
Harga saham perusahaan Rian kini sedang mengalami penurunan, dia membutuhkan suntikan dana untuk menekan biaya yang diperlukan untuk mengerjakan proyeknya.
" Rian, apa kamu sudah menemukan orang yang dapat membantu kita? "
Tanya ayah Rian yang terlihat gusar
" Belum yah, aku belum tahu harus meminta bantuan pada siapa "
" Kenapa kamu tidak meminta bantuan pada anaknya tuan Yudha yang sednag kamu dekati itu? "
" Tapi pah, saat ini dia belum kembali kemari. Dia masih berada di negara A "
Jawab Rian yang sedang memainkan ponselnya, lalu dia membuka situs internet dan disana sedang ramai diperbincangkan mengenai Ji dan Bi
*P**emimpin dari JB Companies dan Taeson Elektronik merupakan saudara kembar. Mereka berdua telah berhasil membuktikan kalau mereka adalah pengusaha muda berbakat dengan menjadikan perusahaannya sebagai perusahaan paling diminati karena harga saham juga prediksi keuntungan yang tinggi*
Berita ini tengah menjadi trending topik di laman web online, yang baru diunggah seorang karyawan perusahaan Anggara
" *Waah hebat, kudengar mereka adalah kembar laki - laki dan perempuan. Hebat, meskipun dia seorang gadis tapi dia bisa membuktikan kalau perempuan juga bisa sukses dan memajukan nama perusahaan "
" Benar. Sungguh mengesankan. Itu membuktikan kalau wanita juga tidak kalah hebat dari laki - laki "
" Aku dengar namanya Biru Anggara Putra dan Jingga Riani Putri. Tapi mereka tidak terlalu suka publikasi. Yang kutahu juga Jingga itu mantan model, dia memutuskan berhenti jadi model karena suatu alasan dan memutuskan terjun ke dunia bisnis seperti saudara kembarnya "
" Pah, aku tahu siapa yang bisa membantu kita. Aku akan meminta bantuan pada Biru "
Rian teringat pada Biru setelah membaca postingan tersebut
" Apa kamu yakin kalau dia akan membantumu? "
" Tentu pah. Selama ini kan kami berteman, meskipun bukan teman dekat "
Rian begitu yakin dengan ucapannya
" Baiklah, kamu coba hubungi dia dan mintalah pinjaman darinya! "
Baik pah
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sementara di negara A
" Maaf tuan, anda sepertinya harus melihat berita online yang sedang trending saat ini! "
Kata Hendri kepada Yudha
" Kenapa kamu terlihat panik? dan satu lagi. Sudah sering ku katakan jika tidak ada orang lain kamu bisa memanggilku kakak! "
" Maaf tuan tapi saya lebih nyaman memanggil anda seperti itu "
" Sudahlah. Apa yang ingin kamu tunjukkan padaku? "
" Ini, lihatlah postingan ini! "
Hendri menunjukkan postingan mengenai berita Biru dan Jingga
" Ini sedang menjadi trending topic saat ini. Sepertinya ini di unggah setelah mendapatkan info dari nona Ji "
" Jadi mereka sudah mulau menyebarkan hubungan mereka. Tidak akan lama lagi aku akan ikut menyebarkan kalau mereka adalah anggota keluarga Kusuma. Saat ini mereka sudah memulai langkahnya untuk mendapat pengakuan dari dunia "
__ADS_1
Yudha tersenyum penuh kebanggaan melihat postingan tersebut
Drrrttt drrrrtt drrrrtt
Ponsel Yudha berdering dan dilihatnya panggilan itu berasal dari si bungsu
" Tuan kalau begitu saya permisi kembali kerja! "
Hendri meninggalkan Yudha karena dia mendapat telepon. Setelah Hendri pergi barulah Yudha menerima panggilan telepon dari Vio
" Hallo Vi,,,,"
" Papi, apa pesawat jet papi sudah tiba di bandara? Aku akan kembali sekarang ke negara F "
" Sepertinya mereka sudah menunggumu di bandara karena papi mengatakan kalau kamu akan berangkat pagi - pagi "
" Baiklah pih, terimakasih. Sampai jumpa! "
" Sampai jumpa sayang "
Yudha dan Vio mengakhiri panggilan teleponnya.
" Kata papi pesawatku sudah siap di bandara " Kata Vio pada Leo yang kini tengah sarapan bersama di hotel
" Kalau begitu setelah ini kita langsung ke bandara "
" Baik kak! "
Vio dan Leo meneruskan kembali sarapan mereka. Setelah selesai mereka bersiap untuk berangkat ke bandara
" Vio, apa semua barangmu sudah siap? "
Jawab Vio santai, kemudian wajahnya berubah murung
" Kenapa kamu jadi murung begitu? "
" Kak, kapan kita ketemu lagi? Aku pasti akan sangat merindukan kakak "
" Jangan seperti itu, aku juga pasti samgat merindukan mu. Nanti aku pasti datang kesana untuk mengunjungi mu. Tentu jika urusanmu selesai kamu akan kembali kemari kan? Toh sudah tidak ada alasan untukmu tinggal disana. Kamu bisa mencari pekerjaan lain disini "
" Baik kak, aku mengerti "
" Sudah, kita berangkat sekarang! "
Vio menganggukkan kepala sebagai jawaban kemudian mereka berjalan menuju mobil Leo yang berada di parkiran.
Dari kejauhan seseorang mengambil photo mereka berdua secara diam - diam
" Ini bisa kulaporkan pada pak Sandi dan aku yakin pasti photo ini akan berguna untuknya "
" Kak lihatlah, berita mengenai kak Bi dan kak Ji tengah menjadi trending topic di web online! "
" Benarkah? Apa yang dibicarakan? "
" Mereka membicarakan kalau pemilik perusahaan JB Companies dan Taeson Elektronik adalah saudara kembar. Dan mereka berdua berhasil mengembangkan usahanya dan menjadikan perusahaan mereka sebagai perusahaan paling diminati "
" Itu tidak salah. Karena kakakmu memang pebisnis berbakat "
" Tenru saja. Mereka berdua mempelajari bisnis dari papi ketika masih kecil. Sudah pasti mereka pandai. Belum lagi mereka belajar ilmu komputer saat usia 5 tahun "
__ADS_1
Ckiittt
" Apa? 5 tahun? "
Leo sangat terkejut hingga di menghentikan mobil secara mendadak
" Kak Leo, bisakah berhati - hati! "
" Maaf maaf. Aku sungguh terkejut "
Kata Leo dengan senyum yang merasa bersalah
" Benarkah kakakmu begitu pandai? "
" Mereka memang sangat jenius. Papi dan mami juga sangat terkejut melihatnya "
" Pantas saja mereka bisa sukses seperti sekarang "
" Benar. kak Bi mengembangkan perusahaan JB Companies hanya dalam waktu 3 tahun sebelum kak Ji ambil alih. Sekarang setelah kak Ji yang mengelolanya perusahaan itu semakin maju dan berkembang. Perusahaan Taeson Elektronik yang dikelola kak Bi juga belum terlalu lama dikelola kak Bi, mungkin baru sekitar hampir 2 tahun. Awalnya itu akan jadi anak cabang dari JB Companies tapi karena kak Ji terjun ke dunia bisnis dan ingin memegang kendali JB Companies, jadi kak Bi kembali fokus pada Taeson Elektronik "
" Begitu rupanya. mungkin karena dalam tubuh mereka mengalir darah dari keturunan bisnis, karena itu mereka bisa dengan mudah membangun perusahaan mereka "
Vio dan Leo terus berbincang selama perjalanan hingga tanpa terasa mereka telah tiba dibandara
" Ayo Vi. Kita sudah sampai! "
Leo membukakan pintu dan hendak membantu Vio turun dari mobil
" Kenapa jaraknya begitu dekat, tanpa terasa kita sudah sampai "
Kata Vio dengan nada seakan merajuk
" Apa kamu yakin ini dekat? Kita hampir menghabiskan waktu satu setengah jam perjalanan "
" Tapi karena bersama kak Leo. Perjalanan ini terasa begitu singkat "
" Sudah sudah. Kita harus segera masuk. Orang suruhan om Yudha pasti sudah sampai dan menunggumu di dalam "
" Baiklah kak "
Mereka berdua berjalan sambil bergandengan tangan masuk kedalam bandara. Disana terlihat salah satu anak buah Yudha bersama kru pesawat yang akan pergi mengantarkannya ke negara F
" Hati - hati, kamu harus memberiku kabar ketika tiba disana. Jangan bermanja - manja pada pria lain. Mengerti? "
" Siap bos. Aku mengerti. Kak Leo juga harus hati - hati. Jangan sampai lengah. Aku takut ada seseorang yang mengincar keselamat kakak "
" Kamu tenanh saja tidsk oerlu khawatirkan aku! "
Kata Leo yang kini memeluk Vio dengan erat
" Sudahlah. Cepat berangkat, kalau terlalu lama aku bisa saja akan kembali menculikmu agar tidak pergi! "
" Baiklah, sampai jumpa kak Leo "
Vio berjalan menjauh dari Leo sambil melambaikan tangannya
Vio kembali berlari kearah Leo dan berbisik padanya " Aku mencintai kakak "
" Aku juga mencintaimu, Vio! "
__ADS_1