The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Story Of Risa "Part 3"


__ADS_3

Meninggal masa sekarang, masa lalu awal Dari masa depan dan ramalan yang akan terjadi. Dimana pencarian Naga Suci akan dimulai, perjuangan seorang gadis remaja yang berasal dari keluarga biasa demi masa depan yang harus menjadi tanggung jawabnya. Kini Risa memulai pelatihan bersama Sang Pertapa Dan Seorang Wanita yang seumuran ibunya didalam rumah ilusi Pertapaan, Bukan hanya berlatih senjata, sejarah setiap kerajaan dan juga semua aspek yang menyangkut dengan ilmu akademis ataupun non akademis, bahkan dirinya harus bisa menyeimbangkan kekuatan didalam tubuhnya yang semakin hari semakin meningkat. Risa sudah mulai menguasai setiap pelajaran, bahkan hal sederhana seperti cara makan bangsawan dan cara seperti rakyat biasa pun harus dipelajari, kini dirinya seperti bayi yang harus belajar segalanya dari nol. Hanya saja satu yang berat untuk gadis itu, Kitab Cristal Of Life hanya dirinya sendiri yang harus mempelajari nya tanpa bimbingan siapapun , meski kebingungan dengan teka teki didalamnya Sang Pertapa hanya selalu menambah jawaban dengan teka teki baru dan itu membuat Risa ekstra menggunakan otaknya untuk berpikir dalam.


.... . . .......


"Lady Cristal kini saatnya kamu melakukan perjalanan sesungguhnya. Sudah 2 tahun dan setiap ilmu pengetahuan dan senjata sudah kamu kuasai. " ucap Sang Pertapa setelah melihat hasil ujian Risa dari segala aspek dan hasilnya cukup mengejutkan karena dengan cepat semuanya dipelajari dalam waktu 2 tahun saja.


"Apakah ini waktunya Takdir ku Menjadi Jalanky Guru?" tanya Lady Cristal dengan serius.


"Takdirmu adalah milikmu. Kitab Cristal Of Life memilih mu Untuk Takdir Dunia. Temukan jawaban setiap pertanyaan mu dalam tujuanmu Lady Cristal. " nasehat Pertapa Dezan dengan lembut.


"Ingatlah setiap ajaran dan pastikan selalu jaga dirimu baik-baik Lady Cristal. " ucap seorang wanita yang juga menjadi gurunya dengan senyuman dan mata berkaca.


"Tentu Bunda. Cristal akan semakin kuat dan melakukan setiap tugas dengan hati yang tulus. " jawab Lady Cristal tersenyum dan mendekati wanita itu memeluknya dengan erat, elusan di kepala yang dirasakan gadis remaja itu membuat hatinya menghangat, rasa rindu kepada ibu nya yang selama ini sudah meninggal bahkan tak bisa dirasakan nya, terobati selama 2 tahun ini bersama wanita yang menjadi guru dan Bunda nya di Pertapaan.


Setelah berpamitan Lady Cristal yang sudah menguasai kekuatan nya sendiri hanya membawa persiapan seadanya, karena perjalanannya tidak tahu memakan waktu berapa lama. Setelah berpamitan kepada Guru Pertapa Suci dan Bunda Gurunya, Lady Cristal mengharuskan menetralkan kekuatan di dalam dirinya untuk meminimalisir orang mengenal nya sebagai kunci Kitab Cristal of Life. Bukan tanpa sebab jika syarat utama adalah mampu memberikan segel pada tubuhnya sendiri adalah mutlak untuk Lady Cristal, jika penjahat atau iblis tahu dirinya lah kunci Kitab Ramalan masa depan, sudah pasti akan menjadi buronan dari segala penjuru. Perjalanannya dimulai dari daratan dimana dirinya harus melewati desa-desa sekitar dan meski ingin bertemu Ayahnya tetap diurungkan karena misinya saat ini sangat beresiko.


............. ...


"Takdir ku menjadi seperti kupu-kupu dan juga awan. Rasanya seperti mimpi, masa yang seharusnya dihabiskan untuk bermain justru menjadi sebuah perjalanan tanpa tahu dimana akhirnya." batin Lady Cristal saat sampai didesa pertama.


Penampilan nya yang terlihat seperti seorang ksatria pengembara membuat orang-orang yang melihat nya biasa saja, karena penampilan seperti itu sudah banyak wara wiri melewati tempat dimana-mana. Perjalanan yang baru dimulai membuat nya lebih tenang , saat melewati jalan pinggir hutan sayup-sayup terdengar suara pertarungan dari jauh didalam hutan, mendengar suara itu ntah kenapa rasanya ingin sekali melihatnya dan mencari tahu apa yang terjadi, dengan langkah seribu kini dirinya berdiri dibelakang sebuah pohon rindang dan terlihat disana seorang ksatria sedang bertarung dengan perampok hutan, perampok yang hanya berjumlah 5 orang itu tetap kalah dengan satu orang.


"Luar biasa kekuatan nya. Cara bertarung yang hebat pula. " puji Lady Cristal dengan senyuman tipis dibibirnya, namun dari atas pohon disekitar Ksatria itu dan arah lain mendadak muncul belasan orang yang bisa dipastikan dari penampilan mereka itu adalah kawan dari sang perampok yang sudah kalah.


Dengan jumlah yang satu lawan belasan orang membuat nya kewalahan meski belum kalah, melihat hal itu membuat Lady Cristal geram dan tanpa fikir panjang ikut membantu melawan perampok itu disaat ada sebuah pedang yang akan menusuk pria ksatria itu dari belakang.


Prang.. (suara pedang bertabrakan dengan pedang lainnya)


Mendengar suara itu tak dipedulikan oleh ksatria itu karena didepannya kini sudah ada perampok juga dan dirinya merasa lega karena seseorang membantu nya disaat yang tepat, pertarungan terjadi begitu sengit tapi 2 orang lawan perampok kali ini bukan orang sembarangan dan itu membuat mereka kalah telak, alhasil kawanan perampok itu sebagian lari dan sebagiannya lagi sudah terkapar tak sadarkan diri.


"Terimakasih Sudah menolong saya. " ucap ksatria itu dan kini berbalik ke arah orang yang membantunya tadi.


"Tidak masalah Tuan. " jawab Lady Cristal dengan santai dan memasukkan pedangnya lagi.

__ADS_1


"Apa Anda pengembara? " tanya ksatria itu saat melihat penampilan Lady Cristal dan lebih terkejut nya karena gadis itu masih terlihat sangat muda.


"Iya Tuan. Saya mencari sebuah tempat untuk ketenangan. " jawab Lady Cristal dengan tenang tanpa memandang ksatria didepannya.


"Saya akan membantu, katakan seperti apa tempat yang ingin anda kunjungi? " tanya ksatria itu sungguh-sungguh.


"Alam yang hijau, puncak cahaya kesucian, matahari enggan menyapa, ketenangan dari dalam dalam cerminan isi hati terdalam." jawab Lady Cristal memberikan teka-teki yang terdapat di Kitab untuk jalan tujuannya.


"Sebuah isyarat di dalam teka-teki. hmm. " balas ksatria itu sambil memutar otaknya untuk berfikir menemukan jawabannya.


"Apakah tempat itu sulit ditemukan? " tanya Lady Cristal dengan menaikkan alisnya.


"Apa anda sudah mendapatkan arti teka-teki itu nona? " tanya ksatria itu.


"Sebuah tempat terbuka penuh dengan tumbuhan yang dominan berwarna hijau, puncak yang tidak memiliki keangkuhan, dalam yang memberikan kehidupan sebagai anugrah, tempat itu pastilah sangat sunyi dan memiliki keindahan tersembunyi. " jawab Lady Cristal dengan tenang, sebagai kunci Kitab Cristal of Life dirinya menjadi memiliki ikatan dan lebih mudah mencerna setiap teka-teki didalam Kitab itu.


"Emm.Ada sebuah tempat tapi itu jarang dikunjungi dan untuk kesana harus memiliki kekuatan untuk menghilang atau melakukan dengan cara biasa yaitu menyusuri sebuah jalan ilusi agar bisa masuk ke gerbang atas. " ucap ksatria itu setelah berfikir sejenak.


"Apakah artinya itu bukan di daratan ini? " tanya Lady Cristal yang paham ucapan ksatria itu.


"Baik sekali Tuan. Terimakasih. " balas Lady Cristal dengan tersenyum manis dan ksatria yang melihat itu membuat dirinya bersemu merah karena tingkah laku gadis di depannya.


"Tunggulah di jalan utama, Saya akan membereskan perampok ini. " ucap ksatria itu yang di setujui Lady Cristal tanpa pertanyaan lagi.


............ ...


"Mari Kita pergi ke Tujuan Anda nona. " ucap ksatria itu setelah ntah melakukan apa didalam hutan bersama perampok yang sudah tidak berdaya.


" Lewat jalur apa kita akan ke tempat itu? " tanya Lady Cristal dengan cepat.


"Dengan jalan pertama, hanya saja kita harus menuju titik tempat tersembunyi agar tindakan kita tidak menjadi tontonan orang awam. " jawab ksatria itu dengan mulai berjalan ke arah sisi lain jalan.


"Ini adalah sungai yang menjadi pusat kehidupan setiap makhluk hidup." ucap Lady Cristal.

__ADS_1


"Tepat.Kemarilah dan ulurkan tanganmu! " perintah ksatria itu.


"Untuk apa? " tanya Lady Cristal dengan menaikkan alisnya tanda tak paham dengan permintaan orang didepannya itu.


"Tenanglah.Tujuanmu adalah janjiku. Percayalah. " ucap ksatria dengan mengulurkan tangannya dan menatap Lady Cristal dengan teduh.


"Baiklah." balas Lady Cristal akhirnya menggenggam tangan ksatria itu.


Dalam sekali pijakan ke sungai membuat sungai itu seperti sebuah cermin, bahkan dirinya dan ksatria itu tidak tenggelam karena berjalan diatasnya dan detik berikut nya setelah sampai di tengah sungai kabut muncul dan mulai menutupi kedua orang itu. Hanya sepersekian detik kabut menghilang dan saat melihat sekitar, Lady Cristal tersenyum melihat padang rumput yang sangat hijau dan didepannya terdapat sebuah gunung hijau yang memiliki aliran air terjun menuju kebawah sana. Sungguh indah tempat itu.


"Inikah tujuan mu nona. " ucap ksatria itu menyadarkan rasa takjub gadis didepannya dengan alam semesta.


"Terimakasih Tuan. " balas Lady Cristal dengan tersenyum.


"Maaf saya masih harus melakukan tugas lain. Sekali lagi terimakasih dan selamat berjuang dengan tujuan anda. " ucap ksatria itu sambil melepaskan tangannya dari genggaman gadis itu.


"Terimakasih dan hati-hati Tuan. ' balas Lady Cristal dengan sopan.


" Siapa nama anda Nona? " tanya ksatria itu sebelum benar-benar pergi.


"Lady Cristal dan Anda? " jawab Lady Cristal dengan lembut.


"Pertemuan berikutnya akan ku jawab pertanyaan Anda. " jawab ksatria itu dan menghilang begitu saja.


Setelah mendapatkan jawaban itu Lady Cristal tidak mau ambil pusing, kini dirinya harus fokus dengan tujuannya. Setidaknya karena tidak sengaja menolong orang, dirinya dalam waktu singkat menemukan tujuannya.


............. ...


Kegelapan dalam gua tak menyurutkan Niatnya, benar teka-teki nya jika matahari enggan menyinari sehingga menjadi gelap sekali tempat ini.


.


.

__ADS_1


.


Thanks untuk semua yang memberikan Support padaku.. Semangat dari kalian membuat aku lebih melakukan yang terbaik untuk karya ku.. 😘 salam buat semuanya.


__ADS_2