Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Yo di Pikir


__ADS_3

Kini mereka bertiga sudah kembali ke apartemant dan malam nanti mereka akan kembali ke SRG untuk kembali bertugas,


Ya pasalnya hari ini pas hari minggu, dan mau gak mau besok udah harus beraktifitas kembali dengan pekerjaan masing masing, anggap aja healing di akhir pekan, dan sepertinya mereka menganggap SRG-JKT sedekat rumah sama tempat kerja mereka, cukup sehari doang, yah namanya juga sultan, sebelum mereka sehari pulang pergi Zain dulu sering melakukan itu


Dan Untuk Ailza yang tadinya mau di ajak bareng lagi, Ailza merasa gak enak, dan minta izin mau pulang bareng temab temannya sekalian yang akan pulang besok


" Bang.. Mantan kalian kan semua sudah berumah tangga, dan sudah mempunyai keluarga," ucap Zula sambil membaringkan tubuhnya di sofa


" Terus?" tanya Al dan El kompak


" Dan kalian kan selama ini bohong sama mereka, kalau gue itu istri dari kalian" tambah Zula


" hem..." jawab Al singkat


" Besok kalau kalian nikah gak mungkin kan sembunyi sembunyi hanya untuk menghindari mantan kalian, dan tau sendiri lah pemilik yayasan BNT dan PTIQ KDS, Serta pemilik Rumah Sakit Jihan Aulia hospital, gak mungkin dong gak di publikasi, " ucap Zula lagi dan mereka terdiam untuk memikirkan hal itu sejenak


" Terus gimana tanggapan mereka dan respon keluarganya kalau tau yang sebenarnya?" tanya Zula membuat mereka makin terdiam


" Nah kan pada diam... Boong aja pinter, gue sih ikut alur" tambah Zula gak mau tau


" Kalaupun mereka tau, itu bukan urusan mereka La, itu hak kita mau melakukan apa, mereka kan udah berkeluarga, dan gak ada hubungannya sama kita juga, Dan gak merugikan mereka juga kan?" jawab El merasa gak peduli aja sih, soalnya hal itu memang tidak merugikan mereka


" Kalau mereka justru kecewa dan malah bilang, kalian kok tega bohongin aku, gitu gimana?" tanya Zula lagi


" Ya gak apa apa, jawab aja, gue kalau mau terus terang gak enak, kalau ganggu tunangan dan pasangan kalian, takut gak move on dari gue malah bikin repot" giliran Al yang menjawab tetap santai


" Idih, songong banget sih, sok yes tau gak, iya kalau gak move on, orang udah pada punya suami move on lah" bantah Zula


" Eleh loe lihat sendiri, tadi nangis nangis kayak gitu" jawab Al mengingat Yasmin yang justru nangis

__ADS_1


" Kasian ya... Mungkin kalau loe gak ngaku kalau udah punya istri, dia mau balikan sama elo bang" saut El yang dia sendiri juga gak tega melihat Yasmin tadi


" Gue yang gak mau, makanya gue cari cara untuk menghindar dari dia, dengan drama punya istri" jawab Al tegas yang sama sekali gak mau balik lago denga Yasmin


" Sepertinya mereka semua kecewa deh, dan sangat menyayangkan kehilangan sosok Al dari Yasmin " ucap Zula sambil menyipitkan matanya dan menatap Al


" Ya iya dong... Muhammad Haidar Al Musthofa kan gak ada duanya" jawab Al kembali songong dan langsung dapat serangan tonyoran kepala dari El


Zula kini duduk di antara kedua abangnya, dan Zula di rangkul Al dalam dekapannya sangat romantis memang mereka tuh


" El lihat gue sama Zula" ucap Al masih dalam posisi yang sama


El menoleh dan mencep sambil merubah dan memonyongkan bibirnya


" Seumpama, Zula bukan adek kita, dan gue jadi nikah sama Zula, kira kira loe gimana?" ucap al bernostalgia saat sama sama hancur karena kenyataan yang pahit campur manis


" Gue ogah nganggep loe sebagai sodara gue, dan gue yang akan pergi dari rumah" jawab El penuh dendam


" Kwkwkwkwkw " tawa Al dan Zula meledak


" Kirain masih mau bertahan di rumah, dan menyaksikan keromantisan gue sama Zula setiap hari" jawab Al sambil mengelus kepala Zula


Zula masih nemplok di dada bidang Al, dengan abangnyansendiri yang selalu ada di sampingnya, bukan hanya sam Al, sama El pun Zula sama, bahkan suatu ketika dulu pas di swiss, Ailza dan Maulana pernah cemburu dengan keromantisan El dan Zula


" Tapi kan waktu itu Zula juga terpaksa nerima elo, gara gara Abah yang daftarin" ucap El membantah


" Hooh.. sebenarnya gue dulu nyamannya sama bang El, bukan sama Elo, kalau jadi kan gue dapat dua duanya, kalau elo kerja gue selingkuh sama bang El" jawab Zula sambil tertawa ngakak karena konyol


Mereka lanjut bernostalgia Zaman di mana mereka sama sama saling berebut dan mengungkapkan perasaan di 3 bersaudara itu

__ADS_1


Dan saling ngobrolin juga masalah pekerjaan dan perusahaan masing masing yang mereka kenalikan saat ini


Bahkan mereka juga berfikir soal Deknya juga pokoknya random obrolan mereka saat ini dan keseruan 3 bersaudara itu yang selalu kompak dan rukun, saling suport saling menyemangati memberi solusi dan lain sebagainya


" Terus gini nih La, seluruh warga negara dan netizen seluruh Indonesia dan Dunia itu mengenalmu sebagai seleb, bukan sebagai putri dari Dr. Jihan Aulia, dan juga KH . Muhammad Zain Musthofa, " ucap El di tengah obrolan mereka


" Heem... Terus?" tanya Zula sambil menatap Abangnya


" Terus mau sampai kapan?" tanya Al menyaut


" Entah... Gue juga belum mikirin hal itu, gue tuh pengen hidup yang mengalir saja, asal tetap ada perkembangan, dalam arti setiap hari semakin tambah baik, agar hidup gue tidak rugi" jawab Zula bijak


Karena apa, orang yang hidupnya hari ini lebih baik dari hari kemaren itu adalah orang yang beruntung, akan tetapi apa bila hari kemaren lebih baik dari pada Hari ini itu adalah orang yang rugi


" Ya jangan gitu lah La, seharusnya harus ada klarifikasi juga" jawab El lagi


" Harus konsprensi press, dan mengumumkan serta menceritakan, kebuka dong aib abah" jawab Zula cepat


" Bukan begitu juga, kan masih ada alasan lain untuk memperkanalkan dirimu sebagai putri abah Umi" jawab Al lagi


" Nanti lah, belum saatnya, " jawab Zula santai


" Mau sampai kapan,?" tanya Al lagi


" Sampai kalian menemukan jodoh masing masing dan sudah menikah jadi gue gak perlu klarifikasi" jawab Zula sangat santai walau hatinya pedih dengan pernyataan hidupnya yang dulu sangat abu abu


" Dan elo tuh gak bisa kalau kayak gitu terus, suatu saat loe juga akan menikah, dan gak mungkin juga kan di prifasi, cuman kita aja yang tau, Abah juga gak mau kali" jawab El yang tau kalau abahnya tuh paling haboh apa lagi sama anak perempuannya itu


" Ya jelas, tapi gue belum mikir sampai sana, biar ikuti alur aja, dan kalau gue nikah juga gak mau prifasi kok, mau yang mewah dong masak pemilik perusahaan Bank Syariah, cabang berserakan di setiap daerah selurih Indonesia, dan pemilik Travel Al Musthofa yang di kenal seluruh dunia, dan pemilik Restoran Masyaallah Nikmat, serta butik terkenal masak mau biasa biasa aja, gak seru dong" jawab Zula songong cuman dengan kedua abangnya saja tidak saat diluar

__ADS_1


" Iya ya Zula semua perusahaan di ambil ," ucap El membuat Zula cengengesan


" Abange ya di pikir toh ya..." ucap Al El kompak


__ADS_2