The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Awal *Kitab Suci Cristal Of Life*


__ADS_3

Wilayah yang di tinggali Penyihir Calista adalah wilayah Hutan Ajaib yang saat ini Clara didalamnya, Achela bergegas menyusuri waktu dini hari yang masih menyisakan dua jam sebelum matahari terbit. Danau yang berada ditengah Hutan Membuat Achela berlari secepat mungkin untuk mempersingkat waktunya, berlari dan terus berlari hingga pepohonan yang ada di sekeliling nya perlahan menghilang dan hamparan rumput hijau terlihat di pandangan matanya, kilauan cahaya yang terpancar di Air membuat siapapun ingin memandang nya lama, sinar rembulan yang masih bertahta di atap angkasa menandakan waktu bagi Achela masih tersedia.


"Danau ini sangatlah luas, dan Bunga Teratai Emas ada di tengah, bagaimana caraku mendapatkan nya. " gumam Achela yang memandang ke depan di mana Bunga yang diinginkan Tuannya hanya tumbuh di Tengah Danau.


Achela mencoba mengelilingi Danau dan berfikir bagaimana caranya mengambil Bunga Teratai Emas, hingga dirinya tersadar akan sesuatu karena Bunga Teratai Emas membuat dirinya ingat jika dirinya bukan Seekor Hewan Suci biasa tapi dirinya sudah berubah menjadi berbeda.


*Terbang* ucap Achela.


Sekali ucapannya tidak bereaksi dan di cobanya beberapa kali namun tetap saja dirinya tidak bisa terbang seperti di depan Penyihir Calista tadi.


"Sepertinya aku harus konsentrasi dan melepaskan semua rasa dan fikiran ku. " ucap Achela dan mengatur nafasnya agar tenang, sekali lagi Achela akan mencoba untuk terbang.


*Terbang* ucap Achela.


Tubuhnya perlahan diselimuti serbuk Emas dan membawanya terbang, perlahan Achela menyelaraskan Raga dan fikiran nya agar bisa mengendalikan kekuatan barunya itu, tubuhnya oleng ke kanan dan ke kiri namun sekuat tenaga Achela tetap berusaha untuk tenang agar tidak jatuh dan susah payah terbang pertama kalinya kini Achela sudah di tengah Danau Ajaib, kedua kaki depannya mendekati Beberapa Kuncup Bunga Teratai Emas yang harus diambilnya dan dengan cakarnya Achela memetik satu persatu bunga Teratai Emas hingga mendapatkan 4 bunga Teratai Emas dan kembali terbang ke daratan .



(Bunga Teratai Emas)*anggap saja warnanya Emas ya 😁


"Syukurlah akhirnya aku mendapatkan Bunga Teratai Emas tapi jika aku berlari bunga ini bagaimana membawanya ,jika aku gigit dan bunga nya rusak bagaimana dan rembulan semakin turun dari tahtanya, waktu ku Tinggal sedikit. " ucap Achela berfikir yang masih menetralisir nafasnya karena terbang tadi.

__ADS_1


..................


Sedangkan Penyihir Calista sudah berdiri di depan Kitab Suci dan menunggu Achela, ada yang harus menjadi kunci dari Kitab Suci nya.


"Sepertinya inilah waktunya Cristal Kehidupan digunakan. " batin Penyihir Calista saat memikirkan bagaimana cara membuat segel pada Kitab Suci itu.


Cristal Kehidupan, sebuah Cristal yang sangatlah Ajaib, Untuk mendapatkan Cristal itu Penyihir Calista harus bermeditasi Di titik pusat Alam yang menjadi inti dari ke empat Kerajaan, bukan hal mudah untuk bermeditasi ditempat itu, badai dari ke empat penjuru dan tentu ada yang mencoba menggagalkan meditasi nya. Cristal Kehidupan bukan hanya Cristal yang memiliki kekuatan kecil, dalam sebuah buku kuno di dunia sihir dijelaskan jika Cristal kehidupan bisa menghidupkan orang yang sudah tiada dan mengubah hidup siapapun sesuai keinginan pemiliknya, para Penyihir berlomba-lomba untuk mendapatkan Cristal itu namun rintangan yang harus dilalui tidak jarang membuat para Penyihir terluka atau kehilangan nyawa tentunya Penyihir Calista tidak se ceroboh itu untuk mendapatkan Cristal Kehidupan, dirinya harus membuat ramuan khusus untuk membuat pertahanan saat bermeditasi. Setelah meditasinya selama 1 bulan Purnama, akhirnya usahanya membuat Penyihir Calista mendapatkan Cristal Kehidupan dengan tubuhnya yang penuh luka karena serangan dari Penyihir lain, Perisai yang dibuat nya tidak mampu melindunginya selama sebulan penuh namun dirinya tetap bertahan meditasi meski terluka.


Cristal Kehidupan juga seperti ramalan yang tidak dipengaruhi oleh manusia manapun atau klan mana pun,dimana Cristal ini murni Alam yang menyempurnakan entitas dan elemen-elemen nya. Dan dengan Cristal Kehidupan sebagai segel nantinya akan membuat Kitab Suci tidak mudah jatuh ke tangan orang yang jahat, tentu saja karena untuk bisa melihat apalagi membaca isinya hanya orang yang memiliki jiwa murni.



"Kitab Suci ini sangatlah berbahaya jika jatuh ke Tangan yang salah, maka harus aku segel dengan Cristal Kehidupan dan Jiwa Murni akan mampu membuka Segel ini. " ucap Penyihir Calista mengeluarkan Cristal Kehidupan dari dalam tubuhnya, yah untuk menjaga Cristal Kehidupan , tubuhnya lah yang menjadi tempatnya karena dengan begitu tidak ada yang berani berfikir untuk melukai dirinya dengan adanya Cristal Kehidupan di dalam dirinya.


"Dimana Achela ini sudah hampir waktunya matahari terbit. " ucap Penyihir Calista dengan perasaan gelisah karena waktunya semakin sempit.


*Datanglah* ucap Penyihir Calista membuat portal di depannya.


Achela yang terbang dan masih menyeimbangkan hingga terseok-seok, Tiba-tiba terkejut dengan cahaya yang muncul didepannya , hingga mendengar suara tuannya.


"Cepatlah Achela! " seru Penyihir Calista.

__ADS_1


"Ini Tuan, Bunga Teratai Emas. " ucap Achela menyerahkan Bunga Teratai Emas setelah kembali dengan portal, jika tidak ada Portal pasti dirinya akan datang terlambat.


"Kemarilah! " perintah Penyihir Calista dan memberikan isyarat agar Achela duduk di meja sebelah Kitab.


Penyihir Calista membuka Kitab Suci menjadi 4 bagian dan menaruh setiap Satu Kuncup Bunga Teratai Emas di tiap bagiannya, Cristal Kehidupan pun dikeluarkan.


*Segel Murni* ucap Penyihir Calista dan Cristal Kehidupan terbang diatas Kitab Suci.


Cahaya matahari perlahan menampakkan diri dan sinar nya menerobos jendela di depan Penyihir Calista tepat mengenai ujung Cristal Kehidupan, seperti sebuah ikatan yang membuat garis saling tarik menarik hingga cahaya Cristal Kehidupan menyempurnakan Kitab Suci bersatu dengan Bunga Teratai Emas yang ikut mekar karena cahaya Kehidupan. Perlahan Ke empat Bunga Teratai Emas yang mekar meresap ke dalam Kitab Suci dan Cristal Kehidupan juga menyatu dengan Kitab Suci hingga kedua elemen itu menghilang meresap ke dalam Kitab Suci. Sebuah cahaya Emas membentuk Kuncup Bunga Teratai Emas dan Kitab Suci tertutup dengan sendirinya tepat saat Cahaya Bunga Teratai Emas mekar, tapi didalam Bunga Teratai Emas itu terdapat sebuah kunci Emas yang melambangkan Sebuah Cristal dan empat Bunga Teratai yang menopang Cristal.


"Bawalah ini di Gua tempat Sang Naga Beristirahat, Ingatlah didalam gua terdapat sebuah Bunga Mawar yang sangat Ajaib dan letakkan Kunci Kitab Suci ini di atasnya. " ucap Penyihir Calista setelah mengambil kunci Emas dari Bunga Teratai Emas dan memberikan ke Achela.


"Apa maksud tuan Naga legendaris yang tertidur di Gua itu? Bagaimana jika Naga itu bangun dan membakar ku? " tanya Achela berfikir yang bukan-bukan.


"Naga itu tidak akan bangun hingga Sang Waktu Kembali! Ingatlah Tugasmu baru dimulai! Cepatlah kembali setelah tugasmu Achela. " ucap Penyihir Calista dengan serius.


"Baiklah tuanku. " jawab Achela yang melihat tatapan tuannya tidak ingin dibantah.


................ ...


"Akhirnya keluar juga Hewan itu, tunggulah sebentar. Ini waktunya kamu pergi selamanya Calista! " batin seseorang dari tempat persembunyian nya, ntah sudah berapa lama dirinya menunggu di tempat yang gelap itu.

__ADS_1


__ADS_2