
" Ji, kita pergi ke restoran dulu! Sudah lama kita tidak berkumpul bersama "
Kata Biru dengan mode datarnya yang tidak pernah berubah, dia sedang menghubungi Jingga melalui telepon
" Tidak usah berpura - pura denganku. Aku tahu kalau kamu ingin mengenal pacarnya Vio, iya kan? "
Tembak Ji pada Biru
" Itu kamu tahu! Apa salahnya kita berkenalan dengannya? Lagipula Vio akan langsung pulang ke negara A kan? "
Kata Bi dengan santai
" Baiklah. Kamu langsung saja hubungi Vio. Biar dia mengikuti mobil kita dari belakang! "
" Baiklah, aku akan menghubunginya! "
Biru mengakhiri percakapan mereka dan keli ini dia menghubungi Vio
Tuut tuut tuut
" Hallo, kak Bi! "
" Vi, kita mampir dulu ke restoran. Kamu ikuti mobil kami dari belakang! Awas saja jika kamu melarikan diri! "
Biru langsung berkata pada intinya dan tidak membiarkan Vio menolak
" Kak Bi.... " tuut tuut tuut
" Ich sebel! Kak Ni langsung main matiin aja teleponnya padahal aku belum mengatakan apapun? "
Vio menggerutu dengan manja
" Ada apa? "
Kata Leo dengan sedikit senyum ketika melihat tingkah Vio
" Kak Bi, dia meminta kita untuk mengikutinya ke restoran. Dia langsung memutus telepon saja, padahal aku belum mengatakan apapun! "
" Hanya karena itu? Kita ikuti saja mereka. tidak masalah bagiku "
" Tapi kak, aku yakin mereka akan bertanya mengenai hubungan kita berdua "
" Memangnya kenapa? Mereka itu adalah keluarga mu. Salah satu dari sekian orang yang penting dalam hidupmu. Tentu harus aku temui dan dekati mereka agar kedepannya kita semua memiliki hubungan yang baik "
Leo menjelaskan dengan lembut
" Kita ikuti mobil mereka! "
Pinta Leo pada supirnya
" Baik tuan muda! "
__ADS_1
Mobil mereka melaju dengan teratur dan saling beiringan menuju sebuah restoran yang Alex pesan sewaktu dijalan.
Setelah mereka tiba di restoran dan memarkirkan mobil, mereka keluar dan berjalan bersama. Mereka berjalan dengan anggun dsn berwibawa. Sungguh pemandangan yang mengagumkan, seakan mereka di kelilingi sinar yang menyilaukan mata.
Tentu mereka jadi pusat perhatian setelah video siaran langsung yang diunggah oleh beberapa orang yang menyaksikan proses penyegelan perusahaan Rian sebelumnya.
" *Bukankah itu Kusuma bersaudara dan pasangannya masing - masing?
Mereka begitu menyilaukan. Kehadiran mereka terlalu dominan hingga kedatangan mereka begitu terasa "
" Ternyata anak dari tuan Yudha tidak kalah gagah dan berwibawa seperti ayahnya. Sepertinya mereka juga memiliki sifat dan karakter yang tidak berbeda jauh dari tuan Yudha? "
"Aura mengintimidasi mereka begitu kuat. Padahal mereka tidak melakukan apapun, hanya berjalan bersama saja. Aku harus mengambil gambar mereka*! "
Sementara orang - orang terus disibukkan berbisik, mengambil gambar dan membicarakan mereka seperti sedang melihat selebriti papan atas. Kusuma bersaudara tiba diruang pribadi yang telah dipesan untuk menghabiskan waktu bersama.
Para pria menarik kursi untuk membantu pasangan masing - masing duduk. Alex sudah memanggil pelayan agar mendekati meja mereka supaya bisa memesan makanan. Mereka pun memesan beberapa hidangan untuk mereka nikmati
" Jadi kamu adalah tuan muda keluarha Nugaraha? Aku Jingga, ini tunanganku, Ed. Senang bertemu dengan anda tuan muda Leo "
" Tidak perlu sungkan begitu. Kalian bisa panggil aku Leo! "
" Suatu kehormatan bagiku! "
Kata Ji dengan senyum dinginnya
"Aku Biru. Ini Mili istriku! "
" Bi, seperti yang kita janjikan sebelumnya. Bahwa aku akan minta mobil baru darimu setelah terbukti jika Rian memiliki motif lain pada Vio.. Aku akan menagih janjimu "
Ji neralih pada Biru dengan senyum mengembang dan alis terangkat bersamaan
" Haaah kamu benar - benar tidak ingin melepaskanku? "
" Tentu saja tidak. Ini adslah kesempatan besar untukku mendapatkan mobil sport baru tanpa menguras uang pribadiku "
" Baiklah. Mobil apa yang kamu inginkan? "
Tanya Biru setelah menghela napas kasar
" Aku mau Bugatti Chiron "
Senyum Ji begitu merekah ketika menyebutkan mobil yang dia inginkan
" Ternyata kamu benar - benar tidak melepaskan kesepatan untuk menguras habis isi tabunganku. Harga 1 unit mobil itu bisa mencapai 3 juta dolar atau senilai lebih dari 40 milyar "
Bi menggelengkan kepala berkali - kali dan yang lain hanya tersenyum memperhatikan.
"Ed apa kamu yakin akan menikah dengan adikku yang matre ini? Sepertinya penghasilan sebagai seorang mayor jendral tidak akan cukup untuk menghidupinya "
__ADS_1
" Tentu saja aku siap! Aku sudah mempersiapkan itu semua untuknya. Jadi aku jamin apapun yang diinginkan olehnya pasti bisa kupenuhi "
Jawab Ed dengan menyunggingkan senyum dan mematap lembut wajah Ji.
" Kamu sudah kalah. Jadi secepatnya pesan mobil itu dan kirimkan ke apartemenku! Lagipula hanya karena mobil seharga 3 juta dolar tidak akan membuatmu bangkrut dalam semalam "
" Baiklah nanti akan aku kirimkan! "
" Yess! "
Ji yang tersenyum penuh kemenangan berbanding terbalik dengan Vio yang cemberut dan kesal
" Kalian ini sebenarnya saudara kandungku atau bukan sih? Mana ada kakak kandung sendiri yang menjadikan adiknya sebagai bahan taruhan? Sebuah mobil sport pula. Sungguh kakak yang kejam! "
Celoteh Vio dengan nada manjanya
Bi dan Ji hanya diam dan tak menghiraukan adiknya yang manja ini
" Ternyata mereka seperti ini jika bersama? Ku dengar dari cerita Vio sebelumnya, kalau mereka cerdik dan kejam. Tapi melihat mereka seperti ini,,,, rasanya sungguh mengagumkan! "
Kata Leo dalam hati dengan senyum yang terus mengembang
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Berita yang menghebohkan itu tiba juga di telinga Yudha
" Jadi mereka menjatuhkannya secara bersamaan? Sebagai permulaan, ini hasil yang bagus. Aku tidak perlu ragu dan khawatir lagi mengenai mereka "
Gumam Yudha dengan senyum sinisnya
Tak jauh dari tempat Yudha duduk Gina memperhatikan sang suami dari dapur. Gina yang penasaran akhirnya berjalan mendekati Yudha dengan 2 membawa 2 buah cangkir teh ditangannya
" Ada apa sayang? Kenapa kamu tersenyum sendiri seperti itu? Apa ada sesuatu yang menggembirakan? "
Tanya Gina yang merasa penasaran karena melihat sang suami tersenyum sendiri. Gina meletakkan 1 cangkir teh dihadapan Yudha dan 1 lagi di pegang olehnya.
" Lihatlah. Berita mengenai anak - anak kita sedang menjadi trending topic akhir - akhir ini. Dan hari ini mereka muncul di depan umum dengan pasangan mereka masing -masing "
Yudha menunjukkan berita di ponselnya dengan sebelah tangannya melingkar dipinggang Gina
" Mereka begitu kompak dan terlihat serasi dengan pasangan mereka. Tapi siapa pria yang bersama dengan Vio? "
Senyum yang semula mengembang di wajah Gina berubah menjadi wajah penasaran ketika melihat Leo
" Dia Leonardi Nugraha. Putra semata wayang Fabian Nugraha dari daerah selatan "
" Maksudmu dia ini tuan muda Nugraha yang menghilang itu? Bagaimana Vio bisa mengenalnya? Bukankah dia belum lama ditemukan? Apa mereka bertemu dan menjadi dekat ketika pesta penyambutan itu? "
Gina yang penasaran tak berhenti bertanya meskipun belum ada jawaban
" Sayang apa kamu sadar kalau pertanyaan mu begitu banyak seperti Vio? Mungkin karena mereka berjodoh sehingga mereka dipertemukan bahkan sebelum diketahui kalau Leo adalah penerus keluarga Nugraha "
__ADS_1
Jawab Yudha dengan senyum lembut yang hanya terlihat ketika bersama istri juga anak - anaknya