
Deg... (Pertama kalinya jantung berpacu akan rasa takut dengan ingatan kutukan yang sudah di ketahui Raja Kegelapan)
"Tidak! Itu tidak mungkin, Tidak ada yang boleh menemukan dia. Aku membiarkan nya hidup untuk persembahan terakhir ku sebelum Gerhana Bulan Suci. Apa pun yang terjadi, dia hanya akan menjadi persembahan bukan alasan Kehancuran ku! " gumam Raja Kegelapan**.
Kepanikan dan amarah yang terjadi pada Raja Kegelapan membuat nya menghancurkan Penjara Cinta, belum amarah nya mereda fikiran nya mulai mengingat sesuatu yang penting.
"Apa Jiwa Dexter sudah di ambil? Aku akan memeriksa itu sekarang juga." ucap Raja Kegelapan.
Dengan portal nya Raja Kegelapan memasuki Ruangan Lukisan, Ruangan yang tak memiliki pintu itu di gunakan untuk menyimpan Lukisan hidup. Lukisan dari para musuh dan siapa pun yang telah kalah dan binasa, dimana jiwa mereka tidak bisa kembali ke surga atau ke neraka karena jiwa mereka terperangkap dalam lukisan Darah Raja Kegelapan sebagai segel nya.
"Arrrgh! Aku harus membuat perhitungan, Apakah sudah waktu nya aku mengerahkan pasukan ku? " gumam Raja Kegelapan setengah menimbang keputusan yang baik, terlebih Jiwa Raja Dexter sudah tidak ada lagi.
Meskipun jika Raja Dexter kembali ke istana Iblis tentu tidak akan mengubah apa pun karena semua yang ada di dalam Kerajaan Iblis kini sudah menjadi milik Raja Kegelapan dan di bawah kendali Raja Kegelapan meskipun menggunakan cara licik dengan kabut Kegelapan sebagai pengendali.
"Aku akan kembali ke Istana Iblis saja dan mulai mempersiapkan pasukan istimewa ku di Istana ku yang ini, yah itu saja." ucap Raja Kegelapan dengan pasti.
Dengan kekuatan nya, Raja Kegelapan memanggil semua perwakilan pasukan istemewa untuk menghadiri pertemuan dadakan di aula Istana Kegelapan. Tidak menunggu waktu lama semua yang terpanggil telah memenuhi panggilan sang Raja, Raja yang dengan wajah serius nya duduk di tahta tanpa mahkota.
"Bangkitkan seluruh pasukan kalian! Waktu nya telah tiba untuk kita menguasai Alam. Persiapkan semua nya, Jadi kan Istana ini tempat kalian mempersiapkan diri. " perintah Raja Kegelapan dengan suara lantang.
Tidak seorang pun menjawab perintah Raja Kegelapan, karena Raja mereka tidak membutuhkan jawaban apa pun selain tindakan. Tidak memerlukan mahkota untuk memerintah, karena aura di dalam jiwa nya akan menekan siapa pun yang memberontak.
Mereka yang terpilih menjadi pasukan istimewa adalah pasukan milik para Raja berbagai Klan, semua sudah terkontaminasi dengan darah Raja Kegelapan. Bukan karena keinginan mereka melainkan itu di lakukan secara sepihak dan takdir menyatukan mereka dengan darah Raja Kegelapan.
Pertemuan ber akhir dengan semua perwakilan pasukan yang duduk bersimpuh menundukkan kepala mereka, sedangkan di Hutan Bisu kini Peri Henna dan Peri Fyra bekerja sama dengan Pendeta untuk melakukan ritual penyatuan Jiwa Raja Dexter.
Ritual yang harus menggunakan bunga mawar salju dengan akar anggrek Api, dimana kedua bahan ini hanya ada di Kerajaan Es dan Kerajaan Api. Membuat Pendeta harus mengirimkan pesan nya pada Ibu suri agar dapat di sampai kan pada Achela dan juga Pangeran Lars untuk membantu mendapatkan bahan yang sulit ditemukan itu.
__ADS_1
Ritual penyatuan jiwa Raja Dexter akan di lakukan setelah bahan untuk ritual sudah ada bersama mereka,namun belum juga pesan nya di balas oleh Ibu suri atau pun Pangeran Lars.
Sebuah portal cahaya biru sudah muncul di ruangan itu, cahaya nya semakin ber sinar terang dengan aura yang meningkat, seakan semua tunduk dengan kekuatan yang menenggelamkan seluruh kepahitan dalam perasaan. Satu langkah kaki keluar dari cahaya dengan langkah kaki satu nya lagi , gaun dengan kerlipan berkilauan layak nya kejernihan air yang mulai terlihat di atas mata kaki nya . Tak seorang pun mampu untuk melihat siapa yang muncul di balik portal itu karena cahaya biru menyilaukan mata nya.
"Sampai kapan kalian akan menunduk seperti itu? Apakah ada harta karun di bawah? " ucap Clara dengan santai nya.
Semua memandang sosok yang berbicara dengan santai dan kini mereka melihat jelas sosok yang sangat di cemaskan sejak beberapa hari lalu, dia lah Lady Cristal. Namun aura nya begitu kuat dan semua yang ada di ruangan itu tidak bisa menetralkan kekuatan Clara, seperti disaat Clara baru saja melakukan meditasinya.
*Perisai Alam* batin Clara dan perlahan cahaya biru dengan aura nya mulai menyusut dan Clara hanya menghadirkan 2 persen dari aura nya.
*Ruangangan Tanpa Batas* batin Clara dan mengulurkan tangannya dengan telapak tangan yang terbuka, sebuah lubang kini nampak, dengan satu kali penyebutan nama, sesuatu keluar dari telapak tangan nya.
"Bunga mawar Salju, Akar anggrek Api" ucap Clara dan kedua bahan itu muncul dari telapak tangan Clara.
*Apa lagi yang akan menjadi kejutan untuk ku sebagai suami nya? * batin Pangeran Trish.
*Sungguh wanita luar biasa ajaib.* batin Cleo.
"Pendeta ambil ini dan mulai ritual nya, Cleo pergi lah bersama Peri ku Fyra untuk pelatihan mu dan Kau Pangeran Trish kembali lah ke Desa Mati bersama pendamping mu! Jangan menjawab ku! Raja Kegelapan sudah me mulai persiapan Perang." perintah Clara tanpa mengalihkan pandangannya dari Raja Dexter yang masih terbaring.
"Jangan mengubah waktu yang sudah di tetap kan! Yang kita hadapi bukan Raja Kegelapan biasa, tapi dia seorang Manusia yang berganti Jiwa Iblis dan Kegelapan! Tidak ada yang bisa menyentuh nya kecuali mereka yang di takdir kan di dalam garis hidup nya! Persiapan kalian hanya untuk menghadapi bawahan Raja Kegelapan. Pergi lah persiapkan diri kalian sebaik mungkin. " ucap Clara lagi sebelum mendengarkan pertanyaan dari siapa pun.
Mendengarkan penjelasan Clara membuat semua diam membisu dan memilih untuk melakukan apa yang di perintah kan oleh Lady Cristal, sedangkan Pendeta hanya mempersiapkan ritual dan membiarkan ketegangan terjadi. Setelah Pangeran Trish pergi dengan Raja Argus menggunakan jalur darat dan Cleo mengikuti Peri Fyra untuk melakukan Pelatihan dimana Batu Bulan akan mulai di gunakan dengan cara yang sebenarnya.
"Pendeta Ayo kita mulai Ritual nya, biarkan aku yang melindungi ritual penyatuan Jiwa Raja Dexter." ucap Clara mulai memejamkan mata nya mengunci setiap aliran udara dengan element cahaya biru.
Apa pun pasti akan di lakukan oleh Raja Kegelapan untuk mengambil kembali Jiwa Raja Dexter, karena Raja Dexter juga keturuanan Kerajaan Iblis yang memiliki darah sama seperti nya, maka Raja Dexter juga termasuk ancaman bagi Raja Kegelapan. Clara kembali setelah melakukan perjalanan waktu yang singkat dan datang di saat waktu nya telah di tetap kan oleh Sang Waktu, dimana tugasnya kali ini untuk menghalangi usaha Raja Kegelapan dengan nyawa nya sendiri.
__ADS_1
Untuk pertama kali nya di antara kedua Element itu melakukan pertarungan ilusi, dimana luka yang di hasil kan adalah luka dari dalam yang tidak seorang pun akan melihat luka itu kecuali mereka yang memiliki kekuatan dan sihir.
............... ...
.
.
.
. ***Thanks ya buat Reader's masih setia buat baca Karya ku.. Author harap kalian suka dan menikmati setiap alur cerita nya..
.
.
. jangan lupa tetep support author ya 😊
.
.
. Like, comment, vote, favorite n saran kritik nya,.
.
.
__ADS_1
. Berasa author kadang kurang bener nulis nya, mungkin ada yang mau ingetin author, salah nya dimana***.