Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Menikmati hidup


__ADS_3

" Ya gak apa apa dong Mi, kalau memang Rizki gak boleh di tolak" jawab Zain santai


" lihat si Rizqy, anaknya udah 4 lho sayang, kecil kecil gak kekurangan kan? tetap bisa makan, bisa merawat juga, Umi kenapa susah? Abah bantu bikin sama lahiran lagi nanti" jawab Zain seolah tidak ada beban


" Eyeyey..... Gak ngerasain gimana hamik sama melahirkan, kayak orang setengah mati setengah hidup" jawab Jihan sambil ngedumel


Dan Zain justru tertawa dan kembali merangkul Jihan, yang terjatuh di pangkuannya


" Lagi yuk" ucap Zain lagi


" Lagi lagi masih letoy gitu minta lagi" jawab Jihan kesal


" **** dulu, biar tegak" jawab Zain makin memper erat pelukannya


" Enggak Bah.. Keburu anaknya bangun, Umi mau mandi dulu lah, belum sholat asar juga" jawab Jihan yang akhirnya melarikan diri ke kamar mandi


Zain segera menyusul dan entah kenapa si otong kembali bangun dan langsung ingin mengejar Umi Jihan,


Sesampainya di kamar mandi, tanpa aba aba Umi Jihan yang baru membungkuk dan mau menghidupkan shower langsung di masuki Abah Zain dari belakang


Bukan berarti lewat jalan belakang ya lurr.. Itu tidak boleh, jadi tetap pake jalan depan lebih sehat dan nikmat


Sontak Umi Jihan sangat kaget, tapi tidak bisa menolak karena nikmat


Zain lanjut dengan makin semangat apa lagi Jihan haduh sudah gak karuan dan kembali keluar di dalam dan lanjut mandi bareng berduaan


Setelah mandi Jihan dan Zain sholat asar berjamaah, dan lanjut keluar kamar untuk menyiapkan makan malam bagi anak dan suaminya


Ternyata di ruang tengah sudah ada Aliza dan juga Al yang sedang menonton film, sedangkan Zula dan El sudah berenang di belakang


Al melihat Uminya yang tidak menggunakan hijab, dengan menggendong baby Bibi yang sudah bangun semenjak Jihan sholat tadi


Ya Jihan tidak menggunakan Hijab saat di depan anak anak dan suaminya saja tentunya


" Umi udah selesai Nifasnya?" tanya Al tiba tiba


" Kenapa?" tanya Jihan balik


" Ciee... Abah udah buka puasa" ucap Al meledek


" Huuu.... Kayak loe gak buka puasa aja, tuh rambut aja masih basah juga" jawab Jihan gak terima dan langsung memberikan baby Bibi pada Al


Zain hanya tertawa dan malah meledek Al balik

__ADS_1


" Tunggu ya Al, 4 bulan lagi kamu yang puasa" jawab Zain sengaja meledek karena Al bakalan dapat ganjaran puasa juga


Al tidak menjawab dan Jihan serta Zain menyiapkan untuk BBQ nanti malam karena sekarang sudah menjelang magrib


Zain membawa alat BBQ ke halaman belakang tempat Zula dan El sedang berenang


Sedangkan Jihan membawa perlengkapan lainnya hingga Al dan Aliza ikut kebelakang juga


" Udah sholat belum El La?" tanya Jihan pada Zula dan El yang sedang betendam di kolam renang


" Udah dong... Jam berapa sekarang coba" jawab Zula santai dan kembali menyelam dan berenang bebas


" Habis itu buruan mandi, udah mau magrib " ucap Jihan lagi pada kedua anaknya


" Habis mandi kita jalan jalan keluar yuk, nengok sunset" ucap El yang pengen keluar


" Jangan, di rumah aja, mau lihat orang orang yang gak kuat beli baju kamu, " jawab Jihan cepat karena biasa di pesisir kalau mau lihat sunset banyak turis yang hanya memakai daleman saja


" Wkwkwkwkwkwkw Cuci mata Mi" jawab El santai


" Matamu bawur pake di cuci segala" Cucinya pake Al Qur'an, yang baik baik dong kok malah pake begituan" jawab Jihan makin kesal


Zain yang di sebelahnya hanya cengengesan saja mendengar penuturan istrinya yang sangat ilfeel dengan penampilan turis asing


" Oh sorry ya, Abah udah punya Umi, lebih menggoda" jawab Zain sambil berbisik di telingat Jihan


Jihan bukannya salah tingkah tapi langsung mencubit pinggang Zain dengan kuat yang mengakibatkan Zain meringis kesakitan


______________


Malam harinya setelah jamaah sholat magrib, mengaji sampai sholat isya' lagi dan kini mereka kembali ke ruangan belakang untuk BBQ


Dengan baby Bibi yang sudah kembali bobok lagi setelah kenyang nen


Ya baby 2 bulan apa lagi kerjaannya kalau tidak bobok cakep nen, main bobok lagi


Dan baby Bibi bobok di setroler yang di bawa ke halaman belakang


" Sini Ula yang masak gantian biar terbiasa, " ucap Jihan pada Zula yang asyik main Hp


" Chef Ula ayo masak chef" jawab Al pada Zula


" Chef Zula yang cantik dan sholehot ayo masak" tambah El juga ikut meledek Zula

__ADS_1


" Hem..... Siapa takut, " jawab Zula sambil berdiri dan berjalan menghampiri alat BBQ


" Kita beri tepuk tangan dong untuk Chef cantik kita" ucap Al menyanbut Zula dengan Heboh


Zula tersenyum dan melambaikan tangannya pada semuanya dan mulai memakai celemek agar tidak kotor


" Gue kalau cuman BBQ, Kecil, sering gue kalau kayak gini" jawab Zula membanggakan dirinya sendiri


" Kapan?" Al


" Dulu kalau heaking dan gealing sama kawan kawan gue" jawab Zula mulai membalik balikkan Sosis


" Paling yang masak kawan kawanmu, bukan loe sendiri" jawab Al lagi


" Betul banget, gue cuman bagian makan doang" jawab Zula tanpa rasa bersalah


" Udah gue tebak, loe paling bisanya bolak balik entah tau entah enggak yang mateng yang mana" ucap El faham


" Haha... Betul banget, " jawab Zula yang kembali membalikkan dagingnya


" Udah jangan di bolak balik terus, biar mateng dulu" jawab El lagi dan Zula nyengir


Aliza bagian yang buat Minuman dan oles oles bumbu saja sedangkan Zain bagian menemani baby Bibi dan Umi Jihan


" Bah kita liburan di sini berapa hari? " tanya Jihan pelan


" Sepuasnya" jawab Zain santai sambil menaik turunkan alisnya


" Tapi ga cuman di Villa doang kan? Percuma dong kalau cuman di Villa doang, di rumah SRG Jauh lebih asyik" protes Jihan takut kalau cuman liburan di Villa doang


" Maunya kemana Umi?" tanya Zain lembut


" Keliling kek, naik kapal, ke pulang komodo, dan berlayar gitu, kan seru, udah lama Lho Bah" ucap Jihan mengajukan pendapat


" Boleh, " jawab Zain singkat


" Umi tuh sebenarnya pengan lho Bah, naik kapal pesiar keliling dunia, yang biasanya berlabuh di Singapura itu lho, yang mewah , yang ada mallnya yang ada restorannya, terus keliling sampai berbagai negara" ucap Jihan malah melunjak


" Okey... Atur jadwal dulu kalau itu Mi, kapan ada, nanti baru kita bisa pergi" jawab Zain tetap santai, sultan mah bebas,


Sudah waktunya dia untuk menikmati hidup dan jalan jalan sepuasnya, mau kemana uang sudah tersedia


" Apa lagi perginya cuman berdua saja, menikmati hidup, yang semakin hari semakin berkurang usia kita" ucap Zain lagi yang termasuk itu impiannya

__ADS_1


Padahal sebelum punya baby, dan kenal Zula, Zain sudah sering pergi hanya berdua dengan Jihan, cuman semua itu juga di dampingi dengan kerjaan yang menunggunya


__ADS_2