The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Ikatan benang Takdir


__ADS_3

Kini yang tersisa adalah inti dari takdir. Clara kembali menjentikkan jari setelah duduk di tempatnya semula. Semua terlihat bingung dan terkejut, tatapan mata kosong dengan kebingungan nyata. "Mari kita bicara. Sebelum bulan menghilang."


"Apa yang terjadi? Dimana Ksatria Lulu, Raja Azio dan Ratu Alona?" tanya Raja Lucas.


Clara hanya diam tanpa jawaban, kembali seluruh tatapan mata hanya tertuju padanya. "Pangeran Trish pimpin lah pasukan desa mati bersama Raja Argus. Pertapa Dezan akan menjadi satu dengan pasukan mu! Raja Lars pimpin lah pasukan mu bersama Starla dan Pertapa Delion akan bersama kalian. Sekarang, peganglah tangan kanan ku satu persatu secara bergantian!"


"Nak, bagaimana dengan Ayah?'' tanya raja Lucas.


Clara tahu kebingungan sang ayahandanya. "Tidak sekarang, saat ini biarkan Clara menyelesaikan ikatan benang takdir diantara para pewaris kerajaan."


Raja Lucas mengangguk, meskipun masih memiliki pertanyaan.


Trish mengulurkan tangan kanannya dan menggenggam tangan kanan Clara dengan perasaan waspada. Clara hanya tersenyum agar sang suami tenang. Dengan satu kedipan mata biru, kini semua mematung kembali kecuali Clara dan Trish. Terlihat jelas Trish terkejut dengan perhentian waktu yang Clara lakukan. "Kamu menghentikan waktu?"


"Aku bisa melakukan apapun Trish. Aku reinkarnasi jiwa murni dan menjadi alam itu sendiri. Apa kamu ingat bola waktu permintaanmu waktu itu?" Clara mengalihkan pertanyaan Trish dengan cabang takdir.


Trish sejenak terdiam, ingatannya kembali pada kenangan dimana suara seruling yang masih membekas di hatinya dengan canda dua anak kecil di balik rimbunnya hutan bambu. Kenangan kedua dimana lautan darah dengan semua makhluk dunia nyata dan kegelapan diatas langit dengan petir menyambar. Siluet pedang berbeda cahaya saling menyerang, perang berpijak pada tanah berakhir namun perang diatas langit masih terus berlanjut. Tapi apa yang terjadi setelah itu? Sungguh tidak ada yang tahu.


"Bersiaplah untuk kehilangan. Ingatlah, kamu juga salah satu pewaris tahta kerajaan! Lepaskan rasa ingin memiliki dihatimu, alam membutuhkan perjuanganmu. Ingatlah, takdir tidak akan pernah salah waktu. Pangeran Trish illarion, aku Lady Cristal melepaskanmu sebagai pendampingku.'' Clara menyentuh dada Trish, dan menyalurkan element cahayanya.

__ADS_1


Liontin rumah Raja Argus pun bersinar terang dengan tubuh Trish memanas, bibir Trish tak sanggup berbicara. Bibirnya bergerak tapi tak satu kata pun terdengar, hingga tangan Clara ditarik barulah tubuh panas trish mereda. "Apa yang kamu lakukan? Tidak bisakah bicara tanpa teka-teki."


"Raja Argus, tanggung jawab beralih padamu. Kini takdir milik kalian, selamat tinggal." ucap Clara dan mulai melepaskan genggaman tangannya.


Dengan cekatan Trish menahan tangan Clara, dan menarik tangan lembut sang istri masuk kedalam pelukannya. Rasa sakit dan takut kehilangan melanda, ucapan selamat tinggal Clara sungguh mencabut nyawanya tanpa terlepas dari raga. Clara pasrah membiarkan Trish mendapatkan haknya sebelum mengirim pangeran api ke medan pertempuran.


Pelukan selama sepuluh menit itu, membuat Clara membuka portal tanpa menunda waktu lebih lama. "Berjuang lah demi kami, kami selalu menunggumu kembali."


Perlahan tubuh Trish menghilang bagaikan serpihan cahaya, bahkan ucapan selamat tinggal pun tak sempat terucap dari bibir Trish. Tanpa mengubah keadaan, Clara menghampiri sang adik. Dengan satu ucapan lembut di pipi mulus Starla, kesadaran Starla kembali. Tatapan keduanya saling beradu, kasih sayang dan kecemasan itu jelas tergambar. Clara menggenggam tangan Starla dengan lembut, matanya meneduhkan emosi Starla yang masih bergejolak.


"Kenapa ka?" Starla memberikan satu pertanyaan pamungkas.


Clara tersenyum, dan membimbing Starla agar merebahkan kepalanya itu di pangkuan sang kakak. "Perjalanan kita singkat namun semua membekas di kehidupan kakak. Pertemuan pertama disaat kamu terluka, membawa kita pada takdir yang rumit. Kita kembar, tapi berbeda. Takdir kita terikat, tapi terpisah. Seribu kalimat tak akan cukup untuk menceritakan bagaimana hubungan kita, Putri Starla Alvira Armadeo dan Putri Africiana Lusca Armadeo adalah satu koin dengan sisi berbeda. Bagaimana menurutmu?''


Tangan Clara menghapus cairan bening yang merembes dari kelopak mata Starla, dengan lembut tangan Clara mengusap kepala Starla. "Ternyata kakak egois, bukan hanya itu. Kakak juga tak peduli dengan perasaan adik sendiri, apakah Starla mau menghukum kakak? Jika iya, katakan hukuman apa yang pantas untuk kakak egois seperti ku."


Spontan mata Starla terbuka dan menatap mata Clara, Starla baru menyadari jika mata sang kakak telah berubah. Mata Clara jauh lebih jernih, meneduhkan dan menenggelamkan. Seperti madu nirwana, memabukkan. Terlebih saat senyuman itu terbit dan membuat wajah sang kakak memancarkan aura luar biasa. "Berikan aku satu kesempatan untuk menanggung takdir kakak! Bisa?''


"Diterima. Duduklah!'' titah Clara dan membantu Starla bangun dari pangkuannya.

__ADS_1


Clara duduk berhadapan dengan Starla, kedua tangan Clara terangkat mengambil mahkota bunga hidup diatas kepalanya. Dan memasangkan mahkota itu di kepala Starla, Starla bisa merasakan sebuah lingkaran melingkar di atas kepalanya. "Apa ini ka?"


"Takdir mu, dan permintaan mu!" Clara menutup mata Starla dan membuka mata batin sang adik agar melihat mahkota bunga hidup di atas kepalanya.


Starla melihat betapa indahnya bunga-bunga hidup yang kini menjadi mahkota di atas kepalanya. Tapi bukan hanya itu saja, Starla bisa merasakan aura kehangatan yang menyelimuti tubuhnya. Seakan seseorang tengah memeluknya dengan erat dan penuh cinta. Hanya Clara yang melihat seluruh kejadian di depan matanya. Clara melepaskan tangan, membiarkan Starla kembali membuka mata.


"Apa kini hati mu lega?" tanya Clara dengan tenang.


"Apa perang ini harus terjadi? Bagaimana perang ini akan berakhir?" tanya Starla menatap sang kakak sendu.


...~~~~...


.


.


. **Hay reader's, othoor mau kasih pengumuman.


. The Last Sky Kingdom Takdir ku Milik Mu menuju akhir cerita, Othoor usahakan dalam beberapa berikutnya adalah bab-bab terakhir dan menegangkan.

__ADS_1


. Terimakasih untuk support kalian, salam dari othoor kacang mentah.. 🙏😻


...udah dulu ya, othoor mau lanjut nulis., ✍️**...


__ADS_2