The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Peringatan


__ADS_3

Wussh...


Sebuah Kerajaan dengan ratusan gagak hitam bertengger di atas pohon, langit kelam kelabu. Penjaga yang menyeramkan berubah menjadi penjaga yang mempesona, aura Kegelapan dengan sihir yang begitu kuat.


Ini lah Kerajaan Kegelapan dimana Kerajaan ini menjadi milik Raja Kegelapan setelah perebutan tahta dari sang Pemilik asli, Raja Sin Yang sang penguasa Kerajaan Sihir Tingkat Dewa. Di sinilah 2 klan yang menjadi satu berubah menjadi sihir tingkat dewa dengan penyatuan dua darah berbeda, bukan hanya sihir yang kuat namun juga kekuatan para elf 🧝‍♂️ untuk membuat pertahanan sangat lah hebat.


Kerajaan yang terlindungi dengan dua aliran sekaligus menjadi incaran para musuh dari klan lain termasuk Tuan Muda Felix atau yang kini menjadi Raja Kegelapan, melalui rencana dan hasil permainan licik nya lah Seluruh Bangsa sihir tingkat dewa akhirnya dapat di musnahkan. Namun ada satu bayi yang terlewat, bayi laki-laki yang kini di panggil dengan Giel.


Raja Kegelapan mempercayai setiap ramalan, ramalan yang tidak bisa di ubahnya. Dengan terbebas dari hukuman bakar hidup-hidup dan memiliki kekuatan yang luar biasa membuat takdir nya di iringi kutukan, kutukan yang membuat nya mengasingkan seseorang.


Jiwa tanpa kekuatan sihir atau pun keajaiban lainnya, dalam darah nya mengalir Kegelapan Dan juga kemurnian. Jiwa dengan hati yang bersih dengan keabadian yang singkat, ikatan itu yang akan menjadi salah satu akhir dari kehidupan nya. Dialah kunci dari Kehancuran sang Raja Kegelapan, namun kunci hanya akan memberi kan satu kesempatan untuk satu kehidupan.


* Perisai Cahaya Biru*


*Peri Ayo salurkan energi mu pada Raja Dexter. " batin Clara pada Peri Henna di tempat lain dan mulai berjalan mendekati Istana.


*Tuan, Aura nya masih sangat lemah. Kita harus menyusuri setiap lorong kerjaan! " batin Peri Fyra.


*Lakukan saja, mereka tidak akan melihat kita. * jawab Clara dengan batin nya.


Lorong yang sama seperti terakhir kali namun Peri Fyra mengarahkan ke lorong dimana dulu Achela yang menjelajahi lorong itu, kini Clara mulai menjelajahi lorong dengan Peri Fyra.


Begitu banyak lukisan aneh di sepanjang lorong, seakan lukisan itu memiliki Jiwa nya sendiri. Peri Fyra yang melihat sekitar sembari mengikuti energi yang dirasakan mulai merasakan ada yang aneh dengan lukisan di sepanjang lorong. Namun melihat Tuan nya yang terlihat tenang, membuat nya merasa tidak ada hal buruk di sekitar nya.

__ADS_1


Clara tahu apa yang di rasa kan oleh Peri Fyra, karena perisai Cahaya Biru masih tidak cukup untuk menetralkan semua aura di sekeliling kedua nya. Bahkan melihat lukisan semua itu Clara tahu apa yang terjadi dan itu menjadi rahasia Raja Kegelapan Dan kini juga menjadi sebuah peringatan untuk Clara betapa Raja Kegelapan tidak akan membuat Kehancuran yang mudah.


Peri Fyra berhenti di sebuah lorong yang buntu, namun energi Raja Dexter semakin kuat di tempat itu. Dengan mata hati nya Clara melihat apa yang ada di balik dinding, sebuah ruangan yang tampak seperti kamar, hanya memiliki sebuah kursi dan lebih banyak lukisan, lukisan yang mengisahkan berbagai dimensi kehidupan lampau.


"Peri Fyra masuk lah ke dalam dengan bantuan ku, ambil lah sebuah botol bertinta emas dengan bau anyir. Jangan sentuh apa pun selain botol yang ku maksud, cepat lah kembali setelah mendapatkan nya." Ucap Clara.


*Portal Alam* ucap Clara menyentuh dinding Dan sebuah cahaya mulai membuat titik hitam kecil semakin membesar, lubang yang cukup di lewati oleh seorang Peri. Melihat jalan terbuka, Peri Fyra memasuki ruangan yang sangat menekan seluruh Jiwa Dan raga nya.


Seakan ribuan mata memandangi nya dengan suara jeritan yang memekakkan telinga, puluhan atau bahkan ratusan lukisan memenuhi ruangan yang cukup luas itu Dan di tengah ruangan hanya memiliki satu kursi saja. Di lihat nya seisi ruangan hingga tanpa melewatkan satu inci pun, membuat perasaan nya di selimuti Rasa takut. Wabah Bangsa Peri pun tidak semengerikan ruangan ini, terlihat sebuah botol bertinta emas dengan bau anyir di atas tumpukan kanvas.


Melihat itu Peri Fyra menghampiri tumpukan kanvas Dan dengan cepat mengambil botol yang di maksud oleh Clara, namun pandangannya teralihkan disaat botol itu sudah di tangannya. Kanvas yang tertumpuk juga memiliki lukisan usang, Lukisan sebuah Kerajaan, Kerajaan yang memiliki dua cahaya di saat bersamaan.


Simbol Bulan Dan Matahari itu tergambar sangat jelas di atas Kerajaan, semakin di perhatikan hingga bau terbakar dengan rasa panas mulai tercium di hidup Peri Fyra.


"Peri Fyra...! " ulang Clara.


Mendengar suara Clara seketika mengembalikan kesadarannya dari tenggelam dalam lukisan di tumpukan kanvas paling atas, bergegas Peri Fyra meninggalkan ruangan itu Dan kembali pada Tuan nya. Wajah yang cemas itu lah yang tertangkap di mata Peri Fyra, Seorang Lady Cristal merasa cemas karena tindakan pendamping nya.


"Bawa ini kembali Ke Kerajaan Bisu! Katakan pada Pendeta untuk melakukan Ritual penyatuan Jiwa Raja Dexter." ucap Clara setelah menutup Portal nya.


"Bukankah Tuan akan kembali juga? " tanya Peri Fyra dengan bingung.


"Aku akan kembali setelah melakukan perjalanan waktu! Pergilah Dan lakukan seperti ucapan ku! Dan satu lagi, ajari Cleo untuk menggunakan Batu Bulan. " jawab Clara dengan serius.

__ADS_1


"Tapi Tuan? " ucap Peri Fyra.


"Waktu mu tidak banyak! Raja Dexter harus mendapatkan Jiwa nya, pergilah! " perintah Clara sekali lagi membuka portal nya Dan membiarkan Peri Fyra memasuki portal sebelum di tutup kembali.


...................


Wusshh..


"**Hah Apa yang terjadi Dan kemana Peri ku! Si@l bagaimana dia bisa keluar dari penjara Cinta? Segel Pemata Alam ku sangat bertolak dengan Jiwa nya, di dalam penjara ini semua kekuatan nya tersegel. Tunggu dulu. " ucap Raja Kegelapan panjang lebar hingga mengingat sesuatu, sesuatu yang mencurigakan dari tingkah Peri nya.


*Kembali lah Permata Alam* ucap Raja Kegelapan dan Permata itu melepaskan diri dari kunci penjara dan kembali memasuki tubuh Raja Kegelapan.


krieet.. (pintu penjara di buka)


Di pandangi nya sebuah dinding yang saat itu di tutupi oleh Clara, namun tidak ada apa pun di dinding itu. Perlahan di ulurkan tangannya menyetuh dinding, di raba nya dinding dari atas ke bawah. Namun belum sampai di tengah tangannya terasa tersengat aliran yang begitu kuat seakan terbuat dari petir yang me menyambar.


Zzzzt.. Auw..


"Apa ini? Telapak tangan ku terbakar! " ucap Raja Kegelapan yang sudah menarik tangannya dari dinding.


Sinar biru berlapiskan sinar keputihan membuat sebuah ukiran, ukiran sempurna yang sesaat kemudian langsung menghilang. Ukiran yang sangat di kenali oleh Raja Kegelapan, ukiran itu yang menjadi penghubung dirinya dengan seseorang dalam pengasingan.


Deg... (Pertama kalinya jantung berpacu akan rasa takut dengan ingatan kutukan yang sudah di ketahui Raja Kegelapan)

__ADS_1


"Tidak! Itu tidak mungkin, Tidak ada yang boleh menemukan dia. Aku membiarkan nya hidup untuk persembahan terakhir ku sebelum Gerhana Bulan Suci. Apa pun yang terjadi, dia hanya akan menjadi persembahan bukan alasan Kehancuran ku! " gumam Raja Kegelapan**.


__ADS_2