
" Kenapa?" tanya Zain heran dan mereka masih saling pandang dengan pandangan sengit
Tiba tiba ponsel Zain berbunyi dan Zain mengangkatnya
" Waalaikumsalam.." jawab Zain menjawab salam ke orang tersebut
" Bentar ya" tambahnya lagi
" Pokoknya itu keputusan saya ya Ryan Zula, Sekarang kamu kerja di dampingi Zula, dan ini surat persetujuannya tolong di tanda tangani Zula, saya permisi dulu" ucap Zain pada mereka kemudian pergi karena masih ada urusan dengan orang di seberang sana
Ryan terus menatap Zula tajam, karena kesal dengan Zula yang sok pintar menurutnya
" Jangan loe tanda tangani, Loe tolak aja" ucap Ryan tajam
Jihan mengerutkan keningnya, sambil menyelidiki wajah ketakutan Ryan saat posisinya di geser oleh Jihan
Zula sengaja tersenyum kecut dan menaikkan sebelah alisnya, karena akan manjadi permainan kejahilannya
Seneng aja sih membuat Musuhnya makin kesal padanya, dan kalang kabut seperti kemaren
" Gue tuh sebenarnya sangat males jadi asisten Loe" ucap Zula sambil memang pena
" Loe pikir gue apa sudi punya asisten seperti loe" jawab Ryan makin jengkel
Banyak wanita atau karayawan di sana yang ingin menjadi sekertarisnya, tapi justru musuh bebuyutannya yang menjadi asisten atau sekertaris pribadinya
Yang mana pastinya mereka akan selalu bersama, dan Ryan mencium tidak akan ada kerja sama yang baik antara dirinya dan juga Zula
" Ya gimana lagi, di posisi ini sepertinya gajinya lebih besar, dan " ucap Zula terhenti
" Bisa dengan Mudah saya menggeser posisi anda sebagai wakil president direktur " tambah Zula dengan senyum sumringah dan menandatangani surat kontrak tersebut
Ryan makin murka dengan Zula yang mudah dan menjengkelkan saat menandatangani surat kontraknya
" Perkenalkan saya, Nazula Laila yang saat ini sebagai sekertaris pribadi anda" ucap Zula sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan pada Ryan
Irfan yang melihat kesengitan antara Zula dan Ryan justru semakin girang karena di kantornya nanti bakal ada keseruan antara kedua bawahannya yang selantai dengannya
Ryan mau gak mau harus membalas uluran tangan Zula untuk berjabat tangan,
" Eh maaf, kira bukan bukhrim" jawab Zula menyebalkan dan kembali menarik tangannya lagi
Betapa jengkelnya Ryan saat melihat tingkah Zula yang memabakar jenggotnya itu
" Maaf Pak Irfan, ruangan saya di mana ya?" tanya Zula santai
__ADS_1
" Oh iya, silahkan di antar pak Ryan, ke ruangan ibu Jihan, " ucap Irfan pada Ryan
Karena ternyata di sebelah lift masih ada ruangan dan itu ruangan Zula, dan bersebrangan dengan ruangan Ryan
Ryan sudah terlihat kesal banget dan sudah gak mood lagi di pagi yang terlihat cerah ternyata awal bencana karirnya akan melanda, mendapat patner kerja seperti Zula
Di sisi lain, di Kampus BNT, Al kembali beraktifitas, dia kembali ke Ruangannya yang ada di kampus
Dan seperti biasa, karena jadwal hari ini dia full di kampus dan tidak ada di sekolah
Kali ini semua mahasiswi sudah bersiap memberi ucapan selamat datang pada dosen tampannya itu, Ya pak dosen Al Musthofa
Ketampanan Ak mampu memabukkan semua siswi yang ada di sana, bukan hanya mereka cuman juga ada beberapa guru yang mengajar tentu mengidolakannya
Yasmin sebagai dosen juga yang baru beberapa bulan mengahar disana, sering kali mendengar rekan mereka yang membicarakan tentang Al
Tapi Al yang di maksud Yasmin juga kurang tau, dan cukup membuatnya penasaran
Selamat datang pak Al selamat datang pak Al, selamat datang kami ucapkan,
Selamat datang pak Al selamat datang pak Al, selamat datang kami ucapkan
Mari sama sama kita mangaji dengan ria, mari sama sama kita mengaji dengan anda
Wajah tampan bercayaha, membuat kami terpesona , jeng jeng jeng jeng yes
" Itu apa toh ya" ucap Al sambil bangkit dari duduknya
Al keluar dan melihat kerumunan para mahasiswi yang sedang berbaris di atas
Horee.... Hore...
Sorak mereka lagi saat melihat Al yang akhirnya keluar untuk melihatnya, apa lagi melihat senyuman Al yang sangat mempesona
Al melambaikan tangannya makin membuat mereka berteriak dan Al pun memutuskan untum turun dan menghargai sambutan mereka
Yasmin sudah mendekat pada siswi siswinya karena penasaran dan akan melihat siapa idola mereka
Tapi saat melihat Al sudah gak ada dan Dia cemberut juga
" Gak ada" ucap Yasmin pada temannya si Aliza
" Oalah... Hem... Seganteng apa sih, sampe segitunya tuh anak anak" ucap Aliza heran sama siswinya
Aliza dan Yasmin kembali ke ruangan mereka, tapi saat akan kembali
__ADS_1
Bruk.....
Aliza tak sengaja ketabrak dengan Al yang baru saja akan menghampiri para siswinya, dan parahnya tepat di hadapan Yasmin mantan Zula
" Astagfirullahaladzim..." ucap Al langsung sigap menangkap Aliza dan mereka saling berpandangan
Jeduaar.....
Seperti sambaran api di tengah lautan , Yasmin yang melihat kemesraan Aliza dan Al cukup membuatnya kebakar hatinya walaupun dia hanya mantan
" Maaf ya, saya gak sengaja" ucap Al gelagapan dan tentu membuat Akiza salah tingkah
" Saya yang minta maaf pak, karena saya tidak melihat jalan" jawab Aliza membuat Al menahan tawa
Gimana tidak, dia berjalan apa yang di lihat kok bilangnya tidak meluhat jalan, jalannya kabur kali ya
" Iya sama sama, lain kali hati hati" jawab Al lembut
Yasmin terus terdiam dan mematung dia menundukkan kepalanya, dan dia baru sadar kalau Al juga bekerja dengannya juga di lembaga yang sama
" Oh ya Mari semua kumpul di sana, sepertinya anak anak sudah pada heboh" ucap Al mengajak keduanya dan Yasmin masih terus menunduk
Aliza gugup dan masih berdebar jantungnya, dan hanya mengangguk saja
" Maaf buk, apa ada yang hilang, kok lihat bawah terus? uangnya jatuh ya?" tanya el bergurau, karena dia saat ini sudah mulai belajar bercanda karena kebiasaan yang di bawa oleh Zula dan El
Ailza menahan tawa dan menjawil Yasmin yang masih menunduk, dan akhirnya mengangkat mukanya
" Ya udah saya permisi dulu" ucap Al tanpa peduli dan menyapa Yasmin
Al tau kalau itu Yasmin, dan ini pertemuan pertamanya setelah hampir 4 tahun putus dengannya
Waktu itu dia hanya bertemu dengan abangnya Yasmin dan bukan Yasminnya langsung
Al langsung melambaikan tangan dan berdiri di ayas podium yang sering di gunakan saat ada pertemuan dengan para mahasiswanya
Woy..... Hore... dll teriakan para mahasiswi yang meramaikan suasana pagi hari ini, menambah semangat Al yang di sambut happy oleh para mahasiswanya
Aliza dan Yasmin mendekat pada mereka juga, dan berkumpul dengan dosen dosen yang mengajar di sana
" Buk itu yang namanya pak Al, yang sering di sebut sebut dan di ceritakan?" tanya Aliza pada salah sati dosen di sebelahnya
" Iya buk, dia pemilik yayasan in,i dan juga BNT" jawab dosen tersebut menjelaskan tentu menbuat mereka berdua kaget dan Kagum buat Aliza
" Ternyata selama ini gue kerja di kantor mantan gue sendiri" batin Yasmin syok
__ADS_1
" pantesan anak anak pada riuh, mana pemiliknya lagi, Ternyata guanteng tenan Ya Min" ucap Aliza pada Yasmin