The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Salah Orang


__ADS_3

Meninggalkan kisah tentang awal mula Permaisuri Risa menjadi seorang Istri Dan menantu kerajaan langit, kembali kemasa sekarang.


............ ...


Pangeran Trish kini sudah mulai menggembara untuk melanjutkan misinya yang sudah menjadi tugasnya namun disaat baru keluar dari wilayah kerajaan Api sang pangeran berniat untuk mengunjungi Starla terlebih dulu karena perasaan nya mengatakan pasti menemukan hal yang dicarinya. Perjalanan kali berbeda karena dirinya saat ini hanya sendiri dan berpakaian hanya seperti orang biasa, setelah melewati perjalanan seharian kini Pangeran Trish sudah berada perbatasan desa dan hutan bisu.


"Lebih baik aku melakukannya dengan kekuatan , akan lebih cepat sampai. " gumam Pangeran Trish.


Setelah memasuki hutan bisu Pangeran Trish langsung menggunakan kekuatannya dan kini muncul didepan sebuah pondok, pondok itu terlihat sepi dan disana tidak ada aura dari Starla. Sejenak memandangi sekeliling namun tetap tidak ada tanda kehidupan, saat hendak pergi terdengar suara orang yang sedang mematahkan sesuatu dari dalam pondok, tanpa menunggu lagi Pangeran Trish menuju pondok dan mencari sumber suara tadi.


"Apa yang terjadi? " tanya Pangeran Trish yang melihat seorang gadis sedang berkutat dengan banyak jenis tumbuhan dan memberikan kayu kecil' di sebuah tunggu kecil yang diatasnya ada kuali kecil, yang membuat Pangeran Trish terkejut adalah Ruangan itu kini sudah seperti kapal pecah.


"uhuk-uhuk." gadis itu batuk karena asap yang dibuatnya.


"Apa kamu baik-baik saja? " tanya Pangeran Trish sekali lagi sambil mendekat gadis itu dan memberikan air minum yang ada dimeja dekat pintu masuk.


"Siapa kamu? Bagaimana bisa masuk kedalam? " tanya gadis itu setelah meminum air yang diberikan pria itu.


" Apa kamu lupa siapa aku? " tanya Pangeran Trish dengan mengernyitkan alisnya.


"Memang siapa kamu? " tanya gadis itu karena dirinya tidak mengenal pria di depannya.


"Apa kamu jatuh atau terbentur sesuatu? Kenapa tiba-tiba lupa ingatan! " tanya Pangeran Trish dengan reflek menyentuh memeriksa kepala gadis itu.


"Jangan menyentuh ku! " seru gadis itu sambil menepis tangan Pangeran Trish.


"Starla ! Aku Trish. Apa kamu lupa perkenalan kita beberapa hari lalu? * tanya Pangeran Trish dengan wajah murung.


" Ouh. " jawab gadis itu, kini dirinya paham kenapa pria dihadapan nya berani masuk dan mendekati dirinya, ternyata pria itu teman adiknya.


"Apa sekarang kamu ingat siapa aku? " tanya Pangeran Trish dengan berbinar.


"Hmm." jawab gadis itu dan melanjutkan kegiatannya.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan Starla? " tanya Pangeran Trish yang penasaran dengan kegiatan gadis itu.


"Diamlah! Atau kamu bisa menghancurkan kerja kerasku." perintah gadis itu tanpa menoleh.


Pangeran Trish yang mendengar hal itu langsung diam dan membiarkan gadis itu melanjutkan kegiatannya, dengan tenang Pangeran Trish melihat bagaimana cara gadis itu meracik setiap tanaman dan bahan-bahan lain menjadi sebuah ramuan . Ketenangan dan kerja yang cekatan tanpa melakukan kesalahan apapun. Sungguh gadis yang mengesankan, tingkat focus nya bisa dilihat dari setiap gerakan dan ketepatan dari bahan-bahan yang diolahnya. Ntah kenapa rasanya gadis itu berbeda dari pertemuan awal mereka dan saat ini dimata Pangeran Trish. Gadis didepannya ini sudah mencuri perhatian dan matanya tak bisa melepaskan dari setiap gerakan gadis itu. Fikir nya bagaimana bisa Starla menjadi sangat cuek dan bisa se fokus itu sedangkan dirinya ingat pertama kali bertemu Starla masih bertingkah seperti anak kecil.


𝙁𝙡𝙖𝙨𝙝 𝘽𝙖𝙘𝙠


"Hei kau, Apa bisa membantuku?" tanya Putri Starla.


"Katakan saja. Kita sudah berteman bukan. " jawab Pangeran Trish.


"Bantu aku menyalakan ini. " pinta Putri Starla sambil menunjuk sebuah Tungku kecil.


"Apa itu sulit? " tanya Pangeran Trish dengan tersenyum dan berdiri.


"Tolonglah.Ini sungguh sulit. " rintih Putri Starla dengan wajah memelas.


"Baiklah." jawab Pangeran Trish dan membantu Putri Starla dengan tersenyum.


" ka Clara. oh ka Clara." panggil seseorang dari luar.


Karena tidak ada jawaban dari luar akhirnya orang itu masuk kedalam rumah dan kini berada diambang pintu ruangan pembuatan ramuan, namun matanya langsung tertuju pada sosok pria yang di kenalnya.


"Trish! Kenapa kamu disini? " seru orang yang baru masuk itu.


"Aku hanya mengunjungi temanku. " jawabnya dengan tenang dan mengalihkan pandangan ke orang yang bertanya.


"Kauu.. ". seru Pangeran Trish yang terkejut melihat gadis itu mirip dengan Starla.


" Keluar lah. Jelaskan apa yang terjadi! " perintah Starla dengan menyeret tangan Trish yang masih dalam mode shock.


"Apa aku bermimpi. " gumam Trish dengan menepuk pipinya sendiri.

__ADS_1


plak... (tamparan Starla mendarat di pipi Pangeran Trish)


"Awww.sakit." rintih Pangeran Trish yang merasakan sensasi panas di pipinya.


"Sadarlah! Kenapa kamu disini dan berada di ruangan itu? " tanya Starla sambil melipat tangannya di dada.


"Aku berkunjung untuk menemui temanku dan aku hanya melihat kegiatannya saja. " jawab Pangeran Trish yang masih blum sadar kini dirinya berbicara dengan Starla.


"Aku Starla. Lalu mau apa kamu kemari? " tanya Starla sekali lagi.


"hah! jangan bercanda! dia Starla di dalam sedang meracik ramuan dan aku diminta diam saja. " jawab Pangeran Trish masih percaya Starla yang berada di dalam ruangan tadi.


"Astaga.Dia bukan aku. Akulah Starla. " seru Starla sedikit meninggi, suaranya sampai ke telinga Gadis di dalam pondok yang membuatnya harus ikut keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi.


"Bagaimana bisa? " tanya Pangeran Trish masih tidak percaya.


"Ada apa Starla? Apa dia mengganggu mu? " tanya gadis yang baru muncul dari dalam sebelum Starla menjawab Pangeran Trish.


"Kk, lanjutkan saja semuanya. Biar aku yang selesaikan ini. " jawab Starla yang melihat kakaknya.


"Jangan sakiti Adikku. Atau kamu harus berhadapan denganku! " seru Gadis itu dan kembali masuk kedalam.


Tatapan mata yang tajam membuat Pangeran Trish menyadari kedua gadis yang didepannya itu memang kembar hanya saja mata mereka berbeda, Starla yang selalu memiliki mata seperti anak kecil dan gadis satunya lagi memiliki ketegasan didalam matanya. Melihat Pangeran Trish hanya memandangi pintu yang tadi ada kakaknya membuatnya langsung menghalangi pandangan Pangeran Trish dengan tubuhnya.


"Lihat apa kamu! " bentak Starla.


"Maaf.Aku tidak tahu jika kalian kembar. " ucap Pangeran Trish yang baru sadar jika sedari tadi dirinya bersama saudara kembar Starla.


"Percaya juga akhirnya. Pergilah. Ini bukan waktu tepat untuk berkunjung. Waktu kami sangat sedikit. " ucap Starla dan hendak pergi ke dalam rumah.


"Tunggu! Bisakah aku bertemu kakakmu untuk meminta maaf karena kejadian tadi? " tanya Pangeran Trish yang menghentikan langkah Starla.


"emm.Jika kamu bisa menunggu hingga esok hari. Pasti kamu bisa bertemu dengan kakakku. Saat ini tugasnya yang utama. " jawab Starla dengan senyuman.

__ADS_1


Mendengar hal itu Pangeran Trish hanya bisa mengangguk dan memahami situasinya. Terlebih lagi kakaknya Starla sudah jelas orang yang tegas dan tidak suka diganggu, maka akan lebih baik jika dirinya menunggu sebentar hingga esok hari untuk meminta maaf langsung. Dan Putri Starla yang melihat Pangeran Trish justru mempersiapkan tempat istirahat didepan pondok hanya mengacuhkannya dan kembali masuk ke pondok untuk memberikan apa yang dibutuhkan kakaknya.


__ADS_2