Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Gak bisa di Tolak


__ADS_3

Annisa ,Meli dan aliza saling pandang sampai segitunya Yasmin gak meng ikhlaskan Aliza dengan Al, sampe sebegitu tidak relanya Aliza dengan mantannya


" Masak Ya Teman makan teman, itu mantan gue lho Za, bisa bisanya Elo embat, " ucap Yasmin gak bisa mengontrol lisannya


Yasmin yang dulu terkenal lembut dan santun, sekarang berubah total, dan jauh di kala dia tidak bisa memiliki Al lagi


" Udah gak usah di dengar, " bisik Annisa pada Aliza


Mereka memilih diam Annisa dan Meli cukup tau Yasmin saat ini, yang jelas belum bisa move on, dan terhasut oleh Queen


" Siapapun jodohmu, itu udah jadi pilihan yang terbaik dan pilihan Allah, kalau loe belum siap membagi siapa orangnya okey fans, kira tunggu kabar terbaikmu say, gue tau siapa loe, dan gue yakin semua baik baik saja" ucap Annisa yang sudah mengenal siapa Aliza apa lagi semenjak mereka sekamar dan saling cruhat satu sama lain, jadi saling mengerti


Dan Khusus Aliza yang cukup kaget dengan perlakuan Yasmin saat ini yang sangat berbanding balik


" Tapi bukan apa seperti yang Queen katakan kan Za" ucap Yasmin lagi


" Yas, Plis deh, jangan terbawa sama ucapan Queen, dia konpor, loe tahun kan gimana dengkinya dia sama Aliza, gak perlu loe percaya" tegas Meli geram sama Yasmin lama lama


" Kalau emang itu beneran gimana Mel, apa gak jadi penghianat si Aliza sama gue, " Bantah Yasmin masih gak terima


" Gak ada yang namanya penghianat, udah gak perlu di ucapkan lagi, cukup nanti malah seperti Queen loe lama lama Yas" bantah Annisa gantian


Pada Akhirnya mereka terdiam semua dan Aliza masih tetap diam dengan hati yang menahan rasa gejolak yang mendalam, antara takut dan gimana gitu, tapi dia gak mungkin selamanya menyembunyikan hal itu, karena tak lama lagi semua pasti akan tau, secara acara resepsi tinggal 10 hari lagi


Setelah selesai ngobrol, mereka semua bubar dan siap kembali bekerja


Yasmin sudah bawa bukunya untuk kembali mengajar, sedangkan Meli dan Annisa memilih kerupsi jam sekitar 10 menit untuk menenangkan Aliza yang ada di ruang TU


" Eh.. Kalian gak ngajar?" tanya Aliza melihat kedatangan kedua sahabatnya


" Elo gak apa apa kan? Elo gak tersinggung dengan ucapan Yasmin kan?" tanya Annisa to the poin


Aliza tersenyum dan menggenggam tangan Annisa dan Meli


" Kalian santai aja, gue gak apa apa kok, tapi gue heran kenapa Yasmin bisa berubah seperti itu sih" ucap Aliza tanya balik


" Kena bujukan setan kampus, udah gak perlu di pikir, dia memang belum bisa move on sama pak Al, untung cuman kita yang di ceritain dan masih bisa jaga dia, coba kalau orang lain dan pak Ilyas tau, hem... Sudah pasti kecewa berat pak Ilyas" jawab Meli sudah gak heran lagi

__ADS_1


" Tapi ngomong ngomong siapa sih pangeranmu sekarang, so sweet banget tau gak, tiba tiba pangeran pujaan melamar dan ngajak ijab, gue jadi pengen" ucap Annisa menggoda Aliza


" Kepo banget sih, udah masuk sana, tunggu undangan resepsinya aja ya, nanti gue kirim, gak boleh kerupsi jam, nanti gue catat lho" ucap Aliza bergurau


" Mau di laporkan sama Ratu setan ? " jawab Meli membuat mereka tertawa dan akhirnya pergi kembali ke kelas masing masing


Seperginya mereka tak lama kemudian Al datang menghampiri Aliza yang masoh di ruang TU


" Mas" kaget Aliza sambil celingak celinguk melihat kanan kirinya takut di lihat banyak orang


" Pulang yuk" ajak Al makin mendekat ke arah Aliza


" Pulang jam berapa ini? Udah ngajak pulang, nanti lah" jawab Aliza sambil menatap Al


" Jangan bikin adek beneran dapat SP ya Mas" ucap Aliza lagi


" Bukan hanya SP, langsung surat pemecatan" jawab Al sambil tersenyum menggoda Aliza


" Kok gitu, " ucap Aliza belum sadar


" Biar di rumah aja sama Umi" jawab Al santai dan makin mendekat


" Betah amat di ruang TU, sambil lihatin siapa sih?" ucap Al menggoda Aliza


" Lihatin mantan mas, yang belum move on" jawab Aliza justru membuat Al tertawa


" Udah gak usah bahas mantan, ayo pulang apa pindah ke ruangan Mas?" ucap Al memberi pilihan yang hanya menguntungkan pada Al


"Huh.. Ya udah mas ke ruangan dulu nanti Adek nyusul" jawab Aliza setelah menghembuskan nafasnya kasar


" Yang ikhlas dong," ucap Al lagi


" Udah Ikhlasss..." geram Aliza dan Al justru tertawa dan berjalan meninggalkan Aliza


Seperginya Al, Aliza membereskan berkas berkas dan laptop serta tasnya untuk pindah ke ruangan Al


Tapi saat hendak pergi menginggalkan mejanya Queen datang menghampirinya kembali

__ADS_1


" Heh mau kemana? Keruangan pak Al lagi?" ucap Queen tajam dan tersenyum sengit


" Iya buk permisi" ucap Aliza sambil melewati Queen


Tapi tangan Queem justru mencegah dan menahannya, di tambah tatapan tajam dari Queen


" Ibuk gak mau kan dapat SP dari pak Al, saya sudah di tungguin lho" ucap Aliza tanpa rasa takut pada Queen


Akhirnya Queen pun melepas Aliza dan membiarkan Aliza pergi keruangan Al


Sesampainya di ruangan Al, Aliza menaruh barang barangnya di meja depan sofa, dengan Al yang masih berkutat dengan laptopnya


" Yang kerjaannya masih numpuk, jam segini sudah ngajak pulang" ucap Aliza menyindir Al sambil duduk di sofa


Al tidak menjawab bahkan mungkin tidak mendengar ucapan Aliza


Aliza yang semula baru duduk kembali berdiri untuk menghampiri Al lagi, dan mendekat pada Al, sambil memijat punggung Al


" Capek Sayang?" ucap Aliza lembut


Al hanya mengangguk dan mengelus sebenatar tangan Aliza yang ada di pundaknya


" Kalau ada adek capeknya hilang" jawab Al kembali ngegombal


" Hem.... Kalau di ranjang makin capek gak?" tanya Aliza sambil berbisik ke telinga Al


" Hem... Jangan mancing ya sayang... " ucap Al seketika menghadap pada Aliza


" Tanggung jawab kalau mancing begitu" tambah Al langsung menarik Aliza ke pangkuannya


" Ampun Mas, ampun" ucap Aliza masih berusaha menggelitik Aliza yang sudah cari gara gara


" Sepertinya salah ucap gue ini" batin Aliza dan Al masih terus menggoda Aliza


Aliza sudah pasrah kalau suaminya sudah mulai kemana mana, ya mau gimana lagi dari pada dia dapat dosa kan mending enak sama sama nikmat sama sama dapat pahala


Bahkan Al kalau udah begini rasanya udah gak bisa di tolak lagi, sudah semakin kemana mana, di tambah Aliza yang sudah pindah haluan ke pangkuannya, dan sudah di mainkan bibir cantiknya

__ADS_1


" Tok tok tok" ketukan pintu terdengar dan mereka masih asyik dengan kenikmatan dunia


Ceklek...


__ADS_2