
Ji berjalan pergi meninggalkan Ed yang terpaku karena kata - katanya
Barusan dia mengatakan apa?
Jendral milikku?
Ed menyadari kalau Ji sudah berjalan semakin menjauh, jadi dia mempercepat langkahnya untuk dapat menyusulnya kemudian dia meraih lengan Ji
" Ji, Bagaimana kalau kita segera pulang ke negara A? Aku ingin segera mengurus pernikahan kita? "
Kata Ed dengan antusiasnya
" Tidak bisa sekarang ini. Aku baru mengambil alih perusahaan Biru dan dia juga ingin segera melangsungkan pernikahan dengan Mili begitu Mili keluar dari rumah sakit. Jadi aku harus membantu dia mempersiapkan semuanya dulu "
Ed mengernyitkan alisnya
" Kenapa dia yang akan menikah sekarang? Bukankah kita yang merencanakannya lebih dulu? "
Kata Ed dengan nada bicara yang sedikit manja dan heran. Ji terpesona melihatnya
Kalau seperti ini dia sedikit imut
" Sudahlah, nanti juga kita akan segera pergi ke negara A untuk persiapan pernikahan kita setelah Bi menikah "
Ed terkejut dengan perkataan Ji yang sangat lembut disertai senyum manis dan juga dia mengelus lembut pipi Ed. Setelah Ji sadar dengan apa yang dia lakukan, wajahnya seketika berubah merah dan dia segera menarik tangannya dari pipi Ed dan berjalan cepat meninggalkannya. Ed tersenyum manis melihat tingkah Ji, barulah dia mengejar kembali gadis itu
" Kita makan malam disini saja ya? "
Ed bertanya sambil berjalan menggenggam tangan Ji. Mereka berhenti disebuah restoran didalam mall. Ji hanya menganggukkan kepala saja. Dia masih merasa malu dengan kejadian tadi
Bisa - bisanya aku lepas kendali dan melakukan hal konyol seperti itu. Menyentuh pipinya, tersenyum dan berkata hal yang memalukan. Oh tidak!! mau ditaruh dimana muka ku sekarang?
" Ji, aku merasa senang. Aku sangat senang sekali dengan kelembutan yang kamu berikan tadi padaku. Hari ini adalah hari yang begitu spesial. Kuharap kamu bisa selalu bersikap lembut seperti itu kepadaku. Aku tidak peduli orang mengatakan kamu jahat, kejam atau dingin. Yang terpenting adalah kamu gadisku. gadis paling berarti dalam hidupku. Walaupun dunia mengatakan kamu gadis terjahat sekalipun, aku tidak peduli. Yang aku pedulikan hanya perasaan mu terhadapku. Karena hanya aku juga keluargamu yang tahu kalau kamu adalah gadis yang memiliki hati baik bagikan peri. Tidak ada yang lain selain kamu. Jadi kamu tidak perlu pedulikan apa kata orang lain! "
Ed berkata dengan sangat lembut
__ADS_1
" Pak Jendral hentikan gombalan mu itu. Aku merasa malu sendiri dengan apa yang aku lakukan tadi. Sepertinya aku berubah jadi gadis yang begitu lemah "
Ji tersipu malu dan menundukkan kepala
" Tidak apa jika kamu lemah, Karena ada aku yang akan melindungi mu! "
Ji dan Ed menikmati makan malam mereka tanpa adanya gangguan. Setelah itu Ed mengantarnya pulang kerumah Bi
" Sampai bertemu besok my queen. Aku akan jadi supir pribadimu selama beberapa hari "
" Kamu tidka perlu mengantar jemputku ke kantor! "
" Kenapa? "
Terlihat Ed kebingungan dengan apa yang dikatakan Ji
" Karena aku tidak suka para gadis bodoh itu memperhatikan mu! "
Ji berpaling dan berjalan dengan cepat meninggalkan Ed setelah mengatakan itu. Ed hanya tersenyum
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Dirumah sakit
Emili sudah mulai membaik. Dia sudah di izinkan pulang. Biru dan Mili akan meresmikan hubungan mereka begitu keluar dari rumah sakit seperti apa yang telah mereka rencanakan sebelumnya.
" Bi, apa aku sudah bisa keluar dari rumah sakit? Aku sudah sangat bosan berada disini "
Kata Mili dengan nada yang sedikit manja
" Iya kita akan bersiap untuk keluar dari rumah sakit. Besok setelah semua pemeriksaan akhir selesai, kamu bisa keluar dari sini "
Kata Bi tenang sambil mengelus kepala Mili
" Tapi, setelah keluar dari sini aku harus tinggal dimana? "
__ADS_1
Tiba - tiba Mili menundukkan kepala dan raut wajahnya berubah sendu
" Tidak perlu pikirkan itu sekarang. Besok kita akan mengurus semuanya! "
Bi tersenyum lembut. Istirahatlah! Aku akan menghubungi Ji sebentar "
Setelah Mii menganggukkan kepala Bi berjalan meninggalkannya keluar dan menghubungi Ji
Tuuuuttt tuuuuttt tuuutt
" Halo, Ji "
Setelah menunggu beberapa lama akhirnya Ji mengangkat panggilan teleponnya
" Halo, ada apa Bi? Kenapa menghubungi ku malam - malam begini? "
Tanya Ji yang baru saja selesai membersihkan diri
" Aku mau kamu besok datang ke KUA! "
" Untuk apa? Aku dan Ed berencana menikah di negara A, tidak disini "
Ji berkata dengan santainya
" Bukan kamu yang akan menikah besok. Tapi aku yang akan menikah dengan Mili! "
Kata Bi dengan kesalnya
" Kamu gila? Cepat sekali? Untuk apa kamu meminta aku mempersiapkan semuanya kemarin? "
Ji juga terdengar kesal dengan saudara kembarnya ini
" Aku tidak ingin menunggu lama. Dan aku tidak bisa tinggal dengan Mili tanpa status yang jelas. Pokoknya besok kamu jadi saksi. Bawa Ed juga! "
" Terserah kamu saja !! "
__ADS_1