
"Apa? Apakah bisa kita gunakan sekarang Permata Alam Hitam yang kita simpan? " hanya Pendeta.
"Seperti nya bukan saat ini, ku lihat Tuan ku masih tenang dengan situasi nya. Pasti sudah di fikirkan baik-baik langkah yang di ambil." jawab Achela dengan serius.
"Baik lah, apa ada yang lain? " tanya Pendeta.
"Aku harus kembali Ke Istana Langit untuk membantu Putri Starla dan membuat keluarga Lain nya tidak khawatir dengan hilang nya anggota keluarga mereka. Tolong jaga mereka untuk Tuanku." pinta Achela.
Setelah selesai melakukan percakapan rahasia dengan Pendeta, Achela pergi dengan portal nya dan kambali ke Istana. Disaat Pendeta ingin meninggalkan ruangan, suara familiar menghentikan langkah nya, pintu yang terbuka sedikit kini perlahan terbuka dengan lebar dan seorang pria tengah berdiri dengan wajah khawatir dan takut nya.
"Pangeran Trish? " gumam Pendeta melihat kedatangan Pangeran itu.
"Apa itu benar? Katakan yang sebenarnya Pendeta! " ucap Pangeran Trish dengan nada penuh ketegasan.
"Baik lah, tutup pintu nya. " perintah Pendeta dan langsung di lakukan oleh Pangeran Trish.
" Kini Raja Kegelapan sudah menjebak Lady Cristal ke dalam Penjara Cinta dimana penjara itu dari jeruji emas dengan element Kegelapan di tambah segel kunci Permata Alam Hitam, Permata Alam yang sama di mana itu lah yang menjadi alasan kalian menikah. Tentu Pangeran tahu jika kedua Jiwa Raja Kegelapan dan Jiwa Lady Cristal akan selalu terikat dan juga bertolak belakang, keduanya akan merasakan sakit yang sama tapi tidak akan bisa bersatu. Menurut Achela semua ini terjadi karena Raja Kegelapan menginginkan Lady Cristal sebagai pasangannya, tentu nya ini hal yang mustahil namun dengan penjara itu maka kekuatan Lady Cristal terkunci. Inti nya sekarang Tanggung jawab nya harus di bagi dengan para pendamping Lady Cristal selama Lady Cristal berada di dalam kurungan itu." jelas Pendeta dengan menghela nafas karena dirinya tidak berbuat apa pun jika tentang Raja Kegelapan.
"Biarkan Aku mengalahkan Raja Kegelapan! Aku Tidak Sudi dia menyentuh istri ku. Aku akan pergi!" Seru Pangeran Trish dengan tangannya mengepal erat menunjuk kan urat-urat di tangannya dengan jelas.
"Berhenti! Tanggung jawab mu adalah Cleo dan Raja Dexter, jika kamu keras kepala hanya akan membuat masalah baru! Tanya kan itu pada Raja Argus jika kamu ingin tahu siapa itu Raja Kegelapan! " seru Pendeta dan meninggalkan Pangeran Trish sendirian.
"Arrrgh.Si@l, kenapa kekuatan ku tidak berguna! Bahkan Aku tidak bisa melindungi istri ku sendiri. " seru Pangeran Trish dengan menarik rambut nya kasar.
__ADS_1
"Lawan mu bukan dia Tuan! Hanya Lady Cristal yang akan menjadi lawan Raja Kegelapan, jika mau silahkan saja mencoba tapi jangan menyesal jika nyawa mu seperti debu bagi nya." ucap Raja Argus di dalam hati nya.
"Apa yang harus ku lakukan sekarang? Aku tidak mau menjadi suami tidak berguna! " ucap Pangeran Trish dengan frustasi.
"Lakukan apa pun yang di katakan Achela, Sudah cukup. Lady Cristal bisa menjaga diri tanpa bantuan siapa pun. " ucap Raja Argus dan kembali menikmati hari tenang di dalam liontin.
Dengan berat hati akhirnya Pangeran Trish kembali menemui Cleo dan Raja Dexter di ruangan pengobatan setelah melewati perdebatan sesaat dengan Raja Argus, sedangkan Achela baru saja menjelaskan pada Keluarga Kerajaan tentang perintah Lady Cristal dan mulai membantu Starla untuk mengurus Kerajaan Langit.
Dengan menjadi seorang Pengganti Ratu, kini Starla berusaha menjadi seperti kakaknya sendiri. Sungguh tanggung jawab nya tiba-tiba saja meningkat, beruntung Raja Lucas, Ibu Suri dan Achela membantu nya dan Kakaknya pun sudah menyiapkan segala sesuatu nya sebelum meninggalkan Kerajaan.
Ntah bagaimana Kakaknya itu menanggung semua tanggung jawab seorang selama ini, bahkan Kakaknya masih memiliki tanggung jawab lain sebagai seorang Lady Cristal. Sungguh tanggung jawab Starla selama masih sangat kecil di handing kan tanggung jawab kakak nya, Ada rasa bersalah dengan semua sikap nya yang mudah mengeluh dan menolak perintah Kakaknya sebelum semua ini terjadi.
Dengan bantuan Starla maka kini Keluarga Kerajaan Es dan Kerajaan Api sudah kembali ke Kerajaan masing-masing, dengan Alasan tanggung jawab yang mendadak harus di jalani Pangeran Trish maka kini Raja Azio dan Ratu Alona kembali ke Kerajaan Api. Sedangkan Pangeran Lars harus merelakan kembali bersama orang tua nya ke Kerajaan Es tanpa membawa Putri Starla, karena Putri Starla harus menjadi Pengganti Kakaknya demi melindungi Istana.
"Achela, apakah Clara masih menanggung semua nya sendiri? " tanya ibu Suri disaat keduanya melakukan pertemuan rahasia.
"Seperti itu lah Lady Cristal, Jiwa Murni membuat nya seperti Buku Ajaib yang terbuka namun tak seorang pun bisa melihat apa yang tertulis di dalamnya!" jawab Achela memandang bulan Baru yang masih belum terlihat jelas bentuknya dengan warna putih yang indah.
"Ada Apa Achela? Kenapa seperti nya Ada sebuah beban ? Bukan kah penantian mu sudah datang? " ucap Ibu Suri.
"Benar, Dengan kembali nya Lady Cristal akhirnya Aku tahu siapa yang menjadi dalang kematian Tuan ku Penyihir Calista! Tapi Lady Cristal sendiri sudah memberikan peringatan pada ku." jawab Achela dengan mata sendu.
"Pasti semua itu demi kebaikan mu Achela, Aku ingat disaat Clara masih balita. Saat itu usia nya baru 2 tahun tapi element udara di dalam tubuhnya sudah membuat nya terbang dengan sesuka nya. Aku hampir lupa untuk membuat segel yang lebih kuat untuk mengikat Element di dalam tubuhnya, sungguh kenangan Clara yang hanya gadis biasa membuat ku tenang namun kini lihat lah gadis kecil ku menjadi dewasa dalam sekejap." ucap Ibu Suri dengan menerawang ke dalam rimbun nya pepohonan seakan disana lah kenangan itu berjalan.
__ADS_1
"Benar, gadis itu tumbuh dengan sangat cepat dan tidak Ada yang bisa mengerti apa rencana nya sekarang." jawab Achela tersenyum.
................. ...
Ratusan prajurit kini sibuk berlatih Pedang, dengan penuh semangat semua nya menunjuk kan kemampuan mereka di hadapan Raja. Semakin banyak rasa persaingan di antara mereka hingga sebuah senyuman terbit di bibir pria yang duduk di tempat nya melihat semua prajurit Kerajaan Iblis.
*Kabut Kegelapan* batin pria itu dengan mata hitam sepekat darah kental mengering.
Perubahan di atas Langit sangat cepat, awan putih menjadi gelap gulita dengan sempurna menutupi pemandangan siapa pun. Pertempuran itu mendadak menjadi hening, kabut Kegelapan mulai memenuhi udara dan menenggelamkan setiap prajurit dalam pengaruh Kegelapan.
"Sekarang kalian budakku! Jiwa kalian milikku!" gumam Pria itu dan tersenyum puas.
"Selamat datang Prajurit Kegelapan! Aku lah Raja Kalian, Raja Kegelapan! Perintah ku adalah Mutlak! " Teriak Raja Kegelapan dengan senyum nya.
"Hidup Raja Kegelapan! Hidup Raja Kegelapan! " suara itu membahana menyelimuti Istana Iblis.
Tujuannya akhirnya tercapai untuk mengendalikan Kerajaan Iblis di tangannya, meskipun itu bisa di lakukan nya sejak dulu tapi musuh nya masih tidak ada yang sebanding dan tentu nya masih ingin bermain-main dengan Keluarga nya sendiri, sedangkan sekarang seseorang sudah datang dan dengan terang-terangan siap menjadi lawan nya.
Siapa lagi jika bukan Jiwa Murni yaitu Lady Cristal yang ternyata juga memiliki Jiwa Penyihir Calista, membuat Raja Kegelapan ingin memiliki nya lagi. Namun penolakan gadis itu membuat Raja Kegelapan menggunakan cara licik terlebih lagi ketika mengetahui jika peri nya sudah memiliki suami, membuat darah di dalam dirinya mendidih.
.............. ...
"Apa sudah selesai dengan Tujuan mu? " ucap Clara dengan tangannya yang penuh dengan warna masih dengan tenang menggambar sesuatu di dinding.
__ADS_1