
Kini Zula sudah siap dan sudah menunggu Al yang sedang manasin mobilnya
" Cantik banget putri Abah" ucap Zain yang sedang di luar menamani Zula tentunya
" Iya lah, lagi menyamar sebagai nyonya Al " jawab Zul sambil tersenyum santai
" Siap nyonya Al, pemilik yayasan BNT" Ucap Zain dan Zula makin tertawa
Zula melihat mbah Abah dan mbah Uminya sedang berjemur pun berjalan mendekat pada mereka
" Mbah Abah, mbah Umi" ucap Zula menyapa keduanya
" Cantik banget cucu Umi, di hari minggu mau kemana?" tanya Umi Zahra yang duduk mengenai sinar matahari
" Mau ikut abang ke BNT, cocok gak jadi nyonya Al" ucap Zula sambil berputar di depan Abah Hasan dan Umi Zahra
Sedari kecil hanya Zula yang gak pernah bertampil centil di depan kakek neneknya, dan hanya Zula satu satunya cucu yang gak pernah mereka manjakan saat kecil
Bukan lebai atau pamer, apa lagi ke kanak kanakan, Zula tau semua orang tua di dekatnya itu pasti pengen ngerti masa kecil, dan Zula juga mau mengulang hal itu yang gak pernah dia lakukan sejak kecil
" Kok nyonya Al, jangan dong" ucap Umi Zahra sambil tersenyum
" Eceknya mbah Umi, kasian Abang Al kan belum punya pasangan biar Zula aja yang menemani, " jawab Zula santai sambil berjongkok di depan kakek neneknya
" Iya nak, hati hati ya, tersenyum dan buktikan ini lho Nazula yang sekarang, " ucap Umi Zahra yang tentu sudah tau cerita Zula saat dulu di BNT
" Siap mbah Umi" jawab Zula semangat
Tin... tin...
Klakson mobil sudah Al bunyikan, dan Zula berdiri melihat mobil yang ada di sebelahnya
" Zula berangkat dulu ya Mbah Umi, mbah Abah" ucap Zula mencium kedua tangan Umi Zahra dan Abah Hasan
Dan di susul Al yang turun dari mobil, serta Zula yang menghampiri Zain, di mana Zula melakukan hal yang sama pada Abahnya bonus kecupan manis yang selalu mendarat di pucuk kepalanya
Kemudian Zula duduk di mobil sport Al, dengan begitu anggun dan manis
__ADS_1
Perjalanan BNT bukan jauh cuman butuh waktu sekitar 10 menit mereka sudah memasuki gerbang Yayasan BNT,
Kini mobil Al memasuki halaman Kampus PTIQ BNT, yang sudah berdiri gedung gedung megah di sana
" Wellcome back to BNT" ucap Zula yang sudah 3 tahun tidak menginjakkan kakinya di BNT
Semua karyawan BNT juga belum tau soal Zula, karena statusnya yang masih di prifasikan
Bahkan di pondok pesantren sendiri di Al Musthofa, semua santri sampai saat ini masih menjadi tanda tanya, siapa Zula sebenarnya
Dan bagi yang mengenal Zula dan sekolah di BNT, yang tentunya dulu jadi penghujat Zula mereka masih was was, dan juga masih mencari info
Setahu mereka Zula ikut ndalem tapi tidak ada pengakuan dari keluarga Ndalem soal Zula
Semua atas permintaan Zula, awalnya Zain menolak keras, tapi Mendengar cerita Jihan dulu, justru kejahilan Zula makin menjadi, dan kayaknya seru menjadi teka teki orang se isi pondok
Banyak juga mereka yang mengira kalau Zula adalah Istri Al, tapi terkadang kedekatan Zula dengan El makin membuat mereka bingung
Dan nama di balik latar belakang Zula selalu menjadi tanda tanya juga bagi mereka,
Rasa suudzon tentu ada, bahkan mereka sempat berfikir kok Al mau sama wanita yang gak jelas seperti Zula
Zula turun dari mobil setelah Al memarkirkan mobilnya dan membuka pintu untuk Zula
Di setiap kedatangan Al pandangan semua mahasiswa maupun siswi tentu tertuju padanya,
Dan pandangan kali ini berbeda, dengan adanya sosok wanita cantik di hadapannya, apa lagi seorang Nazula yang pasti semua mahasiswa di sana kenal, terutama yang sudah semester Akhir yang sempat mengenal dan memahami Zula
" Weh.. Itu Zula kan? Primadona BNT dulu" ucap salah satu mahasiswa yang sempat terkagum dengan Zula 3 tahun yang lalu
Ya kalau orang kagum seneng mah tidak peduli latar belakang dari berita yang di beredar ya, dan tetap aja kagum dan menjadi fans beratnya
" Iya ya, dia sama Pak Al, waduh jangan jangan" ucap yang lainnya heboh
" Tapi kapan pak Al nikah ya?" heran mereka
" lha Zula juga hilang kan di saat pak Al Ambil cuti lama, jangan jangan mereka saat itu menikah" ucap lainnya berfikir sendiri
__ADS_1
Para Mahasiswi justru melongo melihat kehadiran mereka yang terlihat romantis
Mereka tak kalah kagetnya melihat kedatangan Al dan Zula seperti Halnya para mahasiswa tadi
" Jadi dulu it bener?" ucap mereka mengingat kabar dulu
" Zula makin cantik ya" ucap yang lain tanpa sadar
" Bagai mana nasib gue sebagai haters Zula" ucap yang lainnya ketakutan
" horok kapok loe" ucap yang lain menakut nakuti
" Pantesan si siapa itu, Lina sama Bestie bestienya sampai saat ini belum lulus lulus, pasti karena ancaman Zula, yang melapor pada pak Al" gibah lainnya pada sosok orang yang sangat benci dan menjado bestie dari nada dulu
" Si nada juga hilang seketika di kala Zula dekat dengan pak Al, kan dia sepupunya pak Al," tambah yang lainnya makin was was juga
" Loe kan santri Al Musthofa kebapa loe gak cerita" ucap lainnya pada salah satu santri Al Musthofa yang kuliah di sana
" Kami semua lho juga was was, orang antara pak Al dan gus El, Zula dekat semuanya saja juga gak tau kalau ternyata istriny pak Al" jawab Yang lain seolah mendapat jawaban
Zula terus menggandeng tangan Al, dan mengikuti langkah Al yang menyusuri kampus untuk menuju ke ruangannya
Di dalam ruangan Al, Yasmin sudah menunggunya untuk menyampaikan keputusannya soal pertimbangan pengunduran diri kemaren
" Kok udah ada orang di dalam" ucap Zula melihat seseorang yang ada di dalam ruangan Al
" suut.... Itu Yasmin, " ucap Al sambil berbisik
" Hah... Ngapain di ruangan abang?" tanya Zula heran
Kayak gak ada sopan santun aja, langsung masuk sebelum yang punya ruangan datang,
" Kok gitu sih, gak ada etika banget" ucap Zula sembari melirik Yasmin yang ada di hadapannya
" Dia masih merasa dekat dan lebih dekat lagi seperti dulu, padahal dia tau kalau abang udah punya keluarga" jawab Al lagi
" Udah biarin kemaren juga begitu, langsung masuk aja" tambah Al lagi dan Zula menghembuskan nafas kasar
__ADS_1
" Assalamualaikum...." ucap Zula saat masuk dengan terus menggandeng mesra lengan Al
Yasmin pun menoleh kebelakang melihat Al dan Zula yang berjalan kearahnya