sudah terbuka, Aliza dan Al turun dengan Helend yang sudah berdiri di hadapannya
" Assalamualaikum..." ucap Aliza pada Helend
" Waalaikumsalam.." Jawab Helend datar
" Al... Gue minta maaf Al" ucap Helend langsung pada Al dan menggenggam tangan Al
Al cepat menyingkirkannya, dan terus mengganggam tangan Aliza
" Siapa dia Al?" ucap Helend pada Al dan menatap Aliza sangar
" Kenalkan kak, saya Aliza istrinya Mas Al" jawab Aliza tenang
Aliza sosok yang sangat tenang bahkan dia bisa menahan rasa dongkol dalam hatinya, sama seperti Jihan
__ADS_1
Mobil yang Jihan tumpangi sudah berjalan sedari tadi, dengan Zula yang ikut sama mereka, sedangkan El masih di rumah Ailza dan nanti akan pulang sendiri karena mereka masih saling lepas kangen akibat LDR
" Istri?" Sentak Helend karena kaget
" Iya, Dia istriku" jawab Al datar
" Gila loe Al, jadi ini alasan Elo mutusin gue, Ternyata Elo sudah punya petempuan lain?" ucap Helend semakin menggila
" Pel***r" ucap Helend sambil menunjuka Aliza
Seketika air mata Aliza tumpah karena ucapan sadis yang Barusan Helend dengar, bahkan sampai saat ini Al belum pernah cerita masa lalunya, yang mempunyai mantan selain Yasmin
" Jaga mulutmu" ucap Al panas
Al terus menggenggam tangan Aliza, bahkan tanpa henti dan merangkulnya
" Mas.. Selesaikan masalah mas baik baik dulu ya, adek pulang dulu sama tante dan Om, " ucap Aliza melepas pelan tangan Al
Dia tau, dia berhak tau urusan suaminya, tapi kalau lama lama dia mendampingi Al, justru dia yang akan sakit hati sendiri
" Enggak sayang, katanya tadi mau menemani Mas" jawab Al menolak
" Adek gak tahan, pils ridhoi adek" ucap Aliza memohon
" Adek percaya sama Mas" tambahnya lagi dan membuat Al luluh
Kini Al mengantar Aliza kembali masuk ke mobil dan meminta pak supir agar menjalankan mobilnya
Seperginya mobil tersebut, Al menatap tajam Helend yang mencari gara gara
" Boleh ngobrol di sana?" ucap Al datar Dan Helend mengangguk
Al berjalan duluan dan di ikuti Helend yang ingin menggandeng Al tapi selalu di tolak Al
Hingga akhirnya mereka duduk di salah satu bangku di bawah pohon yang cukup jauh dari rumah Ailza
" Al, Gue minta maaf" ucap Helend setelah mereka duduk di bangku tersebut
Al masih diam tanpa menjawab apa apa, karena dia sendiri sebenernya sudah risih duduk di dekat Helend yang notabenya sangat kotor
__ADS_1
" Loe merasa salah?" tanya Al datar
" Iya gue salah gue minta maaf" jawab Helend cepat
" Gue maafin, udah kan?" jawab Al bertanya balik
" Loe masih sayang kan sama gue, gue mau balik lagi sama Elo, gue gak bjsa hidup tanpa elo, gue minta maaf kalau gue salah dan khilaf Al" ucap Helend seolah menyesali perbuatannya
Al menatap Helend dan tersenyum kecut, pinter banget datang dan tiba tiba minta balikan,
" Sebuah kepercayaan tidak bisa di balikkan begitu aja seperti membalikkan telapak tangan" jawab Al datar
" Gue sudah punya Istri, dan gue gak mau menyakiti hati istri gue, hanya karena balikan dengan loe" Tambah Al santai dan datar
" Loe bohong kan Loe drama, dan itu tadi orang suruhan elo untuk pura lura jadi istri Elo kan Al?" ucap Helend seolah gak percaya dengan kedatanga Aliza tadi
" Dia istri gue dan pasangan gue, jangan ikut campur masalah gue hidup gue lagi, stop untuk datang ke hidup gue lagi, karena gue udah punya kehidupan baru" jawab Al denga pandangan lurus kedepan
" Tapi gue maunya sama elo Al, gue gak bisa menemukan laki laki yang sebaik elo" ucap Helend masih memaksa
" Dari mantanku sebelumnya juga berkata seperti itu, bahkan sampe di menikah dan menemukan jodohnya, tapi menurut gue, mantan harus di buang ke tempatnya" jawab Al langsung berdiri
" Al..." teriak Helend saat Al berdiri
" Tetap di situ dan jangan ganggu gue laki, cukup sampe sini masalah kita dan selesai di sini, stop menganggu masalah keluargaku, perbaiki dirimu agar bisa mendapat suami dan pasangan yang lebih baik seperti yang loe inginkan" jawab Al meninggalkan Helend
Helend kemudian menangis kejer karena di tinggal oleh Al yang menolak mentah mentah niat baiknya
Bukan niat baiknya sih, niat karena mengincar hartanya
Di mobil Aliza masih menangis sesenggukan, di pelukan Ulfa nenek Al yang tadi duduk di sebelahnya
" Udah ya sayang... Begitu repotnya kalau punya mantan kurang ajar dan masih suka mengganggu orang" ucap Ulfa menenangkan Aliza
" Percaya kalau Al bakal baik baik saja, dan tetap sayang sama kamu" tambahnya menenangkan Aliza Lagi
" Kamu jauh lebih baik dan jauh lebih sempurna dari pada wanita tadi, tau sendiri penampilannya, dia gak masuk kriteria Abahnya Al" tambah Ulfa yang tentunya sangat ditail memilih keluarganya dan nasab nasabnya
" Tenang dek, Tante belum lama di datangi mantan juga seperti itu, mantannya bapaknya anak anak, mantan istri malah, Tante di tampar dan di hina hina, tapi ada mbak Jihan yang menenangkan Tente, ada mas Zain dan anak anaknya yang mengamankan mereka serta menyingkirkan mantan istri om Rizqy" ucap Luna memberi tau apa yang sebenarnya
__ADS_1
" Uti gak pernah mau hal itu mendekat pada Uti atau anak anak Uti, tapi takdir dan jalan hidup manusia gak pernah ada yang tau, dan bahkan sampai cucu Uti kok bisa mengalami hal yang sama " ucap Ulfa mengingat kejadian yang sebelumnya mulai dari Jihan hingga istrinya Al