
Al berjalan menghampiri Yasmin yang sudah menunggunya
Yasmin melihat kedatangan Al dan yang lain saat pertama masuk ke lokasi,
Apa lagi saat perjumpaan Al dengan kakak kakaknya dan juga orang tuanya yang menjadi perhatian banyak orang
Yasmin sudah tidak bisa menahan air matanya lagi, dia sendiri memang belum sepenuhnya move on dari Al, apa lagi Al adalah menantu idaman Abi dan Uminya, dia juga sempat mengecewakan Abahnya di saat Abahnya tau kalau Dia yang mutusin Al dulu
Al dan Zula tersenyum dengan Al yang gak mau melepas gandengan tangan dari Zula,
" Selamat ya kang Ilyas, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah dan istiqomah, " ucap Al pada Ilyas karena Memang Ilyas yang ada di sebelah situ dalam arti Ilyas dulu baru Yasmin
" Masyaallah.. Gus Al, terimakasih banyak sudah hadir di acara kami, dan terimakasih banyak doanya, bantuannya juga" jawab Ilyas bersalaman dengan Al
Sedangkan Yasmin di sebelahnya menoleh ke arah lain, untuk mengusap air matanya pelan
" Habis ini di gas poll, bikin yang banyak" ucap Al lagi mengguraui Ilyas
" Wah siap gus, sekali lagi terimakasih banyak" ucap Ilyas sambil menepuk pundak Al
Giliran Zula yang mengucapkan selamat dengan Ilyas dan juga mengucapkan doa untuk Ilyas juga di lanjut dengan El yang ada di belakangnya
Selanjutnya Al menghampiri Yasmin yang masih menghadap ke arah lain, karena Yasmin yang memang gak tahan menahan air matanya, saat mantannya datang
Padahal jelas jelas sudah menemukan kebahagiaan sendiri sendiri justru Yasmin masih belum siap
Sedangkan Ilyas sendiri masih heran dengan tangisan Yasmin yang tiba tiba, apa lagi Ilyas sendiri tidak tau kalau Yasmin mantan Al, karena Yasmin jiga belum cerita soal itu
Dan Ilyas mengira tadi memeluk Al dan menyambut ramah Al, karena merasa terharu karena kehadiran tamu agung dan tidak tau apa yang sebenarnya terjadi
" Mbak Yasmin" ucap Zula menyapa Yasmin yang masih mengusap air matanya
Zula menatap Al, dan memberi kode dan Al mengangguk tersenyum karena tau kalau Yasmin belum bisa move on darinya
Beberapa hari sebelum hari H, Yasmin sempet mengirim pesan pada Al, dan isi pesan tersebut seolah Yasmin belum siap dan sangat berat bahkan Yasmin sendiri mengakui kalau dia belum bisa move on dari Al
__ADS_1
Kemudian Al, menelfon Yasmin dan menyemangati memberi doa, dan Al juga menyadarkan Yasmin kalau dia sendiri sudah punya keluarga walaupun itu bohongan, agar Yasmin bisa melupakan sepenuhnya dan tidak sepeeti ini lagi
Pikir Al repot kalau sudah bersuami justru masih mengingat mantan sepeeti ini , untung Al bijak dan tidak nakal, dan tau kalau orang akan menikah pasti ada aja cobaannya
Karena setan paling benci dengan sebuah pernikahan, karena menikah adalah ibadah terpanjang, karena setiap apa yang di lakukan istri terhadap suami maupaun sebaliknya itu adalah ibadah, dan berisi pahala
" Mbak Yasmin..." ucap Zula lagi mendekat pada Yasmin dan menggandeng Yasmin
Zula mengambil tissu yang ada di sebelah Yasmin, dan mengelap lembut air mata Yasmin serta membelai wajah cantik Yasmin
Zula tau apa masalah Yasmin, dan Begitu juga tentang El, yang pasti.sudah dengar cerita Al yang pernah di hubungi Yasmin yang belum sepenuhnya move on
" Semua udah jalan yang Allah berikah, " ucap Zula menggenggam tangan Yasmin mewakili Al yang gak mungkin menggengam tangan Yasmin
" Kamu gak tersinggung kan dengan aku yang lebay ini?" ucap Yasmin bertanya pada Zula yang setaunya adalah istrinya
Karena kalau seorang istri tau mantan dari suaminya masih belum move on, pasti akan cemburu, dan Zula bisa merasakan itu, tapi karena Zula bukan istri Al, jadi Zula santai aja
Zula menggelengkan kepalanya pelan, dan lagi lagi mengusap air mata Yasmin, Al menoleh ke arah lain, dia sendiri gak tega melihat Yasmin yang seolah terpaksa
Tapi Al gak mau ikut pusing karena keterpaksaan Yasmin adalah keputusan dia sendiri
Berat dan sulit untuk menerimanya
" Percaya semua kehendak Allah, semua sudah Allah atur sedemikian rupa, jodoh rizqi maut Allah yang menentukan, jadi ayo tersenyum, kita bukun musuh yang harus saling membenci, kita sekarang sabahat sodara yang harus saling jaga silaturrahmi" jawab Zula dengan penuh kebijakan dan kewibawaan
" Sekarang, kita sudah punya pasangan masing masing yang Allah pertemukan untuk kita, jadi so kita harus Happy, bahagia dan bersyukur, tanpa harus mengungkit dan mengingat masa lalu, itu cukup menjadi sebuah kenangan indah ya" tambah Zula masih menggenggam tangan Yasmin dengan lembut
" Terimakasih ya, kamu bijak banget, cocok sama bang Al" jawab Yasmin yang juga menggenggam erat tangan Zula
" Boleh peluk?" tanya Zula ingin memeluk Yasmin dan Yasmin mengangguk
Zula tersenyum dan sekarang di peluk erat oleh Yasmin, melihat hal itu Al dan El cukup terharu, adeknya bisa menengahi dan menangkan acara yang menegangkan seperti yang dia lihat saat ini
Umi Yasmin yang melihat ikut mendekat dan memeluk keduanya, sambil terus berpesan jaga persaudaraan pada Zula dan Juga Yasmin
__ADS_1
Setelah berpelukan, dan saling mengusap air mata masing masing, Al akhirnya menghadap kembali ke arah Yasmin
" Selamat ya, gak boleh cengeng lagi, udah ada Mas Ilyas yang menemani, yang menjaga lho, aku minta maaf kalau selama ini ada salah, jangan benci aku kalau aku ada salah, jaga silaturrahmi, dan percaya kalau ini adalah kehendak Allah, kita bisa berencana Tapi Allah yang menghendaki" ucap Al pada Yasmin
" Semangat dan senyum, " ucap Al lagi dan Yasmin tersenyum.
Ilyas yang di sebelahnya masih berfikir dan bertanya tanya tentang apa yang terjadi sebenarnya
" Manjanya di kurangi, sudah jadi istri sekarang suami yang minta di manja dan di perhatikan" tambah Al yang faham kalau Yasmin sangat manja banget
" Sakinah mawadah warohmah dan istiqomah" tambah Al lagi sambil menampilkan senyum manisnya
Zula memberikan paper bag yang akan Al berikan pada Yasmin, dan Al menerima kemudian di berikan pada Yasmin
" Apaan ini?" tanya Yasmin
" Cuman kado sederhana" jawab Al santai dan Zula juga memberikan kadonya
" Makasih banyak ya..." ucap Yasmin saat menerima kado dari Zula
" Sama sama, doa terbaik untuk mabk Yasmin dan kang Ilyas" jawab Zula ramah dan imut banget
Kemudian El yang sedari tadi melihat dan menyaksikan keharuan di depan matanya, kini giliran dia yang memberikan kado
" Hiks.... Hiks.. Tau gitu gue sikat duluan dari dulu" ucap El bergombal dan Al menonyor kepalanya
" Selamat ya mbak,..." ucap El sebari memberikan kadonya
" Makasih El, " jawab Yasmin dengan tersenyum ramah
" Gagal jadi kakak ipar malah dapatnya yang ini" ucap El bercanda dan menonyor kepala Zula
" Ih... Bah.." ucap Zula kesal dan memanggil Al
" Gak sopan loe El" ucap Al lanjut menonyor kepala El lagi, dan merangkul pundak Zula
__ADS_1
" Foto bareng yuk" ucap Yasmin sebelum mereka pamit
Dan terciptalah perdamaian yang indah dengan menjalin silaturrahmi dan sodara baru di acara yang membahagiakan ini