Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Panggilan sayang


__ADS_3

Aliza seketika manyun karena dia sendiri masih belum siap di panggil ibuk, apa lagi sama Atasannya


" Kenapa kok manyun gitu? makin cantik tau" ucap Al Mulai ngegombal


Seketika Aliza kembali tersenyum malu, karena ucapan Al yang menggombalinya


" Jadi harus manyun terus biar terlihat cantik?" jawab Aliza mulai care


" Gitu dong.. Kalau Care kan enak, biar gak canggung" jawab Al lagi dan Aliza makin terkesima


" Senyam senyum tiba tiba manyun, gak mau di panggil Ibuk?" tanya Al lagi samb fokus pada kemudinya


" Masih muda lho pak, masak di panggil ibuk" jawab Aliza santai


" Jadi mau di panggil apa? sayang?" tanya Al kembali menggombal


Aliza kembali tersipu malu dengan ucapan Al yang jauh dari tipikal Al yang dia kenal, ya kadang memang ada candanya, tapi kalau sama Aliza sering bersikap ameng


" Di gang depan masuk ya" ucap Aliza memberi arahan


" Siap sayang" jawab Al makin membuat pipi Aliza memerah


" Ck.. jangan malu malu terus dong, lama lama gak keluar uang nih aku untuk beli bluse on, merah gitu pipinya, " ucap Al melihat jelas pipi Aliza yang makin seperti kepiting rebus


Aliza sama sekali tidak menjawab dan justru mengusap pipinya yang makin memerah


" Setiap hari makin sering nih tak panggil sayang, jadi kalau kemarehan gak baik untuk kesehatan" jawab Al asal ngucap


" Apaan sih pak, " ucap Aliza


" Jangan pak dong, kan kamu calon istriku masak panggilnya pak" jawab Al ikut memanyunkan bibirnya


" Terus saya harus panggil gimana? Calon suami?" tanya Aliza makin care dan ikut menanggapi


" Masak gitu kepanjangan dong" jawab Al lagi


" Jadi gimana? saya ngikut aja Deh" jawab Aliza lagi


" Hem... Siapa ya, kamu maunya panggil aku apa?" tanya Al balik


" Bapak" jawab Aliza asal nyeplos


" Ya udah, aku panggil kamu Ibuk" jawab Al santai


" Kok gitu,?"


" Lha jadi? , "

__ADS_1


" Udah ya, di bahas nanti, tuh udah sampe" jawab Aliza sambil menunjuk rumah Aliza yang sudah nampak pagarnya


" Yang mana?" tanya Al lagi


" Pagar bambu itu lho, ada lampunya, nah sebelah kiri dari sini" jawab Aliza sambil menunjukkan arah rumahnya


Al kemudian berhenti tepat di rumah yang Aliza beritahukan, kemudian mematikan mesinnya sebelum keluar


" Bismillahirrohmanirrohim.... Niat bertemu calon kakak ipar, semoga di terima" ucap Al terdengar sama Aliza dan membuatnya tertawa


" Kok tertawa?" tanya Al heran


" Kayak mau ketemu siapa aja sih, bertemu pejabat asing dan para rekan kerja aja santai, cuman ketemu kakak aja segitunya" jawab Aliza mencibir Al


" Ini seperti mau bertemu malaikat sayang, takut nanti di terima apa enggak, kalau gak kan patah hati saya" jawab Al bimbang kembali membuat Aliza tertawa


Al bukan sosok yang terlalu percaya diri, walaupun dia kaya dan tampan yang punya segalanya, bahkan 99% lamaran kepada siapapun sudah pasti di terima, dan ini masih bimbang dan takut, akan penolakan


" Udah ah.. Ayo turun" jawab Aliza pada Al


Di teras rumah, Kakak Aliza kebetulan baru pulang dari musholla dari sholat jamaah dan akan masuk kedalam rumah


Dia terhenti karena ada mobil mewah yang berhenti di dekat rumahnya


Al turun terlebih dahulu, dan berputar untuk membukakan pintu Aliza, dan itu Al yang minta, gantle dong untuk mikat hati wanita itu perlu perhatian khusus, walaupun sebelumnya biasanya Aliza buka tutup sendiri


" Kok di bawa turun?" tanya Aliza kaget


" Untuk cangkingan aja, " jawab Al santai, dan Aliza memintanya untuk membantu membawanya


" Repot repot lho, ini udah di antar malah masih bawa segini banyaknya" jawab Aliza lagi makin gak enak


" Untuk calon istri apa sih yang enggak" jawab Al kembali membuat Aliza melayang di awan


Kini Al dan Aliza berjalan beriringan untuk menuju kerumah Aliza, dan kakaknya terus menamati siapa yang sedang bersama Aliza itu


" Bulek Iza" ucap keponakannya meneriaki Aliza yang masih berjalan ke arahnya


Aliza tersenyum dan melambaikan tangannya pada adeknya keponakannya itu


" Assalamualaikum..." ucap Al saat tepat di depan Kakaknya Aliza


" Waalaikumsalam... Masyaallah ada tamu, tak lihat siapa tadi, kok ada mobil berhenti, " ucap kakaknya Aliza ramah


Al Tersenyum dan sambil bersalaman pada kakak iparnya Aliza


" Ini pak Al, Mas, atasa Aliza di kampus PTIQ BNT KDS" jawab Aliza memperkenalkan

__ADS_1


" Subhanallah.... Masuk masuk Pak Al, ya Allah Buk..." ucap Kakak Aliza kaget dan memanggil istrinya


" Masuk Pak, mimpi apa semalam saya ini, di tamuin sama pak Al, anaknya pak KH. Zain ya, yang sekarang viral, gantiin abahnya" ucap Kakaknya Aliza yabg sangat hamble dan ramah banget


Al cuman tersenyum menanggapinya, karena terus terang dia juga gugup banget saat berjumpa dengan calon kakak iparnya


" Ini sekalian bawa masuk, kuat" ucap Al sambil memberikan bingkisan pada Aliza


" Apa itu pak Ustadz, kok tepot repot, panggil Mbakmu ndok" ucap Kakaknya saat Aliza menerima bingkisan dari Al


" Apa mas, cuman sekedar cangkingan aja, " jawab Al ramah


" Silahkan duduk pak Ustadz, ya seperti ini rumahnya Iza, seadanya" jawab Kakaknya Aliza seadanya


" Lho ada siapa ini pak?" tanya kakak ipar Aliza yang baru keluar


" Ada pak Ustadz Muda ini buk" jawab kakaknya Aliza dan Al mengangguk dan membari salam takdzim dengan menangkupkan kedua tangannya untuk salam jauh


" Masyaallah.. Lebih ganteng dari yang di jutub pak" jawab Kakak ipar Aliza yang cukup ngefans dari Al


" Ya Allah,.. sama aja mbak, apa adanya seperti ini " jawab Al ramah


Mereka lanjut ngobrol santai, dan Aliza tiba tiba datang dengan membawakan minum dan snack yang Al bawakan tadi


" ya Allah Repot repot segala " jawab Al pada Aliza


" Cuman minum pak" jawab Aliza ramah


Aliza menyajikan minuman dan suguhannya pada Al dengan sopan dan ramah


Mereka masih lanjut ngobrol dan tiba tiba kakak kedua Aliza ikut datang kerumah


" Assalamualaikum..." ucap kakak Aliza yang ke dua


Aliza 3 bersaudara, kakaknya 2 laki laki semua dan Aliza anak yang terakhir dan perempuan sendiri


" Waalaikumsalam.." jawab semuanya yang menjawab salam kakak dan kakak iparnya Aliza


" Ada tamu Han" ucap kakak keduanya Aliza


" Iya, ini Aliza pulang di anter sama Ustadz muda ini" jawab Fahran kakak pertama Aliza


Kemudian Al bersalaman pada mereka, dengan ramah, dengan Aliza yang kembali terduduk di sebelah kakak iparnya


" Tak pikir siapa? kok Iza pulang di antar mobil, takut ada apa apa tadi" jawab Furkon kakak kedua Aliza yang rumahnya di sebelah Farhan


" Ada apa apa ya Za? kamu bikin salah enggak kan?" tanya Farhan khawati

__ADS_1


" Oh.. enggak mas, kalau gitu saya langsung ya, untuk menyampaikan maksud tujuan saya kemari " jawab Al dan waktu yang tepat untuk menyampaikan maksudnya


__ADS_2