The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Adik ku Gadis Yang Kuat


__ADS_3

"Apakah aku harus percaya dengan wajah yang tak asing itu? Tapi rasa sakit yang sudah pulih kini terasa menggores lagi seakan luka itu baru, hancurnya hati dan kepercayaan ku membuat rasa takut dan kesedihan ini kembali bangkit. Aku ingin melupakan semua itu, tapi kehadirannya membuat ku tenggelam kembali setelah aku mampu untuk berdiri di atas kaki ku sendiri. " ucap nya dengan tubuhnya yang sudah terlentang di atas bantalan empuk di dalam tempat tidurnya.


Sudah sejak beberapa menit yang lalu, tubuh ku dengan malas telentang di atas kasur bulu angsa yang sangat lembut. Bahkan kelembutan ini tidak mampu mengusir kegelisahan di hatiku, wajah itu seketika membuat kenangan buruk pertama kali dalam hidup ku kembali lagi setelah sekian lama.


Sebuah kebenaran yang membuat kepercayaan nya hancur, hati nya terluka dengan pengkhianatan orang yang paling di cintai nya sejak dirinya kecil. Tidak akan menyangka jika semua sikap sayang dan manis itu hanyalah sebuah ke pura-pura an, dan hari yang menjadi kesedihan terdalam di hari penobatan dirinya sebagai calon Ratu baru Di Kerajaan Langit.


Meskipun dengan kejadian itu, dirinya bertemu dengan keluarga yang kini sangat mencintai nya dan juga melindungi nya. Namun tidak mengubah serpihan di dalam hati nya yang selama ini tersimpan di hati terdalam nya, luka di tubuh nya sudah tak berbekas karena pengobatan dari Ibu suri namun luka di hati nya sekali lagi mengeluarkan darah segar.


**Wuushh...


"Sampai kapan rasa sakit itu tersimpan di hati mu Starla? Lepaskan lah, hatimu akan membaik setelah melepaskan nya." ucap** Clara dengan mengelus rambut adik nya.


Merasakan sentuhan di kepala nya membuat mata manis itu terbuka dengan mata yang berkaca-kaca, sungguh kedatangan kakaknya membuat nya langsung memeluk erat pinggang kakaknya, menyelusupkan kepala nya di antara tumpuan paha kakaknya.


"Hiks.. Hiks... Hiks.." tangisan Starla akhirnya pecah.


Dengan tenang Clara masih mengelus kepala adiknya, hanya diam dan mencoba membiarkan adiknya itu melepaskan semua rasa sakit dan beban didalam dengan tangisan. Setelah suara tangisan berhenti, Clara membantu Starla untuk duduk dan bersandar di dalam pelukan nya, merapikan rambut adiknya yang berantakan.


"Bagaimana perasaan mu Starla? " tanya Clara dengan lembut.


"Aku baik ka. Terimakasih kakak sudah bersama ku." jawab Starla memeluk kakaknya erat.


"Hmm.Apa yang terjadi? Bukankah selama ini aku mencoba untuk membuat senyuman bukannya air mata? " ucap Clara menghapus sisa air mata di wajah adiknya.


"Maaf ka." ucap Starla menundukkan kepalanya.


"Apa semua ini karena Raja Dexter? Maafkan kakak, karena hanya Kerajaan kita yang aman untuk pria itu. Kakak tahu bagaimana masa lalumu, tapi hari ini kita akan menyelesaikan masalah ini." ucap Clara dan mengangkat dagu adiknya agar menatap matanya.


"Apa maksud kakak? Aku hanya teringat musibah di hari kakak menemukan aku." jawab Starla dengan sendu.


Dengan senyuman Clara memberikan minum agar adiknya tenang dan bisa mendengarkan sebuah kebenaran yang masih tersimpan dan semua harus di perbaiki agar adiknya tidak takut ataupun bersedih lagi.


"Sekarang dengarkan kakak, Memang benar Raja Dexter lah yang menyerang mu demi Permaisuri Adreo. Tapi itu hanya lah sebuah kepalsuan Starla, hanya wajah nya saja yang sama tapi bukan orang nya, siapapun yang memakai topeng atas nama Raja Dexter dialah yang bertanggung jawab atas rasa sakit mu yang dulu. Kakak tidak akan membela seseorang ketika itu memang kesalahan mereka, tapi Starla saat ini posisi Raja Dexter sama seperti mu dulu. Disaat kamu terluka karena pengkhianatan dan bertemu dengan kakak dan Ibu suri, kami merawat mu dengan kasih sayang. Dan saat ini Raja Dexter sudah kehilangan Kerajaan Iblis karena Raja Kegelapan mengambil Tahta nya, dan pria itu juga baru melakukan ritual penyatuan jiwa.Sebagai seorang Ratu sudah tanggung jawab mu untuk memilih tugas yang utama dan perasaan yang terakhir Starla, meskipun Starla menggantikan kakak tapi tanggung jawab ini tetap ada sebagai putri Kerajaan Langit. Bukan kah yang kakak katakan benar Starla? " ucap Clara panjang lebar dengan menggenggam tangan adiknya.


"Bagaimana cara kakak tenang setiap kali berjalan di atas semua masalah yang datang? Starla tahu kakak lebih bertanggung bertanggung jawab dan juga bijaksana, selama ini kakak tidak pernah memberikan Starla tanggung jawab yang begitu besar dan sulit. Starla sadar kakak selalu menjadi tameng dan juga kekuatan disetiap jalan yang kakak pilihkan, jika ini memang demi semua orang maka Starla akan bersikap seperti yang kakak ajarkan. Setidaknya sebagai putri Kerajaan, Starla bisa memenuhi tanggung jawab melindungi Rakyat dan yang meminta perlindungan di Kerajaan kita. Terimakasih kakak datang dan memberikan Starla kekuatan untuk lebih menjadi dewasa lagi." jawab Starla dan kembali memeluk kakaknya.

__ADS_1


"Adikku sudah dewasa karena Kakak tahu, Starla adalah gadis yang kuat. Terimakasih sudah membantu kakak untuk menjadi pemimpin, tapi Starla harus menjadi diri sendiri." ucap Clara dan membalas pelukan adiknya.


"Kembalilah ke dalam Starla, Kakak harus kembali ke tempat kakak. Salam buat Ayahanda dan Ibu suri, satu hal lagi. Teruslah latih kekuatan Permata Alam dengan senjata panah mu." ucap Clara dan melepaskan pelukan dan menghilang dengan portal nya.


Kepergian Clara membuat Starla bernafas lega, penjelasan kakaknya membuat nya memiliki kekuatan kembali. Dengan terisi nya kembali energi nya maka m


Starla memutuskan untuk kembali ke dalam Istana dan memulai tugasnya sebagai pemimpin lagi, ntah kenapa Starla tidak bisa menolak keinginan kakaknya itu. Meskipun sebenarnya Starla tahu kakaknya bisa menjadi pemimpin yang lebih baik dari nya tapi tanggung jawab nya sebagai Lady Cristal lebih besar dari menjadi Ratu satu Kerajaan.


"Aku hanya berharap semua akan berakhir dengan baik dan keluarga kita akan bersatu dan begitu juga dengan setiap keluarga lainnya. Tapi ntah kenapa aku merasa sesuatu yang buruk akan terjadi setelah semua yang terjadi, bahkan ucapan Ka Clara di hari pernikahan ku membuatku merinding dan cemas." gumam Starla setelah sampai di kamar nya untuk memeriksa berbagai catatan Kerajaan dari berbagai menteri.


Flashback


"Ka! apa harus pernikahan ini dilakukan sekarang? Tapi bukankah identitas ku masih di sembunyikan? " ucap Starla memandang Clara yang tengah menyiapkan gaun.


"Apa Starla percaya kakak? " tanya Clara dengan duduk di samping adiknya.


"Kenapa kakak bertanya seperti itu? Starla percaya kakak lebih dari percaya diri sendiri. Jangan tanyakan itu lagi ka! " jawab Starla dengan serius.


"Pernikahan ini adalah untuk kebaikan mu dan Pangeran Lars akan menjadi pelindung mu selanjutnya. Demi masa depan dan dengan pernikahan ini Identitas Starla akhirnya kembali, Sudah waktunya untuk kita berdua melewati jalan berduri bersama dengan identitas asli. Kakak tidak akan membuat sebuah rajutan mimpi indah tapi kakak hanya ingin memastikan adik ku satu-satunya mendapatkan perlindungan yang terbaik, apakah Starla mau menerima keputusan kakak? " ucap Clara dengan menaruh tangan nya di pipi adiknya.


"Waktu tidak bisa diubah ketika itu sudah menjadi masa lalu, Kakak hanya bisa melakukan ini untuk menjaga mu Starla. Esok tidak ada yang tahu, apakah kakak masih bersama mu atau tidak. " gumam Clara yang masih bisa di dengar Starla.


"Apa maksud ka Clara? " tanya Starla.


"Ayo bersiaplah! Pangeran Lars pasti sudah menunggu." jawab Clara dan langsung kembali sibuk menyiapkan hal yang tidak penting.


Yah percakapan singkat itu seakan memberikan Isyarat bahwa sesuatu yang buruk telah menanti keluarga nya, tapi Starla lupa jika semua firasat buruk itu telah menjalar di setiap jengkal tanah, di setiap helai dedaunan, setiap makhluk hidup mulai merasakan perubahan cuaca yang tidak menentu.


....................


"Kakak.. Kakak!" seru seseorang.


Dilihat nya sosok yang tengah sibuk bersila dengan mata terpejam itu masih tidak menjawab panggilannya, perlahan sebuah sinar cahaya mulai terpancar di dalam sosok itu. Sinar perak seperti sebuah serbuk yang begitu indah beterbangan, sinar itu semakin membesar dan menyelimuti sosok itu hingga menenggelamkan nya.


"Kakak! " teriak nya.

__ADS_1


Dengan wajah panik orang itu mendekati sosok yang bersila, tangannya hampir menyentuh serbuk perak itu namun cahaya yang menyurut membuat orang itu terhenti pergerakannya. Sosok itu terlihat mengalami perubahan, wajahnya yang tampan kini memiliki rambut yang putih, telinga nya seperti memanjang, hidung yang sedikit lebih kecil dan mancung dengan kelopak mata yang lebih lebar, bibirnya terlihat merah merona seperti buah strawberry.


"Apa yang terjadi? Kenapa Kakak menjadi seperti ini? " gumam nya seraya menutup mulutnya yang terkejut dengan pemandangan di depannya.


............. ...


.


.


. hay readers.. InsyaAllah author hari ini up 3 bab bcz author bakalan sibuk beberapa hari ke depan, apalagi acara Isra Mi'raj juga di masjid.


.


. Sebagai remaja desa, author ikut andil dalam acara juga 😁


.


.


. stay buat reading my karya ya.. author bakalan kangen deh nulis buat kalian. Tapi author gak mau cerita nya jadi gk nyambung, jadi author gk nulis dulu beberapa hari ya..


.


.


. Jangan lupa like, comment, vote n favorit nya 😍


. author tunggu 🥰


.


.


. Satu bab lagi setelah bab ini, di tunggu ya readers 😊

__ADS_1


__ADS_2