Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara
Hari bahagia Yasmin


__ADS_3

Hari hari sudah berlalu, hari ini adalah hari paling membahagiakan bagi Yasmin dan juga Ilyas,


Setelah sebulan lebih menjadi pasangan taaruf, akhirnya hari ini Yasmin dan Ilyas tiba di hari bahagianya yaitu hari pernikahan mereka


Rombongan dari Ilyas sudah bertolak ke Tangerang sejak semalam, dan kini sudah berada di salah satu rumah inap yang di sediakan dari keluarga Yasmin tentunya


Keluarga Ilyas bukan lah keluarga yang berada, kalau untuk memboyong keluarganya mereka juga gak mampu untuk menyewa kamar hotel, walaupun ada yang dekat di sana


Sedangkan hotel, bus yang di bawa keluarganya ke Jakarta adalah bus sumbangan dari Al, sebagai pemilik yayasan tempat Yasmin dan Ilyas bekerja


Dan keluarga Yasmin juga tak pandang harta benda untuk menjadi seorang menantu dalam keluarganya, penting bisa berjuang di dalam keagamaan


Aliza sebagai teman dekat Yasmin juga akan hadir di acara tersebut,


Awalnya Aliza akan hadir sehari sebelum hari H, atau hari hari sebelumnya karena mau menemani Yasmin dan sebagai brismet


Tapi, perjajian Yasmin dan Aliza terpaksan di undur karena Aliza harus mendampingi Al yang ada acara pertemuan di luar kota,


Sebagai sekertaris Al, Aliza selalu pergi bareng Al dan akan ikut kemana Al ada acara


Dan pagi ini, Al, Aliza dan Zula sudah bertolak ke Jakarta dengan menggunakan pesawat,


Zula tentu ikut karena Zula di kenal Yasmin sebagai istrinya, untungnya pas hari Minggu, jadi Zula gak perlu repot izin padan musuh bebuyutannya


El? El yang tentunya dapat undangan juga dari Yasmin sudah berangkat sejak beberapa hari yang lalu, sekalian El mau reunian dengan para teman temannya yang ada di Jakarta dulu


" Mbak Liza jadi brismet kan nanti?" tanya Zula saat mereka dalam perjalanan menuju lokasi acara


" Iya dek, tapi telat gak Ya? mana belum siap siap lagi" ucap Aliza gelisah


" Emang acaranya di mana sih?" tanya Zula yang belum tahu sama sekali


" Di rumahnya lah" jawab Al santai


Al berada di kursi depan, sedangkan Zula dan Aliza ada di tengah, dari jemputan El pastinya


" Ya udah, kita ke hotel deket lokasinacara aja, kasian mbak Liza nanti telat bang, kalau kita kan hadirnya pas jam resepsi aja" ucap Zula memberi solusi karena gak tega dengan Aliza


" Ada gak El?" tanya Al pada El yang sedang menunggu kemacetan biasa namanya ibu kota tak luput dari kemacetan, walaupun masih pagi seperti ini, karena sekarang masih jam setengah 7 pagi,


Zula ,Al dan Aliza terbang dari sehabis subuh tadi dan jam 6 pagi sudah mendarat di Jakarta

__ADS_1


" Ada bentar gue cek dulu hotel terdekat sana" jawab El sambil merogoh ponselnya


" Gak usah dek, aku langsung ke lokasi aja, ngerepotin kalau harus ke hotel" jawab Aliza gak enak kalau ngerepotin Al dan lainnya


" Eh.. Gak apa apa, Mbak Liza lho belum mandi dan yang lain, nanti di sana repot, udah kami juga sekalian nanti di hotel sana " jawab Zula yang tadinya dia akan ke apartemant


" Kita gak ke apartemant aja?" tanya Al


" Apartemant apartemant, lihat waktu juga kali bang" jawab Zula pada Al


" Kasian mbak Liza sendirian, lagian abang ini lama lama kayak Ryan bengek tuh" tambah Zula menyamakan Al dengan Ryan


" Ya enggak dong, sama dari mana ? gantengan Ryan" jawab Al santai dan sadar kalau Ryan memang sangat ganteng


" Eh tumben merendah" jawab Zula lagi


" Dari dulu gue rendah hati" jawab Al cepat


" Prett" saut El dan Al ngakak


" Lagian ya, udah tau anak buahnya mau nikah, mbak Liza mau hadir dan menemani, ini malah di ajak kerja pergi" jawab Zula lagi


" Gak apa apa pak " jawab Aliza ramah


" Alah alesan, bilang aja kalau patah hati mantan kawin" jawab Zula mencibir


" Betul" jawab El menyaut dan Aliza menahan tawa


" Gak ada hubungannya sama mantan, kan gue udah ada Elo pendampingnya, yang siap gue gandeng" jawab AL santai dan Zula nyungir dan mongongin bibirnya karena gak bisa ngelak


Obrolan mereka terus berlanjut hingga akhirnya mereka sampai di hotel dan ikut turun, untuk cek In,


Kebetulan hotel yang mereka tempati persis di sebelah sekolah milik Orang tua Yasmin, dan jarak antara hotel dengan tempat resepsi tidak jauh bisa di jangkau untuk jalan kaki


" Kok cuman satu kamarnya" ucap Zula saat cek in,


Karena tadi udah di boking sama El sekalian, jadi tinggal cek in dan masuk


" Gue sama bang Al mau ke aparteman aja, baju gue semua di sana La, sekalian babang gantengmu belum cari kado untuk mantan" jawab El sambil melirik ke Al


" Ya udah gak apa apa dek, tempat acara itu kan dekat dari sini, aku berani, kamu kalau mau ikut sama pak Al, gak apa apa" ucap Aliza karena gak enak kalau nanti ninggalin Zula sendirian

__ADS_1


" Aku kan nanti ke sana duluan, kamu malah jadinya di sini sendirian, jadi dari pada kamu sendirian, gak apa apa kalau sama pak Al, aku mau mandi langsung ke acara kok" tambanya memberi pertimbangan pada Zula


" Tapi mbak Liza gak apa apa kalau di sini sendirian?" tanya Zula ragu


" Gak apa apa santai aja, tuh kan acaranya, tadi aku udah di share lok sama Yasmin" jawab Aliza tidak keberatan


" Okey deh, gue ikut abang, enak aja kalian shoping gue di tinggal" jawab Zula membuat kedua abangnya mencep


Setelah itu Zula memberikan kartu untuk membuka pintu kamar Aliza yang ternyata di pesankan VIP selama 2 malam oleh El, karena kalau cek In pagi biasanya siang sudah di itung sehari, jadi kiranya sampai besok siang


" Ya udah mbak Liza kami jalan duluan ya, nanti kalau ada apa apa hibungi kami atau enggak ke pihak hotel aja gak apa apa" ucap Zula pqda Aliza


" Okey siap makasih ya, jadi merepotkan kalian semua malah" ucap Aliza gak enak


" Santai aja, kami cabut dulu ya" pamit El tak lupa salam dan lanjut keluar untuk ke apartemant


Seperginya mereka Aliza pun masuk untuk ke kamarnya dan lanjut untuk mandi siap siap ke acara Yasmin


Kini mobil El melewati acara di tempat Yasmin, dan Mereka sempet melihat lokasi tersebut


" Duh La... Mantan nikah La" ucap El menyindir Al


" Iya ya bang, dulu pernah ke sini gak?" tanya Zula lagi


" Pernah dong, datang ke sini meminta restu, eh akhirnya putus, seharusnya kita ikut besan lho La, dia udah dag dig dug mau ijab qobul" jawab El yang tau tentang Al


" Pada cerita apa, masa lalu mah sudah berlalu" jawab Al santai sambil memejamkan matanya


Al dan Zula bercie ria pada abangnya yang memang benar benar sudah move on


" Bang.." panggil El


" Hem..." jawab Al sambil tetap merem


" Loe kan jomblo? sekertaris loe jomblo gak?" tanya El lagi


" Ngapain tanya gitu?" saut Zula cepat


" Kalau jomblo kenapa gak di pepet aja, mana tau jodoh" ucap El berharap kalau Aliza bisa dekat dengan Al, untuk jadi jodoh


" Kok gue ikut setuju ya" saut Zula semangat

__ADS_1


__ADS_2