Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Cair


__ADS_3

Heny masih tersenyum dan kembali memeluk temannya


" Iya Gue ke sini sama Dia " jawab Heny berbisik dan membuat temannya mematung dan melotot kepadanya


" Bohong..." jawabnya masih gak percaya


" Ya udah.. Ayo lah, siap siap.. Sebelum acara di mulai" ucap Heny dan mengajak temannya agar segera ke lokasi


Soalnya di luar sudah rame para santri, yang hendak mwngikuti acara penutupan Pengajian di Bulan romadhom sebelum mereka semua pulang le rumah masing masing


Kini El setelah sholat isya' juga langsung ke Lokasi dia ikut menjadi vocal dalam pembukaan hadroh, ya karena dulu dia adalah seorang vocalis, jadi hem idolanya paling banyak di sana


Sampai santri putri berteriak histeris saat melihat sang dokter datang dan ikut tampil di sana


" Tuh kan... Ayo keluar idola gue di teriakin nih, gak rela pokoknya" ucap Heny udah gak sabar ingin melihat El


" Yang bener lho Say,? Loe gak sedang menghayal kan untuk kembali balik sama dia, " Ucap temannya yang berada di teras dan mendengar suara El


" Enggak say, dia batal nikah, udah yuk kita cepet keluar" Ucap Heny makin gak sabar karena saking bucinnya sama El


Temannya tersebut masih antara percaya dan tidak, karena dulu Heny sangat benci banget sama El, dan bahkan beberaoa bulan lalu sudah bilanh dia ikhlas semuanya walaupun rasa otu masih ada


Dia terus mamandangi Heny yang terlihat begitu bahagia, dia seolah ikut larut dalam kebahagiaan itu kalau memang benar apa yang Heny katakan, dia sudah kembali pada cinta pertamanya yang sulit di lupakan itu


Acara makin meriah dengan penampilah penampilan drama dari santri tersebut


El ikut larut dalam acara itu dan menghilangkan penat lelahnya dalam bekerja seharian sambil bersenang senang kumpul dengan teman seperjuangan


Selesai acara Di jam 12 malam, dan para santri putra lannut beres beres,


El juga nongkrong dan ngobrol di kantin pondok seperti yang sering dia lakukan saat di pondok dulu


" Eh... Sini tak bilangin" ucap El saat ada santri kecil yang hendak membeli sesuatu


" Ada apa kang?" tanyanya lagi dan mendekat


" Kamu namanya siapa? Mau beli apa?" Tanya El sopan


" Mau beli krupuk untuk sahur kang, nama ku Ilham" jawabnya polos

__ADS_1


" Mau gak tak belikan? " tanya El dan bocah itu mengangguk


" Tapi anter dulu ya ke mbak santri, tau mbak Heny?" tanya El dan Anak tersebut menggelengkan kepalanya


" Ck... Ini anak masih baru gaes, mana faham, " jawab temannya dan El nyengir


" Sama Helsa aja, " Tambanya dan El mengangguk


" Mbak Helsa ndalem,?" tanya Ilham,


" Iya sutuh ngasih mbak Heny gitu" ucap El lagi padahal belum ngasih apa apa


" Krupuknya?" tanya Ilham polos


" Bukan.." jawab El dan Ilham masih bingung


" Jadi apa yang mau di kasihkan?" tanya Ilham dan El berbalik arah


El melihat makanan yang ada di koprasi, yang di jual di koprasi dan mengambil beberapa jajan, pasalnya dia tadi gak bawa apa apa juga, jadi ya seadanya aja


" Nih.... Kasih ya, habis itu balik lagi ke sini okey" Ucap El dan Ilham menurut


" Loe bener balik lagi sama Heny? Katanya dulu udah putus, Heny sampe Nelangsa lho El" Ucap temannya yang sempet tau kondisi Heny waktu itu


" Dia terlalu cinta sama gue, sampai saat ini, gue tuh udah beberapa kali gagal percintaan, bahkan sampe gagal nikah juga pernah, kita off kontek lama banget, sampai jumpa di rumah sakit dia Koas gue yang punya rumah sakit, sering praktek di temani dia, jadi kembali ketemu dan berteman biasa sih, gak dekat lagi karena posisi gue sudah punya tunangan juga kan" Ucap El mulai cerita


" Iya dia kayaknya bucij banget sama Elo, siapapun gak ada yang bisa ngedekatin, pokoknya cuman Elo aja deh, buktinya seperti yang Elo katakan, terus gimana bisa balikan lagi?" tanya teman El


" Gue kosong gaes, jomblo kuper, pokoknya nasib gue kayak di buat main main sama mantan gue, udah lah ya jangan bahas itu, mudah mudahan elo gak pernah mengalami nasib seperti gue, udah cukup gue aja" ucap El gak mau mambahas soal Ailza lagi


" Gue sering tugas jaga malem sama dia, dia yang sudah ku anggap sebagai teman, dia pun juga begiti dan mungkin sudah mulai mengikhlaskan, jadi ya saat kita sedang jaga malam, kebetulan yang sakit mbah Abahku sendiri, dan gue sendiri yang menangani, setelah itu kami saling ngobrol, dan gue ya pas galau galaunya ya, habis kena musibah dia bertanya lagi, dan akhirnya dia membuka sendiri, kalau dia memang sampai saat ini gak bisa lepas hatinya dari gue, tapi dia gak mau langsung gue ajak balikan, " ucap El lanjut bercerita


" Jadi sampai saat ini masih berteman gitu? TTM?" tanya Temannya lagi


" Ya enggak dong, kita udah kembali, ya gue berfikir kalau jodoh gak kemana sih, Ada aja rencana Allah untuk memberi pelajaran PERJALANAN CINTA, jadi pas pamit selesai koas gue tahan dia di ruangan, di sana di ungakapin semuanya dan akhirnya gue balikan lagi" jawab El lanjut cerita sampai so Ilham nungguin sambil jongkok dan mendengarkan cerita


" Eh... Udah balik? Gimana kakaknya?" tanya El kaget


" Udah bilang makasih, tapi krupuk saya gimana?" tanya Ilham polos

__ADS_1


" Oalah.. Ya Allah lupa, mau apa aja? Jangan krupuk doang dong, yang lain gak apa apa, sok silahkan" Ucap El langsung membuat Ilham girang


Keesokan harinya .....


Di kantor hari ini hari terakhir kerja para karyawan di perusahaan Zain


Dan besok hari sabtu minggu adalah hari libur, dan setelahnya cuti bersama sebelum lebaran


Dan hari ini penyelesaian tugas sekaligue menerimaan THR dan Hampers lebaran yabg di tunggu karyawan


" Cair cair cair..." Ucap Ryan sambil berkunjug masuk ke ruangan Zula


" Salam dulu kek, masuk cair cair aja, " ucap Zula sambil mengetik tugasnya yang perlu di selesaikan


Ryan tersenyum dan kembali mengulang


" Assalamualaikum..." Ucap Ryan dan Zula menjawab dengan santai


" Waalaikumsalam.." jawab Zula masih tetap fokus


" Cair woy cair..." Ucap Ryan sengaja gangguin Zula


" Mana? Cairan dari Elo buat gue, suruh kerja lembur bagai kuda, kompensasinya dong" ucap Zula menagih sambil menadahkan tangannya pada Ryan


" Apaan, kalau ada bonus juga loe kan dapat juga dari gue, gue gak pelit juga kali La" bantah Ryan malah menepuk tangan Zula


" Lain lah... Dari Loe pribadi" jawab Zula santai dan


Kreesss....


Zula sambil memakan snack yang dia bawa kekantor


Ryan sampai melotot melihat Zula yang makan snacknya di depannya


" Dosa Loe La, " ucap Ryan spontan


"Sruuuttupp glek...


Tambahnya makin membuat Ryan ikut menelan ludahnya

__ADS_1


" Dasar gak ada akhlak" Kesal Ryan dan menyerobot snack dan juga minumnya dari atas meja Zula


" Ryan 99" teriak Zula kesal karena makanannya di ambil


__ADS_2