The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Pertemuan Rahasia di dalam Pesta


__ADS_3

Keramaian kembali terjadi, membuat Istana Langit seperti sebuah lampu berpijar dari banyak nya Rakyat Dan Keluarga Kerajaan lain yang menyambut berita bahagia dengan suka cita, Pangeran Lars Dan Pangeran Trish beserta keluarga Kerajaan nya sepakat menggunakan pakaian Kerajaan masing-masing dengan bros simbol Kerajaan mereka sedangkan Keluarga Kerajaan Langit juga melakukan hal sama hanya saja satu sosok yang terlihat berbeda dengan mahkota di kepalanya dan masih saja banyak pasang mata yang enggan mengalihkan pandangan nya pada sosok itu. Siapa lagi jika bukan Ratu Africiana istri Pangeran Trish, gadis itu semakin memancarkan pesona nya seakan di anugrahi kecantikan dewi. Saudari kembarnya yaitu Putri Starla tak kalah cantik meskipun aura nya jauh dari sang kakak, namun tidak ada sorot kecemburuan di hati nya melihat semua orang lebih mengagumi kakak nya.


Disaat semua nya memulai acara tarian, Clara hanya duduk di tempat nya mengamati semua tamu dan sesekali melihat pintu masuk mencari sesuatu yang seharusnya ikut menghadiri pesta nya.


"Bisakah menari dengan ku?" tanya Pangeran Trish mengulurkan tangannya di depan Clara.


"Tentu, Starla Dan Lars juga sudah disana." jawab Clara setelah melihat adiknya tidak ada di samping nya lagi.


Dengan senyumaan yang masih melekat di bibir, Trish menggenggam tangan Clara Dan berkabung bersama pasangan lain nya. Selama menari Trish melihat lirikan Clara selalu ke arah pintu masuk seakan menanti seseorang, ada rasa tidak suka namun mengigat kini kedua nya sudah sepenuhnya memiliki seutuhnya maka Trish bisa menahan rasa cemburunya.


Di tengah tarian, Clara meminta berhenti karena harus melakukan sesuatu, rasa nya ingin menahan namun lagi-lagi melihat mahkota di atas kepala Clara membuat Trish mengiyakan tanpa ber tanya alasan nya. Setelah berhenti dari menari Clara meninggalkan pesta dan pergi ke tempat dimana aura seseorang sudah terasa memasuki Istana nya, Trish yang penasaran akhirnya mengikuti kemana pergi nya Clara.


Pintu gerbang belakang Istana, tempat yang jauh dari keramaian Dan juga sangat lah sepi. Sebuah penerangan terlihat menyala mengambang di bawah pohon pinus, terlihat satu bayangan di bawah nya.


"Salam Lady Cristal." ucap bayangan itu.


"Keluar lah Raja Dexter! Sampai kapan akan bersembunyi?" ucap Clara dengan suara nya yang tidak lirih Dan juga tidak besar namun cukup membuat dua pria yang bersembunyi mendengar jelas.


Karena Clara tahu Pangeran Trish mengikuti nya , kini pria itu masih terdiam di tiang penyangga bangunan Istana dan Raja Dexter bersembunyi di baik pohon pinus, sedangkan bayangan yang membawa sebuah penerangan adalah Cleo sang gadis Bulan.


"Kau juga kemari lah Pangeran Trish!" ucap Clara sekali lagi.


Mau tidak mau kedua pria yang bersembunyi keluar dan ikut mendekati Clara, kedua pria itu saling tatap untuk melihat apa saling mengenal atau tidak. Tentu nya kecuali Pangeran Trish yang sadar bahwa pria di depan nya itu adalah pria yang pernah di berikan solusi masalah cinta nya dan karena ulahnya juga tawanan yang ada di penjara Kerajaan Iblis berhasil di bebaskan.


"Apa kalian akan terus menatap seperti ini? Apakah itu Tujuan Mu Raja Dexter? Ku fikir bukan." ucap Clara.

__ADS_1


Menyadari tindakan aneh kedua nya segera memutuskan kontak mata nya, dan Clara bisa mendengar apa yang coba di sembunyikan Pangeran Trish dan sebuah hati yang gelisah untuk mencari sebuah kebenaran dari Raja Dexter.


*Portal Dimensi* ucap Clara mengulurkan tangannya.


"Kalian bertiga pegang tangan ku dan apa pun yang terjadi jangan lepaskan tangan ku! Ingat lah Perjalanan ini akan menguras kekuatan kalian, seseorang akan mengetahui Perjalanan kita tapi selama kalian memegang tangan ku maka dia tidak bisa menyentuh kalian." ucap Clara dengan serius.


"Apa yang akan kamu lakukan Clara?" tanya Pangeran Trish memandang istri nya.


"Apa semua pertanyaan ku akan terjawab?" tanya Raja Dexter.


"Aku Percaya pada Anda Lady Cristal." ucap Cleo dan memegang tangan Clara yang pertama.


"Apa pun ini, Aku hanya ingin memindungi mu." ucap Pangeran Trish meletak kan tangannya di atas tangan Cleo.


"Aku ingin mengetahui kebenaran itu.' ucap nya dan ikut menggenggam tangan Clara di atas tangan Pangeran Trish.


Cahaya biru mulai menyelimuti membuat tempat gelap berubah menjadi kabut yang pekat namun terang menjadi kan mereka berempat bisa melihat satu sama lain dengan jelas, tidak terasa apa pun di dalam kabut namun semakin lama kabut pekat itu berganti dengan sebuah gelembung tranparan yang mampu menembus pandang.


Tempat di luar sana begitu banyak bola-bola Cristal yang melayang Dan memiliki cahaya dengan warna berbeda membuat tempat itu seperti awan bermandikan bola cahaya, hanya ada awan putih bergelombang dengan tebaran bola-bola Cristal.


" Satu orang hanya memiliki 2 kesempatan. Fikiran baik-baik pertanyaan atau pun apa yang ingin kalian ketahui, hanya 2 tidak bisa lebih tapi bisa kurang." ucap Clara memperingatkan.


"Tempat apa ini clara?" tanya Pangeran Trish.


"Apa kau yakin dengan pertanyaan yang tidak penting seperti itu? ingat hanya 2 permintaan." ucap Clara mengingatkan.

__ADS_1


"Aku ingin melihat apa yang terjadi pada Guru ku! " ucap Cleo dengan serius.


"Permintaan kedua mu? " tanya Clara.


"Bisakah nanti pertanyaan kedua nya? " tanya Cleo.


"Tidak! 2 permintaan akan menjadi satu. Fikir kan lah, Aku masih memiliki waktu. " jawab Clara dan melihat ke seluruh awan.


"Aku ingin tahu kebenaran Pangeran Felix putra sang Dewi malam Dan Satu lagi, Aku ingin tahu bagaimana Permaisuri Adreo bisa memutuskan hubungan Naga hitam dari Kerajaan Iblis." ucap Raja Dexter.


"Diterima!" jawab Clara , Dan beralih ke Pangeran Trish.


"Aku ingin tahu perang itu akan tetap ber langsung atau tidak Dan Aku ingin tahu apakah Cinta ku menjadi kehidupan seseorang." ucap Pangeran Trish.


"Diterima." jawab Clara, Dan beralih ke Cleo.


"Aku ingin melihat apa yang terjadi pada Guru ku Dan Kenapa guru ku memberikan Batu bulan ini padaku." ucap Cleo dengan melihat batu bulan yang digunakan nya untuk penerangan saat menunggu Clara di belakang Istana.


"Diterima." jawab Clara.


*Bola waktu* seru Clara membuat semua bola-bola Cristal itu bersinar terang Dan mulai terbang mendekati gelembung perisai Cahaya.


Bola-bola itu berputar seperti gasing seakan ada yang mengoyangkannya Dan perlahan satu per satu bola-bola itu pergi menjauh kembali ke tempat masing-masing dengan cahaya yang pada, meninggalkan 6 bola Cristal yang kini setiap 2 bola berbeda warna itu mengelilingi gelembung perisai.


"Warna Hitam dan emas itu jawaban mu Pangeran Trish, warna merah dan putih itu jawaban mu gadis bulan Dan warna hitam merah darah dan ungu tua itu jawaban milik mu Raja Dexter." ucap Clara.

__ADS_1


"Apa yang harus kami lakukan? " tanya Cleo.


"Keluar kan satu tangan kalian Dan ambillah satu bola Cristal, selanjutnya kalian akan melihat nya sendiri. Tapi ingat lah dimana kalian saat ini, agar dia tidak mempengaruhi kalian. Terutama kau Raja Dexter!' ucap Clara mengingatkan.


__ADS_2