
" Apaan sih loe pada, gue sama dia ya zekedar patner kerja aja" jawab Al menyepelekan
" Iya tau bang, rapi kalau di pepet gak apa apa sih, dia juga baik, gue udah kenal lama sama dia, walaupun dia sudah gak punya orang tua, hidupnya sederhana, tapi kan dia bisa jadi pendamping yang baik untuk abang" jawab Zula yang justru promosiin Aliza
" Dia seorang penghafal Al Qur'an juga, dosen pendamping bisa ngajar juga, mahasiswi di kampus kebanggaanmu, bisa lah nanti jadi badal Umi juga" tambah Zula makin mempromisikan Aliza
" Gue belum mikir sampai sono" jawab Al singkat gak mau mikit jauh
" Jomblo aja terus, mantan nikah nyesel" ucap El kembali meledek
Al terdiam dan tidak langsung menjawab, justru Al bangun , dan membenahkan kembali kursi yang sudah di sandarkan seenak mungkin tadi
" Gue gak pernah nyesel lihat manran mantan gue nikah atau bahagia dengan yang lain" jawab Al santai dengan pandangan lurus kedepan
" Gue juga nyelidiki kali El, La, bukan berarti gue diem terus putus udah, enggak dong" tambahnya lagi
" Jadi?" tanya Zula singkat
" Gue setelah putus dari Yasmin, gue sempet mata matain dia, secara temen gue banyak di Mesir, yang kenal dengan Yasmin, begitu juga teman Yasmin banyak yang kenal sama gue" jawab Al mulai bercerita
" Gue tau, mungkin ada salahnya juga gue dulu putus sama dia, maksudnya satu karena gue sibuk, dan juga karena gue deket sama Elo kan dulu La, gue udah pernah cerita itu" tambah Al karena dia juga sering cerita sama kedua adeknya, kan grub ghibah mereka
" Terus terus?" tanya El merasa makin seru
" Ya masak, kalau dia gak bener bener putus karena kesalahan gue pyur di akan tetap setia dan gak akan punya cowok lagi, 2 minggu setelah putus dia di tembak cowok di terima, sampai ganti beberapa kali, giliran lihat gue sama Zula nangis, giliran rau gue punya Zula, sedih, kan aneh gue aja biasa aja dia punya cowok lagi, kenapa doa harus sedih, dan gue pikir nih dia semudah itu menerima Ilyas untuk jadi suaminya, padahal memilih pendamping tuh gak mudah, kalau gue perlu banyak seleksi, dan gak harus sat set karena itu untuk ibadah kita seumur hidup, kalau ada cek cok dan ketidak cocokan nanti kita sendiri yang repot nyesel dan lain lain, lha dia baru 2 bulan jadian nikah okeh aja, kalau menurut gue itu bukan cinta tapi ego" jawab Ql mengomentari tentang hubungannya dengan Yasmin dulu, dan komentar tentang Yasmin sekarang
" Jadi loe memang gak minat balik sama Yasmin lagi waktu itu?" tanya El penasaran
" Gue udah pernah bilang ber kali kali El, gue gak mau orang yang selalu memntingkan Egonya saja, hidup itu pilihan, tapi Ego itu cobaan" jawab Al santai sembari merebahkan kembali badannya
" Kalau mbak Liza gimana? sikapnya menurut Abang" ucap Zula sengaja memancing Al
" Baik, sopan, ramah, cekatan, dan dia tuh gak grusa grusu, walaupun kadang ngomong sering keceplosan, tapi tidak mementingkan ego, baik lah" jawab Al tanpa sadat
" Ciee...... Bakal ada pendekatan nih La" saut El sembari menanggapi Al yang tanpa sadar sudah ke pancing dengan pertanyaan Zula
" Gas bang... jangan kasih kendor" tambah Zula sambil tertawa semangat
" Gak jelas, loe mancing gue La" ucap Al baru sadar
__ADS_1
" Hahaha... Gak apa apa lho, Ula bantu nanti" jawab Zula santai sambil menaik turunkan alisnya
" Tau lah... Cari sarapan dulu El, laper gue" ucap Al salah tingkah membuat Zula dan El tertawa
Di hotel, kini Aliza sudah dandan cantik, simpel tapi terlihat manis, dia pun selfi terlebih dahulu sebelum keluar dari kamar hotelnya
Begitu kiranya visual dari Aliza Putri Qirana, sekertaris Al di kampusnya
Setelah siap, tak lupa dia bawa kado yang sudah di siapkan dari beberapa hari yang lalu, dengan membawa tas yang senada dengan bajunya
Aliza berjalan keluar tak lupa menyapa bagian resepsionis hotel saat keluar dari hotel
Tak jauh dari tempat resepsi, Aliza berjalan kaki dan akhirnya setelah 3 menit berjalan sampai di lokasi acara
Aliza bersalaman dengan beberapa orang di sana, dan mereka tau kalau Aliza sebagian dari brismet, karena bajunya yang sama dengan anggota brismet yang lain
" Temannya neng Yasmin ya,? silahkan masuk, apa mau sekalian ke kamar neng Yasmin? beliau masih siap siap" ucap salah satu sodara dari Yasmin
" Oh iya buk, saya temannya yang dari KDS, " Jawab Aliza ramah
Aliza mengikuti jalannya orang tersebut menuju kamar Yasmin
Setibanya di kamar Yasmin ternyata sudah ada beberapa teman kerjanya di kampus
" Assalamualaikum..." ucap Aliza saat masuk di kamar Yasmin
" Waalaikumsalam... Liza" ucap merek semua kompak
" Masyaallah, akhirnya datang juga elo, kirain gak datang" ucap salah satu teman Aliza
" Datang dong, masak temannya bahagia gue jauh, gak mau ketinggalan, pengen kayak kalian pake baju kembaran" jawab Aliza manja dan mengahampiri Yasmin yang sudah cantik dengan gaun dan juga hijab modernnya
" Selamat ya say, aduh akhirnya nikah juga" ucap Aliza pada Yasmin dan salaman serta cipika cipiki
" Makasih say, akhirnya kamu sampai juga, gelisah gue semalaman, gak seru kalau gak lengkap" ucap Yasmin pada Aliza yang hanya tersenyum menanggapinya
" Elo ke sini bareng siapa gak nyasar kan? naik apa juga sepertinya di grub semalam loe masih kerja" tanya teman lainnya lagi
__ADS_1
" Hehe iya, gue semalam udah pulang tuh yang gue kirim ke grub, tapi sebelum subuh tadi gue di jemput sama pak Al, di ajak bareng sekalian, ke sini naik pesawat gratis" jawab Aliza terkikik
" Weh enak banget, jadi Pak Al ke sini juga?" tanya teman satunya lagi
" Iya, gue bareng pak Al dan istrinya" jawab Aliza dan Yasmin tentunya terdiam, ada rasa gimana gitu, tapi sudah bukan jalan hidup dan jodohnya
Aliza tentu berbohonv dan itu setingan dari Zula dan juga Al sebelum mereka berpisah tadi, apa lagi Zula yang selalu mengingatkan
" Terus terus kapan loe sampe, jadi dari KDS loe udah dandan seperti ini?, pak Al sama Istrinya udah sampai sini juga?" kepo yang lainnya sambil memberikan berderet pertanyaan
" Bukan... Gue ya mandi dulu tadi, orang masih ileran pas di jemput, bukan seperti ini, gue di gratisi kamar hotel di sebelah dan pak Al sama Istrinya langsung ke Apartemant, kan resepsinya sore nanti jadi mereka ke Apartemantnya dulu" jawab Aliza bercerita apa adanya
" Enak kali... " ucap yang lain iri dengan Aliza yang mendapat fasilitas dari Al
" Alhamdulillah, keluarga mereka baik banget, " ucap Aliza yang sudah kenal dengan kebaikan Zula juga
Tiba saatnya kini acara akan segera di Mulai, Ilyas dan rombongan juga sudah hadir di sana, dan siap untuk melakukan ijab Qobul,
Yasmin masih di kamarnya dan akan keluar setelah ijab qobul selesai, dengan dirinya yang melihat dari monitor yang di pasang di kamarnya
" Qobiltu nikahahaa watajwijahaa binafsii bil mahril madzkur hallaaa" ucap Ilyas dengan lantang saat menjawab ijab qobul
" SAH" ucap serentak para saksi dan juga hadirin yang ada
" Alhamdulillah.... say, selamat kamu akhirnya menjadi nyonya Ilyas" ucap Aliza bahagia dan merangkul pundak Yasmin yang ter senyum bahagia
Setelah doa ijab qobul, Yasmin di tuntun Aliza dan yang lain untuk menuju ke depan, dan bertemu dengan Ilyas suaminya
Dan begini lah moment pertemuan Yasmin dan Ilyas setelah ijab qobul
Senyum kebahagian yang terpancar dari kedua mempelai di hari bahagianya
__ADS_1