Putra Putri Sang Penguasa

Putra Putri Sang Penguasa
Pertemuan Leo dan Vio


__ADS_3

Akhirnya hari dimana pesta penyambutan Leo diselenggarakan tiba.. Vio dan Yudha berangkat pada siang hari menuju ke selatan. Karena pesta diselenggarakan pada malam hari.


" Papi, apa ini pesta besar? "


Tanya Vio ketika dalam perjalanan


" Sepertinya iya, tuan Nugraha telah lama kehilangan putranya ini. Tidak mungkin dia menyelenggarakan acara kecil untuk penerus keluarga Nugraha "


Yudha menjelaskan dengan tenang


" Owh, kenapa dia bisa menghilang? Apa dia kabur dari rumah? "


Tanya Vio penasaran


" Dia menghilang bertahun - tahun yang lalu, karena sebuah tragedi "


" Tragedi? "


" Iya, papi dengar malam itu dia dan ibunya diserang oleh beberapa orang pembunuh bayaran. Semua pengawal mati tertembak termasuk ibunya, namun dia dapat melarikan dan hidup sendiri jauh dari rumah.


Papi salut dengan putranya tuan Nugraha, karena bisa bertahan hidup seorang diri. Itu pasti sangat sulit untuknya karena saat itu dia masih remaja dan tidak mudah untuk bisa bertahan dengan hidup di dunia luar yang penuh kejahatan, dan kelicikan. Dia pasti mengalami banyak kesulitan terutama untuk mencukupi biaya hidupnya "


Yudha menjelaskan dengan penuh kekaguman diwajahnya, sedangkan Vio mendengarkan dengan serius


" Kalau saja kamu,,,,,? "


Yudha menatap Vio lekat - lekat


" Kalau saja apa? Papi jangan berpikiran macam - macam ya! Aku tidak mau menikah politik atau dijodohkan sama seperti mami dan papi. Aku akan mencari pria pujaan hatiku sendiri. Dan aku hanya akan menikah dengan pria pilihanku. Sama seperti kak Bi dan kak Ji. Aku juga pasti menemukan pasangan yang cocok dan pantas untuk jadi pendamping ku "


Celoteh Vio dengan nada manjanya


" Baiklah, tapi papi harus tahu dulu siapa kekasih mu nanti, papi punya penilaian sendiri. Apa dia pantas bersanding denganmu atau tidak? "


Kata Yudha dengan nada tegas


" Tentu saja papi "


Ayah dan anak itu terus berbincang selama perjalanan. Vio juga tertidur sebentar


" Vio bangun kita sudah sampai! "


Yudha membangunkan Vio begitu tiba di sebuah salon yang cukup terkenal di negara C


" Hoaaam, kita sudah sampai pih? "


Kata Vio sambil mengusap matanya berkali - kali


" Kita ke salon dulu. Kamu harus bersiap, papi juga akan berganti pakaian, barulah nanti kita langsung ke hotel tempat pesta diselenggarakan. Kita akan menginap di hotel itu malam ini "


" Baik papi! "


Vio, Yudha juga Hendri turun dari mobil dan berjalan menuju salon


" Hendri, kamu juga besiaplah. Setelah Vio selesai kita langsung ke hotel "


" Baik tuan! "


Hendri kemudian mengambil paper bag yang berisi pakaian gantinya

__ADS_1


Yudha dan Vio berjalan beriringan di ikuti Hendri, tentu saja kemanapun Yudha melangkah akan mencuri perhatian orang disekitarnya meskipun dia sudah tidak muda lagi, namun kegagahan dan auranya masih tetap terpancar dan tak memudar sedikitpun


" Selamat datang. Silahkan! "


Petugas salon menyambut kedatangan Yudha


" Kamu mulailah berdandan Vi, papi akan ganti pakaian! "


Kata Yudha pada Vio kemudian dia pergi ke ruang ganti dan mengacuhkan petugas salon


" Tolong rias aku. Aku akan ke pesta, tapi aku tidak suka riasan yang berlebihan! "


Kata Vio sambil duduk di depan meja Rias


" Gaun anda, apakah sudah siap nona? "


" Sudah, aku membawa gaunku sendiri, cukup kalian meriasku saja! "


Kata Vio dengan anggun


Yudha kembali ke dalam mobil setelah dia berganti pakaian. Dia menunggu Vio di dalam mobil. Setelah hampir 1 jam menunggu akhirnya Vio selesai dan keluar dari salon. Dia terlihat sangat cantik dan anggun menggunakan gaun berwarna pink



" Putri papi cantik sekali "


puji Yudha ketika Vio masuk ke dalam mobil


" Terimakasih papi. Papinya Vio juga tampan " Jawab Vio dengan ceria


" Kita berangkat sekarang "


" Baik! "


Jarak dari salon menuju hotel tidak terlalu jauh. Jadi tak membutuhkan waktu lama untuk mereka tiba dihotel yang dituju.


" Ayo sayang, kita turun! "


Yudha turun terlebih dulu kemudian dia membiarkan Vio menggandeng lengannya


Mereka di antar menuju ruangan aula dimana pesta diselenggarakan. Sudah banyak tamu undangan uang hadir. Semua orang tahu siapa Yudha, jadi begitu dia masuk ke aula, banyak rekan bisnis yang jarang bertemu dengannya, bahkan ada juga yang belum mengenal sama sekali mencoba untuk mendekati Yudha supaya bisa berkolaborasi dalam bisnis.


Itulah alasan Yudha sangat jarang menghadiri undangan pesta atau pertemuan. Terkecuali yang mengundangnya itu adalah orang yang dia kenal dekat atau patut dia hormati.


" Pih Vio mau ambil minum dulu ya? "


Kata Vio yang mencari alasan karena tidak suka berada di sekitar orang - orang yang berusaha menjadi penjilat pada ayahnya


" Biar papi temani! Maaf saya permisi kesebelah sana sebentar! "


Kata Yudha pada orang - orang yang berusaha menarik perhatiannya


" Untuk apa sich papi menghadiri pesta seperti ini? "


Kata Vio yang kesal


"Karena papi menghormati tuan Nugraha sebagai penyelenggara pesta "


Yudha dan Vio berjalan mendekati meja hidang. dan mereka masing - masing mengambil segelas minuman

__ADS_1


" Suatu kehormatan bagi saya karena tuan Yudha bisa hadir disini! "


Seseorang tiba - tiba muncul dari arah belakang Yudha. Yudha dan Vio pun berbalik bersamaan


" Oh tuan Nugraha. Suatu kehormatan bagi saya karena telah anda undang ke pesta penting anda ini "


Jawab Yudha sambil menjabat tangan Fabian


" Siapa gadis cantik ini? "


Tanyanya sambil beralih menatap Vio


" Ini putri bungsuku, Violeta. Vio kenalkan ini tuan Fabian Nugraha "


Kata Yudha kepada Vio


" Hallo om, saya Violeta "


" Violeta, nama yang cantik. Sama seperti parasnya yang cantik "


Fabian berkata sambil tersenyum hangat


" Selamat tuan Fabian, karena anda telah menemukan putra anda! "


" Terimakasih, biar saya kenalkan dengan putra saya! "


Kata Fabian kemudian dia berbalik memanggil Leo yang sedang bercengkrama dengan pengusaha lain


" Panggilkan Leo kemari! "


kata Fabian pada asistennya


Tak lama Leo berjalan diantara kerumunan orang mendekat ke arah Fabian


" Ayah memanggilku? "


Tanyanya pada Fabian



" Kak Leo? "


" Vio? "


Betapa terkejutnya Vio ketika dia berbalik setelah meletakkan gelas di atas meja. begitu pun Leo yang melihat Vio di pesta itu. Mata mereka membelalak dengan tangan yang saling menunjuk satu sama lain


" Kalian sudah saling kenal? Tunggu, apa yang kamu maksud kemarin Violeta yang ini? "


Tanya Fabian pada Leo yang juga terkejut karena Vio dan Leo saling mengenal


" Kamu mengenal putra tuan Fabian, Vio? "


Tanya Yudha pada Vio yang juga ikut terkejut


" Iya ayah, kami saling mengenal di negara F " Jawab Leo pada Fabian


" Kak Leo senior waktu Vio bekerja diperushaan kak Rian pih! "


Jawab Vio sedikit bingung

__ADS_1


" Oh begitu, Leo perkenalkan ini tuan Yudha Arya Kusuma. Dia adalah seorang pebisnis sukses. Tentu kamu tahu kan? dan Violeta ini adalah putrinya "


" Tentu saja yah, tidak mungkin kalau saya tidak mengenal tuan Yudha. Saya harus banyak belajar dari anda. Tapi saya tidak tahu kalau Vio adalah putri tuan Yudha "


__ADS_2