
" Dulu Umi mu, Umi Jihan, 6 tahun menderita tanpa ada berita media yang meliputnya, padahal dia dan Zain adalah publik figur yang selalu tersorot kamere, masalah vesar menimoa keluarganya, dan menjadikan Al dan El ikut merasakan hal itu, begitu juga dengan Zula, kebagian baru mereka rasakan saat kehadiran Zula yang sudab kumpul dengan keluarga, " ucap Ulfa terhenti karena mengusap air matanya
Bayangan itu selalu menghantuinya ,Tapi Ulfa segera menepisnya di saat hal horor itu datang
Aliza terdiam dan mendengarkan apa yang tante dan neneknya ucapkan, dia bukan hal besar, toh Dia juga percaya sama Al yang gak akan aneh aneh juga,
Mereka saling bercerita dan tak terasa mereka sampai juga di hotel tempat mereka menginap
Al Kini juga sudah di dalam taxi yang akan mengantar kannya ke Hotel juga
Sedangkan El masih santai dan ngobrol barenga Ailza untuk menikmati masa bersamanya sebelum El harus kembali ke Jakarta lagi untuk mengemban tugasnya sebelum nanti libur menikah
Al cuman ambil cuti seminggu karena pasien di rumah sakit mamin melonjak dan itu tanggung jawabnya
Apa lagi di bagian jantung yang rawan banget dan harus mendapat penanganan intensif, dan sering di cek, apa lagi dia sebagai pimoinan dokter jantung dan bedah yang ada di rumah sakitnya
Di tambah seminggu lagi dia juga harus ikur seminar di rumah sakit jantung terbesar di Indonesia
Kini Al juga sudah sampai di hotel, pikirannya sudah kalang kabut memikirkan Aliza yang terakhir bersamanya dalam keadaan menangis
Sesampainya di kamar, Al kaget karena Aliza tidak ada di kamarnya, dan pikiean Al makin tak menentu mencari Aliza ke berbagai arah, dan menanyakan pada Nenek dan tantenya yang semobil aja tidak tau Aliza di mana
" sayang.. Kamu di mana?" ucap Al frustasi setelah mencari Aliza ke berbagai arah hotel
Hingga akhirnya Al yang sudah capek dan pusing, memutuskan untuk melaksanakan sholat magrib dulu,
Dia enggan ke kamarnya makin membuatnya frustasi karena tidak adanya Aliza di sana
Al akhirnya mampir ke kamar Zula yang kebetulan tak jauh dari langkahnya
" Assalamualaikum.. " ucap Al langsung masuk karena kamar Zula ternyata tidak di kunci
" Waalaikumsalam..." jawab Zula yang sedang mainkan hpnya di atas kasur
" Abang numpang sholat La" ucap Al langsung nyelonong ke kamar mandi
Dan saat di kamar mandi, betapa kagetnya Al ternyata istrinya sedang membersihkan mukanya di kamar mandi Kamar Zula
" Ada apa dengan kamar mereka sih? Kok ngungsi semua si kamar ini" batin Zula dan masa bodoh
__ADS_1
" Sayang..." ucap Al kaget
" Mas" jawab Aliza juga sama sama kaget
" Ya Allah.. Ternyata adek di sini" ucap Al sembari memeluk Aliza erat
" Mas udah nyari kemana mana, Mas khawatir kamu kenapa kenapa, takut pergi kemana sayang" jawab Al dengan makin erat memeluk Aliza
" Ada apa sih sayang? " Tanya Balik Aliza polos
" Mas nyariin kamu sayang" jawab Al kembali mencium Aliza lagi
" Kenapa di cari, kan adek gak kemana mana, Adek nungguin Mas di lobi gak balik balik, udaj masuk magrib Adek ke kamar Zula, kan kartu kamar Mas yang bawa" jawab Aliza polos dan Al hanya tersenyum
" Ayo ah, mau sholat keburu habis waktunya " ucap Aliza lagi dan Al hanya tersenyum
" Woy... Kalau mau mesum jangan di toilet orang gaes" ucap Zula berteriak dari luar
Mereka justru cekilikan dan akhirnya widhu dan siap siap untuk shat magrib,
Mereka masih tetal sholat di sana, dan enggan masuk kamar dulu karena masih mau ngobrol dan menemani Zula yang sepertinya kesepian karena El sedang tidak ada di kamar, dari pada nangis lagi kan mending di temani
Di tempat lain, setekah sholat magrib El dan Ailza sama sama merayakan ulang tahun Ailza, yang sebenarnya bertepatan pada hari ini
Dengan nama panggilan kesayangan El yaitu Dilla, karena nama panjang Ailza adalah Dilla Ailza salsa bila,
Dengan kado yang sudah Ailza buka dari El,
El sekarang berbeda dengan El yang dulu kurus kering, sekarang agak berisi dan brewokan, hampir menyerupai abah Zain,
Ailza juga bukan asli bule, karena ada darah campuran juga, jadi tidak seperti bule sepenuhnya
Mohon izin ya fotonya, ini hanya visual belaka, 😁😁
" Selamat ulang tahun ya sayang, baik baik jaga hati jaga diri, sampai berjumpa kembali di hari pernikahan kita nanti" ucap El sembari menatap Ailza sendu
" Paling sedih deh dengan kata perpisahan seperti ini " ucap Ailza yang enggan LDR Kembali dengan El
__ADS_1
" Udah jangan di bikin sedih, kalau sudah bersama kita akan sama sama terus" jawab El mengelus pundak Ailza
______________
Keesokan harinya, El dan Zain serta yang lain siap siap untuk kembali ke Indonesia, karena banyak kerjaan yang mereka tinggalkan juga
Dan Zula ikut juga balik, karena dia ada tencana untuk muncak dengan sahabat sahabat lamanya
Tadinya mau di sini aja, tapi gak enak kalau jadi orang ke tiga dalam bahtera bahagia pasangan suami istri ini
Masalah Al sudah selesai , begitu juga tentang penjelasannya ke Aliza juga sudah selesai, bahkan Semalam Helend sempet datang bareng El dan Ailza, karena ketahuan kalau cari gara gara
Jadi mau gak mau, Helend menyusul dan meminta maaf pada Al dan juga Aliza,
Semua sudah jelas dan mereka bisa bulan madu dengan sangat happy
Tapi mereka tidak ke Jerman aja sih, mereka justru mau ke negara lain yang dingin dingin agar lebih hangat dan nikmat malam panjang mereka
Mereka berencana ke Paris ke tempat yang sangat terkenal keromantisannya
Jadi saat ini mereka juga sama sama terbang ke Paris dan akan lanjut liburan dan hany moon ke negara negara lainnya
" Yah.... Tinggal deh kalian, " ucap Zula sebelum berpisah
" Sampai jumpa beberapa minggu lagi" ucap Al pada Aliza
" Kami jalan jalan dulu dek" ucap Aliza mengiming ngimingi
" Eh... Jangan salah sayang, dia tiap liburan kuliah, kerjaannya keliling dunia ngabisin uang " jawab Al yang sebenarnya juga ikut keliling dunia
" Iya mbak, makanya ini harus rajin bekerja untuk membayar utang uang yang udah gue habisin" jawab Zula menyindir Al
" Kamu juga Bang El, udah ngabisin uang segera kerja, bentar lagi resepi perlu uang banyak makin kerja keras lagi" tambah Zula membuat Al tertawa ngakak
" Bah... Kerja kerja dan kerja, habis uang untuk lamarin anaknya ke Jerman" tambah Zula lagi sebel kali dengan kakaknya itu
" Apaan sih? Kenapa ngomongnya gitu?" jawab Zain belum faham
" Ula di anggap tukang ngabisin uang abah, gara gara suka keliling dunia" jawab Zula mengadu
__ADS_1
" Ngadu ngadu.." Teriak El makin riyuh
" Perginya kan bareng bareng, ngabisinnya bareng bareng juga kan?" ucap Zain justru membuka semuanya