Putra Putri Sang Penguasa

Putra Putri Sang Penguasa
Permainan baru dimulai


__ADS_3

Keesokan harinya Ji berangkat ke kantor dengan mengendarai mobilnya sendiri. Setelah tiba dikantor, dia meminum teh dahulu sambil menatap ke luar jendela


Ed, semoga kamu cepat kembali ke sisiku!


Tak lama terdengar suara ketukan pintu


Tok tok tok


" Masuk " Kata Ji tanpa menoleh


" Ji, aku sudah memperoleh informasi yang kamu inginkan! Ini daftarnya! "


Kata Adel dengan tenangnya sambil menyodorkan sebuah dokumen kepada Ji


" Benarkah?


Cepat juga kamu memperolehnya? "


Ji tersenyum tipis mendengar kabar dari Adel dan meraih dokumen yang Adel berikan. Dia membacanya dengan seksama. Ada sebuah senyum penuh arti yang Ji tunjukkan.


Hardi, suami Clarisa. adik angkatnya Bina


Gumam Ji, kemudian dia mengkonfirmasi kepada Adel


" Apakah Bina ini mantan sekertaris Biru? "


" Iya, dia mantan sekertaris Biru. Dan yang aku dengar, keluarga itu tidak memperlakukannya dengan baik. Dulu Hardi adalah kekasihnya Bina, tapi entah dijebak atau tidak, mereka dipergok tidur bersama ketika mabuk. Hardi menyalahkan Bina yang telah merayu dan memberinya obat bius sehingga melakukan hal yang tak senonoh itu.

__ADS_1


Bina diusir dari rumah saat itu juga dan Clarisa menikah dengan Hardi. Tapi sampai saat ini, Clarisa selalu meminta sejumlah uang pada Bina "


Adel menjelaskan dengan tenang


" Sungguh menyedihkan. Cari tahu mengenai keberadaan Bina. Aku ingin mengajaknya bermain. Ini akan lebih mengasyikan! "


Adel terdiam mendengar perkataan Ji


sebenarnya siapa Ji? Yang aku tahu selama ini dia sangat baik dan sopan. Tapi ketika seseorang menyinggungnya,,, dia sangat menyeramkan. Dari tatapan mata, senyumnya dan aura disekitarnya, terasa seakan dia ingin memakan orang hidup - hidup


Ji memperhatikan ekspresi bingung di wajah Adel. Dia pun tersenyum dan berkata sambil duduk di atas kursi kerjanya


" Aku tahu apa yang kamu pikirkan!


Sebelumnya aku sudah bilang padamu ketika kamu memutuskan ikut denganku. Kamu tidak mengenalku dengan baik. Aku bukan orang baik atau orang jahat. Jika seseorang bersikap baik padaku, maka aku pun akan bersikap 10 kali lebih baik padanya. Tapi jika seseorang berniat jahat dan bersikap buruk padaku. Maka aku akan membalasnya 1000 kali lipat dari apa yang aku rasakan "


" Aku bukanlah gadis lemah yang hanya akan diam dengan perlakuan jahat orang padaku. Aku tidak dilatih untuk itu. Aku dilatih dari kecil untuk bisa melindungi diriku agar tidak ditindas. Karena dalam kamus keluargaku, Tidak ada kata ditindas. Hanya kami yang boleh menindas. Dan kami tidak akan menindas yang lemah. Hanya orang yang memprovokasi kami yang akan hancur. Dan Hardi telah menggali lubang kehancurannya sendiri! Permainan baru dimulai "


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di Taeson Elektronik Bi juga baru tiba dikantor bersama Mili ketika Alex langsung mendekatinya dan menjelaskan situasinya


" Bos kita telah disabotase, ada beberapa proyek yang tiba - tiba dibatalkan. Aku sudah menyelidikinya dan semua prusahaan itu memberikan proyeknya pada perusahaan Indrayasa. Direkturnya bernama Bayu Indrayasa "


Biru mendengarkannya dengan baik dan ketika nama Bayu Indrayasa disebutkan Alex, tiba - tiba kilatan berbahaya muncul dari mata dan senyum Biru


" Ooh jadi dia ingin mulai bermain denganku,, karena aku yang berhasil mendapatkan cinta Mili? Baiklah! Kita akan mulai bermain, Lex hubungi setiap perusahaan yang berpindah proyek padanya. Kita akan melakukan negosiasi yang dapat menentukan nasib mereka. Apakah akan untung atau rugi? Sekarang permainan baru dimulai.. "

__ADS_1


Kata Bi tenang dengan senyum liciknya.


Karena Bi dan Ji merupakan ahli dibidang komputer, mereka bisa dengan mudah mendapatkan informasi mengenai suatu hal dengan cara meretas komputer. Kali ini Bi melakukannya untuk mencari kebusukan dari setiap perusahaan yang membuatnya sulit. Dia akan menjadikannya senjata untuk menghancurkan Bayu. Membuatnya membayar mahal karena berusaha memprovokasinya.


" Bi apakah terjadi masalah besar? "


Kata Mili lembut


" Tidak ada sayang. Setelah masalah ini selesai, kita akan pergi bulan madu "


Bi tersenyum manis kepada Mili. Dia membalas dengan senyum dan anggukan kepala.


" Bi bolehkah aku pergi


ke perusahaan mama? Aku ingin menemuinya sebentar saja. Aku ingin memberitahukan perihal pernikahan kita! "


" Tentu saja, kamu bisa pergi menemuinya. Tapi kamu harus berhati - hati! Dan aku ingin kamu memberikan sesuatu padanya. Jangan berkunjung dengan tangan kosong! "


Biru mengambil sebuah map coklat besar dari lacinya. Sepertinya isinya adalah sebuah rahasia penting yang selama ini disimpan Sandra rapat - rapat


Ingin sekali Mili membukanya namun Bi dengan dengan cepat meraih tangan Mili agar tidak kembali berusaha membukanya.


" Nanti juga kamu akan tahu sendiri langsung dari mulut Sandra! "


Kata Bi tenang sambil mengecup lembut kening Mili


Alex yang masih berada disana tiba - tiba merasa, kalau dirinya saat ini hanya dijadikan obat nyamuk

__ADS_1


" Hei, bisakah kalian tidak mengabaikanku yang masih belum punya pasangan ini? "


Alex terus menggerutu sambil berjalan keluar dari ruangan Bi


__ADS_2