Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Potret


__ADS_3

Hari terus berganti, Yasmin yang mendapat info langsung meng iyakan, karena dia memang butuh, apa lagi di skores selama 40 hari,


Hubungan keluarga Yasmin dan Ilyas tentu semakin membaik dengan Yasmin yang sudah mulai sadar dan akhirnya mengikhlaskan


Kini Yasmin dan Heny sudah datang ke Kantor pusat butik, yaitu di KDS, untuk mengadakan pemotretan,


Yang mana sebelumnya mereka sudah interview melalui bagian kantor Butik dan akhirnya di terima dan resmi menjadi BA Colleksi terbaru dari Butik Jihan Aulia


Mereka berdua foto dengan menggunakan koleksi terbaru dari Jihan Aulia collec dengan menggunakan busana Muslim yang begitu indah


Dan begini kiranya hasil foto shoot Heny yang menjadi model di brand Baru Zula





Dan masih banyak lagi, sedangkan selanjutnya ini adalah Foto shoot Yasmin dengan perut yang sudah membuncit





Begitu cantik kedua mantan calon menantu dari sang pemilik butik,


Dan di rumah Zain dan Jihan, kali ini entah kenapa Jihan rasanya pengen banget ke butik sudah beberapa hari gak kesana, bukan hanya beberapa hari, bahkan dia tidak pernah menginjakkan kakinya ke sana setelah di bilang rampok oleh Zain kala itu


Dan kali ini rasanya Jihan pengen banget pergi ke butik tersebut dan dandan cantik banget,


" Waduh... Bu Nyai mau kemana ini?" tanya Zain sambil memeluk Jihan dari belakang


" Rasanya pengen ke Butik deh bah, kangen gitu" ucap Jihan tiba tiba


" Jangan yang di SRG ya, di Deket sini aja, jauh Umi udah hamil besar" ucap Zain mencegah


" Okey deh, gak apa apa Umi pengen shoping" jawab Jihan sangat antusias


" Tapi tumben banget cantik buanget dandannya" ucap Zain heran


" Lagi pengen, emang kenapa? Gak boleh?" tanya Jihan dan Zain tersenyum


" Sangat boleh dong" jawab Zain lagi dan kembali memeluk Jihan


" Bentar Bah, Umi selfi dulu" ucap Jihan menolak dan minta Zain untuk menyingkir dan


Cekrek....



Foto cantik Seorang Jihan yang masih awet muda


Setelah dandan dan memakai baju yang sangat cantik Jihan di antar Zain ke Butik sesuai kemauannya


" Assalamualaikum...." ucap Jihan saat masuk ke pintu butik, setelah sampai di sana

__ADS_1


" Waalaikumsalam..." jawab mereka yang ada di dalam


" Weh..... Bu Jihan" ucap Sintia yang jufa ada di sana


" Cuantik poll mau jadi model sekalian?" tanya Sintia lagi


" Emang ada produk baru?" tanya Jihan lagi


" Ada dong...." jawab Sintia santai


" Kode ya Bah, borong, " ucap Jihan pada Zain yang ada di belakangnya


" Setelah sekian lama, bahkan puluhan tahun, akhirnya hadir juga di sini ya Sin" Ucap Zain menyindir Jihan


" Jangan salah,... Pas ke sini , semua baru dan berubah total" jawab Jihan tetap santai dan mengabaikan sindiran Zain


" 20 tahun lebih lho mbak" ucap Sintia menyaut


" Lebih, makanya sangat pangkling, " jawab Jihan tetap santai


" Gue aja belum punya El, Al masih umur 1,5 tahun, udah 25 tahun dong" jawab Jihan lagi dan Sintia mengangguk


" Gue duduk dulu lah, capek banget kalau lama lama berdiri" ucap Jihan sambil berjalan menuju sofa terdekat


Bahkan pelayan butik sama sekali tidak mengenali Jihan, sebagai pemilik butik, Dulu Sintia selalu datang kerumah Jihan untuk memberi laporan kepada Zain, sebelum Zula yang ngurus, karena Jihan sama sekali gak mau megang Butik


" Nanti gue jangan di bilang Rampok lagi ya Mbak Sin, " ucap Jihan pada sintis saat sudah duduk


Zain tersenyum dan duduk di sebelah Jihan dengan mengelus pundak Jihan dan Sintia juga tersenyum


" Makasih mbak" ucap Jihan ramah


" Oh ya.... Gimana tadi mbak Sintia, ada pemotretan? " tanya Jihan pada Sintia


" Iya mbak, di belakang, modelnya cantik cantik, pilihan Neng Zula sama Neng Aliza" jawab Sintia memberitahu


" Oh ya....? Abah Umi kebelakang dulu lah ya, mau menyapa mereka" ucap Jihan sambil berdiri


Zain belum sampe menjawab Jihan sudah berjalan ke sana untuk menemui model tersebut


Sesampainya di Belakang, pas kebetulan Yasmin dan Heny sedang istirahat dan saling ngobrol


" Assalamualaikum...." ucap Jihan menghampiri kedua model tersebut


" Waalaikumsalam..." jawab mereka berdua sambil mendongkakkan kepalanya


" Umi...." ucap Heny langsung berdiri dan bersalaman dengan Jihan


Tapi tidak dengan Yasmin yang masih ada rasa takut karena kejadian beberapa waktu lalu bersama dengan Aliza dan Al, bahkan hal itu sudah menjadi rahasia Umum di kalangan kampus


Yasmin tersenyum kaku dan berdiri menyalami Jihan juga


" Masyaallah ternyata kalian modelnya" ucap Jihan lembut dan mereka mengangguk, dan lanjut ngobrol ngobrol


" Umi sehat? Lama gak jumpa Umi di Rumah sakit" ucap Heny sopan


" Alhamdulillah.. Udah gak rewel lagi ini, udah mulai makin gendut Umi" jawab Jihan lembut

__ADS_1


" Oh ya... Kamu gak Coas nak?" tanya Jihan pada Heny


" Coas Umi, cuman kata mbak Zula saya udah di sepakati sama dr. El untuk pemotretan selama seminggu ini, jadi saya sift malam," jawab Heny sopan


" Oh... Begitu, jadi yang minta kamu untuk jadi model Zula?" tanya Jihan lagi dan Heny mengangguk


" Oh ya, Kak Yasmin jangan diam aja dong, yang lalu biar berlalu, umi santai kok, " jawab Jihan menyenggol Yasmin lembut


" Iya Umi..." jawab Yasmin grogi dan mereka lanjut ngobrol


Sampai akhirnya Jihan di panggil sama Sintia, untuk membahas sesuatu yang ada yang perlu di sampaikan, dan Jihan pamit pada mereka


Dan Jihan berbincang dengan Sintia yang mendapat amanah dari Zula barusan



" Weh tuh anak.... Gak tau apa simboknya hamil gede kayak gini" ucap Jihan menggerutuki Zula setelah tau kalau Zula yang meminta Uminya sekalian di jadikan model


" Abah yang bilang ya, kalau Umi ke butik" ucap Jihan menduga Zain yang laporan


" Zula telfon Mi, tanya lagi di mana, Abah bilang nganter Umi ke Butik, eh malah telfon Sintia gantian" jawab Zain gak mau tau


" Udah dukung aja gak apa apa, lagi meningkat ini kinerja anaknya, biar makin populer kalau Uminya yang jadi model" jawab Zain mendukung


" Sekali potret 100 juta, " jawab Jihan memberi tarif


" Okey... 1 M abah bayar sampe rumah" jawab Zain yang tau kalau Jihan gak mungkin meminta bayaran, emang kurang uang apa


Kini Jihan sudah siap siap untuk jadi model, dan siap siap untuk pemotretan




Dan masih banyak lagi foto Umi Jihan menjadi model busana butik miliknya sendiri


Yasmin dan Heny masih saling ngobrol satu sama Lain


" Jadi Elo tuh kerja di Rumah sakit milik Umi Jihan?" tanya Yasmin


" Iya, belum kerja masih Coas, sekarang di pimpin sama mantan rumah sakitnya" jawab Heny apa adanya dan santai


" Maksud Elo? Jadi Loe mantannya El?" tanya Yasmin lagi


" Elo kenal sama El?" tanya balik Heny


" Kenal dong, Dan Gue mantannya Al, sempet kisruh kemaren, makanya Umi bilang tadi yang lalu biar berlalu" jawab Yasmin bercerita,


Kemudian Yasmin menceritakan semua apa yang terjadi, dan bahkan blak blakan membuka gimana sakit hatinya dia merasa di bohongi sama Al dan menikah dengan temannya sendiri


" Jadi? Zula??" tanya Heny yang mengetahui kalau Zula ternyata adeknya Al maupun El, bukan istrinya El yang dia ketahui


" Kenapa?" tanya Yasmin lagi


" Loe juga di bohongi sama El tentang Zula istrinya?" tanya Yasmin lagi


" Iya... Tapi ya udah lah, itu urusan dan hak mereka sih, mau bersandiwara seperti apa, gue juga udah ikhlas siapa jodoh dia, siapa jodoh gue nanti, kan kami udah gak ada hubungan apa apa, gue gak mau mengungkit semuanya, gue gak mau cari masalah, yang justru nanti gue sendiri yang malu, cerita elo cukup jadi pelajaran bagi gue " jawab Heny yang berfikir sangat dewasa

__ADS_1


__ADS_2