The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Penyatuan Cinta


__ADS_3

"Tersenyum lah sepuasnya! Aku tidak akan gagal dengan apa yang ku punya saat ini! " ucap Permaisuri Adreo dan meninggalkan Sidang Akbar Kerajaan Langit.


setelah tidak merasakan aura Permaisuri Adreo di istana nya, Clara kembali ke tempat dimana keluarga nya berada untuk melakukan apa yang sudah direncanakan.


*Perisai Cahaya Biru* batin Clara dengan melangkah kan kaki meninggalkan perwakilan Rakyat.


Perisai kembali diberikan agar Permaisuri Adreo tidak memasuki Istana Langit, kepergian Clara bahkan tidak di sadari siapa pun karena semua hanya fokus pada acara pernikahan Starla. Setelah pernikahan selesai, Clara kembali menunjuk kan dirinya dan di sambut dengan penuh suka cita oleh semua orang.


"Hari ini adalah hari yang membahagiakan untuk seluruh Kerajaan Langit, untuk menambah kebahagiaan kita semua maka Saya Raja Lucas Armadeo dengan resmi mengundurkan diri sebagai Raja dan Kerajaan Langit akan di pimpin oleh Ratu Africiana Lusca Armadeo. Satu berita bahagia lagi yaitu Pernikahan Putri Sulung Kerajaan Langit dengan Pangeran Kerajaan Api. Maka Kerajaan Langit akan mengadakan pesta seharian penuh untuk kedua mempelai, Perwakilan Rakyat akan mengatakan berita ini pada semua Rakyat. Jamuan akan di adakan di beberapa titik, agar Rakyat yang tidak bisa datang ke Istana tetap merasakan kebahagiaan Kerajaan Langit." Seru Raja Lucas.


" Hidup Raja Lucas, Hidup Ratu Africiana." sorak semua Rakyat dengan semangat.


Sidang Akbar Kerajaan berakhir, berganti dengan penyambutan pesta untuk Kedua mempelai. Hiruk pikuk orang berlalu lalang menghiasi setiap Sisi, sedangkan Clara masih menikmati aroma segar bunga mawar di dalam kolam pemandiannya.


Tirai yang melambai tertiup angin menghantarkan aroma segar makanan yang memenuhi setiap penjuru namun tak membuat gadis itu merasakan lapar sedikit pun, Pangeran Trish yang merasa Clara terlalu lama berada di kolam pemandian akhirnya memasuki ruangan itu tanpa berbicara sepatah kata pun.


Tubuhnya terendam air bermandikan kelopak bunga mawar merah, semerbak menusuk hidung nya namun wajah istri nya yang putih dengan rambut terurai itu sibuk dengan pejaman mata nya membuat Trish memandang nya tanpa henti.


"Sampai kapan akan menatap ku? " tegur Clara masih dengan posisi ternyaman nya.


"Aku... " ucap Trish.


"Mendekatlah! Temani Aku berendam." perintah Clara.


Apa pun maksud Clara, Trish merasa mendapatkan kesempatan untuk berdekatan dengan pujaan hati nya, pasti hal itu tidak akan di sia-siakan.


"Lepaskan Liontin Mu!" ucap Clara sebelum Trish memasukkan kaki nya ke dalam kolam.


Air yang tidak dalam ketika ada ditepian, kelopak bunga itu seakan menutupi seluruh tubuh yang telah terlepas dari seluruh benang, Trish hanya bisa duduk di samping Clara yang masih memejamkan mata. Di pandang nya wajah istri nya lekat hingga tanpa sadar tangannya hampir menyentuh wajah Clara, dengan cepat Trish menarik tangannya namun tangan Clara sudah menahannya dan meletakkan tangan Trish di wajah nya.


"Hari ini tidak ada pembatas di antara kita, Aku bukan Ratu ataupun Putri tapi hanya seorang istri. Dan kamu bukan Pangeran tapi hanya seorang suami! Hanya Hari ini semua pembatas di hilangkan." ucap Clara dan membuka mata nya.

__ADS_1


Tatapan yang sangat lembut dan penuh cinta, tidak ada ketajaman yang mengintimidasi yang ada hanya lah mata bercahaya biru dengan pesona nya bertemu mata tajam yang mendamba. Tidak ada sorot kebohongan sedikit pun membuat Trish memberanikan diri untuk semakin mendekat pada Clara, bibir mungil itu terlihat merona seperti buah cerry. Jemarinya menyusuri seluruh wajah Clara, kening nya, mata nya, hidung nya dan bibir nya seakan ini hari besar untuk nya, untuk pertama kalinya Trish merasa mimpi nya menjadi kenyataan.


Cup...


Sebuah kecupan di bibir membuat Trish terlonjak kaget, tangannya hanya menyusuri wajah Clara dan menatap bibir istri nya itu dengan mendamba namun dengan cepat Clara langsung menyatukan bibir kami berdua.


"Lepaskan semua pembatas Trish! Nikmati saat ini, apa kau paham? " ucap Clara dan memeluk Trish.


Deg...


Bisakah dirinya berteriak dengan perlakuan Clara pada nya, tubuh kedua nya saat ini sama-sama tanpa sehelai benang, tapi pelukan istri nya langsung membuat tubuh Trish meremang. Dirinya juga seorang pria dewasa tentu ada hasrat terlebih lagi keadaannya saat ini, meskipun Trish pernah melakukan hubungan dengan istri nya tapi saat itu berbeda karena Clara seperti Putri tidur yang mungkin tidak merasakan apapun.


"Trish! Sampai kapan akan mengingat masa lalu? Jika kamu tidak ingin bersama ku, Aku akan pergi. " ucap Clara dan melepaskan pelukan nya.


Baru terlepas tangan Clara sudah di tarik Trish, di kalung kan nya tangan Clara pada lehernya, sejenak mengatur nafasnya. Pandangan kedua nya kembali bertemu, perlahan Trish mendekat kan bibir nya menyatukan nya dengan bibir Clara, hanya bersentuhan dengan mata saling memandang.


Perlahan Trish memulai ******* pelan bibir Clara, terasa kenyal dan manis semakin membuat nya tergoda, butuh waktu untuk melakukan permulaan hingga kedua nya kini saling menikmati rasa manis dari bibir pasangannya.


Pangutan yang berulang kali seakan itu menjadi tempat bermain kedua nya, jemari nya mulai menyusuri dua gunung yang menjulang menantang untuk di takhlukkan, dengan gemas dan penuh gelora tangan Trish semakin gencar mendaki dan menyesap hasil dua gunung itu, jejak merah mulai bertebaran di seluruh sisi gunung kembar. Dengan penuh penyerahan Clara melepaskan seluruh batasan dan memberikan Trish seluruh Milik nya dalam balutan Api Cinta, sentuhan demi sentuhan yang mengalirkan desiran hangat di dalam tubuhnya, membuat nya terbang dengan sapuan dan pijatan lembut seorang Trish.


Keluar dari pemandian dengan lembut Trish merebahkan tubuh Clara di atas tempat tidur, sungguh pahatan yang mempesona, memandang nya tanpa berkedip seakan tidak percaya hal itu akan terjadi secepat ini. Melihat Clara yang hanya tersenyum manis dengan mata biru nya membuat Trish kembali ******* bibir gadis itu , menyusuri setiap inci dengan penuh gelora di dalam tubuhnya.


"Apa kau siap? " bisik Trish dengan suara yang serak.


"Lakukan lah." ucap Clara dengan lembut.


kembali ******* bibir Clara dan membenarkan posisi kedua nya, hingga miliknya menemukan rumah nya dan dalam sekali hentakan menerobos memasuki surga tempat nya berpulang.


"Arrghk.. " cicit Clara menahan sakit nya membuat Trish menghentikan aksinya.


Memulai nya dengan lebih lembut dan perlahan hingga raut wajah Istri nya terlihat menikmati sentuhan nya dengan senyuman termanis sepanjang waktu, kedua nya melepaskan seluruh kenikmatan bersama membiarkan Cinta menjadi satu.

__ADS_1


"Terimakasih Clara, Aku sangat mencintai mu. Tetap lah bersama ku hingga nafas ku meninggalkan raga ku." ucap Trish setelah pergulatan panasnya berakhir.


Cup.. Cup.. cup..


Trish mencium kening, pipi dan bibir Clara sesaat dan berbaring di samping istri nya, merengkuh tubuh Clara ke dalam pelukan nya. Clara hanya tersenyum tanpa satu kata pun dan membiarkan Trish memeluknya sebelum waktu kembali mengambil kebebasan nya.


Sedangkan di kamar lain Pangeran Lars masih menyatukan hasrat dan Cinta bersama istri nya Putri Starla, berulang kali tanpa mengenal lelah. Membuat Putri Starla kehabisan tenaga nya dan membiarkan suami nya itu menikmati Cinta seorang diri, hingga akhirnya tubuh pria itu merasakan lelah dan mengikuti Starla menjemput mimpi.


...................


"Pendeta, Apakah permintaan ku sudah di temukan? " tanya Clara.


" Belum nak, sudah bersiaplah. Malam ini juga untuk perayaan pernikahan mu, Apa ibu suri tahu soal itu?" tanya pendeta.


"Ini hanya di antara kita, kalau begitu Clara kembali ke kamar." jawab Clara dan meninggalkan kamar pendeta..


...********...


.


.


. hay reader, author mau curhat *sedikit nih..


. Jujur ya author masih belum bisa berimajinasi liar kalau soal urusan ranjang 😅


.


. Setiap kali berfikir, pasti akhirnya mentok ke itu' aja..


. Gak bakat nih author nya buat nulis kisah yang panas 😁

__ADS_1


.


. maaf ya kalau bab ini aga riweh, masuk ke hati gak 😅*


__ADS_2