Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Kakak Anggapan


__ADS_3

Zula dan Al masih saling ngobrol di ruangannya dan tiba tiba


tok tok tok....


Pintu ruangan Al di ketuk dari luar, karena ada tamu yang hadir


" Masuk.." ucap Al dari dalam


" Assalamualaikum... Permisi pak" ucap Aliza masuk


" Waalaikumsalam...." jawab Al pada Aliza dan juga Zula yang menoleh ke belakang


" Mbak Liza?"


" Dek Ula"


Ucap keduanya kompak dan saling kenal satu sama lain


" Weh......" teriak keduanya dan saling berpelukan karen rasa kangen yang sangat luar biasa


Aliza salah satu dosen di PTIQ BNT itu adalah Lurah pondok, yang sepondok di saat Zula masih kecil, masih SD


Dia salah seorang yang sederhana, yang menyemangati Zula, yang menghibur Zula saat Zula di bully temannya


Tapi di pertengahan Zula kelas 2 Mts, Aliza boyong atau keluar dari pesantren karena Ibunya yang sudah tidak ada dan kakaknya meminta untuk Aliza keluar dari sana


Aliza anak yatim piatu, sudah tidak mempunyai ayah sejak dia belum lahir, dan nasib yang sama dulu mereka rasakan berasama, tapi Aliza tidak dapat hujatan tapi hidupnya serba kekurangan


Jadi antara Zulq dan Aliza saling melengkapi, dan Zula kehilangan sosok kakak yang selalu ada juga mulai kehilangan kepercayaan kepada siapapun


" Ya Allah... Aku gak mimpi kan mbak Liza?" ucap Zula sambil terus memeluk Aliza


" Huuu huu... mbak gak bisa berkata lagi dek" ucap Aliza lembut


Kamaren pas Aliza melihat foto dari Yasmin dia tidak menyadari kalau itu adalah Zula adek anggapannya, pasalnya foto tersebut di perlihatkan dengan gaya narsis Zula di akunnya,


Apa lagi dia juga gak sadar kalau Zula sudah sedewasa itu, dan berfikir kalau ith cuman mirip,


Terakhir Alizaeninggalkan Zula, Zula belum secantik dan semodis saat ini, dulu masih sangat cupu, dan polos los,


Selanjutnya karena tidak ada yang menghibur Zula berkenalan dengan media sosial dan menjadi selebgram seperti saat ini

__ADS_1


" Saling kenal?" tanya Al dari belakang Zula


Mereka melepas pelukannya dan menghadap ke belakang pada Al


" Iya... Abang tau gak, kak Aliza ini kakak Zula pas di pesantren, dia satu satunya santri yang membela Zula, yang menemani Zula, tapi dia pergi boyong ninggalin Zula" jawab Zula cerewt sambil kembali memeluk Aliza yang sangat dia rindukan


Aliza nampak Heran, dan bertanya tanya dalam benak hatinya, tentang Al dan Zula seperti yang dia jetahui sebelumnya


" Dek... Jadi kamu Nazula yang jadi istrinya pak Al?" tanya Aliza pelan


" Heheh.... Sini sini sambil duduk ya kak, nanti Zula ceritakan, " Ucap Zula menarik Aliza ke arah sofa


" Tapi saya masih ada perlu sama pak Al dek" ucap Aliza belum menyampaikan tujuannya menghampiri Al


" Oh iya.. Selesaikan dulu urusannya sama pak Al, iya pak Al" ucap Zula ikut memanggil Al dengan sebutan pak Juga


Aliza menyampaikan berkas proposal yang di terimanya dari beberapa sekolah yang mengajukan kerja sama beasiswa


Aliza di yayasan tersebut bekerja sebagai TU, karena Aliza berkesampingan sebagai dosen pendamping yang menemani para mahasiswa menyetorkan hafalannya,


Selain itu dia juga kuliah di sana, di jurusan Tafsir Al Qur'an dengan beasiswa tentunya, dengan jalur seorang Hafidzoh


Dia orang yang gak mampu, yang selama lepas dari pesantren, dia ikut hidup dengan kakaknya,


" Okey terimakasih, silahkan lanjut bekerja" ucap Al pada Aliza yang di dengar oleh Zula juga


" Jangan dong bang, Zula masih mau ngobrol lepas kangen, kok malah surih lanjut bekerja" protes Zula gak terima


" Dek, kakak masih ada kerjaan" ucap Aliza pada Zula lirih


" Kali ini aja kak, ya bang, izinin kak Liza ya" ucap Zula memohon


Dan Al tidak bisa menolak permintaan adek perempuannya itu, apa lagi ini sepertinya momen yang sepertinya Zula impikan


" Ya udah kamu boleh free dulu hari ini, temani Zula," ucap Al langsung membuat Zula girang


" Kita keluar aja ya kak, biar Zula pesan mobil dulu" ucap Zula langsung menghampiri dan menarik Aliza keluar


" Pake mobil abang aja, " ucap Al cepat


" Gak usah ngeledek deh, Zula gak bisa bawa mobil lho" jawab Zula kesal

__ADS_1


" Pake supir sekolah, nanti kalau pulang Abang jemput," jawab Al lagi


" Okey, "


" Kalian sini dulu, Abang siapkan dulu mobilnya" jawab Al kemudian keluar


Seperginya Al mereka lanjut ngobrol dengan Zula yang menurut Aliza masih sama, masih manja kepadanya, masih cerewet.


Begitu juga dengan Zula, kalau Aliza masih sama polos lugu dan sederhana seperti dulu


Di tengah obrolan mereka ponsel Zula berdering tanda panggilan masuk dari Al


" Iya kami turun ya" ucap Zula setelah Al memberi tahu kalau mobilnya sudah siap


Mereka keluar dan berjalan menuju tempat perkir,


Mereka di antar supir kampur menuju salah satu mall terbesar disana,


Rencana Zula dengan Al yang mau menggerkan seisi kampus di tunda dulu, karena adanya Aliza kakak anggapan Zula dulu


Al gak mempermasalahkan juga, toh benar hari ini adeknya juga harus liburan, bukan ikut menemani kerjanya kapan kapan masih banyak waktu


Kini Mereka sudah duduk di salah satu bangku kafe VVIP, sesuai yang Zula pesan barusan, dan mereka berada di kafe makanan jepang


Sambil menunggu pesanan mereka datang mereka kembali lanjut mengobrol kembali


Biasa perempuan kalau kumpul ngobrol jadi bahan utama dong bahkan sampai lupa waktu


" Gimana gimana? sebenarnya apa sih hubungan loe sama pak Al, dan apa gimana ceritanya waktu moment loe ketemu ayah loe dulu?" ucap Aliza mengintrogasi


Kemudian Zula cerita semuanya, tanpa membuka masalah atau aib Abahnya sama sekali


" Jadi kamu bukan istrinya pak Al dong, seperti yang gue denger pagi tadi?" tanya Aliza lagi


" Ya Enggak dong mbak, itu terserah mereka mau nganggap apa hubunganku dengan pak Al, tapi memang misi dan penyamaran gue gitu sih, " ucap Zula lagi


" Kak Yasmin tau kan, itu mantan bang Al, dan setahu dia gue itu istrinya Bang Al, dan bang Al sendiri, maunya seperti itu, gue juga gak tau apa rencana dia pada kak Yasmin, " ucap Zula bercerita


" Oalah... pantesan, Yasmin sering kali terlihat gimana gitu kalau lewatan dengan pak Al tuh lain pandangannya" jawab Aliza diam diam memerhatikan Yasmin


" Tapi diem aja ya mbak,, ini cuman mbak aja yang Zula ceritain, soal siapa Zula, dan cerita di balik kemisteriusan status Zula dulu" jawab Zula lagi dan Aliza tentu menyetujui

__ADS_1


" Tapi gue kalau bayangin dulu ya dek, loe di bully seluruh anak BNT, dan padahal yang mereka bully adalah putri pemilik BNT, gak kebayang nanti betapa syoknya mereka saat mengetahui kalau loe putri Abah Zain Musthofa " ucap Aliza sambil membayangkan


__ADS_2