The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Tempat Tersembunyi


__ADS_3

Semakin ketenangan tercipta, Clara semakin tenggelam hingga tidak menyadari kedatangan Achela. Achela pun dengan sabar menunggu Clara dengan menikmati penyatuan jiwa manusia dengan Alam yang ada didepannya, terlihat Clara semakin mampu menguasai aliran dari setiap energi kehidupan. Percikan air menyatu dengan udara dan aura Jiwa Murni terasa sangat kuat hingga Achela bisa merasakan daya tarik dengan Aura Jiwa Murni, tanpa di sadari Kitab Suci milik Achela keluar dari ruangan tanpa batas terbang diantara dirinya dan Clara.



Kitab Suci milik Achela terselimuti serbuk emas dan cahaya biru melesat dengan cepat menyelimuti serbuk emas , melihat Kitab Suci milik nya sudah tidak di ruang batas, Achela memperhatikan apa yang akan terjadi hingga perlahan Kitab Suci milik nya mulai terbuka. Dengan pasti Achela melangkah mendekati Kitab Suci milik nya namun setiap langkah nya juga diikuti pergerakan dari Kitab Suci mendekati Clara, hingga langkah terakhir sebelum menyentuh air Achela mulai terbang agar tidak tenggelam dalam air dan masih mendekati Kitab Suci milik nya dan kini jarak dirinya, Kitab Suci dan Clara sangatlah dekat.


"Tuanku kembalilah. " ucap Achela dengan tenang.


Perlahan Clara membuka matanya dan matanya langsung disambut Kitab Suci yang terbuka dengan Cahaya Biru milik nya dan serbuk emas milik Kitab Suci itu sendiri dan sejajar dengan dirinya ada Achela di hadapan Kitab Suci.


"Ayo Achela kita lakukan bersama. " ucap Clara.


"Baik Tuanku. " jawab Achela dengan mengangguk.


Sejenak saling mengambil nafas dan mulai mendekati Kitab Suci secara bersamaan, Perlahan Serbuk Emas dan Cahaya Biru semakin membesar dan berusaha menyelimuti Ketiganya. Hingga tercipta gelembung Cahaya Biru bermandikan serbuk emas menutupi Clara, Kitab Suci dan Achela, mulai memperhatikan apa yang tertulis di dalam Kitab Suci milik Achela. Keduanya saling pandang dan tersenyum penuh arti setelah membaca isi Kitab Suci dan dengan sendiri nya Kitab Suci mulai menutup dan gelembung pun mulai memudar.


.......................


Sedangkan disisi lain Para Pangeran sudah mulai bergerak mencari dalang di balik para penculikan para gadis, Pangeran Lars dan Pangeran Trish bekerja sama untuk melindungi para gadis yang menjadi target penculikan dan mencari tempat persembunyian para gadis yang sudah diculik, sejauh ini keduanya sudah menggagalkan beberapa aksi penculikan didesa-desa dan mendengarkan para penculik yang memburu para gadis untuk menghentikan sebuah ramalan yang ditakutkan oleh tuannya.

__ADS_1


"Hei Trish siapa yang mereka maksud Tuan? Apa dia itu kalangan bangsawan? " tanya Pangeran Lars lirih.


"Kita akan tahu jika mengikuti Para Penculik itu, ayo kita menyamar menjadi kelompok mereka. " jawab Pangeran Trish dan mulai meninggalkan tempat nya bersembunyi.


Perlahan Pangeran Trish membekap satu penculik di barisan terakhir dan menusukkan pisaunya tepat di jantung nya dan melucuti pakaian liar nya sebelum menghabisi target, Pangeran Lars mengikuti apa yang dilakukan oleh Pangeran Trish. Dan kini keduanya sudah menjadi seorang penculik juga dan ikut mencari mangsa di desa kecil yang sangat rentan oleh penjagaan ksatria istana atau seorang petarung sejati.


"Hey kalian cepat menyebar dan bawa semua gadis yang berusia 18 tahun hingga 20 tahun! Cepat, jika ada yang melawan Habisi saja ! " perintah seseorang yang paling depan dan dilihat dari penampilannya seperti pemimpin dari para penculik.


Semua bergegas memporak-porandakan desa kecil itu tanpa ampun dan menyeret para gadis sesuai dengan perintah pemimpin nya, dan kedua Pangeran yang menyamar ikut menyeret gadis juga namun dengan memberikan kepastian pada orang tua Korban bahwa para gadis akan baik-baik saja tapi untuk memberantas para penculik maka penculik an harus dibiarkan terjadi dan meminta orang tua gadis yang dibawa kedua Pangeran untuk menenangkan warga lain nya setelah kepergian kelompok penculik itu.


..................


Para penculik membawa para gadis ke sebuah bangunan yang terlihat sudah terbengkalai dan runtuh, namun ada sesuatu yang tersembunyi di reruntuhan itu, kedua Pangeran hanya mengikuti para penculik yang lain menyusuri reruntuhan, di tengah reruntuhan itu masih menyisakan lantai kuno berukiran abstrak., Seseorang maju dan menekan beberapa titik lantai berukiran Matahari.


Kreetek.. Kreetek... (Suara bergesekan lantai dan memperlihatkan sebuah jalan ke lorong bawah tanah)


Satu persatu para penculik membawa sandera masuk ke dalam lorong bawah tanah, lorong itu sangat gelap namun dengan bantuan obor jalan akan terlihat. Semakin ke dalam lorong itu semakin luar dan ber akhirnya lorong menjadi tempat tersembunyi untuk penjara para sandera, disisi kanan dan kiri berjejer jeruji besi yang sudah berkarat namun masih tetap kuat. Jeritan para sandera menggema berharap ada yang mau menolong mereka, disisi lain ada yang sedang ber pesta dan menikmati Sandera sesuka hati tanpa belas kasihan.


Tentu saja Kedua Pangeran geram melihat kebejatan para penculik, namun ini bukan saat nya untuk perlawanan terlebih lagi begitu banyak para sandera yang berada di penjara, tanpa rencana pasti hanya akan membahayakan para gadis yang di sandera.

__ADS_1


"Hei kalian berdua cepat bawa gadis itu kemari dan jika mau bersenang-senang lakukan saja! Haha akhirnya semua hanya tinggal nama. " seru seorang penculik yang sudah bergabung minum bersama kawanannya.


Kedua Pangeran memasukkan gadis yang di culik ke dalam penjara, namun dengan niat lain Pangeran Trish mendekati gadis itu dengan menunjukkan seakan ingin ber pesta dengan gadis itu agar kawanannya tidak curiga. Namun reaksi gadis semakin ketakutan saat Pangeran Trish mendekati nya, perlahan Pangeran Trish memegang bahu gadis itu dan mendekatkan dirinya.


"Tenang lah! Aku akan membawa kalian semua pergi dari sini tapi bekerja sama lah dengan ku. " bisik Pangeran Trish di telinga gadis itu dan melepaskan tangannya dari bahu gadis itu.


Seakan tidak percaya dengan apa yang didengar nya, gadis itu terkejut dan tidak percaya dengan ucapan penculik didepannya, namun Pangeran Trish yang memahami kebingungan gadis itu langsung memeluk gadis itu dengan lembut agar tidak ada yang mendengar niat nya itu.


"Bertahan lah dan buat semua sandera percaya dengan mu, Akan ku pasti kan kalian semua selamat. Dengarkan rencana ku ini........! " bisik Pangeran Trish di telinga gadis itu.


"Hei kawan, apa enak nya hanya dipeluk saja! Berpesta saja sepuasmu. hahaha. " ucap kawanan lain nya.


"Ber pesta didepan semua orang? Sungguh tidak akan puas diriku. " jawab Pangeran Trish dengan senyuman sinisnya.


"Iya kan manis. " ucap Pangeran Trish mencolek dagu gadis yang baru dipeluknya.


Gadis itu tetap merasakan takut tapi bukan dengan Pangeran Trish yang menggodanya tapi dengan kawanan penculik lain nya yang sudah dengan seenak nya menjamah para sandera tanpa belas kasihan dan meninggalkan para sandera dalam keadaan menyedihkan, lihat saja disudut ruangan ber pesta beberapa sandera sudah tidak memakai sehelai benang pun dan tidak sadar kan diri akibat perbuatan para kawanan penculik. Sungguh tidak manusiawi kawanan itu memperlakukan para gadis, hati nya panas dan benci dengan kawanan penculik dan memastikan akan menghukum semua kawanan penculik itu jika waktu yang di janjikan Pria di dekat nya itu datang, melihat api di mata gadis disampingnya itu Pangeran Trish segera menghadang pandangan gadis itu agar tidak ada yang menyadari kebencian gadis itu.


............... ...

__ADS_1


"Apa yang Tuan harapkan? Para gadis sudah banyak yang di culik tapi semua nya tidak ada yang seperti Tuan ingin kan. Dari mana gadis yang di ingin kan Tuan akan ku dapatkan. " batin seseorang yang berulang kali membaca surat perintah dari Tuan nya.


__ADS_2