
"Apa Menunggu Dunia Runtuh! Jujur begitu sulitkah? " ucap Starla yang sudah bosan menunggu Jawaban dari Pangeran Trish, sedangkan yang di tanya masih diam membeku seakan tidak ingin bicara.
"Ada apa ini? Kenapa menjadi seperti bara api suasana nya. " gumam Lars yang melihat wajah tunangan nya sangat kesal dan serius tanpa mau diganggu gugat, sedangkan disisi lain Pangeran Trish yang masih diam dengan ntah apa yang berkeliaran di fikiran nya itu.
"Baiklah, Jika tidak mau jujur! Akan ku beritahu Ka Clara untuk menjauhimu!" ancam starla yang sudah tidak ingin sabar menunggu Trish berbicara.
"Tunggu! Jangan lakukan itu. Baiklah akan aku ceritakan siapa diriku. Tapi tolong jangan jauhkan Clara dariku. " ucap Trish akhirnya membuka suara, bagaimana bisa dirinya yang baru menyadari mencintai Clara harus dijauhkan dari wanita impiannya itu, tidak bisa tentunya.
"Mulailah bicara! Aku tidak akan menjauhkan dari Ka Clara. " jawab Starla tersenyum penuh kemenangan karena ancamannya tidak sia-sia.
Dengan tenang Trish menjelaskan siapa dirinya dan apa statusnya, tanpa menambahkan atau mengurangi, dan Pangeran Lars yang juga mengenal Pangeran Trish membenarkan setiap hal yang di ceritakan oleh Pangeran Api itu. Starla sedikit terkejut sebenarnya karena selama ini, baik dirinya atau Trish tidak pernah bertanya tentang Status atau asal usul, dan terlebih lagi Starla dan Clara yang tentunya lebih menyimpan rapat identitasnya. Selesai sudah Trish memberitahu apa yang seharusnya diketahui oleh Starla, Starla senang karena ternyata yang mencintai kakaknya adalah seorang pangeran juga dan Pria itu juga bisa dipastikan akan menjadi pelengkap kakaknya.
"Selamat Datang Pangeran Trish. Selamat berjuang untuk cinta mu. " ucap Starla menepuk bahu Trish yang masih duduk didepannya.
"Terimakasih Starla. Tapi Clara masih belum tahu siapa diriku sebenarnya bagaimana ini? " ucap Trish mengacak rambutnya sendiri karena bingung.
"seorang Pangeran Api pusing karena masalah hati? haha, sungguh lucu. " ucap Pangeran Lars tiba-tiba dan membuat Starla dan Trish tersenyum.
"Apa Pangeran tidak boleh pusing karena cinta? Seperti nya anda lebih terburu-buru untuk urusan cinta Pangeran Lars? " ledek Pangeran Trish.
"Syukurlah nasibku berbeda. Kami berdua yang memutuskan untuk pertunangan ini dengan hati yang tulus. " jawab Pangeran Lars dengan menggandeng Tangan Starla yang tersipu malu dengan perlakuan Pangeran Lars.
"Kalian Masuklah! Ini pertunangan Kalian! " seru Clara yang memotong percakapan ketika manusia itu, tanpa menjawab Starla mengajak Pangeran Lars kembali ke Aula, karena Pangeran Trish pasti membutuhkan waktu untuk berbicara dengan Kakaknya.
..................
"Tunggu! Aku ingin bicara hal serius Clara. " ucap Trish yang melihat Clara ingin ikut masuk ke dalam istana.
"Katakan! " jawab Clara singkat.
"Aku... sebenarnya aku... ('kenapa sulit sekali jujur padanya siapa Ku sebenarnya' batin Trish) " ucap Trish terbatas seakan tidak punya kata-kata.
__ADS_1
"huftt..." Clara menghela nafas karena Trish berbicara tidak jelas
"Clara, aku sebenarnya adalah.. " ucap Trish serius namun,
"Anda adalah Pangeran Api dan diluar Istana identitas anda hanya seorang Ksatria. Apa hanya itu yang ingin anda sampaikan? " ucap Clara memotong pengakuan Trish, yang Clara sudah mendengarkan semuanya karena sebenarnya Clara tidak meninggalkan taman itu, dan sebenarnya Starla tahu itu karena Clara berbicara melewati batin agar Starla diam saja meski tahu Clara masih ada ditaman itu.
"Apa kamu marah? Sungguh aku tidak berniat membohongi mu Clara. " ucap Trish yang membulatkan matanya karena Ternyata Clara tahu siapa dirinya.
"Jalan dan pilihan hidup harus diawali dengan sebuah keputusan. Tidak ada yang perlu menjelaskan kenapa dan untuk apa! Semua pasti ada Alasannya. " jawab "
Clara dengan tenang.
"Apa artinya siapa diriku tidak penting untuk mu Clara? " tanya Trish hati-hati.
"Anda pun tidak tahu siapa Saya! Silahkan nikmati pestanta. permisi." jawab Clara meninggalkan Trish sekali lagi.
"Apa maksudnya? " gumam Trish.
Banyak sekali pertanyaan didalam kepalanya, namun siapa yang bisa menjawab semuanya, yah hanya dia yang bisa memberikan semua jawaban atas pertanyaan ku.
Tanpa menunggu lama, Trish kembali masuk ke istana dan mencari sosok yang bisa di harapkan bantuannya, sedangkan Clara tengah terbaring di tempat tidurnya dan memikirkan semua yang terjadi hari ini.
"Maaf Trish, Tanggung jawab ku lebih besar dari keinginan hatiku. Tujuanku untuk masa depan adalah Takdir ku. Biarlah Takdir yang menentukan, Sampai mana Jalan mu bisa bersama dengan ku. Meski Dirimu Adalah Seorang Pangeran dan Aku Seorang Putri.Takdir tidak akan berubah. Melindungi Umat manusia adalah Takdir utama ku. Jika kamu bersamaku,mungkin aku hanya akan menjadi beban untukmu." batin Clara yang kemudian terlelap karena kelelahan.
............. ...
Brugh...
"Huft untung saja tidak kena. Apa yang kamu lakukan Trish? " seru Pangeran Lars setelah meletakkan bantal di tempat semula, yah Trish yang bertanya pada pelayan dimana kamar Lars didalam istana langit, langsung menunggu dikamar dan begitu ada suara dari luar, Trish langsung saja melemparkan bantal yang dipegangnya ke arah Trish yang baru masuk, tapi justru bantal itu mengenai pajangan di belakang Lars
dan jatuh.
__ADS_1
"Jawab semua pertanyaan ku. Bukankah kita ini sahabat. " ucap Trish dengan serius.
"Tenanglah.Mari kita bicarakan baik-baik. " jawab Lars menutup pintu agar tidak ada yang mendengar.
"Beritahu aku siapa Clara dan Starla! Putri Istana Langit sudah menghilang dan dikabarkan meninggal di hari penobatan. Lalu bagaimana tiba-tiba ada dua gadis kembar dan menjadi Putri Istana Langit. Dan sekarang Sahabat ku bertunangan dengan Putri Africiana namun yaang tahu kebenarannya adalah pertunangan mu dengan Starla. Kenapa ini rumit sekali. " tanya Trish panjang tanpa memberikan kesempatan untuk Lars menjawab.
"Sudah cukup! Bisa tenang dan biarkan aku berbicara? " ucap Lars yang pusing karena Trish begitu banyak bicara seperti salah minum obat.
"Katakan." jawab Trish dan menopang dagunya dengan tangannya sendiri.
Lars menghela nafas dan memulai bercerita tentang asal usul Keluarga Istana Langit, dan apa yang terjadi selama ini, dari sebab dan akibat di ungkapkan secara rinci tak terkecuali dirinya yang menjadi partner Clara dan terperangkap kecerobohannya sendiri. Dan Lars juga memberitahu bahwa tujuannya untuk melindungi Clara sang Pewaris Kitab Cristal Of Life, mendengar semua itu membuat Trish terkejut namun sekarang dirinya paham kenapa Clara bisa bersama dengan Naga suci dan Pedang Suci. Bahkan rasa kagum nya menjadi lebih dalam karena dirinya kini tahu jika pujaannya itu tidak bisa sesuka hati melakukan semua yang diinginkannya, Sekarang Trish akan lebih meyakinkan Cintanya jika dirinya hadir untuk melengkapi bukan menjadi kelemahan.
"Akan ku buktikan Cintaku Cukup Untuk Kita berdua Clara . Aku akan menjadi Rumah untukmu. " batin Trish tersenyum penuh arti.
Lars yang melihat sahabatnya senyum, hanya geleng-geleng kepala karena dirinya tidak tahu apa isi kepala Seorang Pangeran Api, sebenarnya Pangeran Api dan Pangeran Es memang bersahabat, hanya saja menjadi sahabat pena, kenapa bisa begitu ya?
.
.
.
.
Maaf yang udah pada nunggu, Selamat membaca ☺
.
InsyaAllah besok up lagi.. ☝️👏👍
.
__ADS_1
Kasih dukungan trus ya biar lebih semangat 🔥🤭