
"Aku memutuskan untuk mengikuti anda. Bagaimana?" tanya Ailey setelah berfikir dengan matang dan mempertimbangkan segala sesuatunya.
"Di terima." jawab Clara dengan serius dan mengulurkan tangan kanannya yang di sambut baik oleh Ailey.
Wuuuusshhhh....
Bersamaan dengan menyatunya tangan Ailey dan Clara, teleportasi ke dimensi lain terbuka. Hanya sesaat terjadi guncangan dan berhenti dengan munculnya sebuah pemandangan yang cukup membuat perut merasakan mual, pemandangan yang bisa di anggap tidak manusiawi.
Sedangkan Ailey hanya bisa menampilkan senyuman sinis yang kontras dengan mata sendu bernaung di bawah alis kesedihan, Clara masih bersikap biasa meskipun di dalam hatinya sudah tidak sabar untuk memberikan kejutan pada Raja bayangan yang pastinya sudah menunggu kedatangan nya*.
Kedatangan Clara bersama Putri Ailey mendapatkan sambutan dari rakyat kerajaan bayangan, mata memangsa dengan air liur yang siap menetes. Namun tak ada seorang pun rakyat yang berani mendekati kedua gadis itu, sebuah perisai di baju zirah Ailey melindunginya dari terkaman rakyatnya.
Rakyat yang haus darah persembahan, dari dimensi alam manapun yang memberikan persembahan maka korban persembahan akan memasuki wilayah kerajaan bayangan setelah rakyat memberikan berkat sihir mereka. Tapi tidak dengan keluarga kerajaan yang hanya bisa menerima darah persembahan dari hewan suci, karena sihir keluarga kerajaan bayangan lebih besar dari sihir rakyat biasa.
Maka di depan pintu dimensi terongok begitu banyak persembahan yang menumpuk tanpa terlihat dasarnya, persembahan mulai dari klan Elf, monster dan juga beberapa hewan suci yang masih dalam tingkatan rendah. Sedangkan untuk keluarga kerajaan hanya akan menerima persembahan darah dari hewan suci ataupun hewan iblis yang memiliki tingkatan tinggi dan akan mendapatkan berkat sihir kuat bagi sang pembuat ritual.
Rasa mual dan geram Clara berasal dari keserakahan Raja kerajaan bayangan yang sudah melewati batasnya, sihir milik pria dengan usia ratusan tahun itu di salah gunakan. Dan ini waktunya Clara menjalakan tanggung jawabnya sebagai Lady Cristal, perjalanan yang tak begitu jauh membuat keduanya memasuki gerbang istana kerajaan bayangan.
"Putri Ailey, apa keinginanmu masih sama?" tanya Clara dengan tenang.
"Aku hanya ingin bebas." jawab Ailey dengan melangkahkan kakinya memasuki istana kerajaan bayangan tanpa keraguan, seakan genggaman tangan Clara memberikan kekuatan tersendiri untuk menghadapi kemurkaan kakaknya.
Jawaban Ailey sudah cukup untuk Clara memutuskan masa depan kerajaan bayangan dan semua menjadi tergantung dari tindakan Raja kerajaan bayangan, pintu utama kerajaan bayangan terbuka begitu saja seakan kedatangan kedua nya sudah di nanti. Benar Raja kerajaan bayangan sudah duduk di kursi tahta kerajaannya dengan begitu angkuh dan sombongnya menatap tamu tak di undang yang datang bersama wajah adik bungsunya yang terlihat lebih berani.
"Ley, kamu pulang? Apa di luar sana sangat membosankan?" tanya Raja kerajaan bayangan dengan mata tertuju pada adik bungsunya.
"Aku tidak akan pulang! Keputusan ku meninggalkan istana adalah keputusan terbaik dalam hidup ku. Aku mengantarkan sahabat ku yang meminta untuk bertemu anda Yang Mulia Aroo." jawab Ailey dengan tegas.
"Sepertinya aku harus mengurungmu agar lidah mu bisa di jaga! Prajurit tangkap Putri Ailey!" seru Raja Aroo dengan mengacungkan jari telunjuknya ke arah Ailey.
Gruuduuk.. gruuduuk..
Tanpa menunggu hitungan menit, Clara dan Ailey sudah terkepung dengan prajurit bayangan yang memiliki wajah serigala dengan tubuh manusia. Makhluk yang awalnya hanya manusia biasa namun berubah menjadi makhluk setengah rupa, setelah darah mereka tercampur dengan darah iblis. Itulah para pemuja yang telah tiada dengan sisa jiwa persembahan menjadikan mereka berakhir sebagai pengabdi kerajaan bayangan hingga alam binasa.
__ADS_1
"Ambillah jika kalian menginginkannya!" tantang Clara dengan menarik tubuh Ailey ke belakang tubuhnya.
Tarikan tangan Clara yang ringan tanpa rasa sakit memberikan sensasi dingin menjalar ke seluruh tubuhnya, ada yang bergejolak di dalam tubuhnya. Namun apa yang memberontak di dalam tubuhnya itu sungguh tidak dirinya pahami, tatapan Clara hanya tenang sedalam lautan dengan wajah tanpa senyuman.
"Tangkap Putri Ailey!" perintah Raja Aroo sekali lagi yang langsung membuat para prajurit wajah serigala serentak menyerang Clara.
Taak...
Fiiiuuuuh... bruuuug...
Satu hentakan kaki kanan Clara membuat gelombang udara yang menerbangkan para manusia wajah serigala dan terlempar dengan kerasnya ke segala penjuru membuat Raja Aroo bangun dari tahtanya dan menarik pedang kebesarannya. Pedang dengan lekukan bak ular memiliki tingkatan sihir yang tinggi dengan jutaan darah persembahan yang membuat pedang di tangan Raja Aroo seperti gerhana bulan total.
"Lancaang! Binasa kau." seru Raja Aroo dan menghilang menggunakan teleportasi.
Wuuusshh..
Gerakan dengan element udara yang meringankan tubuh Clara membuatnya memutar tubuh dan menjadikan Ailey sebagai pelindungnya bersamaan dengan kemunculan Raja Aroo yang menghunuskan pedang bertuahnya.
"Ailey!" seru Raja Aroo yang tersadar telah menusuk jantung adiknya dengan pedang bertuahnya.
Pedang yang tidak seharusnya bersentuhan dengan tubuh Ailey, selama kekuasaan ada di tangannya maka pedang bertuah warisan keluarga hanya bisa di gunakan olehnya. Dan mengalirkan darah keluarga maka pedang bertuah akan kehilangan semua darah persembahan selama ini dan menjadi akhir dari kerajaan bayangan yang telah berjaya.
"Keserakahan itu membuat anda buta, alam murka dengan batasan yang anda lewati. Berkat sihir yang anda miliki menjadikan anda seperti budak tahta, maka alam menghancurkan kebanggaan dalam diri anda. Keserakahan Raja Aroo adalah alasan dari hancurnya kerajaan bayangan, alam siap menerima kalian kembali menjadi serpihan debu tak berharga." ucap Clara dengan menatap tubuh Raja Aroo yang mulai menjadi butiran debu secara perlahan bersamaan hilang nya bagian-bagian kerajaan bayangan yang terikat dengan sang Raja.
"Maafkan kakak Ailey." ucap Raja Aroo sebelum menghilang sepenuh nya.
Hilang tanpa jejak, berganti sebuah hutan dengan pepohonan yang rimbun dengan keseragaran alam yang memanjakan mata. Tubuh bersimbah darah dengan satu pedang bertuah tertancap di jantung Ailey, Clara menekuk satu kaki kirinya dan menyadarkan satu kaki kanannya di atas rerumputan nan hijau mendamba.
"Bangunlah ketika alam mengabulkan keinginanmu Ailey." ucap Clara dengan lembut mengalirkan element cahaya birunya ke pedang bertuah dan mencabut pedang itu dengan cepat agar goresan tidak semakin dalam.
Tidak ada pergerakan dari tubuh Ailey yang sudah bersimbah darah, namun selimut kabut putih mulai membungkus tubuh gadis itu. Semakin tebal dan menyelimuti seluruh tubuh Ailey, membuat tubuh Ailey tenggelam dan tak terlihat. Sedangkan Clara memilih menatap alam yang terasa menarik hati nya untuk sedikit melepaskan rasa yang membendung di hatinya, matanya menyusuri setiap sudut dari jangkauan matanya.
"Dunia menanti kalian, cepatlah bangun karena alam merindukan kalian." batin Clara dengan suara hati terdalam nya yang mengalir melewati ikatan batin hingga mencapai pada tujuannya.
__ADS_1
......~~~~......
.
.
. Hay readers, hari ini othoor up dikit ya padahal udh beberapa hari gk up🤦♀️
.
.
. tapi bisa apa othoor mah, beneran masih mikir untuk ******* nya nanti "Perang".... 🥀
.
.
.
. Apa lagi sekarang ikutan kelas menulis yang harus mengerjakan pr, jdi tunggu bentar ya biar fikiran othoor nyambung plus bisa kasih yang terbaik.
.
.
.
. Salam dari othoor.. 🤭
~Selamat Hari Raya Idul Fitri buat semua umat Muslim ya 🥰 Eid Mubarak 🤲 Minal Aidzin wal faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin 🙏
~Yah othoor ucap in nya sekarang takut nya besok sibuk lebaran plus harus mudik ke tempat yang gak da sinyal🤦♀️
__ADS_1