Putra Putri Sang Penguasa

Putra Putri Sang Penguasa
Ternyata Jingga juga memiliki aura yang mengintimidasi seperti tuan Yudha


__ADS_3

Ed dan Ji akhirnya tiba di Taeson Elektronik, Dia berencana menemui Alex untuk memeriksa beberapa hal atas nama Bi. Ed menemaninya hingga kedalam kantor. Mereka bergandengan tangan begitu serasi. Tidak heran jika semua mata tertuju pada mereka


" Hai Ji, apa kabar? "


Tanya Alex begitu melihat Ji dan Ed di depan ruangan Biru


" Aku baik, kak Alex bagaimana dengan perkembangan perusahaan ini? "


Tanya Ji dengan wajah serius


" Ini laporannya, semua lancar tapi ada sedikit masalah dibagian pengembangan proyek baru kita. Lihatlah ini? "


Alex memberikan sebuah laporan kepada Ji dan disana terlihat anggaran pembangunan yang cukup normal


" Apa yang salah dengan ini? "Ji memperhatikan dengan seksama


" Masalahnya adalah proyek ini baru mulai dengan membeli bahan yang akan digunakan saja. Ini belum mulai ke tahap selanjutnya "


Ji mengernyitkan dahi mendengarkan penjelasan Alex


Belum masuk tahap selanjutnya?


Jadi ada yang mau main curang?


Gumam Ji setelah itu dia berkata


" Kak Alex, adakan rapat sekarang juga! Aku ingin bertemu mereka secara langsung agar aku bisa menilai mereka " Ji berkata dengan nada dingin dan Alex mengangguk setuju


"Baiklah aku akan meminta diadakan rapat anggota proyek dan kamu bisa melihat sendiri bagaimana mereka. Rapat akan diadakan 30 menit lagi " Ji menganggukkan kepala dan Alex bergegas meninggalkan ruangan.


Ed berjalan mendekati Ji dan dengan lembut meletakkan tangannya di bahu Ji


" My queen, apa kamu tidak lelah? Kamu baru saja kembali dari rumah Hardi. Sekarang kamu langsung mengurus ini! "


Terlihat Ed begitu khawatir


" Aku tidak apa, aku harus menyelesaikan masalah ini sekarang juga. Tidak boleh ditunda lagi karena besok aku harus ke JB Companies. Dan menyelesaikan masalah disana. Jadi ketika kita di negara A semua masalah telah terselesaikan "

__ADS_1


" Baiklah, tapi kamu harus janji ketika merasa lelah beristirahatlah " Ji menganggukkan kepala sambil tersenyum


Tak lama kemudian Alex kembali ke ruangan Bi tempat Ji berada sekarang


Tok tok tok


Ceklek


" Ji ruang rapat sudah siap, dan semua telah berkumpul disana! "


Kata Alex berkata di pintu tanpa masuk ke dalam


" Baik, aku akan segera kesana! "


Kata Ji sambil bangkit dari duduknya


" Aku akan menemui mereka dulu, setelah itu kita akan pergi bersama! " Ji berkata pada Ed dengan lembut "


" Baiklah, aku menunggu mu disini "


Diruang rapat telah berkumpul sekitar 5 orang yang menjadi penanggung jawab lapangan proyek terbaru. Mereka adalah orang yang di kontrak Taeson Elektronik untuk mengerjakan proyek ini. Ji hanya duduk diam memperhatikan Alex dan pekerja lain..


" Pak Alex kenapa kita dikumpulkan disini? Kami masih sibuk mengurus proyek baru yang akan kami kerjakan " Kata salah seorang anggota rapat


" Saya mengumpulkan kalian semua disini ingin mengetahui bagaimana perkembangan dari proyek yang akan kita bangun. Karena sepertinya uang yang digunakan sudah cukup besar untuk proyek ini" Kata Akex dengan tenang


" Pak Alex anda tentu tahu, kami sudah bekerja keras dalam proyek ini. Meskipun dana yang di keluarkan cukup besar, taoi itu digunakan untuk membeli bahan dengan kwalitas yang tinggi "


" Apa salahnya kalian memberikan penjelasan? " Ji yang dari tadi memperhatikan kini mulai angkat bicara


" Siapa kamu? Berani - beraninya ikut campur urusan pekerjaan kami! "


" Saya Jingga saudara kembar Biru, tentu saja saya harus ikut mengawasi masalah perusahaannya selama dia masih belum sembuh. Saya tidak akan membiarkan perusahaan yang kami rintis jatuh begitu saja karena orang - orang serakah seperti kalian "


Kata Jingga tegas dengan aura pemimpinnya


" Nona, jadi anda secara tidak langsung telah memfitnah kami melakukan penyelewengan dana? dari mana anda punya bukti kalau kami melakukannya? "

__ADS_1


" Saya tidak memfitnah, saya hanya menanyakan, bagaimana mungkin proyek yang belum saja dimulai dan baru membeli bahan - bahan sudah menghabiskan dana hingga ratusan juta rupiah. Bahan apa yang anda semua gunakan? "


Ji masih tetap tenang tapi tatapan matanya berubah tajam..


Para pekerja itu mulai saling menatap dan tidak tahu mau menjawab apa. Mereka membeli bahan dengan kwalitas standar tapi mengatakan kalau bahan yang dibeli adalah kwalitas tinggi. Alex pernah menegur mereka tapi dia tidak memiliki kuasa karena yang sebelumnya menanda tangani perjanjian kerjasama dengan mereka adalah Biru


" Nona, bahan yang kami beli ini adalah bahan kwalitas bagus anda bisa mengeceknya dipasaran "


Pekerja masih memperjuangkan kalau mereka tidak bersalah


" Ini yang kalian sebut kwalitas bagus? "


Ji melemparkan sebuah draf yang memperlihatkan perbedaan barang standar dan barang bagus di atas meja. Kali ini para pekerja mulai panik


" Nona, jika anda tidak percaya pada kami, bagaimana kita bisa bekerja sama? Kami tidak bisa bekerja sama dengan perusahaan anda " Salah satu pekerja mulai mengancam dan berdiri dari duduknya


" Oow jadi sekarang kalian ingin lari dari tanggung jawab kalian, hah? Silahkan! Karena setelah kalian keluar dan berhenti kerja dari sini. Saya pastikan kalian tidak akan mendapatkan pekerjaan di tempat manapun. Kalian bisa mencobanya jika kalian tidak percaya! "


" Nona, bagaimana bisa anda mengancam kami? Keberhasilan proyek ini bergantung pada kami "


Para pekerja mulai marah dan mereka berkata dengan nada tinggi


" Kenapa tidak? Jika kalian bisa mengancamku dengan proyek ini, maka gaji dan masa depan kalian bergantung pada perusahaan kami. Saya Jingga Riani Putri pengelola dari JB Companies bisa dengan mudah mengatakan pada semua perusahaan kalau pekerjaan kalian sangat buruk. Kalian bahkan menyelewengkan dana proyek. Itu tidak akan sulit karena saudara saya Biru juga memegang perusahaan ini. Kami bisa bekerja sama dan dengan mudah menghancurkan kalian " pekerja itu kembali duduk dengan wajah yang terlihat takut


" Keputusan ada ditangan kalian. Jika kalian masih memiliki nyali untuk macam - macam dengan dana dari proyek ini dan bahan yang akan digunakan. Maka begitu proyek ini selesai dan hasilnya tidak memuaskan. Kalian akan tanggung sendiri akibatnya. Tapi jika kalian lepas tanggung jawab dan menyalahi kontrak kerja kalian. Kalian tidak akan memiliki pekerjaan lain ataupun masa depan begitu kalian meninggalkan perusahaan ini "


" Lebih tepatnya lagi, kalian harus menyelesaikan proyek ini dengan sangat baik dan memuaskan. Tidak ada pilihan lain. Kalian sudah tanda tangan kontrak dan sudah jadi tanggung jawab kalian untuk bekerja sesuai kontrak awal. Apa kalian sudah mengerti maksud perkataan ku? "


Ji tampak begitu tenang namun senyumnya terlihat begitu licik, membuat semua orang merinding, termasuk Alex yang tidak percaya bahwa mantan model cantik ini memiliki aura yang begitu dingin dan menyeramkan


" Baik nona, kami mengerti. Kami tidak akan melakukan kesalahan yang membuat nona merasa kecewa " Para pekerja mau tidak mau menyetuji apa yang di inginkan Ji. Mereka percaya kalau Ji tidak hanya menggertak. Mereka tidak dapat lagi mengambil keuntungan dari proyek ini. Mereka merasa takut jika yang Ji katakan benar, maka keluarga mereka akan terkena imbasnya


" Bagus jika kalian mengerti, saya yakin Biru akan memberikan kalian bonus jika pekerjaan kalian memuaskan " Ji mengatakan itu agar pekerja tidak merasa terbebani dan justru mereka terobsesi akan bonus yang dijanjikan. Benar saja, wajah para pekerja yang tadinya terlihat khawatir kini berubah menjadi senang dan penuh harap


Alex masih menatap tak percaya pada Jingga dan bergumam


Ternyata jingga juga memiliki aura yang mengintimidasi seperti tuan Yudha

__ADS_1


__ADS_2