The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Pesta Permaisuri Adreo


__ADS_3

Keramaian sudah memenuhi Aula Istana Langit, hiasan bunga mawar putih dan hitam sudah memenuhi Aula, hiasan lampu juga ikut meramaikan dekorasi untuk pesta Permaisuri Adreo. Para tamu yang menginap atau pun yang baru datang sudah mulai memenuhi Ruangan Pesta begitu pula Putri Africiana dan Pangeran Lars Calleum, Tentu saja Putri Africiana tetap memakai cadar nya dengan dalih itu adalah adat di keluarganya. Hanya Pangeran Lars Calleum yang pernah melihat wajah Putri Africiana, sedangkan orang lain hanya bisa merasakan aura kecantikannya di balik cadar itu. Tatapan tamu undangan mulai terfokus pada Putri Africiana bahkan ketika Permaisuri Adreo memasuki ruangan, tetap saja orang-orang masih sibuk memandang Putri Africiana. Sedangkan Putri Africiana merasa sangat risih akan hal itu, Pangeran Lars Calleum yang melihat itu langsung menghampiri Putri Africiana dan memeluk pinggang Putri Africiana tanpa permisi dan tentu Putri Africiana sangat terkejut namun bisikan Pangeran Lars Calleum membuat nya harus menerima bahwa ucapan orang itu benar.


"Tenanglah, Aku hanya ingin menolong agar orang-orang berhenti memandang mu seperti itu. " ucap Pangeran Lars Calleum setengah berbisik.


Pesta dimulai dengan meriah Permaisuri Adreo yang hadir tanpa sang Raja terlihat bahagia, para tamu undangan pun menikmati setiap acara yang berlangsung sampai pada akhirnya muncul seorang pria bertopeng dari arah pintu masuk, seorang pria yang memiliki tubuh kekar dan tinggi, kulit putih tertutup pakaian kerajaan namun tidak ada lambang sebuah kerajaan. Wanita yang memandang pria itu tentu merasa tertarik dan ingin rasanya mendapatkan pria itu . Sedangkan di kursi nya sang Permaisuri Adreo menahan rasa senangnya ketika melihat pria tersebut agar tidak ada yang curiga dan menganggap pria itu selayaknya tamu undangan yang lain. Pria itu berjalan dengan pasti menuju Permaisuri Adreo dan begitu sampai didepan Permaisuri, sang pria bertopeng membungkuk dan mengucapkan terimakasih sudah mengundang nya ke pesta kerajaan. Permaisuri Adreo hanya mengangguk dan tersenyum lalu membiarkan pria itu pergi menikmati pestanya, para tamu undangan sibuk menikmati pesta.


"Apa kamu merasa tidak nyaman Nona? " tanya Pangeran Lars yang melihat Putri Africiana merasa bosan dengan pesta.


"Hmm." jawab Putri Africiana.


"Mari kita pergi ke taman. " ajak Pangeran Lars dengan menggandeng tangan Putri Africiana tanpa persetujuan, Putri Africiana hanya mengikuti nya saja tanpa menolak.


Pangeran Lars Calleum membawa Putri Africiana pergi ke taman, dalam perjalanan menuju ke taman Setiap ucapan pangeran Lars tidak didengarkan atau dijawab Putri Africiana dan itu membuat Pangeran Lars sedikit merasa sebal karena usahanya untuk membuat gadis itu bicara seperti sia-sia saja. Saat hendak memasuki taman, sayup-sayup terdengar suara orang yang sedang mengobrol di dalam taman dan itu membuat Putri Africiana sontak menutup mulut Pangeran Lars dan mengarahkan dirinya dan Pangeran Lars untuk bersembunyi. Pangeran Lars hanya diam dan tersenyum melihat kelakuan gadis itu, namun mata Putri Africiana yang menajam membuat Pangeran Lars harus fokus dengan keadaan saat itu. Suara yang terdengar seperti sepasang kekasih yang sedang melepaskan rindu dengan cara memuji berbicara manis satu sama lain.


"Aku bahagia kamu hadir dalam pesta ini. Pesta ini hanya alasan agar aku bisa bertemu denganmu setelah pertemuan kita yang tidak bisa ku hadiri. " ucap seorang wanita.


"Untuk hidup ku wanita yang paling kucintai, tentu aku akan bersabar dan melakukan semuanya hanya untukmu Permaisuri ku. " jawab sang pria.

__ADS_1


"Apakah semua akan sesuai rencana kita My Lord . " tanya sang wanita.


"Seperti titahmu Ratu ku. Akan ku lakukan segalanya untuk mu. " balas sang pria.


Beberapa saat kemudian tidak terdengar suara lagi dan itu membuat Pangeran Lars dan Putri Africiana penasaran sehingga nekat untuk mengintip apa yang terjadi di taman, namun pemandangan didepannya justru membuat Pangeran Lars dan Putri Africiana merasa terkejut dan terdiam. Sepasang kekasih sedang memadu kasih dengan berebut menikmati bibir pasangannya tanpa peduli sekitar mereka, Pangeran Lars bisa dengan cepat mengalihkan perhatian nya namun saat melirik ke arah Putri Africiana justru terkejut lagi melihat gadis itu yang justru menggigit bibirnya sendiri untuk mengatasi rasa terkejut nya. Tanpa fikir panjang Pangeran Lars berniat mengajak gadis itu pergi dan disaat ingin menarik tangan gadis itu, justru gadis itu sudah memegang tangannya dan menunjuk kearah pasangan yang tadi dilihatnya tapi karena melihat gadis itu menatap tajam ke arah tadi akhirnya Pangeran Lars ikut memandang juga kearah sama. Terkejut sekali lagi karena pasangan itu adalah Permaisuri Adreo dan pria bertopeng, melihat hal itu membuat Pangeran Lars langsung membawa Putri Africiana untuk langsung menghilang dari tempat tersebut dengan kekuatan yang dimiliki Pangeran Lars.


Sedangkan pria bertopeng yang merasakan ada yang mengawasi melihat sekeliling namun tidak ada hasil sehingga mengabaikan feeling nya itu.


Dalam sekejap mata kini Pangeran Lars dan Putri Africiana sudah berada di kamar Pangeran Lars, Putri Africiana masih terkejut dan merasa pusing karena baru saja berpindah tempat tanpa aba-aba dari orang yang melakukan itu. Melihat kebisuan gadis itu, Pangeran Lars memberikan minuman dan langsung diminum sampai habis.


"Kemarilah." ucap Pangeran Lars sambil menuntun Putri Africiana ke ranjang untuk duduk.


"Tenanglah.Itu nyata dan mungkin menjadi Rahasia mereka berdua. " ucap Pangeran Lars yang mendengar gumaman Putri Africiana.


"Tapi bagaimana dengan Sang Raja. " tanya Putri Africiana sambil memandang sayu ke arah Pangeran Lars.


"Suatu hari nanti pasti akan terbuka setiap Rahasia dibalik dinding istana dan Hati manusia. " jawab Pangeran Lars yang merasakan ada kesedihan mendalam di mata gadis itu.

__ADS_1


Mendengar jawaban Pangeran Lars membuat Putri Africiana sedikit lega, dan kedatangannya ke Istana pun tidak sia-sia karena sebuah rahasia akhirnya diketahui olehnya dan itu pasti akan membantu nya suatu hari nanti, sedangkan Pangeran Lars yang melihat cincinnya bersinar lagi saat dirinya mengelus kepala Putri Africiana untuk memenangkan gadis itu , kini dirinya harus bertanya pada Putri Africiana apapun itu harus saat ini juga.


"Putri Africiana bolehkah saya bertanya? " ucap Pangeran Lars mengalihkan perhatian gadis itu.


"Hmm.Silahkan." jawab Putri Africiana.


"Apakah kamu Penerus Pedang suci Dari Dragon Tlexictli Belenda? " tanya Pangeran Lars hati-hati.


"Apa maksud anda Pangeran Lars? " jawab Putri Africiana dengan tenang meski dirinya saat ini benar-benar terkejut dengan pertanyaan Pangeran Lars.


"Apa kamu pemilik Pedang Suci ? " tanya Pangeran Lars sekali lagi dengan menatap tajam ke arah Putri Africiana.


"Seperti apa Pedang Suci yang Anda maksud Tuan? " tanya Putri Africiana berpura-pura seoalah tidak tahu dengan muka yang dibuat seolah penuh tanda tanya.


"Lupakan saja. " ucap Pangeran Lars yang tidak mendapatkan jawaban seperti harapannya.


Setelah itu Tidak ada percakapan lagi dan Putri Africiana pamit untuk kembali ke kamarnya dan Pangeran Lars mengizinkannya.

__ADS_1


" Aku percaya itu adalah kamu. Jika kamu tidak mau mengakui itu saat ini. Maka akan kubuat kamu menunjukkan Siapa dirimu sebenarnya. Aku berjalan untuk melindungi Pemilik Pedang Suci maka Tanggung jawab ku untuk memastikan semua ini benar atau salah. " batin Pangeran Lars setelah Putri Africiana keluar dari kamarnya.


__ADS_2