The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Kisah Clara Vs Pangeran Felix


__ADS_3

Didalam perpindahan, wujud dewi iblis muncul di barisan terdepan. Namun, siluet cahaya merah muncul. Dari sisi kanan dewi iblis ada tiga siluet cahaya merah dan di kiri ada dua cahaya merah. Dalam hitungan detik, cahaya memudar meninggalkan wujud osok-sosok yang baru saja bergabung dalam pasukan kegelapan.


"Para jiwa tersesat. Raja kegelapan memang yang terbaik." gumam Dewi iblis menatap satu persatu sosok yang menjadi bagian dari pasukannya.


Kemunculan tiga siluet dari sisi kanan dewi iblis itu adalah para manusia tersesat dan melakukan pemujaan. Satu siluet pertama berubah menjadi Raja Dexter, siluet kedua berubah menjadi Cleo dan siluet terakhir menjadi Putri Sisilia yang berdiri di jarak terdekat dari tempat Dewi Iblis.


Kemunculan dua siluet dari sisi kiri dewi Iblis adalah Panglima Niel dan sang adik Naira. Kini lengkap sudah seluruh pasukan. Pihak pendamping Lady Cristal penyelamat alam dan pihak pengikut Raja Kegelapan yang haus kekuatan dan kekuasaan.


Meninggalkan seluruh pasukan, dimana masih ada dinding kabut ilusi yang menutupi mata mereka. Di alam pengadilan, pertarungan antara Lady Cristal dan Raja Kegelapan baru saja dimulai dengan tahap pertama. Benturan pertama antara kedua pedang penguasa menjadi awal alam berguncang. Kabut putih dan hitam mulai menyebar. Kini keduanya tertutupi kabut.


"Mari kita akhiri. Satu kesempatan, mulailah penyerangan mu!" seru Lady Cristal.


Mendengar itu, tentu saja senyuman terbit di bibir Raja Kegelapan. Dengan satu gerakan tangan, Raja kegelapan mengeluarkan element api. "Blind Fire Over"


Kilatan cahaya bak pedang api melesat menuju Clara, satu kilatan pedang api mendekati Clara dan dalam jarak dua meter berubah menjadi hujan kilatan pedang api. Dengan tenangnya Clara menjentikkan jari satu kali, angin menerpa menerjang hujan pedang api. Padam.


Raja kegelapan kembali menyerang Clara dengan ribuan bola api, semua tepat sasaran. Begitu banyak bola api yang menyerang Clara, hingga ledakan terdengar. Senyuman puas terbit di bibir Raja kegelapan. Namun cahaya biru memudarkan senyumannya. "Bagaimana? Seharusnya kamu hancur!"


"Huuft….. Apa anda ini tidak paham hukum alam? Pertarungan akan terjadi, jika kita bertarung. Bukan anda menyerang ku, atau aku menyerang anda! Alam memberikan keadilan. Apa masih ingin menyerang?" Clara menghilangkan perisai cahaya birunya.

__ADS_1


Wajah Raja kegelapan merah menahan amarah, hatinya merasa dipermainkan. Kemarahannya mengalirkan element kegelapan, pedang Azalia di tangan kanannya semakin menyala terang sesuram gerhana bulan darah merah. Awan menggelap dengan suara petir bersahutan, kilatan demi kilatan mulai muncul.


Perubahan alam yang dikuasai Raja kegelapan, membuat dinding kabut ilusi di alam ilusi perang ketiga alam perlahan terbakar. Semakin besar kemarahan Raja kegelapan, semakin habis dinding kabut ilusi. Senyuman Clara terbit, apa yang di inginkan dilakukan oleh Raja kegelapan tanpa harus melakukan penyerangan. Senyuman manis Clara, membuat Raja kegelapan tak paham.


Alam semakin jatuh dalam kekuasaannya, tapi lihatlah sang Jiwa Murni justru tersenyum manis. Sesuatu yang patut di curigai, hingga Raja kegelapan membuka mata batinnya. Menjelajahi seluruh dimensi alam, mata batinnya berhenti di tempat para pasukan berawan hitam dan pasukan berselimut es beserta pasukan kerajaan api berada. Kabut ilusi terbakar layaknya dinding perisai memudar.


Artinya Lady Cristal memanfaatkannya. Untuk memulai perang ketiga alam, perang tidak akan terjadi jika kabut ilusi tidak terbakar olehnya. "Rupanya anda bermain curang! Apa anda tidak malu?"


"Anda yang mengambil langkah untuk menguasai seluruh alam dan bertanya apa aku tidak malu? Lihatlah bagaimana anda mengubah alam ini! Lihatlah semua makhluk tak berhati itu, untuk apa anda membuka portal neraka? Demi kekuasaan!" Clara menunjuk ke wilayah ilusi.


"Jika anda setuju menjadi rekan ku, untuk apa aku membuka portal neraka? Tapi anda menolak, menghancurkan persembahan utama ku dan kini anda mempermainkan diriku." tukas Raja kegelapan.


Clara menjentikkan jarinya. Sebuah bola cristal dengan warna biru dan merah muncul. Bola cristal itu melayang di antara kedua penguasa. "Mari kita lakukan perhitungan. Satu tindakan, satu serangan."


"Periksalah jika anda ragu." ucap Clara memotong ucapan Raja kegelapan.


Dengan mengayunkan tangan kiri, Raja kegelapan menarik bola cristal dengan kabut kegelapan. Mencoba mengalirkan element kegelapan. Dan warna merah semakin pekat. Bola cristal itu memiliki dua element yang terpisah namun bersatu. Satu jentikan jari Clara mengembalikan bola cristal diantara keduanya.


"Dimulai dari keputusan anda menjadi seorang pembunuh." Clara mengedipkan mata, sinar biru matanya terpancar menyinari bola cristal.

__ADS_1


Bola bersinar menyorot ke atas seperti sebuah layar, dari layar cahaya muncul beberapa kejadian masa lalu. Dimana awal mula Raja kegelapan memulai aksi pembunuhan berantai didalam kerajaan Iblis. Semua berawal dari meninggalnya sang kakek. Pemberian batu permata kerajaan Iblis, menyatu bersama emosi dan kebencian Raja kegelapan.


Semua di awali dari tuduhan ayahanda sang pangeran. Ultimatum hukuman bakar hidup-hidup, membuat pangeran Felix semakin murka. Seorang penyelamat yang menjadi hewan terkutuk karena perbuatan baiknya harus menderita, dan pangeran Felix menjelajahi seluruh dimensi demi menjadi kuat dan berkuasa. Tidak peduli darah keluarganya sendiri atau darah orang lain, semua akan dikorbankan demi ambisinya.


Persembahan jutaan manusia tersesat, para monster yang tersesat dan jiwa-jiwa tak berdosa. Semua menjadi kekuatan yang kekal, kegelapan semakin menyebar. Setiap pijakan nya akan meninggalkan kegersangan. Semua itu terjadi selama ratusan tahun dan selama itu pula, perjuangan menyelamatkan alam dimulai.


Berawal dari abad dimana Pangeran Felix masih muda, menyebabkan keempat kerajaan mengalami perselisihan. Dengan mencuri Batu Bulan, maka Pangeran Felix berhasil menciptakan keseimbangan alam goyah. Seorang penyihir terbaik yang menjadi kekasih Pangeran Felix, mengetahui semuanya, namun takdir tak memberikan hak padanya untuk menjadi seorang penolong.


Hanya dengan pembuatan Kitab Suci, maka alam bisa terselamatkan. Kitab yang akan membimbing generasi berikutnya dengan tanda lahir bulan dan bintang berdampingan. Setiap pemilik tanda alam, maka memiliki misi menghentikan permainan Pangeran Felix. Tak semudah membalikkan telapak tangan, begitu banyak keguguran di setiap perjalanan para leluhur.


Termasuk Permaisuri Risa, seorang wanita tangguh dan hampir mencapai batas pertemuan namun gagal. Semua itu kandas dan beralih ke pundak Clara yang menjadi pewaris Jiwa Murni. Setelah alam menanti dan menyempurnakan satu takdir dewi alam. Akhirnya semua terwujud dengan kelahiran Clara.


Penyegelan kekuatan sejak bayi, membuat Clara tumbuh menjadi gadis biasa dan buta akan dunia luar. Dunianya hanya hutan ilusi dan sang nenek. Seperti hidup pangeran Felix yang tanpa kasih sayang orang tua setelah sang ibu tiada, maka Clara kehilangan sang ibu setelah melahirkannya dan bertarung dengan permaisuri Adreo.


Awal kehidupan yang yang berbeda, namun tetaplah tanpa kasih sayang seorang ibu. Penyelamat sang kakek, membuat Pangeran Felix tersenyum hingga berita kematian sang kakek datang dan dirinya menjadi tersangka. Ditengah duka, ayahnya sendiri memberikan hukuman mati. Semua itu membuat hatinya yang tersisa padam tersiram air es.


Dibawanya Clara meninggalkan istana di hari lahirnya, membuat Clara tak mengenal jari dirinya. Hingga menemukan sosok di hutan yang ternyata saudara kembarnya. Sejak itu, tanggungjawab Clara di mulai. Tanpa mengingat waktu, Clara beranjak menjadi gadis dengan kekuatan luar biasa. Segel di tubuhnya terlepas, penyatuan bersama naga Tlecxitli Belenda dan pedang Suci.


Munculnya para peri di waktu bersamaan dan kembali ke Istana. Semakin lama, hidup Clara mengalir mengikuti takdir alur Kitab Suci. Satu persatu wabah melanda, dan Klan Naga terpisah menjadi dua bagian. Seperti para pasukan yang menjadi dua kubu.

__ADS_1


Bola cristal menampilkan serangkaian peristiwa dengan perputaran tanpa jeda, Clara masih tenang. Namun, Raja kegelapan menahan rasa sakit. Luka yang tertutup kembali tergores, semua menjadi hitam. Hatinya terbakar.


"Dunia ini fana, untuk apa anda menggebu-gebu menguasainya? Alam pun akan lebur tanpa sisa."


__ADS_2