The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Permata ular biru


__ADS_3

Sebuah hembusan angin menyapu dataran yang di penuhi dengan tumpukan jerami, hingga semua jerami terbang meninggalkan tempat nya dan kepergian jerami-jerami itu kini menampakkan sebuah gundukan tanah yang sangat besar seperti sebuah batu raksasa di sungai.


Wuuusss..


Semilir angin yang menerbangkan rambut clara terasa panas namun gadis itu masih tetap tak bergeming dari tempat nya, hingga sinar merah menyala muncul dari dalam gundukan tanah dengan aura kemarahan. Clara tahu kenapa sosok yang baru muncul dari tempat nya bersemedi marah, pertama karena merasa semedi nya terganggu dan kedua karena sosok wanita di samping Clara yang lemas dan tak berdaya dengan sebuah perisai yang menyelimuti wanita itu.


"Aku akan membunuh mu! " teriak sinar merah menyala dan perlahan menunjuk kan wujud nya.


Wujud yang bisa membuat orang-orang berlarian, tubuh nya dari pinggang hingga kepala adalah manusia tapi tubuh bagian bawah nya bersisik hitam mengkilap dengan ekor yang panjang. Yah sosok sinar merah menyala adalah seorang siluman ular yang hidup nya sudah ratusan tahun, sosok itulah yang memberikan ramuan pada viola dan membuat wanita di samping Clara berdarah campuran.


"Perisai cahaya." ucap Clara dengan tenang.


Pedang yang tajam dan panjang milik siluman ular itu berulang kali di tusukkan dan di benturkan ke perisai cahaya milik Clara tapi tetap saja perisai itu tidak retak apa lagi pecah membuat siluman ular semakin murka dan dengan bodohnya mengeluarkan permata ular biru milik nya. Clara yang sudah menemukan tujuan nya dengan cepat menghilang kan perisai nya dan berpindah dengan cepat sembari mengambil permata ular biru itu, seketika membuat siluman ular itu menggeram dengan erangan yang sangat mengerikan namun dengan tenang nya Clara menjetikkan jari kanan nya dan membuat siluman ular itu terbelenggu benang cahaya.


"Eeerrrgghh.. Lepaskan! Das@r sial@n ba... " teriak siluman ular itu yang terus saja bergerak untuk melepaskan diri namun semakin bergerak justru rasa nya sesuatu yang mengikat tubuh nya semakin mengencang tapi tidak ada niat untuk nya berhenti mencoba melakukan perlawanan.


"Tenang lah, hanya itu yang anda butuhkan. Permata ular ini akan ku kembali kan tapi dengan satu syarat." ucap Clara dengan berdiri di depan siluman ular.


Tatapan kedua nya saling terpaku tapi siluman ular itu menyelami sinar tajam mata biru milik Clara dan sangat jelas mata itu memiliki dunia lain yang tersembunyi, dunia yang langsung membuat mata siluman ular terpental dan menundukkan tatapan nya. Clara hanya tersenyum samar, dengan menunjuk kan apa yang di harapkan lawan nya bukan hal sulit bagi nya.


Kini Clara mengedipkan mata nya dan perisai cahaya yang melindungi viola dari efek kekuatan siluman ular saat mengamuk tadi sudah bisa di lepaskan, Viola juga sudah terlihat sehat kembali dengan wajah yang tetap pucat seperti tak memiliki aliran darah. Clara hanya membiarkan viola mengedipkan mata beberapa kali hingga tubuh Clara berbalik menatap dingin viola, awal nya Viola sudah baikan tapi tatapan Clara yang langsung menarik mata nya untuk menatap mata gadis cantik itu harus kembali merasa kan tubuh nya panas dingin tak menentu.


"Masih mau bersama suami ku? Dengan kebohongan mu yang sudah terbongkar? " tanya Clara dengan tegas dan jelas.

__ADS_1


"Aku.." jawab Viola dengan berat sembari mengumpulkan nyali nya.


"Suami? Apa yang terjadi?" tanya siluman ular dengan keras karena terkejut dengan ucapan Clara.


"Raja Zack dengar kan aku, ini tidak seperti yang anda fikirkan. Aku hanya mencintai anda, sungguh." ucap Viola dengan penuh dusta yang membuat Clara hanya semakin dingin.


Clara hanya menggeser tubuh nya agar raja siluman ular yang bernama Zack bisa menilai sendiri tentang benar dan salah nya dari wanita yang sudah di anggap sebagai istri nya itu, yah kedua makhluk beda alam itu telah melakukan perjanjian dengan kesepakatan bersama. Tanpa di ketahui oleh raja Zack jika dirinya hanya di manfaat kan oleh wanita yang menjadi istri kontrak nya, kontrak yang akan berubah menjadi pernikahan sesungguhnya setelah melewati dua pernama.


Sedang kan Viola sama sekali tidak tahu jika melakukan perjanjian dengan raja siluman ular akan menjadi kan nya siluman ular juga setelah darah ular yang mengalir di dalam tubuh nya itu akan menggantikan darah manusia nya, sungguh obsesi akan cinta membuat Viola berbuat hal di luar batas tanpa tahu akibat nya.


Bukan nya kasian tapi Clara hanya harus meluruskan hal sederhana seperti ini dimana itu menyangkut dengan kelangsungan permata ular biru yang kini ada di tangan nya, permata ular biru juga akan tenggelam dalam lautan darah tapi keberadaan nya akan tetap sama dan suatu saat nanti di masa depan akan ada raja baru yang memang pantas dan membutuhkan permata ular biru sebagai kekuatan menjaga tahta yang sudah terbangun di dunia baru.


"Aku tidak bisa melihat benar dan salah mu, kembali kan permata ular ku. Aku membutuhkan itu!" perintah raja Zack yang masih tidak tahu siapa Clara.


"Lihat lah dan pilihlah jalan hidup mu, permata ini akan kembali pada mu jika keputusan mu sebagai seorang Raja tepat." ucap Clara dan melempar kan permata ular biru ke atas hingga membuat permata itu terbang dan berhenti tanpa kembali terjatuh meskipun tidak ada yang menyangga nya.


Jujur saja sinar permata ular biru semakin terang menyala dengan kilauan yang berbeda dari biasa nya, raja Zack bisa merasa kan permata ular milik nya semakin bertambah kuat setelah wanita dengan paras seratus kali lipat lebih cantik dari viola mengambil nya.


"Dan kamu, kebahagiaan tidak akan pernah di dapat kan dari merebut hak orang lain. Cinta adalah pengorbanan bukan pemaksaan, tawaran ku masih sama. Apa kamu ingin tetap menjadi ratu siluman ular atau kembali menjadi manusia?" ucap Clara dengan tatapan yang lembut menatap Viola.


Sebuah kesempatan harus di berikan jika kesempatan itu untuk sebuah kesalahan yang memang tidak di dasari oleh dendam, meskipun Viola akan menolak sekali pun setidaknya Clara melakukan tugas nya tanpa meninggalkan keadilan. Viola yang mendapatkan tatapan lembut untuk pertama kali nya dari Clara seakan tertikam pedang di jantung nya, bukan hanya paras cantik dan penuh pesona tapi kebaikan nya Clara juga memberikan cambukkan keras di hati nya.


Hati yang tertulis nama Trish sejak pertemuan pertama nya dengan pangeran dingin yang sangat menghormati wanita, seolah tikaman pedang yang menusuk jantung nya membuat kesadarannya kembali. Benar apa yang Clara katakan jika dirinya sangat terobsesi dengan Trish, tidak ada penyangkalan tentang rasa itu, seperti sebuah bara api yang sudah pasti panas jika di pegang bisa melepuhkan kulit dan jika tidak segera di lepaskan maka luka bakar serius pasti menjadi hasil akhirnya.

__ADS_1


"Maafkan aku raja, aku telah mengkhianati anda. Tapi berikan aku satu kesempatan untuk memperbaiki semua nya, apa anda bersedia?" ucap Viola dengan sungguh-sungguh dengan menatap raja Zack.


"Aku bersedia." jawab raja Zack dengan penuh kepercayaan meskipun pertanyaan di hati nya harus terhapuskan dengan ucapan Viola yang di dengar nya.


Ucapan yang memancarkan ke sungguhan hati Viola dan hati raja Zack merasa jatuh, yah sekali lagi dirinya merasa kan jatuh hati pada keseriusan dari sorot mata Viola. Setelah mendapatkan jawaban raja Zack, kini fikiran Viola kembali menghadapi Clara dan tatapan mata nya bukan lagi dendam dan iri tapi sebuah rasa sakit dengan kerelaan hati yang susah payah di kumpulkan nya dengan harapan hidup nya tidak lagi salah jalan.


Wuusss... Sluuuf....


"Selama permata ular biru ada di tubuh mu, maka kamu maka kamu menjadi ratu siluman ular. Tapi kekuatan permata itu hanya milik raja Zack, aku pun tidak bisa mengambil nya." ucap Clara yang membuat Viola dan Zack saling ber tatapan melongo.


Bagaimana tidak Melongo jika tiba-tiba permata ular biru milik raja Zack terbang turun dan langsung masuk ke dalam kening Viola tanpa izin ataupun ber tanya terlebih dahulu, bahkan Viola baru akan membuka mulut nya dan terhenti setelah merasa kan sensani menenangkan yang masuk ke kening nya. Dan dengan tenang nya mengatakan jika permata itu telah menjadi kan nya ratu siluman ular, sebuah status yang tidak di bayangkan oleh nya terlebih melihat tatapan raja Zack yang penuh cinta dan tidak membantah apa lagi marah karena permata ular milik nya kini berpindah tangan.


"Terimakasih. Maafkan aku yang membuat masalah dalam pernikahan anda Yang Mulia Ratu. Sungguh aku malu dengan tindakan ku sebelum nya, sekali lagi maafkan aku." ucap Viola dengan menunduk dan mendapatkan usapan lembut dari raja Zack di lengan nya.


"Semua melakukan kesalahan, tapi kamu membuat kesalahan itu sebagai pelajaran berharga. Mulai lah hidup baru mu dan sampai kapan pun tubuh mu akan tetap sama tidak akan bisa menjadi seperti raja Zack, karena kamu tetap lah manusia." jawab Clara dan menghilang tanpa menunggu jawaban.


"Siapa dia? Aku berhutang budi pada nya dan aku berjanji akan membalas kebaikan nya hingga turun menurun selama balas budi ku tidak tersampaikan maka tugas keturunan ku yang melakukan balas budi ini." ucap raja Zack dengan menyentuh kepala Viola yang menjadi ikatan sumpah dengan permata ular yang kini menempati tubuh ratu nya.


"Dia ratu kerajaan langit, putri yang terpisahkan dari keluarga nya sejak bayi dan istri dari pangeran Trish kerajaan Api. Bisa kita ke istana? " jawab Viola yang tidak merasa kan sakit meskipun raja Zack bersumpah di atas kepala nya.


............ ...


Dari segala penjuru bermunculan makhluk yang berbeda-beda dengan segala jenis bentuk dari usia dan kekuatan juga wujud nya, membuat tahta tak bertuan semakin memancarkan aura yang hitam penuh kegelapan dengan aroma menyesatkan. Pintu-pintu raksasa menjadi awal kemunculan pada makhluk itu, pintu yang berdiri di empat arah mata angin membuat langit tak lagi menampakkan awan putih nya dan berganti dengan kilatan petir merah yang sangat mengerikan.

__ADS_1


__ADS_2