
" Kwkwkwkwkwk " tawa Heny cukup meledak mendengar ucapan El yang dengan mudah ngajak balikan
" Kok tertawa, kenapa?" tanya El bingung
" Elo gak lagi ngantuk atau ngigo kan?" tanya Heny masih menahan tawa
" Ya seperti yang elo lihat gue baik baik aja kan?" tanya Heny lagi
" Ya iya, maksud gue, Elo sekarang sudah punya calon istri El, jangan gitu ah.. Gak baik untuk hubungan calon rumah tangga Elo nanti" jawab Heny mengelak dan gak mau langsung baper
" Elo kayaknya gak percaya gitu deh Hen" ucap El menyelidik Heny
" Ya enggak lah... Gimana mau percaya, orang Elo masih sama seperti yang dulu, tukang gombal bikin baper orang" jawab Heny langsung nyeplos
" Tapi kalau gue serius gimana?" tanya El pada Heny
" Ya loe mau adu domba gue sama calon istri loe?" tanya Balik Heny
El mulai menampakkan wajah seriusnya dan menatap Heny lekat , serta memindahkan kursi dan tubuhnya ke hadapan Heny lagi
Reflek langsung kembali gugup Heny, secara sekarang ini justru El makin mendekatkan wajahnya ke padanyaz dan tatapan matanya cukup membiusnya
El sudah gak sabar dengan perasaannya, dan seolah ingin membuktikan tentang mimpi dalam istikharohnya beberapa malam itu
" Hen.... Gue serius, " Ucap El dengan tatapan serius
" Elo udah mau nikah El" jawab Heny lagi
" Gue gagal nikah, " jawab El tegas
" Kok bisa?" kaget Heny langsung buyar gugupnya berubah jadi panik
El memvuang muka sekejap, dia gak rau harus cerita apa enggak, cuman dengan cara kembali mendapatkan Heny, dia harus cerita apa yang sebenarnya
Kalau cerita dia harus kembali merasakan kesakitan yang mendalam karena mengingat luka yang Ailza Berikan
" Huh....." El membuang nafas kasar dan menatap Heny lagi
__ADS_1
El akhirnya membuka dan bercerita semuanya tentang Ailza dan tentang dirinya yang gagal nikah
" Gimana?" tanya El lagi
Heny terdiam sesaat dan tidak mau langsung gegabah, takut juga di PHP in lagi sama El
" Heny ... Gimana? Kita sama sama jomblo, mau gak kita perbaiki lagi kisah dan hubungan kita, " tanya El lagi makin berharap dan serius
Heny kembali gugup apa lagi mendengar ceritanya dan kisah cintanya bersama dengan Ailza yanf gak sebentsr bahkan lebih lama dari hubungannya dulu bersama El
" Gue gak tau harus jawab apa" jawab Heny lirih
Dia sebenarnya ingin nangis, tapi dia tahan dan biar menjadi lega nanti saat tidak ada El
" Kenapa?" tanya El lembut dan lirih
" Jujur El, gue sampai saat ini, itu gak bisa buka hati sama siapapun, karena gue sulit move on dari Elo" jawab Heny akhirnya buka suara
El sangat kaget, dan sampe segitunya Heny mempertahankan dia, sampe segitunya Heny menunggu dan bisa di katakan setia
" Maaf" ucap El merasa sangat bersalah
" Terus apa saat ini masih bisa membuka hati untukku lagi? Apa masih Ada setitik namaku dalam hatimu?" tanya El dan obrolan mereka makin serius
" Masih" jawab Heny cepat dan gak mau berbohong lagi apa lago berdrama
" Terus apa masih mah menerimaku?" tanya El lagi dan Heny kembali diam dengan memejamkan mata
Heny makin bingung, dan bahkan makin takut, akan merasakan kesakitan hati yang kedua kali dengan orang yang sama
" Ya Allah... Apa ini rezeki dan JODOH DUNIA AKHIRAT ku, karena masih menyisihkan wanita setia seorang Heny untukku?" batin El dengan menatap Heny lagi
Heny maish terdoam tak berkeming, dadanya makin sesak karena menahan tangis dan air mata agar tidak keluar lagi
" Gimana Hen?" tanya El lagi
Dan Heny perlahan membuka matanya,
__ADS_1
" Ya Allah... Apa dia masih menjado jodohku?" tanya Heny dalam hati
" Coba Loe tanyakan pada hati Elo sendiri" ucap Heny memberi jawaban
El terdiam mencerna jawaban dari Heny tapi saking seriusnya dan waktu sudah tengah malam lagi, udah serius makin deg degan lagi
" Maksudnya?" tanya El dan Heny tersenyum
" Kalau kamu mau, ayo nanti pagi gue langsung ke tunah ayah bunda, kembali ke tujuan kita dulu" jawab El seolah langsung pengen sat set
Apa lagi Heny sudah terus terang belum sepenuhnya bisa move on darinya, dan el berfikir pasti Heny menerimanya kembali
" Mendengar ceritamu membuat diriku makin ragu mejawab pertanyaanmu El" Ucap Heny membuat El mengerutkan keningnya
" Kamu begitu lama menjalin hubungan dengan mantanmu El, dan gue sendiri yang dulu hubungan kita cuman, sekitar 2 tahun, bahkan sampe hampir 5 tahun kita putus gue sulit lupakan Elo, lha gimana dengan elo?? Yang hanpir 4 tahun bersama, udah serius udah lamaran udah bersama, udah sama sama mempersiapkan semuanya, dan lain sebagainya, " jawab Heny justru ragu dengan El
" Dulu kita tuh ketemu saat di sekolah, itu pas istirahat, jarang pwrgi bareng apa lagi jalan dan malam mingguan bareng, itu sulit El, sampai saat ini sulit di lupakan" tambah Heny lagi
" Dan gue yakin, elo yang belum genap sebulan berpisah dengan dia, dengan hibungan yang begitu panjang dan keromantisan yang pastinya sulit di lupakan, elo belum sepenuhnya belum bisa melupakan dia" tambah Heny makin tegas
El terdiam, dan cukup kaget Heny yang selama ini diam dan malam ini dia kena sekak mati oleh mantannya sendiri yang ternyata masih menyimpan banyak perasaan dan sakit hati
" Gue gak mau, kalau gue cuman di buat pelampiasan doang, gue gak mau merakan sakit hati yang sebesar besarnya dan kedua kali dari orang yang sama, sulit El" tambah Heny makin membuat El mati kutu
" Elo tau El, gue sulit banget dan sakit banget saat dulu loe putusin gue, rasanya masih terasa sampai saat ini, dan sampai gue bisa menerima dan mencoba ikhlas dengan apa yang kamu berikan pada gue dulu" tambah Heny akhirnya air matanya tumpah di hadapan El
" Dulu setelah elo mutusin gue, seolah elo gak mau kenal gue lagi El, elo telfonan sama musuh gue, tukang bully, Elo santai aja, padahal elo tau gue ada di belakang mereka, sakit banget" tambah Henu sudah hilang kendali
" Tapi gue gak bisa benci sama Elo, karena kebaikan Elo lebih banyak dari pada sikap bohong elo pada gue" tambah Heny dan El gak tau harus gimana ,soalnya dia justru sangat merasa bersalah banget pada Heny
" Elo mutusin gue dengan alasan sekolah dan belajar, tapi now.. Gue tau itu, Elo lagi pendekatan dengan Zula, dan gue gak tau ceritanya gimana, Zula berubah jadi istri Elo dan ternyata yang sebenarnya adek Elo, sampe situ gue sadar, gue bukan siapa siapa Elo lagi, walau sebelumnya gue sangat panas cemburu dan sakit hati, tapi gue sadar gue gak berhak merasakan hal itu yang akan nyiksa batin gue sendiri," tambah Heny makin menjadi tangisannya
El spontan menghapus air mata Heny yang sakit hati dan menangis karenanya ,karena perlakuannya yang menyakiti Heny
" Dan mohon maaf, gue gak bisa kasih jawaban, walaupun Elo masih ada di hati gue, " ucap Heny mencoba tegas
" Habis ini jangan kaku ya sama Gue, gue nyaman temenan sama Elo, Gue mohon, kita temanan aja dulu, sambil Elo menghilangkan kenangan terindah dengan mantan Elo, Kalau memang berjodoh Allah akan menyatukan kita" jawab Heny dan menatap El dengan senyuman yang menge
__ADS_1