
praang... Braak...
Kini semua nya sudah hancur dan tidak Ada yang tersisa di dalam Kamar itu, seseorang tergesa-gesa memasuki Kamar yang sudah menjadi rumah hantu setelah seorang Penjaga Kamar melaporkan jika Tuan di Kamar itu tidak henti henti nya melempar barang dan ber teriak siang dan malam.
Plok.. plok.. plok (tepuk tangan yang begitu keras terdengar setelah pintu tertutup kembali)
"Hancur kan saja Istana ini sekali an! Dan Buatlah Pengumuman Dendam mu sudah terbalaskan dengan hancur nya Istana ini. " seru orang itu setelah menemukan dimana dalang kekacauan yang mengusiknya disaat melakukan pertemuan penting nya.
Suara berat itu menghentikan kegilaan di dalam dirinya, rasa tidak berdaya dan amarah karena kegagalan membuatnya tidak terima. Sudah ber bulan-bulan dirinya hanya berdiam diri di dalam kamar itu mendengarkan begitu banyak kejadian yang membuat nya semakin geram, setiap berita kebahagiaan dari orang-orang yang dibenci nya semakin membuat jiwa nya tersiksa.
Puncaknya hari ini ketika sebuah surat dari seorang mata-mata yang mengabarkan tentang Rencana Pernikahan Putri Kerajaan Langit dengan Pangeran Kerajaan Es, darah nya sudah mendidih tak tertahankan. Di Istana yang begitu suram meski tetap lah mewah, dirinya tetap menginginkan Istana yang jauh lebih indah dan luas.
Selama pelariannya dirinya hanya bisa bersembunyi di Istana kekasih gelap nya, meski semua kebutuhan nya tercukupi namun tetap merasa itu tidak cukup untuk nya. Bahkan sejak tinggal bersama kekasih gelap nya itu, seakan hubungan keduanya semakin menjauh, sang kekasih gelap yang semakin sibuk dengan urusan Kerajaan.
Berita hari ini membuat hati nya bertekad untuk merebut lagi apa yang seharusnya menjadi milik nya, saat ini rencana nya pun telah siap dan tidak seorang pun yang tahu apa rencana nya. Namun amarah nya membutuhkan pelampiasan, hingga semua barang dikamarnya menjadi sasarannya.
Melihat pria yang memberikan janji manis nya namun hingga detik ini masih belum ada yang di lakukan oleh nya selain memberikan perhatian dan meminta kesabaran untuk menunggu waktu yang tepat. Rasa nya kekasih gelap nya itu ingin mengurungnya di dalam Istana yang tidak ada apa-apa nya dibandingkan Istana Langit.
__ADS_1
Tanpa mendengarkan ucapan pria itu, yang ucapan nya hanya hal sama meski pelukan yang diberikan oleh nya selalu menenangkan namun tidak mengubah tekad nya saat ini.
Tok... Tok... Tok...
"Yang Mulia, Semua Menunggu Kehadiran Anda. " ucap seorang wanita dibalik Pintu.
"Istirahatlah. Aku akan segera kembali setelah pertemuan nanti. " ucap pria itu melepaskan pelukan nya dan meninggalkan kamar.
"Pergilah, Aku akan membalaskan dendamku sendiri. Rencana ku sudah berjalan dengan baik, selamat tinggal Dexter. " ucap nya setelah kepergian kekasih gelap nya.
............... ...
"Selamat datang Permaisuri Adreo, selamat datang kembali. " ucap seorang pria yang membungkuk dengan kedatangan wanita yang dianggap Tuannya itu.
"Tentu Permaisuri. Lihatlah ini. " ucap pria yang menyambut nya tadi.
Dilihat nya sebuah peta Kerajaan Es, setiap rincian dari setiap ruangan sudah tertulis dengan jelas. Tempat senjata, tempat obat -obatan dan tempat lain nya, dengan senyuman penuh arti Permaisuri Adreo menelusuri setiap bagian di peta.
"Bawalah setengah pasukan ke Istana Es dan ambillah penyimpanan senjata dan harta Kerajaan. Bawalah ke tempat ini setiap keberhasilan dari tugas mu dan biarkan sebagian lagi akan ikut bersamaku untuk pergi ke Istana Langit, akan lebih mudah bagi ku karena aku mengenal setiap sudut di Istana itu. " ucap Permaisuri Adreo.
__ADS_1
"Seperti perintah Anda Permaisuri Adreo. Hamba undur diri. " ucap pria itu dan meninggalkan Permaisuri Adreo sendirian.
"Akhirnya aku akan kembali. Aku ingin melihat musuhku lebih dekat, bagaimana kabar suami ku ? " gumam Permaisuri Adreo.
Bayangan wajah Raja Lucas membuat hati nya kian memanas, wajah yang seharusnya dapat menenangkannya dan memberikan perhatian padanya itu menjadi wajah yang sangat dingin bencinya. Memang benar selama menjadi istri Raja Lucas, dirinya diberikan hak sebagai seorang Permaisuri dan menjadi teman baik sang Raja namun dirinya tetap lah seorang wanita yang sudah bersuami tentu mengingingan diperlakukan sebagai seorang istri, membutuhkan kehangatan.
Hanya untuk mendapatkan sentuhan suami nya saja, dirinya harus melakukan semua itu dengan jalan lain. Setiap kali huhungan sebagai suami istri dijalankan itu hanya karena pengaruh ramuan yang biasa digunakan oleh wanita penghibur di kedai-kedai malam di tempat kumuh. Hanya untuk memenuhi hasratnya seorang Permaisuri harus mencuri sentuhan suami nya sendiri, kegilaannya membuat nya mengingingan tahta yang harus menjadi miliknya.
Namun sayang setelah usaha nya berkali-kali, dirinya tak kunjung hamil hingga putri tirinya beranjak dewasa. Sang Raja yang mulai membuat rencana turun Tahta dan akan menjadi Kan Putri Satu-satu nya itu sebagai penggantinya, sejak saat itu niat dari Raja membakar hati sang Permaisuri. Hingga akhirnya Permaisuri Adreo meminta bantuan seorang Penyihir yang cukup ditakuti, Penyihir Rosea untuk membuat kan sebuah racun yang bisa menghabisi seseorang secara perlahan, namun karena kekuatan yang dimiliki sang Raja membuat nya tidak semudah itu jatuh meski secara perlahan kondisinya tidak memungkinkan memimpin kerajaan lagi.
Permaisuri berfikir saat ini lah yang ditunggu untuk menggantikan Raja namun sekali lagi dirinya harus kecewa, setelah Raja di dalam kondisinya yang buruk masih memberikan dekrit penobatan Putri Starla sebagai penerusnya dan akan menjadi Ratu. Tentu demi tujuannya tercapai semua rintangan harus dihilangkan, termasuk menyingkirkan Putri tirinya itu.
Dihari penobatan dengan alasan mencari ketenangan, akhirnya Permaisuri bisa menyingkirkan Putri tirinya itu dengan bantuan kekasih gelap nya. Semua rencana nya berjalan dengan baik namun tahta kerajaan tetap tidak menjadi miliknya, ditengah rasa tenangnya setelah menyingkirkan Putri Starla dan Raja Lucas yang hanya berbaring dikamar tiba-tiba sebuah petir menyambar dunianya.
Kedatangan Putri tiri yang baru menjadi sebuah penghalang lagi terlebih dibelakang Putri tirinya yang Satu ini ada ibu mertuanya yang sejak awal tidak menyukai kehadirannya. Tidak ingin ada halangan atau rintangan lagi, akhirnya sebuah keputusan besar diambil.
Menghabisi seluruh anggota kerajaan, rencana nya sempurna bahkan tangan nya harus mengorbankan peri yang sudah menemaninya sejak kaki nya masuk ke Istana Langit. Namun sekali lagi rencana nya hancur karena pengkhianatan perinya, hingga akhirnya hanya menjadi buronan disetiap wilayah dan Setiap Kerajaan. Hanya kekasih gelapnya lah yang menolongnya dan memberikan tempat bernaung, namun dirinya tidak mau hanya janji dan janji.
Sudah cukup dirinya sembunyi dan sekarang ini saat nya menunjukkan siapa dirinya sebenarnya, berita Rencana Pernikahan Putri tirinya dengan kerajaan es membuat nya penuh api amarah dan juga rencana liciknya seketika berdatangan tanpa diundang.
__ADS_1
Disinilah dirinya sekarang di sebuah pondok tua peninggalan ayah nya, murid yang tidak memiliki tempat tinggal dan setia pada ayah nya yang bersumpah seumur hidup akan melayani keluarga mendiang ayah nya. Merekalah yang menjadi kaki tangan nya, jangan ditanyakan lagi tentang ilmu bertarung dan pengetahuan mereka meski tidak seperti seorang bangsawan setidaknya mereka tahu cara bertarung dan bertahan hidup dengan baik.
"Tunggulah Kejutan Dari Ku Putri Tiri Ku. " ucap Permaisuri dan meninggalkan pondoknya bersama beberapa pemuda yang sudah berpakaian seperti pelayan.