Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Bojomu


__ADS_3

Ucup Tersenyum kalau Zula sudah menemukan orang yang bener bener sayang sama dia, menyayangi dan menghargainya sepenuh hati,


Sebagai kakak Angkat Zula, Ucup ikut lega kalau Adeknya sudah ada calon pendamping yang luar biasa


Kini mereka sampai di rest area untuk beristirahat sejenak, sebelum sampai ke tempat tujuan


Baru sampai Abahnya sudah langsung video call


" Assalamualaikum Bah...." ucap Zula lembut dan menampakkan wajahnya ke arah camera


" Waalaikumsalam sayang.. Sudah sampe mana nak?" tanya Zain lagi dengan menampakkan wajahnya yang masih terlihat segar walaupun sudah tua


" Ini Masih di Rest Area Bah,.. Masih lama dong, jauh kok di ujung jawa barat" jawab Zula santai sambil menunggu Ucup yang sedang ke toilet


" Ya udah pelan pelan saja jangan buru buru, Udah ketemu teman teman lainnya belum?" tanya Zain lagi


" Tuh lah bah, tadi si Tasya udah on the way, lha sampai di jalan di putar balik, kondisinya kurang fit karena lagi isi, hamil Muda katanya" jawab Zula terus terang


" Jadi cuman kalian berdua saja?" tanya Zain lagi dan Zula mengangguk


" Ya udah kalau gitu hati hati nak, Abah percaya sama Ucup yang bisa jaga kamu, gak usah pake camping segala, capek nanti, udah nginep aja di hotel atau filla aja, biar gak capek" ucap Zain khawatir kalau anaknya capek


" Enggak lah, itu yang seru kok" jawab Zula membantah


" Capek kalau udah sampa atas tuh hilang capeknya Bah, apa lagi melihat pemandangan yang luar biasa, Abah Coba deh lain kali sama Umi" ucap Zula pas kebetulan Jihan mendekat pada Zain


" Iya habis itu belum sampai atas, asam uratnya kambuh gak jadi naik La, boyoken" saut Jihan membuat mereka tertawa


" Ya udah pokoknya hati hati ya nak, jaga kesehatan cepet pulang" pesan Zain lagi


" Ya Ampun Bah, baru keluar belum ada 2 jam, udah suruh cepet pulang, Udah lah Abah Sama Umi ngapain kek, biar gak telfon telfon Ula suruh cepet pulang mulu, gak jadi pergi ini nanti" jawab Zula sembari ngomel


" Okey sip sayang, maaf ya, Kita ngapain Mi? Bikin dedek lagi?" tanya Zain pada Jihan

__ADS_1


" Hem... Maaf, ini belum lahir bah, dan kita kerja dulu aja ya,.. Tuh numpuk pengajuan dari para cabang cabang mu" jawab Jihan sembari menunjuk tumpukan berkas


" Wkwkwkwkwk, Udah lah, selamat bekerja aja kalau gitu, Assalamualaikum Abah Umi" ucap Zula sembaru menutup panggilannya


Dan dari arah dalam Ucup membawa nampan yang berisi minuman dan cemilan sambil ber istirahat


" Weh... Tau aja " ucap Zula pada Ucup


" Tau lah, orang jago ngemil" jawab Ucup santai sambil duduk


Zula langsung menyerutup minumannya, yang Ucup berikan kepadanya,


" Oh Ya gue tuh lama gak jumpa Tasya, ya dia kan sibuk ya, apa lagi sudah punya suami lagi, beda sama kita yang masih singgle, mereka sekarang kerja apa, Usaha apa Ya Cup?" tanya Zula yang kurang tau akan kehidupan Azam dan Tasya


" Elo lagi,... Bu Bos mah gitu ya" jawab Ucup


" Gue tuh masih nyamar, belum jadi bu bos, masih perang dengan patner aneh gue" jawab Zula membantah


" Dia sama kayak gue, udah sukses sekarang ya karena Abah dan Abang Abang Elo yang ngasih kerjaan kami, ngasih kepercayaan kami, jadi semua lantaran kami tuh kenal sama Elo" jawab Ucup apa adanya


" Gak boleh di ceritakan, gue setelah kerja seminggu di perusahaan Elo, sebagai manager di resto Abah ya, Bang Al dan Abah datang, selain gue siapa teman teman gue lainnya, gue cerita si Tasya sama Azam, kan mereka pacaran juga, terus mereka gue panggil atas permintaan Abah, dan di kasih pekerjaan serta modal usaha, jadi Si Azam kerja sama seperti gue di Resto cabang, dan si Tasya, kerja di butik Elo kayaknya, ada kan cabang di sana?" ucap Ucup baru bercerita semuanya dan Zula mengangguk


" Jadi kami yang sebelumnya adalah anak pendaki yang selalu di pandang sebelah mata oleh masyarakat, sekarang membuat mereka melek karena apa yang kami raih " jawab Ucup mengelus pundak Zula


Mereka lanjut ngobrol sambil Nyemil kentang goreng yang Ucup bawa tadi , bercerita dan bernostalgoa serta menceritakan gimana awal ketemunya mereka dengan pasangan masing masing,


Gimana sikap pasangan mereka masih masing, secara transparan tanpa ada yang di tutup tutupi, ke istimewaan persahabatan mereka seperti itu


Memang persahabatan antara laki laki dan perempuan itu tidak bisa mulus dan tulus, pasti salah satu dari keduanya ada rasa sayang dan mencintai,


Semua itu benar, Karena Awalnya Ucup suka sama Zula, di mana Dulu sebelum Zula menemukan cinta pertamanya yaitu Abah Zain


Dan Zula menolak akan ungakapan cinta Ucup ke padanya, dan ingin lanjut sebagai sahabat saja dan saudara sampainsaat ini Ucup adalah kakaknya Zula

__ADS_1


Untung Zula orangnya netral, dan gak baperan, kecuali dengan sikap Orang yang di sekitarnya berubah total ya, seperti kemaren sikap Al yang berubah pada Zula


" Eh.. Mana, katamu mau vc calonmu, nanti jangan jangan Elo belum izin sama dia lagi" ucap Zula menagih janjinya


" Udah ya Il, gue juga gak mau cari mati kali di gorok sama mertua saya" jawab Ucup santai sembari memegang ponselnya kembali


Ucup memanggil video Call pada Nasiha Kekasihnya, atau calon istrinya , dengan nama kontak AyangBeb di ponsel Ucup


" Widih Ayang Beb" ucap Zula menyinyir


" Sut.. diem udah di angkat" ucap Ucup saat melihat wajah calon istrinya yang ternyata lagi tidak memakai hijab


" Eh.. Mas kok gak bilang kalau sama mbak Zula, aku belum pake kerudung" ucap Nasiha kelabaan mencari kerudungnya


" Tau gue dia Cup?" tanya Zula kaget


" Tau dong, seluruh dunia siapa sih yang gak kenal sama Elo, seleb yang followersnya jutaan, tali sekarang gak aktif lagi, gak ngendos lagi udah jadi bos" ucap Ucup nyinyir dan langsung dj senggol sama Zula


" Elo tuh, gue sama dengan yang lain, " jawab Zula lagi


" Assalamualaikum mbak Zula" ucap Nasiha dari arah lain yang sekarang menampakkan wajahnya di layar ponsel Ucup


" Waalaikumsalam mbak cantik" jawab Zula santai kalem tapi penuh wibawa


" Salam kenal ya mbak, " tambah Zula lagi dan Nasiha tersenyum


" Mbak... Calon bojone ini, gimana sih kalau pake bahasa jawa?" ucap Zula sok sokan mau pake bahasa Jawa


" Ra iso wes meneng, pake bahasa Indonesia aja, asal jangan pake bahasa inggris dia gak faham, " jawab Ucup membuat Zula tertawa


" Ini gak apa apa mbak, Ucup pergi sama saya? Udah Izin belum dia mbak?" tanya Zula langsung pada Nasiha,


" Gak apa apa Mbak Zula, Mas Yusuf sudah cerita kok sebelumnya, dan sudah izin juga sama saya" jawab Nasiha lembut

__ADS_1


" Trimakasih mbak cantik" jawab Zula ramah banget


__ADS_2