Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Kangen Bocil


__ADS_3

Dan sesaat kemudian El datang dengan Zula yang masih muka muka bantal


" Horor Mi" saut Zula sambil duduk di sebelah El


" Apanya?" tanya Jihan kaget karena Zula baru datang pagi pagi bilang horor


" Hahahahaha" tawa El langsung meledak


" Udah Aib, lihat muka Kak Liza, udah merona, " Tambah El lagi membuat Zula ikut tertawa


" Oh....., Udah lah, kalian tuh gak sopan kayak gitu El, Il" ucap Jihan menegur anak anaknya


" Kami santai ya, tuh manten anyarnya gak memastikan keadaan aman sih" bahas El lagi


Cuiit..... Aliza malu sangat malu dan mencubit kaki Al yang ada di depannya


" Masyaallah sayang...." ucap Al kaget dan mengeluh sakit


" Kalian nih, udah dari pada nanti gue gak dapat jatah, Kalian yang tak denda" ucap Al faham maksud dari Cubitan Aliza tadi


" Gak usah kasih jatah mbak, gak enak kan,, Ngapain pula di jatah segala" jawab Zula ke Aliza


" Eh... Belum tau loe La, kalau udah nikah ketagihan loe" jawab El sok tau padahal dia sendiri gam tau


" Udah udah.. Amit amit jabang bayi, hangan denger obrolan horor abang sama kakak ya sayang, ayo kak Liza, sama Umi aja, anak anak Umi sepertinya lagi kelaparan makanya eror dan horor semuanya " ucap Jihan berdiri dan menggandeng Aliza untuk ikut dengannya


" Pagi pagi udah eror semua" ucap Jihan sambil mementung kepala anak anaknya dengan sayuran


" Yah Mi... Mau di bawa kemana istriku, " teriak Al


" Mau tak amankan, kasian sampe gak bisa jalan " jawab Jihan ngasal makin membuat mereka tertawa ngakak kompak


" Dia sendiri yang bilang horor dan eror, rupanya kebawa juga" ucap Zula dan membuat abangnya ikut geleng kepala


Malam harinya, Semua keluarga sudah siap siap untuk berangkat ke Bandara, dengan pesawat jet pribadi milik Zain dan Jihan


Mereka cuman pergi cuman 10 orang dan 2 bayi, anak Rizqy


Berangkat dari bandara terdekat menuju lokasi bandara Internasional di Germant


Mereka di sana nanti akan langsung ke hotel yang di boking terlebih hadulu oleh El,


Di sisi lain, Ryan yang sedang di kampung halamannya yang sedang menikmati liburan bareng keluarganya dan juga teman temannya,


Tiba tiba kangen dengan sosok Zula yag sudah seminggu tidak bertengkar dan sama sekali tidak saling komunikasi

__ADS_1


Di malam yang teduh ini, dia sedang berada di dalam kamarnya, karena di luar sedang gerimis dia tidak jadi keluar yang tadinya mau nongki di tengah kegabutannya


" Kenapa gue tiba tiba kangen sama bocil aneh itu ya" gumam Ryan sedang rebahan di kasur empuk miliknya


Ryan mencoba ngotak ngatik ponselnya, dan mau iseng sama Zula


Bocil Aneh 🤪 ( Nama kontak Zula di ponsel Ryan)


Bocil Aneh 🤪


P..


Cil..


Begitu kiranya yang Ryan kirim ke Zula


Di dalam pesawat ponsel Zula berdering, Zula menggunakan Wifi pesawat, tanpa jaringan tentunya


Memang Kalau di pesawat semua harus di matikan, tapi.. Di pesawat tertentu, apa lagi pesawat jet maupun bisnis class, itu sudah ada wifi, dengan ponsel di mode penerbangan,


Yang tidak boleh itu, menggunakan jaringan seluler, yang mengganggu sinyal komunikasi sang pilot pesawat dengan pemantau penerbangan, jadi kalau pake wifi bisa aja


Apa lagi di pesawat jet pribadi milik Zain, yang beberapa bulan lalu sudah di ganti, dengan adanya baby mungil di dalam perut Umi Jihan, Zain langsung mengganti pesawat pribadi miliknya yang sudah lama dengan yang baru


" Ini lagi, cal cil cal cil" ucap Zula sambil meromet dengan ponselnya sendiri


Wader Ryan 99 (Nama kontak Ryan dalam ponsel Zula, dalam arti wakil presiden direktur, di singkat wader kayak nama ikan, kecil kecil di kali, dan angka 99 sebagai tanda kalau Ryan kurang genap 100% 🤣)


Wader Ryan 99


PA


Kemudian Ryan yang merasa gabut langsung memencet tombol Hijau yang ada di ponselnya untuk memanggil Zula


Dan Zula sempet kaget tumben Ryan menghubunginya


" Assalamualaikum..." ucap Zula mengangkat panggilan Video Ryan


" Waalaikumsalam.." jawab Ryan di seberang sana


" Pak Ryan, Gue masih cuti lho, jangan di kasih kerjaan dulu, gue gak mau pokoknya" ucap Zula sudah nyerocos terlebih dahulu


" Loe di mana sekarang?" tanya Ryan lagi


" Kan gue udah bilang pak, gue mau ke German, sekalian ke Swiss mau ambil ijazah" jawab Zula masih mengamankan ponselnya agar tidak ada yang menampakkan wajahnya ke arah kameranya dan di lihat oleh Ryan

__ADS_1


Karena Ryan saat ini sedang Video call


" Loe libur hampir seminggu baru mau berangkat?" kaget Ryan mengageti Zula


" Ya kan gue udah jelasi dari awal pak Ryan 99," ucap Zula membuat Ryan mengerutkan dahinya


" Coba Ulang, loe panggil gue apa tadi?" teliti Ryan pada ucapan Zula


" Pak Ryan, emang salah?" tanya Zula balik


" Enggak belakangnya itu tadi apa?" tanya Ryan lagi


" 99, kan otakmu gak genep 100% makanya 99 aja" jawab Zula ngasal


Ryan sudah mulai emosi tapi dia tersenyum juga akhirnya karena itu yang membuatnya kangen sama Zula


" Kenapa Mau emosi marah marah, sok silahkan malah gue tinggal tidur nanti" jawab Zula santai sambil menampilnan wajah ngeselinnya


" Loe kalau kangen sama gue bilang aja, udah seminggu nih gue gak ribut sama elo" Tambah Zula lagi


" Itu maksud gue" ucap Ryan cepat


" Tapi hidup gue damai tanpa elo" saut Zula membuat Ryan menyurutkan senyumnya


" Lagi di mana cil?" tanya Ryan pada Zula dengan mengalihkan pembicaraan


" Nih.... Lagi nganter pengantin baru mau bulan madu" ucap Zula tak sadar kalau dia menghadapkan kamera belakangnya ke arah Al


Zula lterlupa akan dramanya, karena bingung gak tau apa yang di bahas tiba tiba Ryan telfon


" Beneran udah nikah bro?" tanya Ryan lagi dan Al tidak dengar


" Nih... " ucap Zula sembari memberikan ponselnya padan Al dan Aliza yang sedang berpelukan


Al kemudian menerimanya dan menghadap ke kamera, Ryan kaget denga Al yang sudah merangkul cewek cantik di pelulannya


" Weh beneran gak sih loe bro, beneran dah nikah?" ucap Ryan karena tidak tau kabarnya sama sekali


" Bener dong, udah lah nanti ini gak denger kami lagi di pesawat nanti lagi"ucap Al kemudian mematikan sambungannya dan memberikan kembali pada Zula menerima ponselnya


" Naksir sama elo nanti lama lama" ucap Al lagi setelah


" Entah tuh, tiba tiba telfon kangen ngajak debat paling ya" ucap Zula dan kembali mematikan cahaya di pesawat


Pesawat tetus terbang di angkasa, Al sebagai pengantin baru yang sudah merasakan nikmatnya sunah rosul, tangannya mulai nakal di balik selimunya dan Aliza

__ADS_1


__ADS_2